Upaya Penanganan Anak Disleksia, Remediasi Hingga Metode Belajar yang Cocok! | AYO SEHAT

Hai hai [Musik] Hai Terima kasih Anda masih menyaksikan program Ayah sehat pemirsa masih dengan Dr wiyarni dan juga Ibu Amalia mungkin pertama saya ke dokter warnet mungkin terapi yang dilakukan dan juga penanganan anak dengan disleksia itu seperti apa Dan mungkin bisa menjelaskan juga parameter keberhasilan sekaligus pesan agar orangtua mungkin lebih were

Five dengan disleksia ini silakan tepatnya ini sekaligus pesan sebetulnya Oke dari awal yang penting adalah awareness itu Jadi bagaimana orangtua orang yang terdekat dengan anak mengenali Apakah anak ini ada kendala untuk menguasai keterampilan berbahasa baik itu bahasa lisan bahasa tulisan ataupun bahasa sosial bagaimana kita menanggapi orang lain Nah kalau orang

Tua sudah mengenali hal itu kemudian membawa berkonsultasi apabila sudah mendapatkan assessment dan diagnosis maka yang peduli adalah proses yang paling sampaikan Umi Amalia yang menerima karena dengan menerima itulah orang tua bisa maju move on a Hai untuk mulai membuka wawasannya sehingga tahu apa yang harus diperbuat dengan keluarga yang diseleksi Annisa sebut keluarga

Karena tadi F kalau orang disleksia dari mana daftarnya masih ada andil dari keluarga dari orangtuanya kemudian Bagaimana dengan Penanganannya kalau anak ini masih dihaous ia prasekolah tentu kita akan membekalinya atau memperlakukan F memberikan intervensi untuk mengembangkan kemampuan berbahasanya bisa dengan berbagai macam metode kalau kalau dia sudah usia sekolah maka biasanya dikerjakan adalah

Memberikan remidiasi atau pengulangan pengulangan materi pelajaran sehingga anaknya paham Walaupun dia ada disleksia tapi karena itu normal dengan pengulangan tadi pelajaran ini akan bisa dikuasai juga selain itu juga tadi yang sudah diceritakan memberikan akomodasi Hai kalau si anak tidak bisa Bieber belajar dengan gaya belajar tertentu maka kita lakukan pembelajaran dengan

Teknik yang lain biasanya anak disleksia itu akan lebih masuk pelajarannya kalau menggunakan multisensori supaya katanya iya dengan berbagai macam cara dia melihat yang merasakan dia juga menulis dan menggambar dan macam-macam cara baik-baik berikutnya ah sebelumnya untuk parameter keberhasilan dari seseorang semakin Bagaimana sih parameternya tentu karena yang ingin

Kita hindarkan adalah si anak ini jatuh pada rasa tidak percaya diri merasa gagal ya putus asa dibully oleh orang karena dianggap bodoh Natal malas dan sebagainya tentu parameternya adalah dia bisa melakukan coping strategy seperti dengan apa yang diharapkan untuk anak seusia dia nah Biasanya kalau disleksia ringan-sedang ini tidak terlalu

Mengkhawatirkannya dengan dengan Alphard intervensi dari keluarga biasanya sudah cukup tetapi pada disleksia berat kadang memang harus layanan khusus yang diberikan untuk anak-anak ini sehingga nanti dia akan kecap dia bisa mengejar ketertinggalannya dan kembali ke kelas dengan percaya diri baik-baik berikutnya untuk ibu hamil yang mungkin bisa memberikan pesan untuk pembaca saya saat

Mungkin dan juga untuk orang tua orang tua di luar Saya mungkin anaknya menderita disleksia saya menggarisbawahi tadi yang sudah disampaikan oleh dokter Win bahwa sebagai orangtua yang pertama adalah Mendem mengidentifikasi kalau apa yang terjadi pada anak tersebut kemudian ke tenaga profesional itu penting sekali jadi swa analisis itu sudah enggak boleh gitu ya

Apalagi Kata temenku Kata temenku itu suka seringkali menjerumuskan menjerumuskan orang tua Nah setelah mendapatkan seisme dan ditegakkan kalau memang betul anak ini menyandang diseleksi maka pengkayaan diri menjadi sangat penting gitu dan ada tiga yang tadi saya garisbawahi karena itu saya sudah melakukannya kepada anak-anak kedua anak saya Kebetulan saya juga dyslexic jadi

Yang pertama adalah tadi apa kita Melakukan asesmen dengan benar itu kemudian trims remediasi itu ya jadi pengulangan setiap tiap pulang sekolah kita sempatkan waktu untuk mengulang gitu kemudian akomodasi memberikan mereka ruang untuk belajar yang berbeda itu kemudian yang ketiga adalah bersama-sama dengan anak tersebut kita melakukan coping strategy bersama-sama karena tadi karena dyslexic

Itu eh turunan ya jadi pasti satu keluarga sehingga enak sekali kalau kita akhirnya bekerjasama jadi akhirnya seru-seruan aja gitu karena lucu keluarga diseleksi terlucu banget gitu klik ketika seluruh keluarga ini sadar bahwa kami semua memang menyandang dyslexic maka Enggak ada problem karena lucu-lucu aja gitu seru-seru jadi akan terjadi keseruan gitu karena masing-masing

Bekerjasama untuk melakukan coping strategy bersama-sama gitu terbaik jadi infrastruktur itu menjadi sangat penting kerjasama tim work itu sangat penting nomor satu betul-betul terima kasih untuk semua informasi dan semoga ini bisa bermanfaat untuk pemirsa sehat dan jangan ragu ya Dok ya dagingnya untuk bisa datang ke profesional jadi mencari komunitas pecel baik-baik pemirsa untuk

30 menit saya dan juga Ibu Amalia dan juga Dokter Wini menemani anda di program iOS edisi kali ini tetap saksikan programmes at setiap hari Senin hingga hari Jumat 10.00 waktu Indonesia bagian barat hanya di KompasTV independen terpercaya kami pamit undur diri ingat tetap patuhi protokol kesehatan drag Smash tangan dan juga

Menggunakan masker sampai jumpa [Musik]

JAKARTA, KOMPAS.TV – Dalam kasus anak mengalami disleksia yang paling penting adalah awareness dari orang tua.

Orang tua harus bergerak untuk mengumpulkan informasi dan pengetahuan untuk menjadi bekal.

Untuk penanganannya Dokter Wiyarni Pambudi menyarankan untuk melakukan remediasi atau pengulangan materi-materi pelajaran yang telah diajarkan.

Karena anak disleksia memilki IQ yang normal, maka dengan adanya pengulangan nantinya pelajaran tersebut akan diakuasi oleh anak.

Baca Juga Anak Kesulitan Membaca & Mengeja? Yuk Mengenal Gangguan Belajar pada Anak, Disleksia | AYO SEHAT di https://www.kompas.tv/article/307711/anak-kesulitan-membaca-mengeja-yuk-mengenal-gangguan-belajar-pada-anak-disleksia-ayo-sehat

Lalu selanjutnya, berikan akomodasi pembelajaran.

Anak disleksia biasanya lebih akan mengerti apabila menggunakan metode belajar multisensorik.

Ibu Amalia menambahkan perlunya peran orang tua untuk mengidentifikasi disleksia pada anak dan menemui tenaga ahli.

Remediasi dan akomodasi belajar seperti yang dikatakan Dokter Wiyarni Pambudi sangat berpengaruh.

Selain itu, kerja sama dalam keluarga sangat diperlukan agar anak bisa berkembang lebih baik.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/307728/upaya-penanganan-anak-disleksia-remediasi-hingga-metode-belajar-yang-cocok-ayo-sehat
Sobat KOMPASTV, Info tentang #Upaya #Penanganan #Anak #Disleksia #Remediasi #Hingga #Metode #Belajar #yang #Cocok #AYO #SEHAT ini bisa dilihat dalam bentuk vidio yang berdurasi 00:06:33 detik.

Sekedar mengingatkan bahwa, Rajasa Group siap membantu dan melayani berbagai kebutuhan Layanan Produk dan jasa, solusi terbaik untuk anda,

Apabila Dirimu, penggemar setia KOMPASTV memerlukan bantuan apapun itu, silahkan dikonsultasikan di website ini guna mendapatkan Solusinya.

Selain itu, Apabila anda membutuhkan peluang untuk mendapatkan PENGHASILAN TAMBAHAN hingga puluhan juta Rupiah setiap bulannya, Sobat bisa bergabung dalam Forum komunitas bisnis indonesia ini. ini.

Punya Masalah Upaya Penanganan Anak Disleksia, Remediasi Hingga Metode Belajar yang Cocok! | AYO SEHAT ? ..!! DAPATKAN SOLUSINYA, KLIK DISINI

Begitulah sekilas tentang Upaya Penanganan Anak Disleksia, Remediasi Hingga Metode Belajar yang Cocok! | AYO SEHAT yang telah dilihat oleh 3484 penonton, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. © KOMPASTV 393 | #Upaya #Penanganan #Anak #Disleksia #Remediasi #Hingga #Metode #Belajar #yang #Cocok #AYO #SEHAT

 

KAMI MOHON MAAF APABILA ADA KESALAHAN KATA, KALIMAT  ATAU TULISAN,

HAL TERSEBUT BUKAN DAN TIDAK ADA / ATAS UNSUR KESENGAJAAN.

0 Reviews ( 0 out of 0 )

Write a Review

Tulis Komentar