Tantangan Digitalisasi Pertambangan, Pengamat: Perhatikan Ketersediaan Hasil Tambang

Digitalisasi telah merambah semua sektor tak terkecuali industri pertambangan perang digital Kian vital mulai dari hulu sampai Hilir digitalisasi adalah keniscayaan untuk wajah baru industri pertambangan digitalisasi Kian populer dalam revolusi masyarakat digital yang telah menyusup ke sendi-sendi industri pertambangan Indonesia tak bisa dipungkiri saat ini industri pertambangan telah menerapkan teknologi digitalisasi untuk pekerjaan

Yang dilakukan jarak jauh dan pekerjaan beresiko tinggi khususnya kegiatan pertambangan yang memiliki kapasitas produksi besar dan pada teknologi Smart mining atau konsep teknologi yang mendorong optimalisasi pertambangan melalui implementasi artificial intelijen internet of things mesin learning hingga big data telah diterapkan dalam pertambangan seperti yang dilakukan salah satu sub holding

Main ID PT Freeport Indonesia yang menerapkan teknologi Smart mining dari tahapan eksplorasi produksi hingga pengangkutan hasil tambang termasuk mengendalikan alat berat dan kereta api listrik dari jarak 10 km untuk meningkatkan efisiensi dan juga produktivitas serta keselamatan kerja yang kedua adalah untuk bisa mengambil keputusan dengan cepat dan tepat dan

Yang ketiga mengatasi situasi atau tantangan alam yang ada bagaimana kita mengadop teknologi 5g yang disiapkan oleh Telkomsel untuk juga kita gunakan tidak hanya ditambang bawah tanah tapi juga di permukaan namun digitalisasi yang berkembang pesat masih menyisakan pekerjaan rumah yang menumpuk sejumlah tantangan serius perlu diantisipasi agar digitalisasi bisa dilakukan pararel antara pelaku industri

Pemerintah dan juga pihak jaringan operator seperti di sektor pertambangan nikel masih terkendala oleh jaringan internet asosiasi penambang nih ke Indonesia menilai Pemerintah perlu meningkatkan infrastruktur telekomunikasi Agar dapat mencapai lokasi tambang di Indonesia timur Indonesia Timur yang otomatis [Musik] ya kalau kita berbicara nggak usah di kota ada di Jakarta aja suka

Kadang-kadang suka blind spot ya device yang paling cocok sehingga kebutuhan akan transformasi ke digitallisasi itu bisa teraplikasikan ke seluruh pelaku baik pemerintah maupun ke pelaku usaha di Indonesia sebanyak 6.373 Kecamatan telah terlayani jaringan 4G dan 857 Kecamatan belum tersedia layanan 4G sementara itu pengamat pertambangan melihat dalam peningkatan hasil tambang

Setiap pelaku industri pertambangan harus memperhatikan ketersediaan sumber daya alam agar tetap bisa dimanfaatkan di masa mendatang harus berkesinambungan dalam memanfaatkan sumber daya alam kita miliki dalam artian adalah tadi pertama terhadap lingkungan Bagaimana kondisi lingkungan tetap terjaga dan juga sosial masyarakatnya juga tetap terjaga dan governance juga tetap terjaga seperti

Yang saat ini sedang diberlakukan adalah ISG jadi ke depan ya ISG ini harus benar-benar dijalankan oleh semua perusahaan ya pekerjaan rumah ini memerlukan dukungan pemerintah pusat dan daerah dalam koordinasi dan Sinergi membentuk kebijakan makro kemudahan akselerasi dan penyediaan infrastruktur digitalisasi pertambangan membuat perusahaan tambang lebih produktif dan menekan risiko keselamatan kerja namun pemanfaatannya

Harus diikuti dengan penerapan keberlangsungan lingkungan sosial dan juga tata kelola yang baik klinik Oktania Kompas TV Jakarta [Musik]

KOMPAS.TV – Digitalisasi kian populer dalam revolusi masyarakat digital dan telah menyusup ke sendi-sendi industri pertambangan Indonesia.

Tak bisa dipungkiri, saat ini industri pertambangan telah menerapkan teknologi digitalisasi untuk pekerjaan yang dilakukan jarak jauh dan pekerjaan yang beresiko tinggi.

Khususnya kegiatan pertambangan yang memiliki kapasistas produksi besar dan padat teknologi.

Smart Mining atau konsep teknologi yang mendorong optimalisasi pertambangan melalui implementasi artificial intelligence, internet of things, machine learning hingga big data, telah diterapkan dalam pertambangan.

Seperti yang dilakukan salah satu Sub Holding Mind ID, PT Freeport Indonesia, yang menerapkan teknologi smart mining dari tahapan eksplorasi produksi hingga pengangkutan hasil tambang termasuk mengendalikan alat berat dan kereta api listrik dari jarak 10 kilometer.

Sementara itu, pengamat pertambangan, melihat dalam peningkatan hasil pertambangan setiap pelaku industri pertambangan harus memperhatikan ketersediaan sumber daya alam agar tetap bisa dimanfaatkan di masa mendatang.

Baca Juga Tottenham Ditekuk 2-0 Manchester United, Conte: Mereka Pantas Menang, Bermain Sangat Bagus di https://www.kompas.tv/article/339953/tottenham-ditekuk-2-0-manchester-united-conte-mereka-pantas-menang-bermain-sangat-bagus

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/339960/tantangan-digitalisasi-pertambangan-pengamat-perhatikan-ketersediaan-hasil-tambang
Sobat KOMPASTV, Info tentang #Tantangan #Digitalisasi #Pertambangan #Pengamat #Perhatikan #Ketersediaan #Hasil #Tambang ini bisa dilihat dalam bentuk vidio yang berdurasi 00:03:59 detik.

Sekedar mengingatkan bahwa, Rajasa Group siap membantu dan melayani berbagai kebutuhan Layanan Produk dan jasa, solusi terbaik untuk anda,

Apabila Dirimu, penggemar setia KOMPASTV memerlukan bantuan apapun itu, silahkan dikonsultasikan di website ini guna mendapatkan Solusinya.

Selain itu, Apabila anda membutuhkan peluang untuk mendapatkan PENGHASILAN TAMBAHAN hingga puluhan juta Rupiah setiap bulannya, Sobat bisa bergabung dalam Forum komunitas bisnis indonesia ini. ini.

Punya Masalah Tantangan Digitalisasi Pertambangan, Pengamat: Perhatikan Ketersediaan Hasil Tambang ? ..!! DAPATKAN SOLUSINYA, KLIK DISINI

Begitulah sekilas tentang Tantangan Digitalisasi Pertambangan, Pengamat: Perhatikan Ketersediaan Hasil Tambang yang telah dilihat oleh 3322 penonton, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. © KOMPASTV 239 | #Tantangan #Digitalisasi #Pertambangan #Pengamat #Perhatikan #Ketersediaan #Hasil #Tambang

 

KAMI MOHON MAAF APABILA ADA KESALAHAN KATA, KALIMAT  ATAU TULISAN,

HAL TERSEBUT BUKAN DAN TIDAK ADA / ATAS UNSUR KESENGAJAAN.

0 Reviews ( 0 out of 0 )

Write a Review

Tulis Komentar