Rakornas Kolaborasi Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Nasional (Hari ke-2)

[Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] saya alhamdulillah saya saya jual Frozen juga ya oke okehat dari mana Apa dari keturunan [Musik] bringing sudahik [Musik] sudah [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] lupa [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi salam sejahtera untuk kita semuaom Om swastu Bua salam kebajikan bapak ibu mohon izin sebelumnya yang

Masih di belakang Bolehkah kita untuk maju ke depan mohon izin ya Pak direktur kita undang semuanya Yuk kita akan ada narasumber spesial kemudian akan ada moderator ada sesi panel yang pastinya akan menarik dan sangat bermanfaat kami mohon kesediaan Bapak Ibu untuk dapatisi kursi-ursi yang di depan terlebih dahuohuk berkenuk d kita berpindah

Mengisi kursi yang di depan Bapak Ibu sekalian puji syukur Mali kita limpahkan atas keadan Tuhan Yang Maha Esa dengan rahmat dan hidayahnya kita dapat berkumpul kembali di Hotel Mulia Jakarta pada hari ini 18 Oktober 2023 dan sesaat lagi Rudi betul masih semangat kita akan memasuki beberapa ee panel-panel spesial tentunya ee dengan

Banyak sekali informasi yang akan diberikan oleh narasumber kita pada hari ini yang luar biasa pada bidangnya tentunya Iya dan tentunya juga informasi nanti juga akan terus memberikan yang terbaik banget Untuk Anda dan sekali lagi kita menyaksikan juga bersama-sama untuk meja yang paling depan ini masih kosong ya Jadi kembali kami persilakan

Untuk bapak ibu yang masih berada di belakang untuk bisa langsung ke depan mengisi tempat yang masih kosong ya silakan untuk dapat diisi kursi-kursi kosongnya Bapak Ibu dan Masih bersama saya katura Johan dan rekan saya Rudi Tanjung selamat datang dalam acara rapat koordinasi nasional kolaborasi implementasi sistem pemerintahan berbasis elektronik nasal luar

Biasa pagi hari ini dan Sebelumnya kami kembali ingin menyapa selamat pagi dan selamat datang kepada yang terhormat Direktur layanan aplikasi Informatika pemerintahan Kepada yang terhormat Bapak Bang Anggono esos meng boleh sambutan paling hangat untuk pak direktur Selamat pagi salam sehat [Musik] Bapak berikutnya Selamat pagi kami ucapkan kepada yang terhormat Asisten

Deputi transformasi digital pelayanan publik bapak Dr Yanuar Ahmad mpaangak yang kami hormati dirtur sistem dan teknologi informasi keimigrasian Bapak Ibu Agata PP simora Selamat pagi selamat datang dan juga tentunya yang kami hormati bapak dan ibu yang hadir para Kepala daerah provinsi kota kabupaten dan terutama juga kami ucapkan selamat

Datang kepada seluruh kepala dinas yang hadir Kepala Dinas kominfo dari seluruh Indonesia boleh Tepuk tangan untuk kita semua bapak IB pagi-pagi boleh gak mc-nya kasih pantun boleh seperti biasa ya pantun Dul sebelum cakep boleh ya Bu ya baik silakan pantunnya apa niantun ada ada ya pergi ke Hotel Mulia sarapan pagi

Bubur cakep minumnya pakai jamu beras kencur cakep bapak dan ibu pakitigangan kend Setia menghibur tepuk tangan dong untuk Eka tur johohan keren banget ini Ya ini bantunyaudibur kemarin kan juga ada komika nanti kita Ada Band Jadi Bapak Ibu bisa request lagu juga bisa ikutan nyanyi juga nanti ada band hari

Ini ya betul nanti ada performa juga ya juga akan menemani suasana hari kita pada hari ini di rakornas kolaborasi implementasi sistem pemerintahan berbasis elektrik nasional nanti boleh ikutan bernyanyi juga Betul selain kita dapatkan juga pastinya informasi penting yang berman untuk panel-panel pada hari ini dengan narasumber spesial dan juga moderator

Spesial hari ini Baik hadirin Bapak Ibu sekalian langsung saja kita akan memulai untuk panel keempat pada hari ini Temanya yaitu satu layanan satu aplikasi baik kita akan undang untuk narasumber kehormatan kita yang akan bergabung ke atas panggung yang pertama kami mohon kesediaan Kepada yang terhormat Direktur layanan aplikasi Informatika pemerintahan o BAP

Bang untuk berkenan maju ke depan sebagai narasumber boleh tepuk tangan dong untuk pak direktur silakan [Musik] Bapak I ini udah 3 hari Eka udah boleh Panggil pakakakab Kami juga akan mengundang narasumber kita yaitu Asisten Deputi transformasi digital pelayanan publik kemenan RB Bapak drar Ahmad MPA Kami persilakan boleh tepuk tangan bapak ibu kami

Silakan pasap untuk dapat bergabung narasumber kita yang kedua Rudi pada hari [Musik] ini Baik bapak ibu dan para hadirin yang berbahagia berikutnya Kepada yang terhormat kami mengundang kepada direktur sistem dan teknologi informasi keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM Kepada yang terhormat Bapak agato ppamora saya persilakan Berikan tepuk tangannya Bapak Ibu Terima

Kasih baik hadirin yang kami hormatiukesi panel keemp dengan tema satu layanan satu aplikasi juga akan dipandu oleh moderator kita yang luar biasa tentunya pada kesempatan pagi hari ini kami undang Dengan hormat yaitu bapak selaku ketua tim pengelola umum dan manajemen SDM boleh Tepuk tangan untuk Pak Ian kam silakan Pak Bapak

Moderator pada pagi hari [Musik] ini informasi yang kami hormati langsung saja kita Memulai Dengan panel keempat temanya satu layanan satu aplikasi Kepada yang terhormat Bapak moderator Bapak Ian kami [Musik] persilakan Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waalikumsam ee izin bapak-bapak masih kurang semangat padahal bapak-bapak sudah pada ee snack semua ini ya Saya

Ulang sekali lagi ya Bapak Ibu sekalian ya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ya selamat pagi ee Bapak Ibu sekalian salam sejahtera untuk kita semua Om Swastiastu namo budhaya salam kebajikan ee Sebelum kita mulai Bapak Ibu sekalian ee saya mohon izin perkenan Bapak Ibu ee peserta bisa mengisi bangku-bangku yang

Ada di depan kursi-kursi yang ada di depan silakan ee dimohon kepada bapak ibu karena eh apa eh tidak ada e VIP lagi silakan kepada bapak ibu untuk mengisi kursi yang di depan silakan Bapak Ibu sekalian kami persilakan baik bapak-bapak ibu-ibu semuanya eh hari ini bapak-bapak ibu-ibu adalah vivip dan VIP jadi depan adalah

Tempatnya bapak-bapak ibuibu semuanya kita semua hari ini adalah Vi viip dan VIP jadi yang depan mungkin e paling awal ngacungnya paling kelihatan mau bertanya paling awal dapat doorpresnya gitu ya Iya makasih Baik terima kasih Pak direktur baik Bapak Ibu sekalian untuk sesi pertama di pagi hari ini eh kita akan

Mengangkat tema tentang satu layanan satu aplikasi ya Di mana ee untuk bapak ibu ketahui bersama bahwa begitu banyak aplikasi yang ada di seluruh Indonesia yang sudah mungkin satu instansi pasti ee lebih dari puluhan bahkan saya pernah dapat informasi ada satu instansi yang bahkan sampai ratusan aplikasi di satu

Instansi tersebut maka ee ini menjadi isu yang penting yang perlu kita bahas bersama Apakah eh akan tetap kita biarkan begitu banyak aplikasi satu layanan satu aplikasi eh untuk layanan kepegawaian aja mungkin bapak ibu bisa tahu layanan gaji nanti satu aplikasi layanan cuti satu aplikasi layanan ee apa kenaikan pangkas satu aplikasi maka

Saya rasa itu sudah tidak zamannya lagi sekarang bahwa kita satu layanan untuk satu aplikasi nah Bersama kita telah hadir bapak-bapak Maaf tidak ada ibunya ini bapak-bapak semua yang EE hebat dan luar biasa yang akan nanti mengisi atau memberikan pencerahan kepada Bapak Ibu sekalian mengenai ee satu layanan dan satu aplikasi tersebut jadi

Eh bersama kami sekarang ada bersama kita sekarang Ada bapak direktur layanan aplikasi Informatika pemerintah Kian Komo bapakang Kemudian Bapak Asisten Deputi transformasi digital pelayanan publik Kementerian Pan RB Bapak Yar Ahmad dan direktur sistem dan teknologi informasi keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM bapak agatoora kita lebih mendapat banyak ee ilmu ataupun

Ee informasi yang bisa disampaikan oleh para narasumber bapak-bapak sekalian eh kita mulai saja ke paparan yang mana untuk pertama ini akan disampaikan oleh EE Bapak Asisten Deputi transformasi digital pelayanan publik yaitu bapak Dr Ahmad di mana [Musik] ee beliau adalah juga ya kalau saya izin bacanya cv-nya

Ya Pak ya Eh Pak yanar Ahmad lahir di Jakarta tahun ee Tanggal 22 Januari tahun 1968 dan golongan pangkat golongan golongan ruangnya adalah Pembina utama Madia 4D dan beliau dulu eh lulusan dari Master of public administration flinders University of Sou Australia dan eh saat ini beliau adalah Asisten Deputi transformasi

Digital P Publik Kementerian panrb baik eh untuk mempersingkat waktu kami persilakan pak Yanuar panggilannya Pak Yanuar Pak P Pak Yanwar untuk eh menyampaikan paparan mengenai eh ee satu layanan satu aplikasi dipersilakan kepada Bapak Terima kasih agak bingung baik eh terima kasih Boleh berdiri enggak Pak izin Pak Pak Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi

Wabarakatuh Selamat pagi salam sejahtera buat semua yang kami hormati pak moderator Pak Ivan juga kolega kami pak ibank Pak Bambang eangono Pak direktur satu lagi pak direktur eh sistem dan teknologi informasi keimigrasian Pak Bapak Ibu para peserta rakornas ee yang berbahagia Pada kesempatan kali ini ee kami akan menyampaikan beberapa hal

Ee terkait dengan topik yang menarik ya Menurut kami topiknya ituup menarik karena satu layanan satu aplikasi tadi sudah dipancing oleh moderator ee contohnya tadi kepegawaian ya kepegawaian itu ternyata mempunyai berbagai macam fungsi yang dijadikan aplikasi nah ee bapak ibu kami dari Kementerian Pan RB dari Deputi pelayanan publik ee ini akan memberikan beberapa

Insight ya berangkai nanti dengan adanya ee dari ee Kementerian kominfo maupun dari ee Kementerian hukum HAM keemigrasian akan melengkapi ee wawasan Bapak Ibu sekalian baik Ee kita mulai ini pakai pencat-pencat sini ya I sudah di next ini belum ah sudah keluar ya baik Bapak Ibu sekalian ini saya harus lihat tv-nya

Enggak fungsi Iya eh Bapak Ibu e pertama tentu kami melihatnya dari perelayanan publik dulu ya Bapak Ibu kalau di e pendayagunaan ap negara itu sebenarnya ada dua sisi yang pertama adalah kita ini berada dalam birokrasi artinya Sebagai penyelenggara Pan publik istilahnya seperti itu Sedangkan yang kita hadapi sisi lain adalah masyarakat

Atau pengguna ee layanan beberapa ekspektasi atau harapan dari masyarakat bisa dilihat di sini Ya kurang lebih ada empat ya Oh enggak muncul Oke kalau demikian saya coba ya Yang pertama adalah Mereka menginginkan kualitas kualitas dan juga ee waktu ya kualitas dan waktu itu adalah tuntutan dari masyarakat yang berikutnya adalah akses dan

Kenyamanan ya ini secara general baik yang dilakukan secara digital maupun tidak itu pasti masyarakat menuntut itu apalagi digital pasti mereka waktu aja pinginnya lebih cepat yang berikutnya adalah personalisasi dan customize menyesuaikan dengan kebutuhan dari eh masyarakat baik secara individu kelompok maupun juga ini masalah secara luas secara umum yang berikutnya ada

Partisipasi dan enjudement ee keterlibatan ee apa yang erat begitu ya jadi masyarakat kita ini kan cukup kritis saat ini mereka tidak hanya mendapat layanan tapi juga bisa ber mengajukan aspirasi menolak bukan kayak begini harusnya model kayak seperti ini itu masa kita memang sekarang banyak perubahan ya kalau dulu mungkin

Nurut-nurut aja begitu kalau sekarang enggak bisa ketika tidak menerima pelan yang baik maka dia akan komplain ya komplainnya enggak tanggung-tanggung menggunakan media sosial sekarang ya Nah Oleh karena itu kita perlu menanggapi dengan membangun suatu Omni channel ya ini pendekatannya kita mulai ke digitalisasi Omni channel itu adalah

Suatu ee tempat yang bisa semuanya ada di situ Ya nah tapi jangan ee bias dengan tadi satu layanan satu aplikasi ya karena kita akan ee memperluas paradigma itu layanannya bukan layanan satu-satu misalnya Kay tadi pegawai itu cutinya doang enggak tapi kita ke yang lebih besar Proses bisnis yang lebih besar

Ya baik kemudian di sini kita lihat ya gimana nih oke eh kami Coba di sini ada e eervices ya engak belum berfungsi mungkin next saja ya Ee next bisa dibantu ya E Iya jadi secara umum saja kalau harfiahnya kan servis elektronik layanan elektronik seperti itu Jadi kita Sederhanakan saja

Pengertiannya pasti pelayanan publik di sini ya yang di elektronikan atau menggunakan teknologi informasi itu ada menpannya keputusan menpan di tahun 2020 ketika Man Pan evaluasi jadi sampakhir 20 ya E apa untuk evaluasi e Services nah di tahun kemarin 2022 Kita juga melakukan inventarisasi ini untuk melengkapi ya Kalau mungkin beberapa ee

Sesi sebelumnya menyatakan banyak apisasi sekian-sekian dari peranan publik S Services khususnya Kita juga melakukan eh inventarisasi ya di sini ada 106 instansi pusat daerah intinya adalah ada ketemu 5009 aplikasi ya ini data yang kami ee coba Kumpulkan dan di sini ee topik atau aplikasi yang paling banyak adalah mengenai komunikasi dan

Informasi kebutuhan masyarakat berarti memang sangat tinggi di komunikasi informasi selanjutnya adalah mengenai kesehatan dan terakhir mengenai Aparatur Negara ya berikutnya Bapak Ibu Eh kita lihat ya eh next dibantu ya di sini ee bahwa kita melayani masyarakat itu pendekatannya adalah live time Services ya Nah tadi satu layanan itu sebenarnya ke arah sini

Ya layanan yang bisa melayani masyarakat secara keseluruhan dari mulai lahir sampai dengan meninggal dan yang paling banyak tentu ketika tumbuh menjadi anak-anak menjadi remaja dewasa dan segala macam layannya cukup banyak Nah ini yang kita coba Satukan dan kunci dari ini adalah nanti di sesi berikutnya sebenarnya itu digital ID namun perlu

Informasikan kepada Bapak Ibu sekalian bahwa kuncinya itu sebenarnya karena begitu kita mengenal Siapa pengguna layanan maka kita mengetahui dan men-tracking bahkan membuat suatu report bahwa seseorang itu seperti apa Nah ini eh fungsinya digitalisasi di peran publik Selanjutnya kami sampaikan di sini adalah eh dampaknya Before and afternya ya ini mungkin pernah Bapak Ibu

Juga lihat ya bahwa Kalau sekarang itu ee mengisi data berulang ya kemudian juga ee membuat aplikasi atau akun banyak Nah tentu nanti tidak seperti itu ya dan yang terakhir adalah masyarakat itu datang langsung nah ini juga cukup menarik dalam payanan publik Bapak Ibu tidak berarti semuanya menjadi online

Perlu kami sampaikan tidak semuanya jadi online tetapi ada perubahan sekarang Barangkali Bapak Ibu banyak datang ke pelayanan berbentuknya fisik tapi ke depan yang fisik berkurang tetap ada yang banyak adalah layanan bersifat online selanjutnya Bapak Ibu ee diperlukan suatu portal nah portalnya ini mengarahnya pada tadi personalisasi karakteristik dari masing-masing

Misalnya berdasarkan tanggal lahir ya kemudian juga berdasarkan domisili nah misalnya Bapak Ibu tinggal di Semarang misalnya nah bapak ibu akan mendapat pelayanan keseluruhan untuk Semarang tidak hanya lingkup situ tapi juga bisa secara nasional ya yang berikutnya juga hak dan kewajiban diberitahukan bahwa Oh saatnya bayar pajak kendaraan Oh saatnya

Perpanjangan surat izin Dan Seterusnya Bapak Ibu ee selanjutnya kita ee lihat di sini adalah yang sudah dibangun ee dengan ee Kementerian kominfo Kementerian Pan dan kian kominfo adalah Sesuai dengan amanat dari ee PP 95 membangun portal Payan publik ini sudah ada bentuknya dan Insyaallah tadi informasi terakhir dari Pak direktur ya

E kita segeran e lacing dan akan melengkapi banyak ini nanti dari imigrasi juga akan e bergabung di sini Bapak Ibu nanti bisa coba sebenarnya sudah ada di Play Store ini kalau mau coba-coba tapi ya sekarang belum maksimal ya masih berjalan selanjutnya Bapak Ibu e bisa dilihat ini kronologi yang kita bangun

Bukan tahun ini tapi juga beberapa berapa tahun yang lalu Ya mulai Tahun 2022 23 dan ke depannya 24 sampai 25 ini adalah ee rangkaian dari pembangunan portal pelayanan publik ya Insyaallah yang lebih lengkap nanti tahun 2004 kita eh launching ya selanjutnya nah salah satu dari layanan adalah layanan tematik jadi tadi satu

Layanan satu aplikasi layanan dan layanan yang tematik itu yang dibutuhkan masyarakat bukan layanan satu-satu ya Nah mengintegrasikan dalam satu portal Nah Bapak Ibu di sini ee yang kita lihat ya bahwa yang tematiknya transportasi kita sudah lakukan terakhir sudah ada PKS dari berbagai ee ee pemilik layanan ya atau juga model

Transportasi lingkupnya Di Sini dari mulai kebijakan kemudian nanti pemeliharaan pengelolaan portal sampai integrasi dan hak akses ya kita kita menggunakan FR ya kalau di sini nanti face recognition dilengkapi juga nanti dengan E single sign on-nya dan seterusnya yang tidak lagi berulang-ulang nanti dirasakan oleh masyarakat misalnya di sini salah satu

Lainnya tickting Ya misalnya Bapak Ibu dari Jakarta e ke misalnya ke e tempat yang jauh itu parp misalnya ya Nah ini kan tidak hanya menggunakan pesawat atau kapal laut ataupun an darat tapi semuanya sudah terintegrasi sehingga memudahkan Bapak Ibu sekalian e khususnya bagi masyarakat lanjut ya ini untuk ke depannya ya jadi

Waktunya pas pak ya digital public Services transformation e kita mentransformasi ada empat setidaknya ya pertama tentu yang mengelolanya ini nih ya yang mengelolanya yaitu ee untuk employee yang mengelola eh aplikasi ataupun sistem informasi yang berikutnya ada dengan customernyajmentnya dan yang berikutnya dengan produknya layanannya dan yang terakhir ada optimisasi di operasional

Diantara keempat ini Bapak Ibu sekali lagi kalau kita bicara Pan publik cor bisnisnya ad pada produk dan pada masyarakat customernya ya Nah demikian E saya rasa dari kami terima kasih wasamikum warahmatullah wabarakatuh Applause kepada Pak Yanwar yang tadi sudah Ee memberikan paparan mengenai satu layanan satu aplikasi dan

EE pas 10 menit Pak terima kasih eh Jadi Bapak Ibu sekalian tadi sudah disampaikan oleh Pak Yanwar bahwa ee Bapak Ibu bisa memulai ee memberikan layanan online walaupun tidak harus semuanya tapi bertahap bisa dilakukan jadi harus mulai dijalankan jangan sampai Ee tidak mulai dijalankan kemudian juga ee e beliau sampaikan

Bahwa Insyaallah di 2024 sudah ada portal pelayanan publik yang mungkin bisa digunakan oleh Bapak Ibu sekalian baik eh untuk selanjutnya paparan berikutnya akan disampaikan oleh eh direktur sistem dan teknologi informasi keimigrasian Bapak agato PP Simamora beliau e lulusan eh hukum dari Universitas Kristen Indonesia kemudian eh jabatannya pangkat golongannya

Sekarang Pembina utama muda 4C dan jabatan direktur sistem dan teknologi informasi keagian keimigrasian maaf dan eh beliau nanti juga ee akan menyampaikan mengenai seputar eh aplikasi e layanan dan aplikasi kepada bapak agato dipersilakan Pak izin Baik terima kasih Pak moderator jadi saya langsung saja kalau tadi Pak Asisten Deputi berbicara tentang e

Kebijakan ee pemerintah untuk menyatukan semua aplikasi di dalam Portal Indonesia 1 eh kami saat ini untuk ingin men-sharing tentang pengalaman kami dalam mengelola aplikasi Bagaimana aplikasi di imigrasi melakukan evolusi sampai saat ini setiap tahun kami memiliki hampir juta si dan terus terang keberhasilan ee melakukan tata kelola ini tidak lepas

Dari bantuan teman-teman kominfo khususnya Direktorat laib di mana seluruh aplikasi Kami sekarang sudah di laksanakan di pdn Pak ini menjaga performance kami pak nah eh Bapak Ibu sekalian ee kalau saya boleh bercerita mundur bahwa aplikasi di imigrasi itu terdiri dari ee tujuh layanan ee aplikasi utama Kalau lihat dari perjalanannya orang

Asing ee mengajukan visa lalu melakukan perlintasan di airport atau di TPI tempat pemeriksaan imigrasi kemudian dia memiliki izin tinggal dan kalau dia melakukan e pelanggaran dikenakan aplikasi penyidikan dan penindakan kemudian kalau ditindak di penjara dan ulangi di detensi masuk di aplikasi detensi dan di situ juga juga ada aplikasi e manajemen dokumen

Keimigrasian tentang pendistribusian visa ke seluruh dunia juga e ada aplikasi keuangan nah aplikasi-aplikasi ini dibangun secara Silo Saya pikir kita semua melewati tahapan ini kita semua Kementerian lembaga pemerintah kita membangun aplikasi-aplikasi Sil nah saat ini Tentu juga teman-teman telah berupaya kami pun telah berupaya berupaya untuk menyatukan aplikasi

Tersebut dalam satu one platform di mana kami telah berhasil melakukan eh platform yang di mana pelayanan itu dari orang itu enrolment memilih jenis layanan mendapatkan kode billing dan melakukan pembayaran di platform dengan menggunakan kartu kredit Nah mungkin kami yang awal menerima kartu kredit sebagai pembayaran dari luar negeri yaitu karena kami membuka layanan

Ioa nah layanan ioa ini diakses oleh seluruh negara kurang lebih 98 negara menjadi subjek ioa berarti dia pelas di belahan dunia berbagai belahan dunia jamnya pun berbeda nah sehingga kita sekarang berpikir lebih lagi jauh karena kami menggun akan makeny suatu konsultan ee asing yang digunakan oleh berbagai ee perusahaan besar di

Dunia ternyata Bapak Ibu sekalian kita sebagai pengelola pelayanan publik kita diperhadapkan dengan perbandingan dengan e-commerce Tokopedia gojek yang begitu mudah walaupun enggak bisa Apple to Apple karena itu ada yang penting pilih barang ada uang dikirim gitu ya tapi ini kan produk hukum enggak bisa disatukan tapi enggak bisa tetap saja kita akan

Diperhadapkan dengan pandangan masyarakat kok ini mudah kok ini susah tantangannya kok masih lagi mengupload dokumen kok lagi mengupload saya sudah mengupload di sini mengupload di sana mengupload di imigrasi mengupload di mana gitu ya mungkin kalau sumber yang tidak habis yaitu udara dan air laut di Indonesia ini ada sumber yang enggak habis lagi

Pak namanya PDF semua kita naruh PDF di mana-mana kalau kita pelayanan masih menggunakan PDF Artinya kita belum melakukan transformasi digital kalau mau transformasi digital cuman satu Indonesia satu pak karena kami sangat berharap Pak kami sangat berharap untuk dapat bergabung di Indonesia 1 saat ini kami telah membuat satu

Eh mekanisme api yang kami siapkan ada tig api api GG hubungan kami dengan government to government karena aplikasi imigrasi e kita melakukan perjanjian dengan 26 Kementerian lembaga juga G dengan bisnis G2 e eh g2c dengan customer g2b dengan bisnis dan g2e dengan employee saat ini kami baru membagi dalam

Api tahun depan akan pengadaan satu dan api yang terakhir yang sedang kami kerjakan adalah kami khususkan untuk bergabung di Indonesia 1 Pak agar memang apa ya Eh arus data ya komunikasi data di sini lebih lancar Nah ini kami berharap juga untuk semua Kementerian lembaga juga yang nanti juga mau enggak

Mau Pak kita saling membutuhkan satu sama lain kita tidak bisa sendiri data duk capapil data ijazah Kementerian Pendidikan SMP SMA kuliah data surat nikah itu data ganti nama itu data isbat nikah itu kami butuhkan dalam membuat paspor Jadi kita kalau kita bergabung di Indonesia 1 maka kita tidak lagi membutuhkan semua upload Dokumen

Itu tetapi karena kita sudah interoperabilitas kita berbagi pakai maka kita akan menjadi negara maju pasti pak tanpa itu tanpa kita selalu tanpa kita bergabung maka kita akan mengelola aplikasi secara parsial yang akhirnya selalu mensyaratkan kita sebagai ee regulasi ya kita Direktorat Jenderal regulasi lu pemerintahan selalu membuat peraturan yang meng-upload dokumen ini

Mensyaratkan Dokumen itu itu sama saja kapan kita berhenti untuk menjadi beralih dari negara berkembang menjadi negara maju karena negara maju itu dilihat dari bagaimana pelayanan publiknya itu juga satu ya seperti di Amerika satu nomor sosial ya apa Ah sosial nama itu jadi kita sudah ada Nik Sekarang juga kita

Dengar kenq juga sudah NPWP Dik Ya ini mau enggak mau kita harus menyatu dan mudah-mudahan di forum ini ee kami berharap Pak ibank agar kami diberikan kesempatan untuk dapat bergabung di Indonesia 1 karena kami sudah menyiapkan seluruh aplikasi one platform itu kita bagi mana enrollment baru setelah di enrolment bisa di

Indonesia 1 nanti tinggal pilih jenis layanan kami berharap kode billing dan lain semua juga di sana nanti bisnis prosesnya tetap di kami pak tetap di kami melakukan proses bisnis proses jadi kita tidak ya mungkin ke depan kita akan beralih Tapi menurut saya enrolment ini adalah penting sampai pembayaran Pak toh

Semua akan masuk di dalam ee rekening ee ee KL Ya maksudnya rekening kementerian keuangan dengan catatan penerimaan KL masing-masing kan gitu Jadi tidak tidak tidak menjadi isu lah Pak Nah yang kami inginkan adalah semua proses setelah pembayaran apabila telah melakukan pembayaran ya kita langsung proses dan semua dikirim by produk email Nah mungkin

Eh eh harapan Kami memang adalah eh penyatuan Pak karena kami punya pengalaman orang mengambil orang memilih jenis layanan kemudian eh apa mendapatkan kita request code billing Tetapi kalau kita berbida environment Pak request ke thebing ini eitherer itu kami yang mengirimnya mati gitu komunikasinya jaringannya atau data balikannya akhirnya kita main

Salah-salahan nah kalau di dalam satu infar Pak di manana keuangan sudah di situ Di ntpn juga juga situ ya semua di situ Wah semua kayaknya Pak kita udah enggak ada kita sudah berani menstate pelayanan publik itu dalam waktu detik ya gitu Pak ya Ya kan saya memimpikan itu Pak gimana semua

Ee yang khususnya yang terkait dengan pelayanan kamiudah di dalam atau environment di pusat data nasional dan sudah pembayaran di situ itu akan menjadi Efek domino Pak kepada e klkl lain supaya juga bisa gampang mengakses apa produk dari imigrasi misalnya paspor dan kami juga sudah melakukan face recognition nah sekali lagi untuk eh 58

Detik lagi tadi saya menyinggung Bapak menyinggung tentang program tematik transportasi saat ini kita sudah mendapatkan akses kepada data penerbangan internasional Pak Jadi kalau bapak-bapak pergi saya bisa tahu Bapak di sampingnya siapa Bersama siapa nge-bookingnya sama siapa nanti juga apalagi kita sudah sambung ke kereta kita sambung ke kapal

Laut Waduh tidak ada yang tersembunyi Pak I kan Oh Nanti bilang oh beda flight enggak bisa pak nanti saya cari di big data Pak Siapa yang pergi sama Pak ibank di Kota Batam kota ke Pak Ibeng tiga kali Batam Manado Medan Siapa orang yang ada di kota itu

Sama bisa ketahuan Pak Nah jadi ee sekarang ini ya bapak-bapak mesih hati-hati ya terutama bapak-bapak karena semua data ee mumpung masih dari tahun 2020 sampai 2023 Pak yang 2019 masih belum conect ya jadi ee sekarang dunia akan semakin terikat dengan satu e data dan mudah-mudahan dengan membangun Indonesia

1 ini eh portal pelayanan publik ini maka kita akan beralih dari menjadi negara maju dengan cepat demikian ee Apabila ada hal kurang beran kami mohon dimaafkan Terima kasih Pak saya kembalikan kemudan ya kita berikanlause kepada Pak agato Terima kasih Pak agato eh jadi sudah disampaikan oleh Pak agato

Tadi ya clear jelas sekali bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian ditekankan oleh Pak Gato bapak-bapak Jadi bapak-bapak hati-hati kalau ibu-ibu enggak hati-hati Pak enggak apa-apa ya Pak ya Jadi yang perlu hati-hati bapak-bapaknya Pak ya ya karena ketahun Bapaknya ke mana sama siapa itu baik jadi sama ibu-ibu baik eh jadi memang

Ee imigrasi sih juga saya pikir memang jadi ee wajah Indonesia di luar negeri Pak Ya karena memang ee para bukan hanya dengan e-commerce tapi mungkin ee turis atau orang luar negeri melihat layanannya pertama kali dengan dengan imigrasi kan Pak bagaimana merekaem masuk Indonesia kan Jadi kalau misal layanan imigrasi sudah mudah itu

Juga mereka akan merasa Oh berarti Indonesia sudah maju kan gitu kurang lebih mungkin seperti itu pak ya bahwa memang ee apa ini merupakan ee ee apa Indonesia di mata dunia itu Bagaimana dengan ee adanya it yang diberikan oleh EE layanan yang diberikan oleh imigrasi baik untuk pemateri berikutnya Bapak Ibu sekalian

Ee mungkin ini saya tidak perlu Kenalkan lagi Bapak Ibu sekalian karena tadi juga ee dari kemarin Pak direktur sudah ada di sini Jadi Bapak Ibu sekalian ee untuk materi berikutnya akan disampaikan oleh Bapak direktur layanan aplikasi Informatika pemerintahan Bapak bambanganggono beliau lahir di Semarang tahun tanggal 16 mei tahun

1970 ya saat ini e dengan pangkat golongannya yang 4C dan jabatannya sebagai Direktur layanan aplikasi Informatika pemerintahanan kominfo eh beliau yang bertanggung jawab dengan pdn Pak yanasional dan aplikasi Jadi mungkin eh bapak ibu sudah cukup banyak mengenal beliau dan untuk selanjutnya ee waktu dan tempat kepada Pak direktur dipersilakan Baik terima kasih

Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam Selamat pagi salam sejahtera Om Swastiastu namo Buda Shalom shalam kebajikan Rahayu Terima kasih saya izin berdiri ya pakan Pak izin berdiri Pak Baik terima kasih pak ee mohon maaf kalau saya sering tampil Pak bukan karena ini secara e Pak Ibeng pengin tampil karena Kebetulan saya sebagai Direktur yang menangani

Infrastruktur aplikasi smart city apalagi komit semuanya jadi eh tuksi kominfo eh tuksi spbi di kominfo hampir keseluruhan ada di kami kecuali soal tata kelola baik lanjut slide berikutnya bapak-bapak dan ibu-ibu ini satu sesi yang menarik karena seperti yang sudah kami sampaikan kemarin kita sesinya yang ingin kami angkat pada

Rapat koordinasi hari ini adalah kolaborasi NKRI dalam SPBE Kenapa Kami selalu bicara masalah NKRI karena kita bicara tentang satu nusa satu bangsa satu bahasa tapi begitu ee ee menyangkut masalah pelayanan publik tidak dalam satu langkah bersama makanya hari ini kami ingin mengajak bapak-bapak ibu-ibu dari Kementerian lembaga provinsi kabupaten kota kita perlu berkolaborasi

UN dalam langkah bersama untuk menuju Indonesia yang satu kena saat ini P publiknya belum sama-sama Kalau ngurus kependudukan keduk capil ngisi form e ngurus pendidikan ke dignas ngisi for ngurus tenaga ee pekerjaan ke disnager ke kemnager ngisi form dan sebagainya masih silo-silo seperti itu Nah sekarang kita mengarah pada Indonesia 1

Lanjut bapak-bapak ibu-ibu ini landasan hukumnya sesuai dengan Peraturan Presiden eh tentang sbsbi ada dua portal ee ada dua portal yaitu portal pelayanan publik dan portal administrasi pemerintahan ini yang bahasa formelnya disebut dengan portal nasional pelayanan publik itu bahasa regulasinya dan portal nasional administrasi pemerintahan tetapi secara teknis Kami menyebutnya super apps

Supaya kita mudah memahami karena apa Kami khawatir kalau kita bicara masalah portal di kepala kita di mindset kita bicara adalah soal website padahal kita sudah masuk di era 4.0 yang teknologinya mobile lanjut saat ini yang kita hadapi warga kita banyak mengunduh berbagai macam aplikasi jadi kalau di pusat ada di

Pusat ada 100 jenis layanan di OSS Itu pak ada 100 jenis layanan masyarakat kita berpotensi men-download 100 layanan juga handphone-nya hang Pak jadi kita tidak bijak nah kemudian warga juga harus berpindah dari ruang dan waktu untuk mendapatkan yang berbeda padahal konteksnya sama layanan dukcapil Isi form bikin SKCK Isi form

Lagi ngulangi-ngulangi waktunya sama Padahal kemarin ngurus e KTP hari hari ini ngurus SKCK tetapi data kita masih tidak jadi satu kemudian tampilannya beda-beda kalau eh kominfo background-nya biru kalau layanan di kpan pengaduan backgroundnya merah kalau layanan di mana background-nya hitam tergantung dari menterinya jadi tampilannya pun beda-beda gitu ya Pak background-nya

Macam-macam jadi tidak ada satu standar nasional kemudian Ee Kita harus melakukan autentifikasi tadi Pak agato komplain ke sana ngasih KTP ke sini ngasih KTP tambah apa ke sini ngasih KTP tambah apa Pak kalau kita masih kita punya layanan ini Pak syarat nya adalah mengupload KTP baik diupload fil-ya maupun apalagi foto dengan ktp-nya

Begini Pak itu berarti kita tidak canggih Pak yang canggih tadi harapannya Pak agat tuh ngurus mau bikin paspor ya ajukan saja disampaikan di situ nomor nomor ktp-nya berapa seluruh data yang ada di belakangnya akan terikut kesehatannya latar belakang pendidikannya latar belakang pekerjaannya dan sebagainya tidak perlu harus upload ini harus upload itu

Melampirkan kertas ini kertas itu jadi baru hari ini saya dengar istilah salah satu sumber daya yang tidak terbatas berikutnya adalah PDF baik untuk pelayanan pemerintah maupun kepada travel agen perjalanan dinas gitu jadi ke mana-mana kemudian masyarakat selalu mengupload data pribadi data pribadi data pribadi bapak-bapak ingat loh pak sebagian besar

Aplikasi yang dibangun oleh pemerintah tidak punya sistem pengamanan Jadi kalau ada dinas gitu ada dinas di daerah bikin aplikasi a dananya Ya hanya cukup untuk bikin aplikasi itu tidak dilengkapi dengan sarana prasarana sistem untuk pengamanannya jadi data pribadi yang diklect melalui aplikasi itu sangat berpotensi besar mendapatkan kerentanan lanjut

Yang kita harapkan bapak-bapak ibu-ibu betapa indahnya kita sebagai warga negara kita lepaskan kita seragam kita kita ini ASN tapi juga warga negara boleh sombong sebagai eslon 2 di Kementerian lembaga atau pemerintah daerah tapi kalau sudah ketemu imigrasi antri juga begitu ya Pak Ketemu di imigrasi antri juga loh Pak boleh ngaku

Sebagai pejabat segala macam mau bikin SKCK antri juga jadi kita sebagai ASN juga sebagai masyarakat nah bayangkan kalau kita semudah apa yang dipaparkan ini kita cukup satu download satu aplikasi mau ngurus kependudukan mau pindah dari kabupaten a Kabupaten B pindah dari kota A ke provinsi di tempat lain mudah mau bikin paspor mudah

Semuanya sudah dilengkapi dengan sistem yang bisa memvalidasi dan memverifikasi cukup download satu aplikasi yang tadi Pak akato bilang ini banyak marketplace sekali download banyak apa namanya Super app gojek grab sekali download di dalamnya ada banyak aplikasi Nah kita bawa seperti itu lanjut sudah ada saat ini bapak-bapak ibu-ibu dan kami berterima kasih kepada

Pak Yanuar dan Pak akato karena beliau berdua ini adalah penyumbang awal aplikasi Indonesia 1 tepuk tangan dulu untuk teman jadi jangan bangga punya aplikasi canggih bicara Pak kami punya super apps tapi masih memaksa masyarakat download download banyak aplikasi masih nyuruh-nyuruh mereka upload pdfpdf maka sebenarnya enggak canggih Pak Nah tapi

Dengan kolaborasi seperti ini otomatis nyambung bapak-bapak ibu-ibu juga ada yang ngeluh Pak kamiakses data keduk Cil Susah pak pak kami ngakes data ke sana Susah pak MOU PKS dengan super ini Pak Mekanisme seperti itu bisa dengan mudah kita lalui sesuai dengan ketentuan yang berlaku bukan berarti kita nabrak aturan

Ya Pak tetapi ada mekanisme ee justifikasi bagaimana justifikasinya nanti di sesi berikutnya ada teman-teman di sesi berikutnya ada Bu Farah dari perori dan teman-teman yang akan menyampaikan bagaimana melakukan validasi berdasarkan undang-undang yang berlaku lanjut ini contoh aplikasinya konsepnya secara konsep ada otentifikasinya kita dibantu oleh teman-teman Peruri luar biasa

Sampai hari ini dan sampai dengan ditetapkan kemudian ee warga negara kita tidak perlu membayar apa-apa tapi saran saya tetap harus bayar ya Bu Kalau enggak nanti Peruri bangkrut negara ikut bangkrut Kenapa Peruri karena Peruri bentuknya Perum Peruri sebagai penyedia sertifikat elektronik bapak-bapak ibu-ibu bayangkan kalau lembaganya lembaga yang menyediikan sertifikat elektroniknya itu

Bangkrut Pak kalau Peruri enggak bisa bangkrut ya Bu ya bisa bangkrut enggak Bu Iya kalau enggak kalau Peruri bangkrut nyetak uang sendiri gampang ya kan Bu Oke lanjut ini contoh bentuk aplikasinya nanti kalau mau kalau kalau ee Pak Yanuar bilang Pak Ibeng background-nya warnanya merah boleh kita bikin merah

Kalau perlu kita buatkan template soal warna jadi masyarakat yang saya Saya kan orang merah nih Jam 10 katanya mau ada pengumuman C Wapres merah dong ini warnanya G ee apa namanya boleh milih gitu kan ee kalau saya penginnya warnanya biru warnanya putih dan sebagainya silakan lanjut bapak-bapak ibu-ibu yang

Disampaikan Pak Yanuar Pak agato tadi itu konsepnya seperti ini ketika bapak-bapak ibu-ibu masuk ke dalam super app tidak berarti aplikasi yang sudah yang menjadi tanggung jawab Kewenangan bapak-bapak ibu-ibu ditutup beberapa kalangan menyebarkan Hoa Pak Ibeng Apa benar Indonesia hanya punya satu aplikasi jadi semua aplikasi KL akan akan ditutup akan dikelola akan

Dikerjakan semua oleh kominfo kalau itu terjadi maka Pak Presiden cukup punya satu menteri saja menteri m komino enggak perlu ada menterium HAM jadi semua Kementerian lembaga masih bertanggung jawab tetap akan bertanggung jawab terhadap sektornya proses bisnisnya tetap di masing-masing tanggung jawabnya masing-masing masih harus menyediakan helpdesk layanannya masing-masing hanya tampilan di depan

Masyarakat kita pemerintah Indonesia adalah satu pak jadi ketika ada orang proses imigrasi ya proses semua di dijen imigrasi ketika ada yang mengurus haji ya semuanya dikemenak tidak tidak berarti kominfo mengambil kewenangan dari KL yang terkait kominfo menjembatani super app dengan aplikasi itu dengan Mini apps Mini APPS itu diseragamkan agar tampilannya sama kalau

Penginnya backgroundnya merah ya merah semua jangan sampai nanti begitu kominfo background-nya biru Mau mengadu pakai lapor background-nya merah gitu enggak jadi ngadu karena apa warnanya merah nah jadi tidak seperti jadi kominfo memfasilitasi dengan Mini app-mini app yang jadi kendala pengalaman kami dari bulan Februari sampai hari ini adalah

Banyak KL yang tidak memiliki api atau tidak memiliki SDM untuk membuat Mini apps maka kominfo memberikan fasilitasi dengan menyediakan tim membantu KL untuk bisa membuat Mini APPS itu Pak aplikasi Bapak boleh macam-macam seperti apapun variasinya monolitik microservice mau seperti apapun kami tetap akan bisa membantu supaya aplikasi itu bisa masuk

Ke Super apps jadi jangan jangan menunggu Pak kami mau perbaiki dulu aplikasinya ya enggak Pak kita bisa kerjakan dengan kondisi as is hari ini untuk bisa masuk agar masyarakat lebih mudah memberikan ee apa E mendapatkan layanan lanjut super apppp bukan sekedar menyatukan aplikasi-aplikasi supaya menjadi berada dalam satu jendela tetapi super app juga

Memberikan tambahan-tambahan fitur yang diperlukan oleh Kementerian lembaga dan masyarakat untuk akses untuk meningkatkan kualitas layanan contohnya misalnya kalau pusat data pasti kemudian single sign on kita berikan tanda tangan elektrik dengan mudah kita bisa masukkan BSS enggak perlu pusing ngeladeni layanan tandaatangan elekt macam-macam Kita juga bisa melayani kita juga

Merencanakan melayani tanda tangan yang tidak untuk pemerintah jadi masyarakat kalau mau bikin paspor tanda tangannya tidak perlu lagi pakai konvensional tidak perlu datang ke kantor imigrasi kalau sekedar untuk perpanjangan biometriknya belum berubah maka bisa menggunakan tandaatangan elektronik proses berjalan secara otomatis kemudian digital eaterai big data analytic kecerdasan buatan fintech atau payment

Gateway semua kita masukkan di situ Artinya kita sudah sifatnya integrated Pak ini semua sudah sebagian besar sudah siap untuk digunakan lanjut ini timeline kita kita ngikutin arahnya Eh Pak Yanuar dan tim tahun ini harapannya rumah superf-nya sudah siap pak awal tahun depan bapak-bapak ibu-ibu KL dengan aplikasi apapun Pak Ayo Pak kita

Ngobrol kita masukkan super app kita berlomba Siapa duluan yang masuk ke superapp Kenapa makin mudah kita eh makin cepat kita masuk ke superapp makin masyarakat terbantu makin kita bisa menjadi contoh bagi KL yang kld yang lainnya lanjut super apppp menggunakan skema ee validasi ee dengan dua faktor otentifikasi yang digunakan ee dengan

Bekerja sama dari Dar Peruri Saya mengulangi penjelasan Kemarin bapak-bapak Ibu semuanya kita sepakat menggunakan nomor identitas kependudukan sebagai basis validasi data WNI dan data imigrasi W untuk WNA sumbernya adalah dari dukcapil dan dari imigrasi tetapi satu hal yang belum sesuai dengan undang-undang adalah penggunaan sertifikat elektronik saya

Selalu ingat Pak k dari dulu selalu bilang Pak Ibeng kita harus menerapkan sertifikat elektronik supaya kita benar-benar ke era digital sesuai dengan undang-undang ite Nah sekarang kita terapkan Pak jadi tetap kita menggunakan data duk capapil dan imigrasi sebagai basis kemudian ditambah dengan biometrik kita generate menjadi sebuah digital Id

Ini akan memudahkan bapak-bapak ibu-ibu yang punya aplikasi tetapi kesulitan data ngases ke dukcapil atau ke imigrasi Bisa melalui skema digital Id ini tetapi memang semuanya based on kebijakan dari imigrasi dan dukcapil misalnya Oh ini aksesnya boleh diakses oleh Eh misalnya ada eh Kementerian Luar Negeri ingin mengakses data imigrasi boleh atau tidak

Maka dua pihak ini harus berkomunikasi tidak harus MOU PKS bisa jadi mungkin cukup e Nda non discloser agreement jadi semua coba untuk kita eh persingkat proses nya lanjut bapak-bapak ibu-ibu kemarin Pak Wamen menyampaikan Bagaimana Estonia Bagaimana New Zealand Bagaimana Korea itu membangun sebuah konsep yang terpadu Bagaimana dengan Indonesia

Apakah SPBE kita itu belum konsepnya arsitekturnya belum seperti Estonia sebenarnya sudah Pak kalau di Estonia disebut dengan exchange road ro xroot kalau di Indonesia sebutannya adalah SPLP itu sebagai ee Backbone untuk komunikasi lintas sektoral digital jadi kita sudah punya Pak dan sudah efektif jadi yang saya kasih centang itu sudah siap kemudian

Kita punya pusat data Estonia juga punya walaupun Estonia itu ya mungkin tidak sebesar Indonesia gitu ya Pak ya Eh penduduk Estonia berapa Kalau enggak salah se 7 juta 10 juta Gitu ya Kita du kita 27 kali lipatnya Nah kemudian jaringan in perintah sama mereka punya government secure Network ada big data analytic ada

Keceran buatan diterapkan Ada single sign on ada payment Gateway ada security-nya ada blockchain-nya di atasnya datanya WNI sudah ada kemudian sampai dengan sertifikat elektronik kita gunakan digital ID digunakan nah yang yang sama yang kelihatannya berbeda yang belum kita kerjakan adalah record data WNI WNA maaf ini masih WNI WNI Ya

Maksudnya WNI WNA lintas sektoral Jadi bapak-bapak ibu-ibu kalau masyarakat kita itu sudah punya sudah menggunakan super apps ada taduk capil dia mau mengakses layanan Ketenagakerjaan dia tidak perlu ngisi dari awal lagi dia punya record seluruh datanya dia Jadi tidak mengisi ulang tidak perlu mengisi ulangisi forum lagi ngisi formum lagi pemerintah yang ngalah

Supaya masyarakat dimudahkan kemudian ada reposori data pribadinya misalnya saya punya ee apa namanya dapat visa Dari negara mana saya simpan di situ sebagai bukti kalau nanti saya mengurus visa ke negara lainnya lagi itu badikan dasar untuk contoh memudahkan supaya kita punya catatan kalau disimpan di paspor paspornya sudah ganti kita sering tidak

Ak mencatat tapi kalau kita punya repositori data pribadi kita bisa selalu punya catatan kemudian ee ada satu datanya dari Indonesia Jadi standarisasi datanya kita lakukan dengan demikian kita memiliki satu single source Of Truth Kemarin saya rapat dengan BAP pernas bicara masalah Bagaimana menyatukan kode wilayah antara kemdagri BPS

KPU ini Mana yang mau kita gunakan Nah di sinilah kesempatan kita untuk melakukan ee konsolidasi menetapkan kode wilayah yang dipakai adalah ini sama halnya dengan data penduduk kita bicarakan juga ee golongan darah yang kita akui itu sudah berapa banyak jenis kelamin yang diakui oleh pemerintah Indonesia itu berapa

Banyak kata ada yang dua kita mengaku laki-laki dan perempuan ada yang lima laki-laki setengah laki-laki perempuan setengah perempuan ya enggak jelas laki-laki dan enggak jelas perempuan macam-macam Nah di sinilah kemudian kita baru masuk ke portal pelanan publiknya superf-nya secara umum kita dan Estonia itu sama kita punya semuanya lanjut ini

E saya lewati lanjut bapak-bapak Ibu semuanya kita perlu pembagian tugas tugasnya kominfo apa tugasnya bapak-bapak ibu-ibu Sebagai penyelenggara layanan di tingkat nasional itu apa pertama Kalau kami menediakan kebijakan dan standar Kita menyediakan platform superapp Kita menyediakan SDM untuk mendampingi bapak-bapak ibu-ibu KL dalam menggenerate layanan Tugasnya bapak-bapak ibu-ibu di sisi sebelah

Kanan yang warna kuning yang pertama bapak-bapak Ibu tetap bertanggung jawab atas Proses bisnis layanannya masing-masing kalau ada yang bisa disingkat dipersingkat Kami akan membantu kemudian kita menyediakan api dan microservice kita juga eh bapak-bapak ibu-ibu menyediakan ap dan microservice dan menyediakan SDM Pak kami aplikasinya masih monolitik Pak enggak apa-apa Pak kita punya solusi

Untuk mengatasi itu bahkan kami B siap untuk membantu merubah aplikasi yang monolitik itu supaya menjadi microservice jadi bapak-bapak ibu-ibu tidak perlu effort kerja banyak ada asesmen dari cominvu yang siap untuk mendampingi di situ ada satu konsep scrum team timnya itu akan bekerja sama pengalaman kami dalam membuat Mini apps untuk imigrasi dan EE

Lapor.go.id itu per aplikasinya kita memerlukan waktu kurang lebih 2 minggu saja itu sudah selesai pak jadi kita tidak memerlukan waktu berbulan-bulan cukup 2 minggu aplikasi mini APPS itu bisa tampil ke super apppp jadi kita akan percepat kita sudah biasa kerja cepat sekarang pak lanjut ini persyaratan eh e service

Untuk Berg meng super app ada layanan nanya jenisnya apa kita definisikan kemudian provisnya ditetapkan kalau provisnya itu bersinggungan dengan yang lainnya maka kita Sederhanakan di situ contohnya tadi ngisi form karena formnya sudah ada di diisi oleh si e warga ini di aplikasi yang lainnya maka dia tidak perlu mengisi maka provisnya

Dipersingkat dan seterusnya api arsitekturnya ssnya scrum tetimnya kita sediakan semua eh disediakan oleh bapak-bapak ibu-ibu sebagai penanggung jawab layanan lanjut saya akan coba percepat ada dua karakter yang kita bangun kalau tadi Pak AG bilangnya ini gara-gara kecanggihan teknologi kita naik pesawat sebelahnya siapa ketahuan gitu kalau saya dedegan Pak Karena

Sebelah saya selalu cewek Pak Sekretaris Pak Nah jadi Lifestyle saya bilang sama Pak kita itu membuat aplikasi Supers Pak bisa jadi menjadi aplikasi yang bikin masyarakat kita itu menjadi stres Pak Kenapa karena konsep Lifestyle yang kita bawa apa itu Pak aplikasi Super app itu pak akan memberitahu kita sebagai user paspor saya kapan

Habisnya kemudian memberitahu kita pak saya harus mayar Pajek kendaraan Kapan sim apa sim berkendara saya itu habisnya kapan bapak-bapak bak ibu-ibu mungkin satu hal yang seil t tapi belum tentu setiap hari kita ngecek tanggal berakhir SIM kita kapan tahu-tahu sudah lewat jangan tahu-tahu Pajek mobil kita sudah

Lewat PBB kita sudah lewat nah di kita diberitahu semuanya kemudian eh itu untuk e untuk masyarakat digital Lifestyle eh Indonesia jadi layanannya pun juga dipermudah yang tadi Pak Sampaikan harus lebih mudah gitu ya Pak ya jadi tantangan bagi kita adalah Bagaimana supaya layanan publik kita itu sudah enggak kayak layanan pemerintah yang

Kaku tulisannya kaku gambarnya kaku syaratnya kaku lama dan sebagainya Kemudian untuk bapak-bapak ibu-ibu kita semua sebagai ASN kita sebut dengan digital workplace ASN jadi kalau saya sebagai pegawai punya data pegawai dari PKN bisa saya update saya sebagai pengelola LPS ya dengan single on Lin di situ Tinggal klik aplikasinya saya jadi sebagai ja

Sebagai PPK semua bisa kerja di situ kita sebagai pengelola aset juga satu loginu jadi satu kerjaan satu tampilan lanjut l lanjut saja eh saya akan kita akancepat untuk memperlu memperbanyak waktu diskusi lanjut ini sebagai contoh-contoh saja lanjut lanjut saya akan langsung ke tantangan Pak ini sini apa yang diperlukan Pak tantangan yang kita

Hadapi apa pertama adalah dukungan politis yang dapat atau bisa jadi kurang kuat leadership-nya kurang kuat ini di semua level Pak pusat maupun di daerah maka kita perlu sebuah konsep kepemimpinan yang eh kuat di setiap level di setiap level dan di setiap sektor resistensi berbalut regulasi mindset yang belum Agile

Government Pak aturannya enggak bisa Pak Saya ngalami dulu ketika melakukan sensus tahun 2010 Pak minta dibarengkan dengan pendataan ektp dua-duanya berkeras duk capapil untuk sensus untuk e pendataan ektp ada aturannya sensus ada aturannya akibatnya petugas kita turun ke lapangan dengan dua form ini saya yakin sudah tidak terjadi karena

Apa kita eh kita sudah dilatih dengan PKN dengan diklatwim itu untuk menjadi Agile ASN migrasi aplikasi ippd existing menuju aplikasi 4.0 yang tadi masih monolitik ke microservice juga ada PR tetapi saya optimis kita mampu duplikasi data dan layanan ini ada yang e dukcil punya data k Menkes punya data pasien ini

Metadatanya belum nyambung belum sama kemudian kualitas layanan karena aplikasi dan dat tidak ber dalam satu environment Yang Sama ya tadi Pak Sampaikan kalau di super app bandwidnya besar prosesornya besar kemudian aplikasinya bapak-bapak ibu-ibu ada di Data Center kemententerian masing-masing jangan-jangan bandwid-nya kecil jangan-jangan prosesor di sana di

Data Center KL kecil di pdn bisa besar nah ini pasti akan nglag yang tadi Pak Gato pembayaran ada orang sudah bayar tetapi di sistem Imigrasi belum terdata sudah bayar karena ada jeda waktunya tadi kemudian kap sdmsn kita dan risiko kam informasi lanjut bapak-bapak ibu-ibu demikian yang dapat kami sampaikan ee

Tantangan ini semua Ada solusinya Dan harapannya hari ini kita bisa mendiskusikan seperti Apa solusinya satu lagi mohon maaf Bagaimana dengan pemerintah daerah pemerintah daerah sudah terlanjur banyak punya aplikasi Nah nanti DII kita jawab kurang lebihnya e demikian wabillahi taufikah wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi om santiantianti om Nam Salam keikan terima

Silakan berikanla kepada Pak bambanganggondoih direktur laib Terima kasih Pak Bambang eh jadi baik Bapak Ibu sekalian Cukup jelas Tadi paparan disampaikan oleh Pak babanganggono bahwa memang eh kementerian kominfo eh siap mendukung Bapak Ibu sekalian dalam pengembangan IT di Indonesia dan juga berharap dengan adanya kegiatan ini dengan adanya

Eh apa kolaborasi integrasi SPB ini kita terus bisa Meningkatkan kerjasama baik antara pemerintah pusat maupun un dengan pemerintah daerah untuk berikutnya izin bapak-bapak dan ibu sekalian kita akan memasuki sesi tanya jawab ee untuk itu ee kami persilakan kepada Bapak Ibu sekalian yang ingin bertanya mohon izin sebentar

Bapak Ibu ee Saya akan minta kebetulan ini ada Del row eh delan kolom e tempat duduk minta dari setiap kolom paling tidak ada satu ee sebelah ee Pal kolom kanan satu berikutnya n berikutnya berikutnya jadi ada perwakilan dulu silakan ada yang di sebelah kanan ada yang ingin bertanya

Paling kanan kolom kanan ada kolom kanan tidak ada silakan kolom yang kedua silakan Bapak silakan Pak tolong namanya Pak dan dari mana Terima kasih baik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh izin Pak Bambang pakar dan Pak perkenalkan saya Aan Saya dari dinas kominfo statistik dan persandian Kabupaten PALI Sumatera Selatan Pak sebenarnya mungkin ini pertanyaan di

Sesi sore kemarin karena memang belum tersampaikan karena keterbatasan waktu tapi akan saya sampaikan juga saat ini yang pertama Pak I mungkin saya mewakili rekan-rekan kabupaten kota lain juga yang yang senasib dengan kami yang ingin saya tanyakan Langkah apa yang kami dari kabupaten kota lakukan e izin Pak nanti

Singkat jelas padat aja pak ya waktunya tinggal 20 menit lagi Langkah apa yang harus Kami ikuti atau persiapkan untuk kami bermigrasi ke ke pdn Pak Kemudian yang kedua terkait SPBE Apakah bisa diadakan pelatihan atau penyusunan arsitektur SPBE secara terpadu karena teruserang banyak kabupaten kota yang sudah menggunakan pihak konsultan untuk

Penyusunan arsitektur ini itu saja Pak saya akhiri wabillahi taufik wal hiidayah alalamualaikum War waaikumsalam War Terima kasih Pak an untuk berikutnya dari ee kolom ketiga Apakah ada Bapak Ibu yang bertanya mohon izin nanti satu pertanyaan saja ya Oh Ibu silakan Ibu silakan Baik terima kasih ee Shalom selamat pagi untuk kita semua

Perkenalkan saya ya PLT Kepala Dinas komunikasi dan Informatika Kabupaten bendigul pertama-tama kami ucapkan banyak terima kasih bahwa Eh rakor ini dilaksanakan di sini untuk bagaimana kita melihat e implementasi terkait dengan sistem pemerintah berbasis elektronik namun pertama juga saya berterima kasih banyak kepada e Kementerian kominfo yang telah memberikan kami e bantuan berupa smart

City yang baru selesai laksanakan kemarin tanggal 21 namun di sini yang saya ingin sampaikan bahwa kami di Kabupaten bovendigul dengan luas wilayah yang sangat besar dengan 112 Kampung dan 20 distrik Eh bagaimana Kami mau melaksanakan sistem pemerintah berbasis elektronik sedangkan daerah jangkauan dari satu kampung saja ke satu kampung

Itu sangat susah pak satu distrik ke distrik yang satu harus prosesnya dengan susah paya transportasi darat yang tidak memadai dan bantuan BTS yang tidak stabil boleh dikatakan seperti itu karena eh mungkin kalau misalnya dari satu kampung ke jarak ke satu kampung misalnya di di tengah Bagaimana kami mau proses untuk

Melaksanan sistem pemerintah berbasis elektronik itu Yang kedua Pak Yang ketiga di sini saya mau sampaikan bahwa Mungkin ada satu aturan yang harus dibuat sehingga kami di daerah ini ego seektoralnya tinggi ego sektoralnya tinggi sehingga masing-masing opd dengan egonya masing-masing sehingga macam contohnya seperti kemarin smart city dilaksanakan di Kabupaten bohendigul itu tidak bisa

Terkoordinir secara baik karena keuangannya jalan sendiriedanya jalan sendiri sehingga kami dari pihak komino sendiri untuk mengakomodir ini sangat susah seperti itu pak jadi ee mohon yang saya ingin tujukan ke ee dinas eh Kementerian kominfo mungkin bisa dilihat ini untuk bersama-sama Bagaimana jaringan dulu yang diprioritaskan seperti itu di Kabupaten kami terima

Kasih terima kasih ibu baik untuk baris ketiga ee Mohon maaf Bapak mungkin Bapak dulu yang bicara izin silakan Pak Iya Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waaikum waam Nama saya sutego Pak dari dinas kominfo kabupaten halmaera Selatan Maluku Utara ee yang ingin saya tanyakan yang pertama Pak tentang bagaimana kita di

Halma Selatan Kebetulan juga Pak Ibeng kita sudah coba merangkum di satu layanan super app halmerah Selatan Pak sudah jadi satu jadi kita sudah gabungkan namanya Smart labuha bisa di-download eh karena sudah ada super app nya Indonesia mungkin Bagaimana caranya kita untuk masuk Pak yang super app-nya kita itu masuk di menunya Super

App-nya Indonesia 1 kemudian yang berikutnya kode wilayah Pak tentang satu data halmerah Selatan atau satu data Indonesia kita di sana karena belum ada acuan kemarin kode wilayah ada kode-kode data tertentu kita mengacu ke BPS Pak mungkin segera ditetapkan karena beberapa aplikasi kita yang kita buat eh ke arah satu data termasuk kemarin kita

Sudah integrasi juga dengan Kementerian tenaga kerja Pak untuk pencari kerja sama Tenaga Kerja Asing kebetulan di halmera selatan ada eh apa eh tambang nikel Pak kebutan jadi perusahaan strategis nasional di sana banyak tenaga kerja asing dan kami juga sudah integrasikan masuk di super app-nya halmerah Selatan tentang ketenagakerjaan baik yang

Ketiga mungkin saran Pak atau masukan apabila di Kementerian ada layanan yang sifatnya sampai ke desa mungkin bisa dikoordinasikan ke kita semua karena kita di daerah juga membutuhkan data dasar Pak dalam rangka kebijakannya Pak Bupati untuk Penanganannya lebih apa ya lebih fokus gitu Pak contoh integrasi data stunting kita masih mengacu ke beberapa tempat

Yang sangat berbeda ke Dinas Kesehatan ke pemberdayaan perempuan ke dinas sosial ini mungkin yang harus kita bicarakan bersama sehingga nanti arah kebijakannya Pak Bupati ke arah satu data kita juga dapat informasi karena saya mencoba untuk koordinasi ke Kementerian Sosial Pak Datanya sampai sekarang belum bisa diintegrasikan belum bisa bisa dibuka

Pak Oke terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakat kasih bapak ibu baik izin Pak untuk yang berikutnya dari belakang Pak Tadi depan belakang gantian ee row eh 5 ya Pak ya yang Bapak dari sebelah sini pak ya silakan Pak tolong mic-nya ee izin Pak satu pertanyaan saja ya Pak karena waktunya sudah sangat singkat

Sekali Oke Pak eh Baik saya singkat aja Pak saya Perkenalkan Bapak Ngurah hudian n pak ee perwakilan dari pemerintah provinsi Bali Pak jadi yang pendapat pertama adalah Kami sangat sepakat dengan pertama penggunaan eh pusat data nasional yang kedua tentang pengembangan super apps pak pertanyaan kami kami di

Pempr Bali itu dari sejak 2020 yang awalnya ada ratusan aplikasi Kami punya tim Def Kami sekarang bukannya nambah Pak tapi kami berupaya kembangkan sehingga sekarang merucut menjadi 54 yang sudah masuk dalam S su Pak single sence Ona Bagaimana langkah kami untuk bisa mengintegrasikan yang tadi dikatakan eh Mini apps Mini apps di

Pemprov ini bisa masuk ke dalam super apps di eh pusat Pak jadi langkah kami mengintegrasikan sso di Pemprov ini ke dalam eh Super apps di layanan di pusat Pak kemudian karena kita dari 54 aplikasi ini memang beberapa aplikasi kita kembangkan khusus untuk penguatan Desa AD Pak karena desa adat ini

Satu-satunya hanya ada di Bali Pak dan baru disahkan melalui undang-undang kemarin Pak jadi eh ketika ini bisa integrasi ke dalam super apps ini juga akan memperkuat intersepsi super apps hingga di tingkat desa di Bali Pak demikian kira-kira kalau masalah pdn kami sudah menggunakan 33 VM dengan efisien mungkin ke depan kita bisa

Optimalkan termasuk ada titipan pertanyaan dari bapak ee Mas langsung aja pak ya Ya gimana Pak Terima kasih Pak mumpung masih di meja 20 ini aspirasi Pak di meja 20 Saya dari Kabupaten Konawe Kepulauan Sulawesi Tenggara jadi berbagai ini kalau kita gali semua akan muncul berbagai cerita Pak pasti berbagai cerita kondisi dan

Kemajuan termasuk hambatan-hambatan tetapi yang sama Pak yang saya ma ungkap ini pasti sama yaitu bagaim lanjut apa yang pernah dirakorkan tentang dak Pak dan dana-dana pusat yang sampai saat ini kita masih nanti-nanti informasinya Pak Terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Baik terima kasih untuk izin Pak maaf row sebelahnya R eh enam ada Oh

Yang Bapak di belakang izin yang ya yang baju putih yang ya Mohon maaf Bapak Ibu ini karena waktunya sudah singkat silakan satu pertanyaan saja ya bapak baik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bapak ibu hadirin yang saya hormati terutama Pak Ibeng ini sebagai pembimbing kami di daerah Terima kasih Pak Ibeng telah mengadakan acara seperti

Ini kalau bisa sering-sering Pak eh Bapak Dirjen pakir yang saya hormati perkenalkan saya syid Idris winareja kepala dinas komimpo di Kabupaten gilos Provinsi Aceh jadi Pak dari kemarin kita mengikuti sampai hari ini e Semua sistem yang dilaksanakan oleh Kementerian komimpu itu cukup luar biasa bagi kami dan sepertinya Apa yang Bapak telah

Sampaikan itu kami juga ingin mewujudkannya di Kabupaten ataupun di daerah yang e kami e sekarang bekerja sehingga bisa penerapan SPB ini yang lebih baik dan bisa melayani masyarakat juga lebih luas ee intinya tapi Keinginan kita menjalankan SPBE dan komitmen untuk melaksanakan eopment merupakan sebuah cita-cita pemerintah pusat dan daerah jadi ada permasalahan

Bagi kami seperti yang ibu yang disampaikan tadi mengenai smart city permasalahan kami di daerah Pak masih banyaknya pimpinan daerah Kemudian tapk ataupun tabd di daerah kami tidak memahami tentang IT dan PBI ini adalah permasalahan yang utama di daerah sehingga masih tutup mata melihat komimpu untuk menjalankan sistem pemerintah berbasis elektronik di daerah

Tersebut ataupun di daerah kami jadi Pak intinya harus ada intervensi dari pemerintah pusat untuk membuat intervensi anggaran Saya rasa ini permasalahan Kita semua harus ada intervensi dari pusat pemerintah pusat untuk memberikan anggaran khusus atau dalam peraturan dan perundang-undangan khusus untuk SPBE di daerah kalau tidak seperti ini kami tidak bisa melaksanakan sistem

Pemerintah berbasis elektronik dengan baik I baik Iya kemudian pakbank rekan-rekan di Kementerian komimpo Terima kasih sudah memberikan solusi mengenai pdn ini kami sangat setuju sehingga kami tidak lagi membeli server ataupun yang lainnya Begitu juga dengan program satu data Indonesia ataupun satu Indonesia ini merupakan win-win solution bagi kita yang sangat

Minim ee untuk ee bisa membeli sebuah aplikasi atau membuat aplikasi dari daerah dengan minim anggaran demikian asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh selanjutnya mungkin Bapak yang baju hitam sudah tunjuk tangan dulu silakan izin ya terima kasih Pak perkenalkan saya Yoyok dari Kabupaten Serang nyambung tadi Pak Kadis ee terkait dengan anggaran sebenarnya

Kita kalau melihat tik ini selama ini dianggap sebagai biaya Bagaimana kalau perspektifnya diubah ketika ini Kita menyediakan layanan secara digital ini bisa sebagai source of income jadi layanan ini menjadi pendapatan daerah gitu ya mungkin undang-undang pajak dan i daerah bisa diubah Pak bahwa dengan layanan digital kita bisa mendapatkan

Pendapatan daerah ee kemudian ke depan itu kan yang maju adalah gig ekonomi jadi kita tidak lagi kerja di sektor formal tapi lebih di geig ekonomi Nah mungkin layanan seperti itu ketika pemerintah menyediakan eh platform untuk gig ekonomi ini kita bisa mendapatkan eh Ve dari layanan Contohnya seperti kalau

Di marketplace itu kan ada tiap transaksi kita ada biaya layanan mungkin itu pak makasih ya Terima kasih Bapak dari Kabupaten Serang tadi Pak ya Ya terima kasih eh selanjutnya paling ujung ada Oh Bapak silakan Pak yang baju putih Maaf pak di belakang kayaknya bagian belakang dulu Pak izin gantian silakan bapak yang paling

Belakang tolong Pak E singkat dan satu pertanyaan saja ya Pak asamualikum warahmatullah wabarakatuh Bapak direktur Bapak Ibeng dan seluruh hadirin sekalian yang saya banggakan perkenalkan saya Amri Pak kadiso Kabupaten Dagan Raya Provinsi Aceh saya sangat e sependapat dengan apa yang telah disampaikan oleh rekan-rekan sebelumnya namun Apun ceritanya sebagaimana iklanun makanannya minumnya

Tetap itu Zaman ya iklan sekarang demikian juga Pak SPBE dan lain-lain itu kegiatan program yang ada di ee kabupaten kota di daerah ini tidak akan jalan sebagaimana disampaikan oleh kawan terdahulu tanpa didukung oleh anggaran yang maksimal ee kami setiap ee saat menyampaikan ini baik dalam pertemuan secara offline maupun

Online namun Ketika kita menyampaikan ini saya sangat kaget beberapa waktu lalu disampaikan oleh salah seorang petinggi Dio bahwa Kementerian komino tidak punya hierar ke daerah ke dinas komino baik provinsiota Kabupaten ini ini yang saya sangat kaget kemarin bahkan beberapa waktu lalu ketika Bapak direktur Bakti yang sekarang bermasalah perahang ke

Banda kam dikumpkan seluruh kabupata sampan akan memberikan dana alokasi khusus sebesar R miliar ketika itu ee bersama komisi 1 DPR RI Bapak e apa Simbolon Bapak dari PDIP tapi nyatanya sampai dengan hari ini itu tidak ada kami mohon sekali lagi apa yang disampaikan oleh kawan-kawan tadi untuk

Diort kami ini di daerah dengan anggaran mengingat daerah ini banyak defisit Pak demikian barangkali ee masukan dari kami asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam izin Pak dari daerah mana tadi Kabupaten Nagan Raya acce Pak Oh Nagan Raya siap siap Pak Baik terima kasih Bapak Ibu sekalian ee ya karena ini waktu sudah sangat

Singkat Jadi mohon maaf kita ee pertanyaannya sudah kita cukkan dulu ee untuk selanjutnya ee silakan kepada para narasumber untuk menjawab untuk yang pertama dipersilakan kepada Pak Yanwar untuk menjawab e beberapa pertanyaan dari peserta dipersilakan Pak ya ee terima kasih Bapak Ibu yang sudah memberikan ee masukan pertanyaan

Maupun tanggapan ada berapa hal yang ee kami akan Coba jelaskan ataupun kami tanggapi ee terkait dengan ee portal Pan publik ataupun ee digitalisasi di pelayanan publik yang pertama tadi terkait dengan ee dukungan ya Dukungan ini ee memang Ee kita semua masih menyadari adanya keterbatasan ya pada beberapa

Eh lokasi ya tidak hanya yang dekat di sini tapi juga yang jauh dari ee Pusat gitu ya Nah Oleh karena itu kalau dalam pelan publik seperti kami sampaikan tadi bahwa ada empat ekosistem dan pelayan publik ya bagaimana kita menyelayani Masyarakat Ya baik secara non digital secara fisik maupun secara digital yang

Nanti adalah berubahnya itu empat-empatnya ini platformnya digital nah Apa itu yang pertama tadi adalah kita itu secara langsung Face to Face ya direct Services Ah ini biasa kalau di dalam ee pelayanan publik yang dahulu pun ini terjadi nah bedanya nanti kalau ada platform digital maka masyarakat ya yang punya keterbatasan baik secara

Geografis maupun ee literasi maka bisa dibantu dengan sistem informasi bertemu langsung tapi dibantu oleh platform digital yang kedua adalah ee menggunakan mesin ya ini sudah banyak kita lakukan Ee tidak ketemu petugas tapi mesin nah mesinnya itu juga platform digital ya yang ketiga adalah yang Bapak Ibu punya atau yang lebih banyak dikenal itu

Adalah e electronic Services yaitu menggunakan Gadget device mau PC mau HP sekarang ya mobile smartphone nah itu yang kelihatan sekarang kan itu ya kalau kita sudah melayani secara aplikasi biasanya melihatnya di smartphone ya Nah itu sudah melalui ee sendiri masing-masing sehingga pelayanan pun bisa dicetak sendiri di rumah ada

Pelayan publik yang seperti itu nah yang keempat nih yang tadi infrastruktur ya itu sebenarnya bisa juga dilayani dengan menyediakan unit ya ini Pemerintah ya pemerintah menyediakan unit yang terintegrasi sistemnya ada ada semua di sana Nah ini e beberapa contoh ke depannya kita semuanya platformnya digital jadi enggak ada lagi yang manual

Kalau misalnya jauh-jauh datang ke daerah terpencil yang tidak ada ee infrastrukturnya kurang kita datang ke sana tidak lagi manual tapi sudah dengan sistem ya Oleh karena itu ee Ini e peran publik itu tidak semuanya langsung online ya Ee masih ada offline dan masih dibutuhkan oleh masyarakat meskipun nanti bergeser Ya kita harus

Memperkuat yang sistem online-nya yang berikutnya adalah ee Bagaimana cara ee integrasi ya integrasi di ee portal Pan publik ya tadi dijelaskan oleh Pak direktur dari kominfo maupun direktur imigrasi bahwa memang ada ee bapak ibu saat ini secara umum sebenarnya sudah mempunyai kemampuan untuk membuat suatu aplikasi hanya di sini ee kematangan

Maturity dari sistemnya itu juga perlu dipertimbangkan nah Oleh karena itu sebenarnya kalau tersedia ataupun nanti ada satu ee model yang bisa digunakan Bapak Ibu enggak perlu membuat lagi itu sudah tinggal pakai aja gitu ya Nah itu sudah standar pasti itu nah ini sebenarnya mempermudah Bapak Ibu sekalian ee ada satu layanan katakan

Misalnya layanan kalau kepedudukan itu sudah sama ya Misalnya layanan tenaga kesehatan misalnya ya Ee perpanjangan sip misalnya contohnya Nah itu sebenarnya kan secara ee apa ya aturan paradigma lama itu adalah masing-masing mempunyai cara-cara yang beda sebenarnya itu sama aja gitu ya sama aja kita sudah mencoba mempelajari dengan MPP digital

Ya yang mungkin Bapak Ibu juga sudah kenal ini nanti m digital itu bukan hal yang berbeda dengan portal pelayan publik itu merupakan bagian ya bagian dari portal pelayan publik nantinya kita integrasikan sebagai Mini apps-nya juga ya di dalam portal p yang yang jelas satu itu satu Indonesia itu ee portal PR

Publik nah eh selain itu juga apalagi yang aplikasinya sudah ditetapkan sebagai aplikasi umum menurut SPBE nah ini ee passwor sudah ya Pak ya sudah ya Nah contohnya passwor Ini sudah berlaku semuanya enggak usah lagi bikin-bikin proses bisnis ataupun aplikasi dukungan sudah tinggal pakai aja ini nanti imigrasi jadi enggak perlu repot-repot

Sebenarnya nah ee terkait dengan yang lain mungkin nanti bisa ditambahkan Oh ya kebijakan umum SPBE selalu ee ingin ee menyatukan dan m kuat juga dukungan ke daerah ya jadi ee regulasi-regulasi yang berkaitan dengan daerah ee terus kita koordinasikan dengan Kementerian Dalam Negeri ya sebagai pembina dan pengawas binwasnya dari pemerintah

Daerah Saya rasa demikian terima kasih ya terima kasih Pak Yanwar yang sudah menjawab pertanya untuk selanjutnya kepada Pak agato mungkin bisa e memberikan jawaban terhadap pertanyaan dari bapak silakan pakaasih Pak Saya cuman mau sharing ini tadi ada beberapa pertanyaan mengenai Apa yang harus dilakukan dalam rangka bergabung ee

Pertama Pak Yang pasti kami ee saya sharing aja Bahwa saat ini kami telah menerbitkan permen kumham 2 ee 22 tahun 2023 tentang visa dan izin tinggal di sana Kami menghilangkan frasa rekomendasi Kementerian terkait kenapa karena kami wau masih merekomendasikan rekomendasi berarti itu manual pak ada surat lagi yang harus kami nah ini kita

Hilangkan tetapi bukan berarti kita menghilangkan peran Kementerian Ketenagakerjaan misalnya tetapi yang kita mau adalah mendorong Aturan ini sebagai dasar hukum kita melakukan interoperabilitas data berbagi pakai data yang ini kan kita berbagi pakai data ada nanti ee sehingga yang perlu dilakukan menurut kami pengalaman kami adalah melakukan perubahan nah Kemarin

Kami kebetulan baru di Bali juga dan ternyata ada beberapa peraturan permenterian ketan yang juga harus dirubah karena dalam frasanya masih merekomendasikan Sehingga dalam pertemuan kemarin ya kita saling berubah jadi ee jadi yang paling penting adalah dari sisi ee ee bergabungnya kita di e satu data tetapi juga kita punya battlefed

Sendiri yaitu melakukan perubahan dalam peraturan-peraturan yang ada mungkin itu dari kami pak Makasih ya terima kasih Pak agato yang sudah menjawab pertanyaan dari PTA Nah ini mungkin pak direktur Pak Ibeng akan menjawab eh sekaligus eh semua pak sisa pertanyaan kepada Pak Ibeng dipersilakan Pak Baik terima kasih pakan saya coba jawab beberapa kalau

Soal sinyal Jujur saja saya tidak bisa menjawab Ya Pak soal dak nah Besok pagi kita punya satu tema hubungan pusat dan daerah jadi isu-isu tentang otonomi daerah terutama urusan kominfo soal pembiayaan dan sebagainya Itu besok kita kita diskusikan Seperti apa harapannya besok ada satu solusi real bukan hanya wacana gitu tetapi satu

Ide tadi saya dapat ee masukan dari Pak Yamto saat ini sudah ada dari Pak Yamto mana ya Pak Sukoharjo ya Pak itu ternyata inspektorat pun dapat alokasientasi dari APBD untuk kegiatan pengawasan ee penganggaran pembangunan di daerah Pak Nah sepertinya ini menjadi satu ide saat ini kami sudah punya sudah e ada

Alokasi e sudah ngurus di ak tapi eh mentoknya karena pendekatannya otonomi daerah Nah kalau pendekatan spbi mungkin lebih powerful tapi ini ee Pak itu materi besok Pak materi besok jadi Ee besok kita cari solusi yang paling efektif kalau perlu kita Buatkan surat rekomendasi ee dari peserta semuanya kepada pimpinan

Ee yang kedua terkait dengan kode wilayah Betul Pak kode wilayah menjadi isu besar sayangnya itu tidak di kami pak di kominfo kami juga sebagai pelaksana kami berharap teman-teman di baenas itu menetapkan Tapi sampai hari ini belum ditetapkan Pak itu jadi masalah besar di super Pak sangat besar Kenapa karena

Nanti akan menentukan daerah ini orang itu dari kode Wil dari kode wilayah mana dia D pelayak bantuan kawasan itu masuk desa miskin atau tidak masuk Kabupaten miskin atau tidak dan sebagainya itu urusannya bakar sangat panj Jadi kami mohon bantuan Pak Yanwar dan e Kemenpan untuk mengatasi e untuk solusi ini Pak

Untuk aplikasi Desa siap pak nanti ee dengan aplikasi Desa akan menjadi bagian dari aplikasi administrasi pemerintahan dan aplikasi pelayanan publik jadi yang terkait dengan pelayanan publik masyarakatnya mengakses melalui super app pelayanan publik aparatur desanya mengakses melalui eh Super apppp administasi pemerintahan jadi jadi satu harapannya seluruh Indonesia aplikasi desanya satu tinggal

Masyarakat milih desa yang mana begitu supaya enggak keliru juga karena banyak desa yang namanya sama ee tadi dak dapd soal anggaran sama perlu intervensi saya setuju Pak Jujur saja saya baru punya ide hari ini masukan dari Pak Yamto Sukoharjo nanti saya akan kejar ini untuk solusi e dari Kemenpan RB pendekatan dari tim

Koordinasi S B untuk efisiensi yang tadi anggarannya kecil-kecil solusi awal Pak saya selu menanya gini Bapak mengeluh anggaran kecil tetapi kenapa masih nekat belanja Data Center terus belanja server terus jadi yang salah siapa ini kenapa enggak mau pakai pusat data nasional gitu Jadi tapi kalau sudah pakai pusat data

Nasional masih kecil juga enggak apa-apa Pak nanti Insyaallah ada cara yang lainnya yang penting ee e c yang memang sudah bisa dicover oleh pusat Jangan dialokasikan lagi di daerah itu Pak saya pernah di posisi bapak-bapak ibu-ibu semua saya di Kabupaten Kebumen kalau yang sudah tanggung jawabnya sudah bisa dilempar ke pusat

Ngapain Kabupaten harus ngalokasikan dana lagi gitu Jadi itu tentangan B kita semuanya ee Saya rasa eh ukuran apa namanya ee pertanyaannya terkait anggaran sudah sudah terjawab semuanya kemudian Oh integrasi ya super app yang daerah ya yang daerah sudah punya super app bagaimana Pak dengan senang hati Pak Ayo

Pak Kabupaten mana bapak nanti datang ke tim saya kita lihat yang penting aplikasinya belum jadi aplikasi umum nasionalnya belum ada kami siap bantu pak biar Kementerian terkait itu gemes Pak jujur daerah sudah punya superf dulu kementeriannya belum belum menerbitkan nah banyak inovasi lahir berasal dari daerah dukcapil ngambil ilmunya dari

Kalimantan Timur Dari Balikpapan LPSE itu bukan dari inisiatif pusat tapi inisiatif pertama di Kota Surabaya ptsp inisiatif awalnya dari Takalar dari Sidoharjo dari Surabaya itu menjadi eh inovasi-inovasi nasional Nah sekarang hal seperti ini pun kita bawa ke nasional gitu ya pak kurang lebihnya Mohon maaf terima kasih ya terima kasih Pak direktur

Ee sudah menjawab pertanyaan Bapak Ibu sekalian beri Applause kepada para narasumber kita Bapak Ibu sekalian ee Bapak Ibu sekalian ee untuk sesi satu layanan satu aplikasi sudah berakhir kita akan berlanjut ke sesi berikutnya ee kami atas nama pribadi mohon maaf apabila ada kesalahan ya kita langsung ke sesi

Berikutnya ee setelah sesi ini yaitu dengan sesi [Musik] ee digital ID sso dan imigrasi eh melalui SPLP jadi untuk bapak ibu silakan untuk tetap dalam ruangan Terima kasih Bapak Ibu sekalian Billah Taufik walidayah wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warumam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Bapak moderator Pak Ian ya kita izin Bapak narasumber

Dan juga moderator untuk berkenan foto bersama kita abadikan terlebih dahulu mohon berkenan untuk dapat diabadikan Pak direktur Pak Bambang Pak Asisten Deputi Pak Yanuar dan Pak agato kita foto bersama bersama moderator Pak Ivan silakan dokumentasi mohon izin untuk diabadikan terlebih dahulu silakan rekan-rekan betul sekali dan baru saja

Kita saksikan dan kita dengarkan yaitu pemaparan materi yang keempat tadi dengan tema satu layanan satu aplikasi satu apasi dan berikutnya kita juga akan memasuki untuk rangkaian acara berikutnya yaitu pemaparan materi yang kelima boleh tepuk tangan sekali lagi Bapak Ibu sekalian terima kasih banyak untuk narasumber dan juga moderator sukses selalu Terima kasih banyak

Pakbeng ya kita langsung ke sesi berikutnya ya Bapak Ibu sekalian ya terima kasih banyak sukses selalu kepada Pak Bambang Pak Yanwar Pak agato dan juga Pak Ivan Terima kasih banyak bapak ibu hadirin yang kami hormati peserta rakornes pada kesempatan hari ini masih tetap semangat karena apa kita banyak sekali e panel-panel Yang

Pastinya dengan ilmu-ilmu baru yang pastinya sangat bermanfaat untuk bapak ibu semua pada hari ini betul sekali dan tadi e sekali lagi kita informasikan juga kepada anda tema yang pertama tadi atau yang keempat ya nah sudah kita ee saksikan dan berikutnya kita juga akan memasuk ke tema yang kelima ya Iya dan

Nanti bisa interaktif dengan narasumber juga memberikan informasi saling sharing bertanya tadi kalau kita lihat nih antusiasmenya sangat luar biasa sekali nih ya dari bapak dan ibu sekalian yang hadir pada kesempatan siang hari ini banyak juga yang bertanya tadi ya Ada se delan atau se pertanyaan tadi ya dan Yang pastinya juga yang memberikan

Pertanyaan nanti juga akan mendapatkan souvenir juga ya Nah itu yang paling penting banget buat oleh-oleh bisa bisa bisa banget ya Jadi Bapak Ibu masih dalam rangkaian acara rapat korensi nasional kolaborasi implementasi sistem pemerintahan berbasis elektronik nasional kita bicara tentang SPBE ya ini pastinya Bapak dan Ibu dari dinas kominfo seluruh Indonesia nih dari

Indonesia timur Indonesia Tengah Indonesia Barat pas ini ee ini ya Banyak sekali informasi yang pastinya bisa di-update pada hari ini betul Iya Nah jadi sekali lagi kita juga mau mengucapkan selamat pagi menjelang siang juga ya untuk seluruh Bapak Ibu dan juga tamu undangan yang masih berada di

Ruangan acara pada siang hari ini dan tentunya juga masih banyak rangkaian acara sampai dengan selesai nanti iya betul sekali akan banyak sekali Informasi seperti pada hari ini tadi kita sudah menyimak bersama untuk panel diskusi keempat temanya satu layanan satu aplikasi nanti juga setelah ini bapak ibu kita tidak akan ada Jedah

Khusus ya karena kita akan lanjut untuk menuju kepada ee sesi yang kelima pemaparan materi dengan tema digital ID sso dan integrasi melalui SPP ya kita akan bersiap-siap Bapak Ibu dan pastinya dengan narasumber yang EE kompeten dan juga luar biasa ahli di bidangnya betul sekali Rudi kemudian nanti untuk

Berikutnya juga kita akan ada bintang tamu Nanti bisa ikutan nyanyi bareng Iya nanti juga akan ada perform Ya sambil menemani Ee kita semua ya nah jadi buat bapak ibu dan pada hari ini berbahagia pada siang hari ini sesaat lagi kita juga akan menyimak dan juga mendengarkan langsung ya Ini juga akan ada pemaparan

Untuk Tema kita yang kelima seperti yang sudah disebutkan tadi oleh Eka yaitu digital ID sso dan integrasi melalui SPLP ya Nah ini juga akan menambah informasi juga atau informasi yang ter up to date juga Nah mungkin buat Anda yang belum ee mengetahui lebih jelas seperti apa untuk mekanismenya atau juga

Mungkin seperti apa untuk informasinya jadi kita harapkan untuk anda tetap berada di ruangan acara pada siang hari ini mengikuti acara yang sangat luar biasa spesial hari ini betul sekali bapak dan ibu hadirin yang kami hormati langsung saja kita memasuki sesi panel yang kelima dengan tema digital ID sso dan integrasi melalui

SPP kita akan undang untuk narasumber spesial pada sesi ini kita akan e mohon kesediaan untuk bergabung ke atas panggung yaitu yang pertama tim tata kelola sistem elektronik pemerintahan dan layanan clearance anggaran SPBE dari Kementerian kominfo yaitu yang terhormat bapak kami persilakan pak boleh Tepuk tangan untuk pak Ar silakan Pak dan

Berikutnya Kami juga akan mengundang Dengan hormat yaitu direktur digital bisnis dari Peruri yaitu ibu Farah Fitria Rahmanti kami silakan Ibu Fara boleh Tepuk tangan untuk ibu Fara pinky-pinky nih cantik sekali pada hari ini dan juga silakan Rudi berikutnya kita undang baik berikutnya kita mengundang kepada praktisi yaitu Pak Prof

Yudoicahyo kepada bapak saya persilakan boleh Bapak Bi kita Berikan tepuk tangannya iya silakan Prof Yudo Selamat siang Selamat datang Selamat bergabung dan hadirin sekalian untuk sesi kelima digital ID sso dan integrasi melalui SPLP kita akan dipandu oleh moderator ee cantik ya moderator kita pada sesi ini beliau adalah tim inovasi

Pengembangan dan harmonisasi layanan dan aplikasi sistem pemerintahan berbasis elektronik kita langsung Undang ibu Julia edisa kumalaom kami [Musik] persilakan baik sudah hadir bersama kita Ibu moderator dari kemenkomino ibu Julia dan untuk panel 5 langsung saja kami serahkan kepada Ibu moderator kami persilakan tes Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi om swastiastu

Namo buddhaya salam kebajikan Salam sehat salam sejahtera untuk kita semua terima kasih kakak-kakak moderator yang cantik dan ganteng ee sudah mempersilakan kami untuk sesi yang kelima ini untuk digital ID sso dan integrasi melalui SPLP Sebelum kita mulai mungkin izin perkenankan ee saya untuk memperkenalkan narasumber yang luar biasa dan ahli di

Bidangnya mungkin kita mulai dulu yang dari paling cantik ini ya Ada ibu Farah Fitria Rahmayanti direktur digital bisnis dari Peruri eh beliau eh menempuh pendidikan terakhir di inseat International busnis pada tahun kelulusan 2014 dan sudah bergabung di perui sejak tahun 2017 begitu dan yang kedua di sini ada rekan

Saya eh Mas samamsul Arif dari Direktorat tata kelola eh beliau e telah menempuh pendidikan terakhir di Universitas Indonesia mengambil sarjana sistem informasi eh tahun 2013 dan sudah bergabung di kominfo sejak tahun 2014 sebagai saat ini menjadi analisis analis kebijakan muda dan yang paling terakhir tanpa mengurai rasa

Hormat ada Pak Yudo ini Kebetulan dosen saya dulu juga ini ya Pak Yudo ini eh saat ini sebagai Profesor di fakultas komputer ilmu komputer Universitas Indonesia sekretaris dalam akademik senat Universitas Indonesia Presiden pengelola nama domain atau Pandi lalu Vice President internet Society Jakarta Chapter dan board member dari Asia

Pacific top level domain Association beliau terakhir menempuh pendidikan di curon University of Technology Australia tahun 2005 untuk doctor of philosophy eh School of computing Ini Tak Kenal Maka Tak Sayang jadi kita kenalkan dulu dan berikan Applause kepada tiga narasumber yang luar biasa ini ya tanpa mengurangi eh waktu ya untuk mengefektifkannya untuk yang

Pertama eh saya persilakan kepada mungkin dari Mas Samsul Arif ya Karena saya mengikuti randown Ini pertama dari Mas Samsul Arif dari Direktorat tata kelola untuk tema eh sesuai presentasinya itu kebijakan sistem penghubung layanan pemerintah SPP dalam digital ID dan sso saya persilakan kepada massul Arif ya Terima kasih Mbak

Jul saya izin berdiri ya Mbak Sin ya Pak di sini aja kali baik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi Bapak Ibu semua perkenalkan sayaulif tadi se diperkenalkan ya oleh ibu moderator Saya dari Direktorat tata kelola aplikasi Informatika ya Bapak Ibu mungkin kalau bapak ibu lebih seringnya berkoordinasi dengan teman-teman di Direktorat laip

Kelayanan aplikasi Informatika pemerintahan itu memang yang terkait dengan teknis ya teknis-teknis implementasi SPBE di kominfo Kalau kami direktor Tata kelolah itu memang spesifik untuk mengurusi kebijakan regulasi nah kebetulan tim kami diamanatkan untuk menyusun turunan-turunan dari Perpres SPBE PP 71 ada juga prpres 39 pokoknya segala amanat yang diberikan kepada kominfo

Terkait SPBE itu ada di tempat kami untuk menyusunnya yang saya hormati pak bak Ibeng selaku direktur laib dan juga para tamu undangan VIP yang tidak bisa saya Sebutkan satu-satu juga rekan-rekan dari dinas kominfo di provinsi maupun kabupaten kota yang hadir pada kesempatan hari ini Nah kalau dari

Mungkin sudah du hari ini kita sudah melihat paparan yang komprehensif ya dari teman-teman Direktorat laib terkait dengan teknis sistem penghubung layanan pemerintahan Nah kalau dari sini kami akan melihat dari sisi kebijakannya kami akan memberitahukan kepada bapak ibu bahwa sebenarnya teknisnya seperti yang sudah dijelaskan oleh teman-teman liveib tapi kita juga melihat perlu melihat

Adalah kebijakan yang memang tidak kalah pentingnya untuk men-support implementasi dari si SPLP kebetulan Kementerian kominfo sudah mengeluarkan peraturan itu ya Bapak Ibu dalam bentuk peraturan menteri kominfo nomor 1 tahun 2023 tentang interoperabilitas data dalam penyelenggaraan SPBE dan SDI Hal itulah yang akan coba kita lihat lebih dalam ya Bapak Ibu mungkin selanjutnya

Oh saya [Musik] minta engak bisa sorry ah oke nah ini Eh pada hari ini kita akan membahas terkait empat hal ini Bapak Ibu ya pertama nanti kita lihat amanatnya dari Perpres SPB itu seperti apa terkait dengan SPLP selanjutnya nanti kita lihat juga dari SDI ternyata di perpes 39 tuh memang ada

Amanat kepada kominfo untuk menyusun regulasi terkait dengan SPLP dalam hal ini interoperabilitas nanti kita di di bagian ketiga kita akan masuk terkait dengan pmkom infonya Lalu nanti kita akan melihat di poin keempat itu terkait dengan nanti efeknya apa sih kalau kita mengimplementasikan SPLP itu akan berimbas kepada indeks pbe yang diases

Oleh Kemenpan nanti ada di sana nanti ya Bapak Ibu Nah pertama kita lihat dari amanat kebijak ya Bapak Ibu kalau kita lihat dari amanat kebijakan di Perpres 95 dan Perpres 39 tahun 2019 tentang SDI dan SPBE itu mengamanatkan kepada Menteri kominfo untuk menyusun regulasi terkait standar interoperabilitas data

Itu ada di pasal 28 dan 23 dan di Perpres 39 itu ada di pasal 9 tentang interopilitas data juga dari dua hal Inilah kita berangkat untuk Menyusun kebijakan terkait interoperabilitas data dalam mendukung SPP nah seperti ini narasinya kalau di pasal 26 itu memang dalam hal penggunaan data dan informasi dilakukan untuk

Mengutamakan berbagai pakai data informasi antar ippd dengan berdasarkan tujuan dan cakupan penyediaan akses data dan informasi dan pemenuhan standar interop dan data dan informasi nah ini standar ini yang disusun oleh teman-teman di Kementerian kominfo lalu selanjutnya Di SPB juga Diak lebih dalam Bapak Ibu ya terkait dengan apa sih SPLP Jadi sebelum masuk

SPLP itu kita kita kenal dulu namanya barangnya SPL ya Bapak Ibu ya di yang sebelah kanan yang abu-abu jadi SPL itu adalah perangkat integrasi atau penghubung untuk melakukan pertukaran layanan SPBE jadi SP nah SPL ini Di SPB itu dibagi dua memang Bapak Ibu pertama ada namanya SPL pemerintah ini adalah

SPL yang dikembangkan oleh teman-teman Direktorat laib yang akan berlaku secara nasional itu kita kenal namanya SPLP Lalu ada namanya SP ippd di mana memang Bapak Ibu di ippd instasi pusat dan pemerintah daerah diperbolehkan untuk mengembangkan SPL ippd-nya sendiri Tapi tentu dengan syarat dan ketentuan berlaku Nah nanti kita lihat syarat

Ketentuan berlakunya Seperti apa ya Bapak Ibu ya sehingga memang ada dua hal yang perlu kita lihat pertama kita lihat spl-nya Lalu nanti ada SPLP yang akan dikembangkan kominfo dan berlaku nasional dan ini akan dipergunakan untuk pertukaran data antar Bapak Ibu jadi ketikatar instansi dia harus pakai SPP tapi kalau untuk pertukaran data di

Lingkup internal Bapak Ibu misal di dalam lingkup sat satu provinsi sat Kab Kota satu instansi itu namanya SP ippd mungkin itu dulu ya definisi yang perlu kita pegang lanjutnya SP terkait dengan SPLP ini ya Bapak ibuah kalau SPP ini dalam melakukan integrasi antar layanan SPBE nah dalam menggunakan SPLP

Nanti ippd itu harus bisa memastikan bahwa mereka harus membuat keterhubungan dengan jaringan Intra ippd dan juga dengan jaringan intra pemerintah Jadi sebenarnya SPLP dan Jip ini merupakan satu kesatuan ya Bapak Ibu Ya karena kalau SPLP itu untuk mengintegrasikan kalau Jip untuk mengamankan si apa ya jalur jalur transaksi datanya seperti

Itu setelah itu juga ippd harus memastikan dia mematuhi standar interoperabilitas antar layanan SPBE itu nanti yang akan kita bahas di pm1 2023 selanjutnya juga nanti ippd harus mendapatkan mendapatkan pertimbangan kelaikan operasi dalam hal ini dari kominfo dan juga mendapatkan pertimbangan kelahikan keamanan dari teman-teman bssn ini kaji ini sedang

Kita susun dengan teman-teman bssn kajiannya bapak ibu ya Nanti sehingga ketika kect ke SPLP teman-teman di PPD harus dengan empat hal ini nanti ya sehingga nanti ketika melakukan pertukaran data dipastikan lalu lintas data yang dilakukan jalur yang dilakukan itu berada dalam kondisi aman dan juga terpercaya integritasnya seperti itu bapak ibu nah

Dalam hal nanti ippd sudah punya SPL nih SP SPL ippd sendiri ya sementara kita ada SPLP Nah kalau di Perpres SPBE kita bisa lihat di poin keempatnya di paling kanan itu nanti SPL Bapak Ibu yang ada Bapak kelola ibu sendiri di PPD itu harus membuat keterhubungan dengan SPLP apalagi terutama konteksnya kalau bapak

Ibu akan bertukar melakukan pertukaran data antar instansi gitu ya Bapak Ibu ya Antar instansi maka dia harus menggunakan SPLP tuh lalu juga dia harus memenuhi ketentuan penggunaan SPLP seperti tadi yang ada di poin kedua inilah suatu pegangan dari sisi regulasi yang ada di dalam Perpres SPBE ya Bapak Ibu ya wah ngeblank nih

Dia nah ini dia nah ini seperti apa sih penyediaan SPLP yang ada di teman-teman Direktorat live ya jadi nanti kalau kita lihat bentuknya sih dia nanti SPLP itu adalah sebenarnya perangkat integrasi penghubung untuk melakukan pertukaran layanan SPBE dalam bentuk antar muka pemrograman aplikasi Atau biasa kita

Kenal api Bapak Ibu ya Jadi nanti dalam bentuk api itu akan dilakukan pertukaran data melalui SPP Lalu nanti tujuannya apa sih Nah itu tentu untuk meningkatkan efisiensi dalam pembangunan pengembangan layanan SPBE lalu SPBE juga nanti dia akan menghubungkan perangkat-perangkat iot dan juga nanti tentu ada syarat Nah

Mungkin langsung kita masuk ke ini kalau di perbes 39 tadi yang saya bilang ya Dia ada di dari pasal 9nya kita langsung masuk ke rpm-nya Nah jadi rpm-nya adalah ruang lingkupnya nah ruang lingkupnya seperti ini Bapak Ibu ruang lingkup dari PM kominfo Nomor 1 Tahun 2023 pertama ada penyelenggaraan

LD ada prinsip penyelenggaraan LED Lalu ada persyaratan interopabilitas data ini yang paling penting nanti di poin 3 lalu tentu harus dilakukan uji kelaikan terhadap led-nya atau intropnya Lalu ada jenis layanan dan juga ada monev-nya nanti komitenk akakan mev nah ini tadi seperti saya jabarkan bahwa sebenarnya penyelenggaraan LED itu bisa

Dilaksanakan oleh dua dalam hal ini penyelenggara LED nasional itu oleh teman-teman di kominfo dalam hal ini Direktorat laip Lalu ada penyenargaan LD oleh ippd jadi memang PD diperbolehkan tapi dalam konteks untuk kebutuhan internal seperti itu dan dan memang di epm itu kami bunyikan untuk penyelenggaraan Lid PPD itu diselenggarakan oleh teman-teman di

Dinas kominfo Kenapa karena sesuai dengan Perpres 39 bahwa dinas kominfo itu bertindak selaku Wali data yang salah satu perannya adalah menyebarlaskan data termasuk menginteroperabilitaskan data nah terus prinsip-prinsip apa saja sih yang perlu diterapkan itu tentuan andal dapat digunakan kembali reusable readable lalu dapat digkembangkan lebih lanjut secara mandiri lalu dia perlu

Harus juga auditable dapat diaudit dapat diukur kinerjanya dapat diwasi tingkat manfaatannya dan yang paling penting adalah dapat dibagi Pakaikan antar sistem elektronik yang berbeda karakteristik nah ini yang paling ini ini bu ya yang perlu diperhatikan Bapak Ibu ketika ingin menerapkan LD ippd yaitu persyaratan interoperabilitas data

Jadi kita bagi tiga Bapak Ibu Ya ada kebijakan ada organisasi ada teknis kita langsung masuk ke kebijakan nah sebenarnya ippd itu perlu menyiapkan apa sih dalam mengimplementasikan interopitas data gitu ya pertama perlu melakukan kajian kebutuhan penerapan interop jadi perlu menginventarisir nih kira-kira Kenapa sih kita butuh inop terus kebutuhannya sejauh apa sih gitu

Ya lalu tentu perlu juga kebijakan untuk memastikan keamanan keamanan SPBE Jadi selain itu tadi kebutuhan tentu keamanan juga harus dipikirkan tuh kira-kira nanti gimana nih mekanisme pengamanannya Lalu nanti perlu juga mekanisme meerja yang diterapkan secara konsisten jadi perlu juga dipikirkan nanti sop-nya role management access-nya gitu ya seperti

Itu bapak ibu itu di level kebijakan lalu perlu menyiapkan organisasi nah organisasi Kenapa ini juga penting karena diperlukan juga ketika inop itu jalan LED itu jalan SPP itu jalan itu perlu ada satuan kerja yang bertanggung jawab khusus terkait dengan penyelenggaraan inop itu gitu dan juga perlu dipastikan kompetensi dari sumber

Daya manusia yang terlibat dalam interoperabilitas data Nah itu untuk dua hal nah Lalu ada juga kepentingan-kepentingan teknisnya nah untuk teknisnya itu tentu yang pertama sesuai dengan Peres BBE bahwa menggunakan komponen berbasis teknologi terbuka ya Bapak Ibu ya jangan yang tertutup terbuka biar memudahkan interopnya dan juga maintenance juga mampu menjaga ketersediaan

Keberlangsungan ketersediaan LD juga harus menerapkan keamanan SPBE lalu dia juga memiliki dokumentasi atas arsitektur penyelenggaraan eid nanti arsitekturnya akan kita kita bahas ya Bapak Ibu setelah slide ini lalu dia harus ada log file dia juga harus punya manual manual teknis dan juga dia harus mekanisme uji kualitas dan yang pasti

Penting dia harus menyediakan referensi data induk agar datanya tidak berdiri sendiri jadi nanti bisa diintegrasikan dengan data lain dan juga dia harus menggunakan metadata yang dalam hal ini kalau sudah ada nah ini ya Bapak Ibu arsitektur dari penyelenggaraan interoperabilitas data jadi nanti gambarannya kalau kita lihat di kolom

Aplikasi ya di kolom pengguna dan kolom penyedia nah yang disediakan kominfo itu adalah yang di atas Bapak Ibu penyelenggara LD nasional itu akan disediakan kominfo nah di mana Nanti si pengguna ini akan menghubungi penyedia terkait dengan mereka membutuhkan data apa saja dari penyedia Nah nanti ketika mereka sudah sepakat nih oh Saya butuh

Data a b c nanti dari penyedia akan menyediakan api api yang akan taruh ke dalam penyelenggara katalog LD nasional dalam inii kominfo nanti setelah api ini ditaruh di katalog nasional pengguna ini akan mengakses api tersebut di dalam katalog dan hanya api Bapak Ibu Ya bukan datanya yang ditempatkan jadi

Data-datanya itu tetap ada di tempat bapak ibu gitu Ini hanya sebagai suatu penjaminan ee Suatu bentuk jaringan yang aman dan terpusat di kominfo seperti itu mungkin simpelnya seperti itu bapak ibu ya Nah selanjutnya nah ini Terkait dengan uji kelaikan nah dalam hal penerapan interop tadi tentu harus dilakukan uji kelaikan untuk memastikan

Keamanan prosesnya Nah nanti uji kelaikannya itu harus dilakukan oleh si ippd-nya sendiri bukan kominfo yang melakukan tapi kalau meminta bantuan kominfo diperbolehkan tapi tetap amanat untuk melakukan uji kelaikan sesuai dengan PP 71 2019 tentang pppste uji kelayikan itu wajib dilakukan oleh PS Lingku publik atau dalam hal ini ippd

Nanti baru hasil uji kelaikannya disampaikan kepada menteri itu kaitannya dengan yang poin tadi ya Ee kelaikan operasi keamanan dan kelaikan operasi dari sisi teknis Nah selanjutnya ada jenis layanan itu ada layanan terbuka dan ada layanan terbatas layanan terbuka itu tent untuk umum nanti dia perlu tidak perlu mendaftar bisa dipakai dan

Terbatas kalau terbatas ini biasanya untuk data-data yang lebih sensitif yang yang sangat khusus gitu Bapak Ibu ya dan perlu melakukan login nah ini untuk mfnya MF yang akan dilakukan nanti menteri akan melakukan dan melakukan MF dan kesesuaian antara I ippd lagi SPLP yang Bapak Ibu terapkan splppd yang Bapak Ibu terapkan dengan

Tadi ketentuan-ketentuan teknis tadi kebijakan organisasi dan persyaratan teknis nanti akan itu akan diperbandingkan ya Bapak Ibu ketatuan peralihan dalam waktu 2 tahun harus menyesuaikan Bapak Ibu jadi kalau kan keluar tuh 2023 awal Januari ya Februari berarti nanti 2025 harapannya nanti semua sudah mengimplementasikan SPL ippd maupun SPLP

Sesuai dengan apa yang diatur dalam pm1 2023 nah Lalu nanti tadi saya cerita efeknya apa ya Nah efeknya itu sebenarnya kalau kita menerapkan SPLP dengan benar dan juga SPL ippd dengan benar kita akan mendapatkan support apa ya support nilai dukungan di indeks pbe itu langsung ke level 4 Bapak Ibu Ya

Karena di level 4 itu akan menilai ketika ippd sudah menerapkan SPL ippd dan juga sudah terhubung dengan dengan SPLP Nah kalau itu sudah bapak ibu terapkan nih dua-duanya Atau malah lebih bagus lagi mungkin splp-nya Bapak pakai di dalam splppd Jadi Bapak Ibu enggak bangun SPL ippd sendiri pakai aja

Langsung SPL yang ada di kominfo itu bisa langsung ke level 4 untuk di sisi kebijakan tentu Dibikin dulu Rumahnya Bapak Ibu Ya kebijakan lalu kalau di jadi akan mengenai dua indikator tadi indikator 7 dan ada indikator 18 indikator 18 ini terkait teknisnya kalau yang tadi terkait kebijakannya ini teknisnya implementasinya itu bisa dua

Indikator yang akan membantu penilaian Bapak Ibu di indeks pbe nah selain RPM tadi kami juga dari direktor tata kelola sudah mengeluarkan satu produk hukum lagi bapak ibu ya yaitu PM 16 Tahun 2022 tentang kebijakan umum penyelenggaraan audit tik tapi ini akan saya bahas sekilas saja di mana ini akan

Menjadi rumah bapak ibu untuk penyelenggaraan audit tik yang akan dilakukan oleh Bapak Ibu di daerah maupun nanti aplikasi umum dalam hal ini audit itu nanti audit infrastruktur akan dilakukan oleh teman-teman di Brin dan juga audit aplikasi itu akan dilakukan oleh teman-teman Brin nanti akan ada Tata caranya mereka sedang menyusun lalu

Audit keamanan baik infrastruktur maupun aplikasi akan dikeluarkan oleh teman-teman bssn mereka juga sedang membuat turunannya tapi sudah ada rumahnya jadi nanti jangan kaget kalau apa selama ini bingung nih Saya mau lakuin audit Rumahnya mana Nah sekarang sudah ada namanya PM kominfo Nomor 16 Tahun 2022 ruang lingkupnya Seperti apa

Ini nanti bisa kita lihat bapak ibu ada satu 1 2 3 ada lingkup audit tik ada pelaksanaan dan pelaksanaan pelaksana dan pelaksanaan audit tik dan juga ada yang ketiga Pemantauan dan pelaporan audit mungkin karena keterbatasan waktu saya enggak bisa jelasin detail nanti Bapak Ibu bisa tanya eh bisa tanya bisa

Lihat di Paparan yang akan dibagikan oleh teman-teman panitia ya nanti kalau ada pertanyaan bisa menghubungi kami Direktorat tata kelola aplikasi informatika di tim sistem elektronik pemerintahan dan layanan clearance belanja tik mungkin seperti itu dari saya sekian terima kasih Bapak Ibu berikan Applause kepada bapakul Arif Terima kasih untuk bahan paparannya yang

Berikutnya saya persilakan kepada bu Farah dengan tema digital id silakan ibu ya Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Eh terima kasih untuk ini eh masih bertahan di sini gitu ya jadi eh mungkin saya sharing sedikit eh maunya yang ringan dan yang lucu aja jadi enggak berat-berat gitu soalnya digital Id adalah fundamental Jadi mungkin kita

Bicara Kenapa sih ada digital ID gitu atau misalnya dia jadi part of solution gitu sebenarnya semua bisnis Oh mungkin next eh susah ya boleh pakai next next saja Oke next next Jadi mungkin eh saya ngelihat kalau kita di dunia digital kalau kita di dunia konvensional kita mau partneran sama orang atau kita mau

Berbisnis ataupun kita mau berinteraksi kita harus percaya sama orangnya Nah kita percaya itu berdasarkan apa apa Oh ya Saya kenal dia saya to latar belakangnya dia apa segala macam tapi kalau di internet atau misalnya di dunia digital Gimana caranya kita bisa percaya sama orang gitu jadi digital busnis

Ecosistem itu harus selalu startnya itu dimulainya dengan trust trust ini penting sekali mau dalam relationship kehidupan sehari-hari mau dalam engagement ataupun eh kegiatan kita itu trust itu penting apalagi kalau misalnya kita bicara di sistem pemerintahan berbasis elektronik kalau dulu orang datang kita tahu Oh ya ini misalnya Pak

Samsul Oh ya ini adalah Misalnya Prof Yudo gitu ya tapi kalau misalnya di dunia elektronik orang tinggal login masuk terus kita pernah tahu enggak sih orang itu siapa Nah itu sebenarnya kenapa Eh di dunia bisnis untuk digital itu semuanya start dengan trust next-nya jadi kalau kita ngelihat sebenarnya

Bagaimana kita building Trust di online environment itu jadi kunci dari semua kegiatan kita Jadi bagaimana kita bicara legal Bagaimana kita bicara memastikan itu bisnisnya pasti kemudian apapun transaksinya terjadi Jadi kalau misalnya ada sistem elektronik kemudian ada transaksi elektronik kemudian ada dokumen elektronik itu dia juga harus trusted harus terpercaya harus kita bisa

Jaminkan itu asli itu benar itu garanted seperti itu nah ini kalau kita ngelihat regulasi di Indonesia sebenarnya regulasinya sudah ada di undang-undang ite eh kemudian juga turun di pp71 kemudian juga di pmenkom info semuanya berhubungan jadi kalau kita bicara trust itu sebenarnya kita sudah dilindungi dengan banyak regulasi yang ada

Undang-undang ite undang-undang PDP undang-undang Cipta kerja undang-undang yang lainnya gitu ya Nah kalau kita ngelihat sebenarnya kalau di luar gitu ya kita benchmark itu ada eidas namanya eidas itu bagaimana semua transaksi elektronik itu terjadi di Indonesia itu undang-undang ite bagaimana Semua sistem elektronik yang melakukan transaksi elektronik menghasilkan dokumen elektronik wajib punya sertifikat

Elektronik itu ada di undang-undang IT kita nextnya Nah sekarang kalau misalnya kita bicara government banyak sekali contohnya Kenapa sih mulainya dari digital ID gitu ya Nah kalau kita lihat digital ID mungkin contoh yang paling simpel itu Estonia tapi mereka bangunnya 25 tahun Kenapa mereka bangunnya bisa melakukan itu k negaranya kecil Mungkin

Orang liihatnya enggak enggak sebanding dengan Indonesia tapi dia bisa tahu orang itu mulai dari lahhir sampai dengan eh orang itu meninggal jadi life cycle dari kehidupan manusia itu semuanya terditect nah kemudian Juga misalnya Kanada ataupun kalau misal melihat yang agak besar sama dengan Indonesia itu Adar Adar itu di India

Jadi di India penggunaan digital ID itu membuat governmentnya itu mempunyai trusted dan mereka mempunyai pel pelayanan yang paling cepat kalau kita ngelihat sekarang itu ukrain ya ukraine itu lagi perang tapi pelayanan publiknya dia atauem layanan pemerintahannya dia tetap berjalan Kenapa karena mereka sudah menerapkan digital government atau misalnya public service-nya itu sudah

Elektronik nah Indonesia juga kan sudah kita bikin namanya sistem pemerintahan berbasis elektronik sebenarnya sama jadi pada saat misalnya ada kejadian kalau misalnya ada misalnya ya inilah ya itu kita masih tetap bisa melayani publ walaupun eh Apapun yang terjadi seperti itu nah yang paling dekat sebenarnya dengan Tetangga sebelah itu dari

Singapura mereka sudah menerapkan sing pass Nah itu juga sama basicnya adalah digital ID next nah kalau misalnya kita ngelihat sebenarnya apa sih trust itu next trust itu sebenarnya confiden kita bicara ability-nya kemudian juga bagaimana security nah di setiap orang bikin aplikasi kalau kita semua di sini Ini bicaranya ee tentang SPBE gitu bas

Elektronik gitu e security itu selalu ditaruh di akhir Padahal kalau kita mau bicara kita bikin rumah aja itu yang pertama kali kita lakukan apa sih setelah bikin pondasi kita bikin pagar Oh ini adalah area kita gitu Nah itu security itu sangat penting dan Harusnya itu dibangunnya itu di depan Kenapa

Kalau misalnya trust itu juga sama kita teras sama orang gara-gara kan ada yang namanya kita feel secure kita feel genuin kita feel eh rilx gitu ya nah jadi willingness-nya juga terjaga apalagi pertama etis kemudian juga privacy apalagi relability nah next ya Mbak Nah kita bicara trust pada saat kehidupan kita sehari-hari dengan

Digital trust Apa sih bedanya trust dalam kehidupan nyata dengan kehidupan di digital trust sebenarnya Kalau kita bicara di dunia digital itu konsepnya adalah Zero trust kita itu Zero Trust Zero trust itu artinya ya kita enggak pernah enggak bisa percaya sama orang never trust sama semua yang masuk ke sistem kita siapa

Yang login di sistem kita kita never trust kecuali kita sudah memverifikasinya jadi kalau kita ngelihat security selalu berbanding terbalik dengan eh simplicity semua orang penginnya simple kalau perlu enggak perlu pakai loginlogin Bu langsung masuk pokoknya kami penginnya simpel gitu kalau user selalu begitu karena merasanya adalah security itu

Simpel Nah kita bicara Bagaimana ee ekspektasi dari user dan bagaimana sebenarnya dari penyelenggara kalau kita Sebagai penyelenggara membuat aplikasi itu mungkin sesimpel mungkin aplikasi Tapi dibalik suatu yang simpel pasti banyak sekali effort yang terjadi di belakangnya kalau istilah saya tuh gini bikin aplikasi lihat Apple gitu aplikasinya simpel gitu tapi di belakang

Itu banyak banget tuh insur bowokya banyak banget tuh sistem yang mereka bikin gitu Nah kalau misal Misnya tadi dibalikin dengan trust ke digital trust jadi pada saat kita bicara Trust di dunia nyata sama di dunia digital itu sebenarnya konsepnya sama Zero trust kecuali orang itu sudah diverifikasi next-nya Nah kita bicara fundamental

Dari digital public infrastructure jadi pada saat kita bikin pelayanan publik itu ada tiga hal yang paling penting sebagai infrastructure yang pertama adalah digital ID kemudian payment kemudian ada data exchange jadi data exchange itu mungkin t tadi sudah diterangkan oleh Mas Samsul ya itu sebenarnya adalah SPLP kalau di

Indonesia jadi kita bicara trusted data sharing bagai kemudian ada juga trusted data eh trusted digital payment sama trusted authentication Nah next-nya jadi kalau kita ngelihat sebenarnya dari digital public infrastructure ini dia memposisikan yang namanya digital identity itu sebagai key Core komponen Jadi kalau misal bicara digital ID itu

Tidak hanya sekedar login Oh ya digital id-nya apa login gitu atau misalnya kita ngelihat Oh kita punya kok eh KTP NIK kita sudah punya Nik terus sudah gitu kita login pakai Nik tapi sebenarnya kalau kita ngelihat KTP kita pada saat menjadi KTP digital atau IKD itu adalah tetap adalah data refereny trusted dia

Tidak bisa dilakukan untuk transaksi kenapa jadi saya ngasih contoh misalnya begini kalau misalnya kita datang ke gedung tinggi atau misalnya kita datang ke kantor itu kan kita harus ganti KTP misalnya eh ke Bursa Efek ataupun misalnya ke bank atau ke mana itu kita datang ke resepsionis kita kasih KTP

Kita tukar ID kalau misalnya KTP itu adalah digital ID kita tidak perlu datang ke resepsionis kita bisa buka pintu ada gerbang pintu Kemudian kita bisa naik lift kita ke lantai berapa itu bisa kalau misalnya dia adalah data data digital ID tapi karena KTP adalah data referensi data referensi administrasi

Kependudukan artinya dia adalah data referensi kita itu siapa secara data administrasi misalnya Farah adalah oh Farah Nik segini segala macam tempat tanggal lahir apa segala macam ada tapi pada saat saya datang untuk melakukan transaksi elektronik atau misalnya untuk bicara digital id atau misalnya pas untuk melakukan sesuatu itu kita

Memerlukan satu ID lagi yang namanya ID transaksi jadi kalau kita ngelihat di sini Sebenarnya identity itu ada berbagai macam jadi Bagaimana tidak hanya usernya tidak hanya manusia tapi bagaimana kita bicara dengan kendaraan mobil gitu misalnya id-nya kendaraan apa sih Oh plat nomor karena dalam plat nomor itu nanti ada di BPKB ada nanti

Nomor mesin nomor rangka segala macam itulah yang merelasikan Antara kendaraan kita tadi Dengan siapa orang yang punya jadi ada user itu ada sebagai manusia juga ada sebagai mesin Jadi kalau user itu sebagai manusia dia adaom atau misalnya masyarakat gitu ya kemudian juga ada partner atau misalnya enterprise entitas atau Juga misalnya

Ada eh vendor ataupun ada eh organisasi seperti itu Sedangkan kalau mesin kita bicara di material atau di data ataupun di segala macam nah transaksinya apa saja transaksinya bisa terjadi di publ bisa terjadi di Data Center bisa terjadi di Cloud atau on premise maupun hibrid ataupun misalnya ada di mana saja yang

Terjadi pada saat kita melakukan transaksi elektronik tersebut next-nya nah sebenarnya digital identity itu adalah bagaimana kita bisa mengklaim saya adalah siapa jadi ada empat layer ada lima layer pertama adalah conern Layer ini dihubungkan dengan undang-undang PDP saya saya melakukan konsen untuk ya saya login ke sini saya

Declare saya adalah saya itu data itu concern layer kemudian adalah pada saat kita melakukan data sharing atau data exchange kemudian juga pada saat kita melakukan transaksi pembayaran dan juga misalnya kita melakukan administrasi untuk dokumen elektronik apa aja misalnya bicara e-faktur tanda tangan dokumen eh procurement atau apapun itu yang berhubungan sama dokumen elektronik

Semuanya merelasikan antara digital identity dengan memverifikasi saya diklaim sebagai apa Kapan Farah sebagai warga neg darah Kapan saya sebagai anggota klub basket Kapan saya sebagai misalnya orang Peruri atau misalnya saya mau punya paspor A jadi ID kan ada Banyak Ada ID saya sebagai warga negara itu adalah KTP kemudian ada ID saya

Sebagai misalnya eh anggota klub basket ada lagi nomornya Nah itu semua yang bisa kita eh klaim Nah itu ada layer- layeringnya bagaimana data kita bisa di-sharing bagaimana data kita bisa dikonsenkan hubungannya nanti dengan dengan perlindungan data pribadi Nanti juga ada urusannya dengan tanda tangan digital seperti itu next-nya Nah apa sih

Elemen dari identity itu jadi kita harus punya yang namanya universal jadi itu dia meliputi banyak hal ada strong kemudian juga bisa untuk orang bisa juga untuk bisnis bisa juga untuk benda bisa juga untuk dilakukan verifikasi apapun jadi kalau kita ngelihat ada multifaktor otentikasi gitu atau multifaktor i jadi orang itu

Diotenticate dulu Oh ya dia siapa sesuai dengan data referensi misalnya E KTP validation jadi misalnya kita onboarding ke mana atau kita login ke mana itu kan kemudian ada data dicek keedk capil Oh ya benar By name by address tapi setelah itu apakah dia eligible Apakah dia auorized Apakah dia berwenang misalnya

Ada satu workflow aplikasi nota dinas gitu Apakah misalnya pejabatnya berwenang dia berwenang apa tidak untuk melakukan ini dia authorized Apa tidak jadi ada otentikasi dia di diidentifikasi Apakah orang ini benar sesuai dengan data referensinya yang kedua dia dithorize Apakah dia berwenang setelah itu baru dia bicara diverifikasi next-nya nah kalau kita lihat eh

Pelayanan publik dari tadi pelayanan publik SPBE untuk pelayanan publik gitu ya apa sih sebenarnya yang diperlukan jadi kita ngelihat hub-nya itu ee banyak jadi ada ada identity ada profile-nya jadi kita bisa memprofile Oh dia dia bisa diasosiasikan dengan misalnya Farah adalah anggota ada anggota klub basket orang psre kemudian orang Peruri eh

Alumni dari mana Jadi semuanya bisa terasosiasi atau rumahnya di mana organisasinya Apa itu semuanya bisa ter Eh bisa diprofile kemudian juga nanti Misalnya kita mau eh subscription untuk atau atau misalnya onboarding untuk misalnya masuk ke bank misalnya sekuritas ataupun asuransi ataupun semua pelayanan eh yang ada dan nanti akan

Dapat insight-nya next jadi journey-nya journey-nya itu sebenarnya digital ID itu membuat hidup kita menjadi lebih mudah tapi juga sebagai provider Kita juga bisa me-emanage identity yang masuk lebih mudah seperti itu Nah challenge untuk government-nya adalah next-nya Mbak challenge-nya adalah bagaimana nanti kita ngelihat eh Oh belum ya bagaimana sensitif kemudian security-nya bagaimana nanti

Bisa di migrasi bisa di scalabel ataupun di segala macam Nah nanti dari digital ID itu untuk berhubungan nanti dengan SPLP atau pemisai data exchange gimana pada saat kita melakukan data jadi dengan adanya ID itu fundamental untuk kita bisa melakukan track and trace apapun itu jadi dokumen bisa dirack

Orang bisa dirack apapun bisa dirack next ya Jadi kalau kita ngelihat di data exchange yang paling susah itu sekarang data adalah new oil katanya jadi semua orang yang punya data Pasti enggak mau sharing oh saya yang punya data saya yang punya value jadi enggak mau keep sendiri-sendiri jadi masing-masing

Misalnya KL ataupun misalnya yang punya data sendiri nih jadi misalnya paspor Ya udah datanya sendiri aja eh apa namanya nanti data SIM atau misalnya data segala macam itu semuanya sendiri-sendiri data sosial sendiri ini sendiri semua padahal kita sudah punya juga yang namanya perp sat data Indonesia sebenarnya datanya Harusnya

Itu tetap ada Jadi tidak ada urusan bahwa Oh datanya akan pindah enggak data itu tetap menjadi kewajiban masing-masing KL atau masing-masing data owner jadi data owner application owner bisis proces owner semuanya tetap akan terjaga tapi bagaimana Apakah kita harus bikin masing-masing aplikasi dengan semua data itu enggak perlu Jadi kalau

Misalnya kita ngelihat ada tadi digital ID sebagai hub-nya jadi nanti yang tinggal dilakukan adalah data exchange nah bagaimana kita melakukan data exchange ini atau trusted data sharing ini pertama adalah bagaimana mengidentify data sharing use case-nya Untuk apa keperluannya untuk apa goal-nya untuk apa apa sih sebenarnya value yang kita perlukan kemudian kita

Harus mengidentify level of trust-nya Oh ini level 1 level 2 level 3 level 4 udah ada di peraturannya kalau di PP 71 udah udah ada tuh data level 1 level 2 level 3 level 4 jadi tinggal kita identify kemudian kita misalnya juga mengidentify trust levelnya Seperti apa untuk nanti

Use case tadi atau misalnya goal kita tadi itu sesuai Nanti dari situ barulah kita lakukan data exchange Jadi sebenarnya datanya tidak tidak keluar tapi datanya bisa diverifikasi misalnya saya bertanya ke eh data pajak Apakah misalnya dengan orang Nik seperti ini atau identity seperti ini dia benar-benar bayar pajak status pajaknya hijau apa merah

Atau misalnya nanti dia perima bantuan sosial enggak atau misalnya nanti direk soseknya dia benar apa enggak jadi itu sebenarnya Bagaimana kita bisa eh mengelaborasikan dan mengkolaborasikan dan menginteroperabilan antar aplikasi dan antar data yang ada next-nya nah ini bagaimana data sharing apa sih sebenarnya kita itu kan banyak

Sekali yang bilang oh saya enggak mau share data nah ini sebenarnya gimana caranya kita bisa Why orang itu harus share datanya jadi itu harus ada eh targetnya Seperti apa kemudian kita bisa melihat resikonya apa kemudian juga bagaimana kita harus memprepare environment-nya secure apa enggak kemudian Bagaimana eh trust base

Mechanismnya kita bikinkan jadi flow prosesnya juga harus dijaga kemudian bagaimana kita juga meng-engage gitu ya jadi nanti target atau bisnis outcome-nya ataupun misalnya tujuan kita itu bisa terjadi nah balik lagi next tadi sudah disebutkan bahwa Peruri ID jadi Peruri bikin ID itu simpel aja jadi identity itu dibinding dengan

Apapun itu jadi misalnya dia terasosiasi ke mana gitu kemudian nanti kita bicara unlock dan approve One Click away jadi pada saat onboarding orangnya kita verifikasi dengan dengan data referensi trusted misalnya data referensi trusted-nya ada di mana Oh ada di duk capapil Oh ada di mana ada di imigrasi

Oh ada di mana ada di e apa namanya eh pajak at Ada di mana Ada di asuransi atau di mana pun data referensi bisa kita lakukan binding next-nya ini journenya kalau kita ngelihat eh Journey itu jadi ada data kependudukan ada data pajak ada data BKN ada data ini bisa

Jadi satu nanti bisa dilakukan registrasi jadi bentuknya adalah kita bisa bentuk apa saja Jadi apakah untuk melakukannya itu kita memerlukan onboarding biometrik juga bisa jadi kalau kita ngelihat sekarang itu bagaimana membinding orang itu benar apa secara data apa enggak jadi pada saat dia onboarding dia kasih biometrik muka bisa langsung

Dijadikan mukanya jadi bisa diverifikasi jadi Kasat matanya kelihatan Nah karena Peruri itu berasal dari pencetak uang ya Jadi kita punya satu mazab security jadi sesuatu itu disebut security kalau dia mengandung tiga hal pertama kasat mata atau over kasat mata dia harus terlihat asli semua orang yang melihat itu harus

Tahu itu asli secara kasat mata kemudian dia harus bisa dibuktikan keasliannya dengan bantuan alat atau cover dan yang ketiga adalah dia bisa dakukan forensik jadi eh kenapa kita bikin Peru ID ada muka orangnya jadi pada saat misalnya kita boarding di pesawat dengan digital id atau misalnya kita masuk ke kereta

Api kita langsung orangnya bisa lihat di Oh iya nih orangnya jadi enggak perlu lagi mencocokkan karena dia langsung ngelihat orangnya secara kasat mata atau bentuknya bisa juga QR Code bentuknya juga bisa sertifikat elektronik ataupun bentuknya bentuknya tokenisasi yang yang scramble mesin to mesin iot ataupun antar e login seperti

Itu next kayaknya Oh ini kita punya multifactor authentication ini sudah dipakai di super apps-nya di pak ebank ya kemudian jadi ini bentuknya Pid jadi jadi bentuknya segala macam jadi ini seperti multifactor authentication ataupun pengganti dari OTP next-nya nah ini jadi menghubungkan tadi dari public cloud untuk menjadi SPLP itu

Bagaimana dari identity jadi kita bisa langsung merelasikan data exchange seperti itu next nah sekaligus juga kalau kita ngelihat pada saat kita masuk ke registrasi ke satu layanan publik gitu misalnya kan ada sso nanti ada single sign on tapi bagaimana kita memastikan bahwa orang itu adalah orang yang benar pada session-nya Jadi kita

Kalau kita ngelihat reponya Apakah trusted kemudian standarnya bisa interop enggak nanti kalau misalnya kita bicara borderless dengan luar negeri jadi kan di luar negeri banyak sekali tuh misalnya data kita kita pergi eh border untuk lintas batas misalnya data paspor Kenapa paspor itu bisa kita ke mana-mana tinggal tap-tap aja kalau sekarang kan

Kita masih datang ke petugas imigrasi Nya kita masih ngasih paspor kita gitu Kalau misalnya nanti data border atau misalnya kita sudah pakai Ca yang diakui sama Iko Artinya kita tinggal tap tap tap aja seperti warga negara lainnya seperti itu Nah di sini diperlukan Bagaimana eh sovereenity atau misalnya kedaulatan

Itu bisa tetap ada di negara masing-masing gitu Jadi mungkin eh demikian sharing tentang digital id-nya mohon maaf e kalau misalnya ada kesalahan Mohon dimaafkan eh terima kas kasih untuk perhatiannya wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ya terima kasih Bu Fara atas pencerahan terkait digital id-nya tanpa berbasa-basi eh saya persilakan kepada

Pak Prof Yudo Giri Sucahyo untuk splpaf Pak Baik terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Shalom salam sejahtera Om Swastiastu namo budhaya salam kebajikan Rahayu ibu bapak semuanya ketemu lagi kita Alhamdulillah tentu menyenangkan 4 hari lepas dari kesibukan sehari hari-hari di tempat Ibu Bapak sekalian penyerapan anggaran aman Ibu Bapak

Sekalian baik ee saya diberi amanah untuk bicara soal SPLP sistem penghubung layanan pemerintah yang sebenarnya ibu bapak juga bisa akses di splp.layanan.go.id waktunya hanya 10 menit ee Jadi saya harus mantengin juga layar sana Kenapa para pembicara Pak ada ke sini karena kebetulan ada di layar itu untuk slide-nya nah waktu 10 menit

Tentu saja tidak cukup Ibu Bapak sekalian itu hanya sepekian SKS Jadi kalau nanti tidak cukup dan kurang pengin tambahan pengetahuan segala macam silakan langsung saja hubungi email atau HP saya semuanya ada di sana di media sosial juga ada jadi eh SPLP ini sebenarnya sejarah panjang Ibu Bapak

Sekalian dulu tahun 2013 tepat 10 tahun yang lalu kita pernah menerbitkan buku ini tata kelola dan tata laksana interoperabilitas sistem elektronik pemerintah dulu belum ada yang namanya SPBE sistem pemerintahan berbasis elektronik dan sebagainya lalu dulu tahun 2013 Ee Kita juga pernah menerbitkan buku Kerangka kerja interoperabilitas e-government Indonesia sudah banyak peran-peran dari para

Pejuang-pejuang termasuk Ibu Bapak sekalian dulu kita punya narasumber Prof Wayan wafat 19 April 2015 sama-sama menulis buku itu juga lalu kemudian dulu kita punya Pak pancat almarhum wafat 28 Maret 2021 lalu pejuang intro berikutnya kita juga punya Pak Didi sukiadi mungkin masih dengar saya kalau melihat beliau sudah langsung ee ngelihat jidatnya itu

Sudah mantra itu ee interoperabilitas jadi beliau wafat 20 Februari 2022 dan Baru beberapa minggu lalu kita kehilangan lagi pak Sedi dari Kementerian kominfo live juga jadi ini perjuangan panjang Ibu Bapak sekalian dan pada saat itu Ibu Bapak sekalian selama kita masih belum bicara interop Perpres sat data belum ada SPBE belum

Ada dan sebagainya n SPLP belum ada pada saat itu yang namanya Traveloka atau misalkan Taruhlah Agoda itu sudah biasa berinteroppria jadi mereka sudah biasa menggunakan Fi dan sebagainya Itu yang sebenarnya kita Mau mengajak supaya kita bisa berbagi pakai data Jauh sebelum adanya satu data jauh Belum sebelum adanya SPLP Jauh sebelum adanya Peruri

Bicara soal digital ID dan sebagainya Nah jadi kalau kita lihat tingkatan modernisasi organisasi pemerintah dengan adanya SPLP ini kami mengajak Ibu Bapak sekalian untuk naik level dan rasanya sudah saatnya Indonesia untuk naik level terkait dengan teknologi informasinya level 1 Kalau di tempat Ibu Bapak sekalian itu masih hanya

Mengotomasikan workflow itu baru level 1 Jadi kalau ibu bapak tidak lebih mengotomasikan komputer Hanya pengganti dari mesin ketik nah itu masih level 1 tapi kalau misalkan sudah mulai ada interaksi dengan masyarakat itu sudah masuk ke level 2 kalau sudah mulai adanya kolaborasi saya ada transparansi dan akuntabilitas kalau sudah mulai ada

Koordinasi meskipun koordinasi itu cornya dinasi makanya tidak gampang untuk bisa masuk ya namanya level 3 kalau nasinyaak jelas lah P mau koordinasi kan gitu kan lalu kemudian kalau level 4 itu kalau sudah seperti yang sekarang ditawarkan ekosistemnya ada digital ID ada SPLP dan sebagainya kita masuk ke pemerintahan

Cerdas di mana satu sama lain secara ekosistem itu saling terhubung tidak mudah mencapainya karena kita bicara ekosistem artinya ibu bapak juga harus terhubung ke pihak lainnya yang kita biasa sering dengar pentah Helix baik media pebisnis komunitas akademisi dan sebagainya contoh pada hari ini aja saya selaku akademisi dari

UI ada Pak Samsul dari pemerintah Lalu ada Bu Fara dari eh BUMN atau pebisnis adalah salah satu contoh dari yang namanya kolaborasi Jadi sebenarnya Jauh sebelum SPLP kebutuhan itu sudah ada jadi Kemendagri dulu MOU dengan KPU pemanfaatan Nik ktp dan sebagainya lalu kemudian pernah kerja sama dengan Bank

Bukopin di tahun 2015 dan sebagainya artinya kebutuhan itu ada dan sekarang perkembangannya sudah lebih luar biasa NPWP sekarang sudah menggunakan Nik Kebetulan saya juga terlibat juga di kepolisian kita juga sedang menyampaikan kepada mereka bagaimana kalau misalkan SIM pun juga pakai Nik jadi nanti kita tinggal C mengingat satu

Nomor saja yaitu yang namanya enika dompet pun tidak perlu tebal-tebal dan sebagainya apalagi kalau sudah pakai digital ID yang tadi sudah disampaikan oleh Bu Farah dan sebagainya Nah jadi regulasi-regulasi sudah disampaikan oleh Pak Samsul eh jadi paling tidak dari mulai pste sudah disebutkan pentingnya yang namanya interoperabilitas lalu di SPBE tahun

2018 SPBE dilaksanakan dengan prinsip prinsip yang keenam tersebutkan interoperabilitas lalu kemudian rasanya definisi soal interoperabilitas Saya tidak perlu Jelaskan sudah sering lalu kemudian di ee satu data Indonesia bahkan di bagian keempat itu khusus bicara soal interoperabilitas data jadi Sudah saatnya kita perlu berbagi paket data meskipun kita memahami diantara ibu

Bapak masih mungkin berprinsip bagiku dataku bagimu datamu gitu kan ini data ada di server dipas saya tahun sekian bukan milikmu dan sebagainya tapi rasanya masa itu sudah harus mulai kita tinggalkan karena kita sudah saatnya untuk berbagi pakai data menuju yang namanya satu data Indonesia karena kalau ndak berbagi

Pakai data Nak mungkin kita bikin yang namanya big data kalau enggak ada big data enggak usah ngomong ai ya sekarang semuanya ngomong ea terus datanya opo kalau datanya sampah ya Sampah juga yang keluar itu kan kan sebenarnya ea itu kalau enggak ada akses terhadap data ya begok juga gitu dia cerdas dari mananya

Wong cerdas saja buatan gitu kan jadi artinya perlu akses terhadap data yang banyak dari baik dari sisi konteks pemerintah provinsi kabupaten kota maupun dalam konteks pemerintah pusat kita sudah perlu mulai mensinergikan data yang kita miliki tadi juga sudah disebutkan oleh bu terkait bahwa data adalah the new oil dan sebagainya dan

Alhamdulillah awal tahun ini kita sudah punya namanya permen komino 1 2023 tentang yang namanya interoperabilitas jadi Saatnya untuk kita bekerja bersama di level pusat kita sudah menyediakan yang namanya splp.layanan.go.id tentu saja Ibu Bapak sekalian perlu punya fasilitas berbagi paket data di level inst Ani masing-masing tentu saja kan tidak semua

Data dari Ibu Bapak sekalian perlu dibagi ke pusat Ibu Bapak kan pasti punya klasifikasi data mana yang sifatnya terbatas mana yang sifatnya rahasia dan mana yang sifatnya publik sepanjang bisa digunakan untuk kepentingan pemerintah untuk berbagi paket data maka di situ Kita menyediakan fasilitas yang namanya sistem penghubung layanan pemerintah mungkin akan ada yang

Bertanya loh Itu yang namanya SPLP itu bukannya single point of failer ya ya kalau gagal satu bubar semua itu kan Nah pertanyaannya sekarang kan kita sudah bukan hidup di masa lalu di mana tidak ada lagi yang namanya mesin backup dan mesin backup ini pun kan sekarang sudah

Sifatnya ADC bukan Ada Apa Dengan Cinta aktif-aktif Data Center gitu kan jadi yang satu mati yang satu langsung siap menggantikan meskipun solusi itu juga tidak murah Karena kita perlu investasi server lagi untuk menyediakannya jadi saya saya mengajak Ibu Bapak sekalian untuk mulai melihat-lihat ke splp.layanan.go.id semalam ini saya

Capture total sudah ada 917 api Semoga nanti akan makin banyak dari tempat Ibu Bapak sekalian sehingga nanti kalau mau bertukar menukar data kalau mau berbagi paket data akan semakin mudah Apakah ini selesai di sini jawabannya tidak Nanti kita perlu bicara soal standar data kalau misalkan dari Kebumen pakai jenis

Kelaminnya PW pria wanita lalu kemudian dari Papua jenis kelaminnya LP laki-laki perempuan lalu ditarik ke pusat ketemu yang namanya Sri jenis kelaminya P hayo pria apa perempuan atau Endang Oh tergantung Pak kalau Endang berarti cowok Kalau Endang cewek ini contoh ini sering saya Kemukakan sayangnya keb Kita e-nya cuman

Satu gitu kan jadi ya gimana membedakan bahwa dia pria atau perempuan itu nanti kita bicara soal standar dat dat metadata chapternya lain lagi nanti satu SKS lagi soal itu sekarang tinggal SPLP saja dulu nah ini daftarnya sudah ada Ibu Bapak sekalian segera ramaikan Nah kalau Ibu sudah Ibu Bapak sudah punya yang namanya

Interoperabilitas sudah punya berbagi pakai data baru kita bisa ngomong yang namanya Super app jadi di balik Jaki enggak gampang juga bikinnya itu berantem dulu antara satu ee opd dengan opd lain antara satu satker dengan satker yang lain karena sebagian bicara bagiku dataku bagimu datamu untuk apa saya ngasih data sama

Kamu dan sebagainya jadi itu yang terjadi Ibu Bapak sekalian kalau interoperabilitas sudah ada kita bisa bicara soal superf pempr DKI sudah punya Polri juga sudah punya super presisi kemenak punya namanya pusaka kalau di Bandung Ibu Bapak sekalian tidak mungkin bisa masuk ke masjid yang baru itu kalau

Belum Daftar lewat sapa warga sama aja kalau di di Indonesia ibu bapak enggak bisa ketebet ekoprak kalau tidak daftar lewat Jaki artinya apa muaranya ini ee hulunya dari Ini semua adalah kita harus mau berbagi pakai data kalau mau sampai kepada super app dan sebagainya pertanyaannya Pak bagaimana kita bisa

Memastikan bahwa ca itu adalah warga saya Ya gampang sudah disediakan solusinya sama Bu Farah digital identity Terserah mau cuman pakai email atau mau pakai two Factor authentication pakai SMS otp-nya siap-siap saja masyarakat kita itu kurang sabar begitu diklik b SMS durung keluar belum nyampai diklik lagi yang bayar SMS so pemerintah habis

Ratusan juta habis miliaran gitu kan jadi atau kalau tidak mau pakai SMS juga bisa pakai yang namanya WhatsApp atau telegram silakan kurang bisa pakai face recognition kalau mampu kurang lagi mau pakai fingerprint Monggo silakan itu hanya untuk memastikan bahwa dia adalah dia sudah 10 menit menit berlalu Ibu Bapak sekalian dengan demikian saya

Akhiri dulu supaya kita bisa tanya jawab saya kembalian kepada moderator wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh om Santi Santi Santi Om sudah terima kasih kepada narasumber eh yang ketiga Pak Prof Yudo Giri Sucahyo ee untuk selanjutnya kita lanjutkan ke sesi tanya jawab Kita bisa mulai dari Pak paling kanan seperti sebelumnya pada

Sesi saya mulai dari paling kanan terlebih dahulu mohon dibantu e Bapak Ibu panitia dari kolom paling kanan Apakah ada yang mau bertanya baik jika tidak ada saya ke kolom kedua silakan Bapak boleh dibantu tadi sudah ada yang e tunjuk tangan bisa disebutkan e nama nama dari mana lalu pertanyaannya akan ditujukan

Ke siapa Iya baik terima kasih kepada Ibu moderator perkenalkan saya Agung Prasetyo dari diskom info Kota Metro Lampung pertanyaannya ditujukan kepada eh Mas tadi saya lupa namanya Pak Samsul Arif Eh Pak Samsul iya Pak Samsul terkait Kota Metro sebetulnya sudah mulai mencoba menghubungkan opdopd jadi di kami itu

Sudah ada sekitar 112 aplikasi tapi yang dibuat oleh opd-upd itu kami coba himpunkan dalam satu aplikasi Metro kita nah di Metro kita itu jadi user itu bisa mengakses dari Metro kita apabila mau ke RSUD atau mau ke dinas sosial atau ke dinas yang lain itu bisa diakses melalu situ nah pertanyaannya

Apabila Kami ingin mengubah Metro kita tadi itu menjadi slippd itu langkah awal yang perlu kami lakukan Bagaimana mungkin itu saja pertanyaan dari saya terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Bapak Agung untuk selanjutnya di kolom ketiga Apakah ada yang ingin bertanya Oke jika tidak ada Saya lanjut ke kolom

Keempat saya persilakan dulu yang di belakang mungkin ya Bapak tadi ada di tengah sekarang di belakang dulu mungkin Terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Eh Saya tertarik apa yang disampaikan oleh Bu parah tadi salah satunya terkait masalah pengamanan pengamanan ee aplikasi atau pengamanan jaringan di mana dalam pelayanan kepada masyarakat

Kemudian dalam pelaksanaanrasi pemerintahan suatu keniscayaan dalam di era digitalisasi ini menggunakan aplikasi seperti itu yang ingin saya sampaikan ke Bu parah adalah terkait masalah pengamanan aplikasi karena kalau kita sudah mengamankan jaringan sudah aman tetapi aplikasi kita enggak aman seperti yang kejadian e beberapa waktu yang lalu ada virus yang sangat menyerang kepada

Aplikasi di mana ketika aplikasi itu diserang misalnya judi online bu ya ee seolah-olah l yang menjudi itu bukan orang lain tetapi yang memiliki aplikasi itu seperti itu sebab itu kenomo beberapa waktu yang lalu sudah down kurang lebih 30.000 lebih aplikasi judi online Nah kalau kita membangun membangun terkait masalah pengamanan

Aplikasi yang sebagaimana diamanahkan SPBE itu ini biayanya cukup besar Bu Apakah bisa misalkan sajao itu Amankan semua kabupaten kota seperti itu kalau masing-masing kabupaten kota memiliki pengamanan ee aplikasi sendiri-sendiri Anggap saja satu kabupaten kota mengeluarkan 5 miliar kali 514 kabupaten kota se-indonesia mungkin Berapa triliun mungkin Bu apakah memungkinkan enggak

Kira-kira komenkom impo sendiri yang mengamankan jaringan atau aplikasi kami ee kabupaten kabupaten kota se-indonesia mungkin itu buima kasih wasalamualaikum warahmatullah wabarakatuh tes oke Ya terima kasih ee Pak atas pertanyaannya Oke untuk selanjutnya ee saya persilakan ee di kolom sebelah sini Oh sepertinya ada yang kekip di tengah silakan di meja 12

Oke asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam eh saya Ihsan dari dinas komunikasi Kabupaten Beto Selatan eh Jadi pertanyaan ini untuk Pak Samsul ya eh di Ken kominpel dari kemarin kan kita membahas SPBE nih salah satu eh hal Origin yang perlu kita atasi adalah SDM SPBE atau SDM IT di SPBE nah

Di pemerintah daerah SDM it ini sangat minim Pak Nah sekiranya Apakah bisa dari Kementerian merekomendasikan untuk pengadaan SDM it ini atau memberikan rekomendasi karena dalam 2 tahun ke belakang Tahun 2022 kita CPNS enggak ada P3K teknis cuma kesehatan dan pendidikan kemudian tahun ini 2023 cpnsnya gak ada lagi3knya pendidikan sama kesehatan

Teknisnya cum ada Damkar sedangkan kita kekurangan sekali SDM it-nya nah kemudian selanjutnya di dalam SPLP tadi dibutuhkan SDM yang dapat e mengoperasikan splp-nya ya Nah yang saya tanyakan kompetensi yang seperti apakah yang diperlukan agar dapat eh melaksanakan atau mengeksekusi eh SPLP ini dengan baik mungkin dia harus mengikuti sertifikasi apa

Eh kompetensinya apa gitu ya yang menjadi salah satuaratnya lah Mungkin itu saja Pak Terima kasih Tes terima kasih kepada bapak ishak Ya dari Barito Selatan Ihsan Ihsan Ishak Oke mohon maaf untuk penyebutan namanya Baik untuk selanjutnya di kolom sebelah ya Bapak boleh Oke Baik Bu Ini pertanyaan saya lebih

Khusus kepada mas yang baju biru Mohon maaf saya lupa namanya Mas Nama saya pangur hudiana Pak saya ketua tim aplikasi informatika di Pemprov Bali tugas saya di diskominos kami eh sudah mendapat sudah mendapatkan akun kredensial terkait dengan pemanfaatan SPP ini dari sejak 12 Oktober 2022 Pak hanya saja selama ini kami berupaya

Untuk bisa ee meningkatkan integrasi kami sejumlah layanan kami dengan menggunakan SPP Pak namun hingga saat ini baru dua yang kami sudah mendapatkan ee dokumentasi api-nya yaitu melalui layanan Srikandi dan Span lapor Pak hanya saja memang ini ee jujur pak ee ee apa namanya ee platform SPLP ini ee eh mohon izin Bapak sepertinya

Mungkin ke depan bisa ditingkatkan agar lebih user friendly Pak user friendly sehingga tim kami eh tim Dev kami itu memang lebih lebih lebih bisa menggunakan karena dari dua yang sudah kami dapatkan dokumentasi api-nya Pak yang span lapor sampai saat ini belum berhasil menggrab data Pak kami berupaya menghubungi pic dari pusat sampai saat

Ini juga belum direspon Pak jadi saya enggak tahu mungkin ada daerah yang sudah mencoba ee Apakah mengalami hal yang sama begitu Pak jangan sampai dari pusat ee dipentasinya di state kami sudah ready dengan layanan a b CD tapi ketika daerah berupaya menggunakan layanan tersebut banyak hambatan-hambatan Pak banyak hambatan

Dan ketika kami tanya ke helpdesk eh di oper sana sini dan sampai saat ini yang span lapor itu belum belum ada respon Pak belum ada respon melalui forum ini ada titipan dari tim Def kami tolong dong Kami direspon Pak eh dokumentasi api yang kami terima itu tolong dong

Agar kami bisa dapatkan karena ketika kami ingin mengintegrasikan span lapor di Pemprov Bali yang sudah berjalan ini ke layanan yang EE tingkat detail pak karena span lapor kan baru sifatnya generik Pak eh harapan kami ini bisa kami breakd ke upd ke tindak lanjut eh ke detailnya Pak sampai saat ini masih

Belum Pak begitu juga untuk layan-layan Srikandi belum juga untuk layan-layan yang lain Pak kalau Srikandi kami kemarin tidak masuk nominasi tapi kalau Kami lihat dari produksi dokumen yang kami hasilkan dari kantor virtual kami kami tidak menggunakan Srikandi karena kami sudah menggunakan layanan kantor virtual dan kami ingin sekali bisa

Integrasi ke Srikandi melalui layan SPLP Pak hanya saja responnya Yang maaf ini lambat sekali Pak lambat sekali e jadi begitu juga masalah pusat data nasional Pak kami sampai bolak-balik Pak kami awalnya memigrasi semua layanan pempr ke pusat data nasional tapi ada insiden 2 minggu 3 minggu lalu pusat data

Nasionalnya mati 2 hari pak layanan kami yang sudah berjalan menjadi kami di komplain sana sini akhirnya kami pindah lagi pak ke Cloud aws Pak Jadi gimana kami bisa menggunakan layanan sebenarnya pemerintah pusat tidak perlu susah payah untuk mendorong daerah Tolong dong pakai layanan kami cukup sediakan layanan yang

Stabil yang baik Sama juga seperti kami menggunakan SPLP ee eh Okelah sudah ada katalog tapi ketika kami melihat list katalog ini ada panduan yang enak yang kami bisa implementasi ada uji coba yang enak tanpa harus kami menghubungi personal Pak tadi kan disampaikan jangan sampai ada upload jangan sampai menghubungi manual tapi realitanya Pak

Layanan yang disediakan belum begitu Pak jadi mohon ini direspon Saya yakin ketika peremintah pusat sudah menyediakan layanan SPLP dengan user friendly tim Def Kami lebih enak untuk mengekplore jangan khawatir Pak pasti daerah akan integrasi Pak tapi sampai saat ini kan belum Pak gitu loh Terima kasih [Tepuk tangan]

Pak Terima kasih Pak Terima kasih eh atas mungkin ini ada masukan masukan juga kepada kementerian kominfo khususnya ee sebagai pengelola layanan pusat datan nasional dan juga SPP Baik untuk selanjutnya di kolom sebelah kiri Baik bapak yang di depan terlebih dahulu saya persilakan eh Baik terima kasih Ibu

Ee kami dari kota Bandung Bu mau ee mungkin bukan pertanyaan tapi mohon difasilitasi aja Pak terkait dengan SPLP ee kami membutuhkan data-data dari aplikasi seperti aplikasi e sipd terkait dengan data anggaran data realisasi anggaran kemudian eh yang lainnya mungkin data kepesertaan bpcs Pak kalau bisa gitu kami mohon bantuannya bisa difasilitasi ada e

Terdapat di SPLP jadi datanya bisa kami manfaatkan itu aja mungkin Bu terima kasih baik mohon izin bapak siapa namanya t belumama Ay dari kota Bandung Bu terima kasih untuk selanjutnya di kolom sebelah sana Bapak yang baju hijau baik Terima kasih Bu asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh perkenalkan saya R Dara apa yang disanasberadi ada perlu

Kita diskusikan pada forum ini yang pertama ee terkait dengan SDM it itu sendiri untuk menuju sebuah sistem ee pemerintahan yang berbasis e teknologi tentu di e perlukan SDM yang unggul dan SDM merupakan isu yang sangat strategis yang merupakan ee bagian yang perlu menjadi prioritas Nah kita di daerah

Menjadi kendala dengan ee berlakunya P3K sesuai dengan undang-undang kepegawaian bahwasanya tidak boleh lagi untuk merekrut tenaga ee selain ee P3K nah kondisi kita di daerah memang ada beapa orang tenaga it kita yang EE pada tahun ini sedang dalam proses ee apa ditugaskan sebagai tenaga nonasn nah keluar regulasinya sehingga ada beberapa

Hampir kurang lebih separuh tenaga it yang kita miliki itu tidak bisa kita ee rekrut nah ini terkendala regulasi terkait dengan P3 GK regulasinya di undang-undang ASN nah ini perlu juga kita rekomendasikan sehingga kita mempunyai formulasi atau mekanisme terkait dengan rekrutmen tenaga it atau tenaga ahli itu sendiri Karena di daerah

Kita hanya bisa eh merekrut dengan pola itu nah Apakah nanti ada eh rekomendasi dari Menpan RB untuk tenaga it bisa kita rekrut dengan sistem ee seperti tenaga ahli seperti bagaimana kita menggunakan sistem billing rate dan seterusnya itu yang pertama kemudian terkait probabilitas data nah seperti yang dikatakan Prof tadi terkait dengan satu

Data penggunaan data NIK sebagai data ee yang akan kita gunakan terkait probabilitas data ada hal yang mendasar di tahun ini tahun 2024 kita akan melaksanakan Pemilu nah datanik ini menjadi persoalan terkait dengan data pemilih nah ini menjadi isu nasional antara penyelenggara Pemilu itu tidak saling e bertukar paket data karena di undang-undangnya dilarang

Untuk menyebarlaskanik tersebut nah bagaimana solusinya sehingga ee berbagi data itu bisa kita laksanakan yang kedua adalah satu ee data satu data Indonesia yang akan di ee akan diterapkan oleh e pemint ahan pusat nah sehingga kita di daerah banyak aplikasi-aplikasi yang didorong terkait dengan adanya iga dan itu dilombakan juga setiap tahun

Eh Innovation government Award nah setiap opd itu berlomba-lomba membuat aplikasi sehingga setelah kita tracking kita di daerah saja itu hampir lebih 100 aplikasi Nah itu umurnya paling lama itu hanya satu setahun atau sampai 2 tahun untuk tahun berikutnya setelah adanya penilaian Iga itu sendiri nah bagaimana solusinya sehingga super app Apa yang diharapkan

Tadi bisa kita laksanakan di daerah sehingga tidak banyak menimbulkan aplikasi-aplikasi baru dengan ee sistem yang baru juga dengan penilaian dan Apa reward yang baru juga dalam ee lintas Kementerian Mungkin itu saja Bapak Ibu Terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh aplikasi-aplikasi Terima kasih Pak eh selanjutnya untuk kolom paling ujung bapak yang baju putih silakan

Pak cek terima kasih eh nama saya Ilias mewakili bp2mi badan perlindungan pekerja migran Indonesia Saya punya pertanyaan singkat untuk Pak Prof dan juga Bu Farah yang pertama Bu Farah dulu ini terkait digital ID bu ya Apakah nanti ke depannya digital ID yang tadi Peruri sudah sampaikan akan perlu diterapkan di

Seluruh instansi pusat maupun ippd yang mempunyai layanan digital kalau memang ini nanti ke depannya akan ada standar bahwa harus ada standar keamanan terkait otentikasi ee personil atau seseorang itu siapa yang akan menjadi standarnya Apakah nanti yang eh mungkin ada dari Kemendagri atau nanti akan nanti dari Peruri gitu ya yang tadi sudah diusulkan

Dan mungkin digunakan di super apps gitu ya Bu kemudian pertanyaan yang kedua ini kepada Prof tadi sempat singgung terkait pertukaran data Prof sebetulnya secara teknikal mungkin teknologi semua sudah ada pak gitu ya tapi berbicara willingness untuk bisa share berbagi data Apakah sekarang itu sudah ada eh peraturan yang tinggi gitu ya sehingga

Bisa meruntuhkan Pak saya tanda kutip peruntuhkan Pak eh MOU atau PKS antar lembaga untuk bisa membuka datanya tadi Pak karena kan seringkali MOU dan PKS tadi itu menjadi eh challenge ketika eh Kementerian atau lembaga yang punya comon problems ingin solving problem tertentu punya aplikasi masing-masing dan ini dirasa bisa menyelesaikan

Masalah tapi ketika mau dibagi data bagi pakai data itu harus ada MOU dan PKS saya sih Berharap tidak ada lagi model apa MOU PKS atau Nde yang bisa menghalangi perbaikan lainan kepada warga negara Pak Apakah ada peraturan tinggi yang bisa kita pegang Pak Mungkin itu Pak Terima kasih

Pak Terima kasih Pak Ilias eh untuk selanjutnya karena sepertinya sudah semua kolom Ee Kita e ada penanya ya tapi Sepertinya saya buka dua lagi pertanya kepada ibu yang nah baju putih yang sudah berdiri saya persilakan kenapa Oh iya nanti dari sebelah kanan Ya baik terima kasih atas kesempatan eh

Seb nakak bertanya tetapi dari tadi semua laki-laki yang bertanya iya jadi di session Ini saya mengambil waktu perwakilan dari para wanita saya Kepala Dinas kominfo dari Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara yang kami mengacu apa yang sudah disampaikan oleh Kadis kominfo dari Kabupaten Sleman kaitan eh tentang SDI sat data Indonesia Nah saat ini kan

Sementara berlangsung eh pim tingkat du pim du nah di Kabupaten kami juga ada teman-teman yang mengikuti pim dan ternyata outputnya semua wajib untuk membuat aplikasi sementara kita di dinas komuinfokan sebagaimana yang sudah disampaikan dia satu data jadi data itu semua ada di kita tetapi sementara saat

Ini ada di tiap kota dan kabupaten yang saya rasa juga eh ditujukan ke kominfo jadi operatornya kominfo terus sementara itu aplikasi yang baru Jadi saran kami kepada eh Kementerian kominfo RI supaya dia betul-betul memang Eh ada memang akses penuh ke dinas komunikasi dan Informatika kaitan dengan eh aplikasi-aplikasi yang ada di kabupaten

Kota yang ada di Indonesia dan eh selanjutnya kaitan dengan Kalau kami memang masih baru di dinas komunikasi dan Informatika tetapi pernah mendengar bahwa di dinas komunikasi dan Informatika kabupaten se-indonesia atau kota Kalau boleh bu di sedikitlah dialokasikan dana dak untuk boleh kita kelola sendiri kenapa di dinas-dinas lain itu ada di PU

Ada di dinas-dinas lain Kenapa di kominfo selalu kami selalu bersumber ke anggaran APBD mungkin juga ada dari ee Balai yang datang tetapi semua dikelola oleh Balai terakhir ada dua kegiatan dilaksanakan di Kabupaten kami Tetapi semuanya dikelola oleh Balai yang ada di ee tempat kami kami hanya hadir Tetapi

Semuanya dikelola oleh Balai yang ada sampai hal kecil dikelola oleh Balai yang ada di wilayah kami alangkah baiknya sarang supaya betul-betul ketika itu ada di wilayah kami kami yang kelola itu itu betul-betul kena sasaran untuk di wilayah-wilayah kami yang kami bertugas dan kami melakukan tugas sebagai dinas komunikasi dan Informatika

Kabupaten Minahasa Terima kasih atas kesempatan yang diberikan Terima kasih Ibu Atas e pertanyaan dan masukannya saya persilakan satu lagi di sisi sebelah sini baik yang Ibu ee hijab pink baik baik terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillah akhirnya dilihat bu Sisi Wing kanan mungkin karena areanya agak gelap ya Bu

Mungkin izin Terima kasih sebelumnya saya Perkenalkan diri Nama saya adalah alwisda Kebetulan saya adalah perwakilan dari dinas kominfok provinsi DKI Jakarta ee mungkin ee kalau terkait dengan halal Yang teknis mungkin saya tidak terlalu masuk tapi saya tertarik dengan eh eh apa tadi digital ID nah karena dari beberapa hari

Ini dan kemudian ada beberapa isu lagi Kami lihat eh masalah digital Id ini menjadi isu atau yang diangkat eh beberapa forum beberapa forum eh namun eh di lapangannya kami melihat ada beberapa institusi kelembagaan eh Kementerian itu juga membuat konsep terkait dengan digital ID nah ini ini menjadi sesuatu yang mana menarik hanya

Saja pertanyaan saya sebenarnya ee siapa sih yang harus membuat konsep digital ID formatnya Seperti apa dan bagaimana penerapannya karena nantinya tentunya kalau kita sudah bicara Indonesia harusnya digital ID itu satu jadi bukan lembaga-lembaga Kementerian itu membuat digital ID sendiri Tapi satu yang bisa digunakan oleh seluruh ee perangkat daerah dan kalau perlu juga

Digunakan oleh EE sektor Sehingga nantinya ketika dalam berbagai layanan pun itu akan menjadi lebih komprehensif dan secara data bisa lebih valid dan bisa dipertanggungjawabkan nah berikutnya ada yang kedua saya menarik juga dari 2 hari kita mengikuti eh acara rapat koordinas koordinasi nasional ini ee beberapa Kementerian lembaga sudah Ee

Memberikan paparannya kepada kami e yang mungkin bagi perminta daerah ini sesuatu pencerahan namun di sini saya juga perlu mempertanyakan komitmennya dari pemerintah pusat sendiri terutama kaitannya terkait dengan pusat data nasional atau pdns gitu ya pdn karena dari beberapa eh paparan yang disampaikan kepada kami kemarin melihat ada eh beberapa Kementerian itu yang punya

Atau bahkan akan membangun Data Center baru bukan hanya satu tapi beberapa Nah di sini kami perlu tahu bagaimana eh eh komitmen dari pemerintah pusat sendiri terhadap hal itu karena pemerintah daerah itu belajarnya dari pemerintah pusat Nah kalau dari pemerintah pusat memberikan contoh seperti itu bagaimana kami yang di pemerintah daerah akan

Menerapkan itu nah itu yang kita butuh e pencerahan dari pemerintah pusat terkait dengan ini Demikian Terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih kepada bapak ibu 10 orang penanya saya persilakan kepada narasumbernarasumber yang luar biasa ini dari mungkin dari Pak Samsul dulu saya persilakan oke banyak ya makasih Bapak Ibu ya atas pertanyaan

Yang yang sangat berkualitas untuk kita semua di depan mungkin saya ee mohon izin tidak menyebutkan namanya satu-satu ya karena banyak saya jadi ngelis pertanyaannya aja Nah pertama ada terkait dengan ini ya Ee di Metro Lampung ya bahwa sebenarnya sudah mengimplementasikan Metro kita ya Metro kita dalam ee SPLP di SP splpd splppd di

Daerahnya Bagaimana kalau ingin menjadi splppd eh sebenarnya gini sih Bapak Ibu Eh kalau memang di daerah itu sudah memiliki splppd maka itu enggak apa-apa kita anggap sebagai spppd karena memang di SPBE diperbolehkan kalau itu sudah ada sebelum SPLP cuma yang menjadi perhatiannya yang perlu dipastikan adalah tentu yang perlu dijamin adalah keamanannya nanti

Keamanannya aja tuh tinggal di dicek berkala dicek berkala bahwa bahwa splippd Metro kita ini dalam konteksnya itu tetap aman digunakan sebagai media pertukaran data nah tapi ketika Metro kita ini SPL ippd ini ingin bertukar data dengan instansi lain baik maupun dengan provinsi dengan kabupaten kota sebelah atau dengan pusat Nah inilah

Yang harus menggunakan SPLP nah tentu itu akan terikat dengan uji-uji kelaikan yang tadi ya c c oke nah I EE itu seperti itu ya jadi baru nanti ketika dia akan menggunakan connect ke SPLP untuk bertukar data dengan instansi lain baru nanti dia akan terikat norma-norma tadi yang saya jelaskan dan juga dia harus

Nanti ada uji uji kelaikan operasi dan uji kelaikan keamanan seperti itu Pak tapi kalau untuk menyegarakan SPL ippd di internal antar dinas antar antar perangkat daerah gitu ya Antar pokoknya di dalam hanya dalam lingkupnya instansi itu sebenarnya kita tidak ada pengaturan Lebih Detail kalau mereka mau menggunakan Framework arsitekture SPLP

Itu bisa lebih baik gitu ya karena otomatis nanti enggak akan capek-capek untuk mengubah arsitektur ya dan juga lebih irit ya lebih efisien efektif dan efisien tapi kalau Pemda ippd memiliki kemampuan mengembangkan splppd baik sumber daya manusia sumber daya anggarannya mampu itu memang diperbolehkan tapi kalau untuk ketika lintas instansi dia harus menggunakan

SPLP nah Lalu ada tadi terkait dengan pengamanan ya pengamanan aplikasi mungkin enggak sih kominfo tu bisa mengamankan kabupaten kota gitu ya sebenarnya inilah Kenapa akhirnya di SPBE terdefinisi namanya aplikasi umum ya Bapak Ibu ya aplikasi umum aplikasi khusus di mana untuk hal-hal yang sektor-sektor umum seperti persuratan rcanaan anggaran pengadaan barang dan

Jasa terus SD e kinerja ya pengukuran kinerja itu memang disarankan menggunakan aplikasi umum agar ippd tidak perlu menghabiskan waktu banyak untuk e mengamankan aplikasinya jadi ippd itu hanya sebagai user gitu ya sehingga nanti urusan keamanan biar itu bagian dari si instansi yang membangun dan mengembangkan si aplikasi umum dalam

Konteks ippd memilik aplikasi khusus nah sebenarnya kalau dari PP 71 tahun 2019 tentang pste keamanan itu merupakan uji kelaikan termasuk keamanan itu merupakan kewajiban dari si ippd sebenarnya tapi memang dalam hal ippd meminta bantuan ke kominfo atau ke bssn tapi sebenarnya kalau seperti yang kita ketahui Bapak

Ibu Ya kalau keamanan itu sekarang sudah menjadi ranahnya bssn fully di sana standarnya ada di sana standar enkripsinya ada di sana seperti itu itu bisa melibatkan teman-teman di pusat gitu tapi kalau untuk kominfo mengamankan seluruh aplikasi tentu itu bisa nanti arah kebijakan ke depan Tapi tentu itu erat kaitannya dengan bssn

Jadi karena memang urusan keamanan Sandi dan keamanan itu adanya di teman-teman bssn seperti itu selanjutnya terkait dengan minimnya SDM ya oh pertama ini SDM mendapatkan rekomendasi dari kominfo nah ini sih Eh kayaknya takutnya overlap tugasnya ya kalau kominfo memberikan rekomendasi pengadaan eh pengadaan SDM di bidang Tik di

Ippd tapi yang bisa kominfo lakukan adalah Bapak Ibu sejauh ini kita mungkin mengetahui bahwa kondisi kuantitas ya kuantitas SDM di IT di berbagai PPD itu kurang lebih salah pasti ya pegawai total pegawai dinas 20 tapi yang ngerti it 10 gitu atau cuma 7 gitu ya kita

Tahulah fakta itu itu ya Bapak Ibu Ya tapi dari kominfo sekarang sudah bisa memberikan bantuan Bapak Ibu bahwa kalau seperti yang kita tahui ada program namanya DTS ya digital transformation school study yang diadakan oleh bpsdm di mana Di sana banyak sekali pelatihan-pelatihan teknis Bapak Ibu pelatihan PR teknis ada cyber security

Ada terkait dengan interop keamanan data ada terkait dengan bahkan eh sempat ada smart city ada manajemen layanan dan itu diselenggarakan secara free oleh bpsdmkinfo melalui situs saya agak lupa situsnya dts.cominfo.goid apa ya pokoknya ada di bpsdm kami itu tinggal dicek aja tuh bapak ibu dan tinggal daftar aja dan

Setahu kami untuk untuk pemerintah itu diprioritaskan untuk mendapatkan kuota seperti itu sehingga tadi itu akan tercapai harapannya kompetensi-kompetensi yang diperlukan dalam ee mengimplementasikan SPBE bisa tercukupi dari sana gitu contohnya kalau SPLP SPLP tentu Rat kaitannya dengan data Ya tentu nanti dia akan bisa mendapatkan pelajaran terkait dengan database tentang query-query seperti itu

Ya untuk memanggil-manggil data untuk menselect-select datanya seperti itu jadi dukungan kominfo paling untuk penguatan kompetensi sdm-nya seperti itu sambil mungkin kalau untuk alokasi itu mungkin itu kebijakan di level nasional ya mungkin nanti kominfo kalau punya kesempatan untuk menyuarakan itu ke BKN atau ke forum-forum kepegawaian bisa Coba Kita utarakan Nah

Selanjutnya Oh ini mas sukan dari nah ini ya mungkin izin ya eh dari Pemprov Bali tadi ya ada ini kan terkait dengan SPLP ya Eh optimalisasi SPLP agar lebih user friendly dan juga lebih mudah digunakan dan juga layanan pdn yang bisa lebih optimalkan mungkin mohon izin itu nanti jadi perhatiannya teman-teman tim

SPLP dan tim pdn di Direktorat live ya Bapak Ibu karena kebetulan kalau di tata kelola kami kami hanya fokus di menyusun regulasi kebijakan yang memang pada akhirnya men-support teman-teman Direktorat lab dalam menyelenggarakan pdn dalam menyelenggarakan SPLP menyelenggarakan Jip Tapi tentu ini bisa menjadi catatan kami bersama Terima

Kasih Bapak dari provinsi Bali dan juga tadi ada beberapa dari ini Ya dengan isu-isu yang sama nah lalu terkait dengan Nah dari ini ada juga tadi fasilitasi SPLP terkait kebutuhan data ya Nah ini ya Bapak Ibu Ya mungkin yang perlu dipahami juga bahwa sebenarnya kan SPLP ini merupakan suatu media media agar

Keintegrasian itu menjadi suatu hal yang seragam mekanismenya nah mengenai data-data yang dibutuhkan tetap Bapak Ibu perlu berkoordinasi dengan KL atau lembaga terkait di mana Data itu diperlukan gitu misal kalau butuhnya data BPJS perlu kontak-kontakan BPJS nanti kita nanti nanti bapak ibu akan koordinasilah dengan KL terkait itu kita

Perlu data ini ini ini kita perlu field ini ini ini ini gitu ya nanti itu yang akan di-setting oleh teman-teman dari KL terkaitnya nanti baru nanti setelah itu akan diberi api-nya api-nya inilah yang akan ada di dalam SPLP gitu tapi untuk data-data apa saja itu sebenarnya tergantung kebutuhan dari dua atau tiga

Lebih instansi yang membutuhkan data tersebut Nah selanjutnya nah ini terkait menarik nih terkait dengan SDM it kendara P3K tuh ah enggak ada ya Pak ya itu juga kita alami Pak di tingkat pusat bahwa memang P3 itu sudah tidak ada mungkin kalau di kami agak mengakalinya kita mengubah skema pengadaannya ya Pak

Ya Ee darinya tadi kita pakai ppnpn P3K kita mengubah menjadi pjlp Nah ini bisa mungkin bisa jadi opsi ya Bapak ya pjlp Di mana itu singkatannya di penyedia jasa lainnya perorangan ya bak jadi memang tapi nanti perlu ippd menyiapkan justifikasi Kenapa orang ini mendapat gaji sekian Tapi itu kalau di kami

Berjalan Pak Jadi selama ini juga eh bukan selama ini ya baru tahun ini beberapa orang yang memang tetap lanjut menjadi e ya dalam PTIK P 3K ya Tapi status sekarang pjlp itu tap lanjut bersama kami dan sistemnya juga Sama kok tiap tahun diperpanjang itu mungkin bisa menjadi opsi Pak

Selanjutnya mungkin tadi Kalau terkait dana dak ya tadi sebenarnyaudah dijawab sama Pak Ibeng di sesi ya untuk daknya tadiudah dijawab panjang lebar tidak akanuk ke yangisang yang pasti memang Bapak Ibu semangat SPBE semangat kominfo dalam menyelenggarakan SPBE membantu teman-teman di instansi pusat dan pemerintah daerah itu memang belum belum

Betul-betul ke arah sana karena kita lebih maksimalkan yang secara pengaturan yang diperbolehkan adalah kita memberikan dukungan infrastruktur dan aplikasi berbagi pakai sehingga hal-hal inilah yang memang perlu dimaksimalkan oleh Bapak Ibu di ippd dalam hal ini ya kalau bisa pakai pdn ya kenapa enggak pakai pdn gitu ya kalau bisa pakai

Arsitektur JP kenapa enggak pakai JP kenapa enggak pakai SPLP karena itu kan sebenarnya kan menghemat anggaran dan EE efisiensi dan efektivitasnya akan lebih maju Ya begitu juga dengan aplikasi kalau selama aplikasinya bisa pakai aplikasi umum ya Kenapa kita membangun aplikasi yang sejenis seperti itu ya dan juga kalau selama bisa Aplikasinya kita

Lihat dari tempat lain kita enggak perlu ngumbangin dari awal nah hal itu seperti bisa dukungan-dukungan seperti itulah yang bisa diberikan oleh teman-teman di kominfo Bapak Ibu mungkin Sekar belum bisa lewat anggaran dak tadi yang seperti diharapkan tapi dukungan-dukungan semangat berbagi pakai infrastruktur aplikasi itu bisa kedepankan karena memang di level pusat

Sendiri Bapak Ibu sekarang itu sudah berjalan namanya layaran clearance belanja tik Makanya nama tim kami di tata kelola adalah tim tata kelola sistem elektronik pemerintahan dan layanan clearance belanja tik karena di instansi pusat itu sudah berjalan clearance belanja tik bapak ibu jadi setiap belanja anggaran terkait dengan belanja server aplikasi umum maupun

Khusus dan juga terkait dengan SPBE segala macamnya itu harus mendapatkan clearance dari tim koordinasi SPB nasional dalam hal ini kominfo Kemenpan RB dan sekarang nama Bapenas nah ke depannya mungkin akan ke daerah tapi itu belum ada belum ada regulasi pastinya kalau sekarang akan pusat Jadi mungkin aja nanti akan diterapkan di daerah

Harapannya nanti di daerah akan menjadi semakin terintegrasi lagi pembangunan jadi enggak akan lagi tuh Ee terceraiberai lah ya implementasi sbbe karena akan semuanya terclearance di pemerintah seperti itu mungkin jawaban dari saya silakan Pak Heeh Terima kasih Pak Samsul Arif saya persilakan kepada narasumber kedua Ibu Farah untuk

Menjawab ee pertanyaan dari 10 peserta i eh terima kasih tadi pertanyaannya mungkin saya ini ya sama dengan Pak samso tadi Jadi intinya kalau misalnya tadi Bicara security di aplikasi jadi apa sih standarnya pada saat kita bikin aplikasi Gitu Semua orang bisa bikin aplikasi tapi pada saat kita membuat

Aplikasi ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan yang pertama adalah prinsip-prinsip bagaimana software development life cycle itu dilakukan banyak standar yang ada untuk membuat aplikasi yang pertama kita ngelihat dari eh konsepnya itms ataupun gitu ya kemudian juga ee dari covid 5 gitu Jadi sebenarnya pada saat kita bicara

Aplikasi yang paling penting itu adalah Tata kelolanya nanti Seperti apa Nah itu yang membedakan aplikasi yang standar atau berkualitas dengan dengan aplikasi yang asal bikin gitu Nah kalau misalnya tadi Eh security penting enggak kalau misalnya kita mengikuti standar pengelola pembuatan aplikasi atau sdlc yang baik gitu ada standar nya itu kita

Lihat apakah dia memenuhi iso 20.000 atau misalnya cmmi level 3 level 4 level 5 kemudian juga ada standar nanti untuk auditnya titik-titik kontrolnya ada di mana Jadi pada saat kita bikin aplikasi dari bisnis proses yang kita Terjemahkan menjadi satu aplikasi sebagai tools untuk memudahkan pekerjaan kita ataupun misalnya untuk flow proses ataupun

Workflow itu ada titik-titik kontrol yang perlu diperhatikan karena nanti hubungannya dengan tata kelola aspek finansial apabila dia punya aspek finansial ada aspek sekurity kalau dia memerlukan security ataupun misalnya nanti aspek data governance Jadi konsep it governance-nya juga harus terjaga pada saat kita bikin aplikasi tidak sekedar Oh ya saya bisa coding tuh saya

Bikin aplikasi ada kebutuhan Begini saya bikin Enggak seperti itu sih jadi apalagi kita bicara ee sistem pemerintahan berbasis elektronik itu ee banyak sekali standar yang bisa kita ikuti yang paling umum adalah standar itms ittil kobid untuk titik kontrol seperti itu Nah dari security juga ada isos 27.000 ada iso 27.000 juga

Turunannya banyak gitu ya dari sisi security eh budget Bagaimana Nah tadi Kalau saya ngelihat semuanya mostly ke arah budget ya Jadi kenapa pemerintah tadi juga dibikin eh diinfokan bahwa setiap inovasi itu akan menghasilkan satu aplikasi baru Nah sebenarnya Itulah kenapa ee di tata kelola SPBE itu yang kalau misalnya ngelihat dari eh instruk

Pak Presiden ya jadi bilangnya udah stoplah bikin aplikasi satu inovasi satu aplikasi tapi kita belajar Bagaimana tata kelolanya supaya ini bisa sustain dan kita lihat pelayanan publik kita harus punya pelayanan publik yang handal jadi kalau kita ngelihat nih kita sekarang bisa pesan makan kanan kita bisa beli segala sesuatu tuh dengan

Mudah dari commerce Bagaimana dengan layanan pemerintah Bagaimana dengan ee pelayanan publik Nah harusnya kalau kita bisa pesan ojek atau pesan makanan atau beli barang sedemikian mudah Kenapa layanan pemerintah tidak bisa kita bikin mudah itu kenapa ada Perpres 95 ada Perpres 132 ada juga nanti perpes percepatan transformasi digital jadi

Whole government approach itu diperlukan jadi kalau kita melihat ada standarnya ada Tata kelolanya dari yang paling penting adalah bagaimana end to end bisnis proses Bagaimana tata kelolanya Bagaimana segredation dari bisnis pres owner ke data owner ke aplikasi owner itu yang perlu di ee apa namanya di apa dilakukan seperti itu Nah tadi ditanya

Kita bicara digital ID nah digital Id ini adalah fundamental dari aplikasi pelayanan publik yang mau kita bikin jadi Ee kita harus tahu siapa sih sebenarnya yang berhak akses dan karena dari situ kita akan bicara interoperability data telusur misalnya eh dengan satu aplikasi tadi sudah kita sudah menginisiasi yang namanya Super

Apps artinya semua orang yang masuk atau semua orang yang memerlukan pelayanan publik bisa kita identifikasi bisa kita otentikasi bisa kita eh tahu dia butuhnya apa dan bisa kita lakukan dan juga kebutuhannya Seperti apa gitu standar yang digunakan untuk digital ID Seperti apa banyak standarnya tapi yang paling penting adalah adalah dia

Memenuhi kriteria keamanan sesuai dengan eh best practi-nya di dunia karena kita bicaranya eh aplikasi untuk pemerintah harus kelas dunia Jadi kalau misalnya ngelihat dari digital ID apa Oh itu ada standar dari dia bisa interoperability dia harus punya standar security Jadi kalau misalnya kita ngelihat tadi ada yang nanya e standar

Keamanannya Seperti apa paling dasar itu kita sudah punya undang-undangnya undang-undang ite sebenarnya turunannya adalah undang-undang eh turunannya pp71 sama eh pmkom info nomor 11 Jadi kalau di situ sebenarnya untuk transaksi elektronik sistem elektronik itu ada sertifikat elektronik apakah aplikasi yang dibikin oleh Bapak dan Ibu semua sudah memenuhi undang-undang ite kaidah

Kaid transaksi elektronik apakah kaedah sistem elektronik ataupun nanti dokumen elektronik yang dihasilkan Nah tadi kalau misalnya kita ngelihat mau bicara teknisnya tuh ada sa 512 ada x509 ada iso 27.000 ada cm level 5 seperti itu jadi banyak sekali Pertanyaan selanjutnya adalah siapa eh yang berwenang untuk melakukan atauprovide digital ID siapa punya

Konsep Apakah dari dukcapil apakah dari panrb apakah dari kominfo ataupun ada satu badan yang yang mengeluarkan standarnya Nah kalau kita melihat dari perpes 132 ada arsitektur SPBE sebenarnya pemerintah itu punya program strategis nah program strategis pertama itu adalah digital identity atau digital ID karena dia adalah fundamental dari ee semua aplikasi ataupun sistem

Pemerintahan berbasis elektronik ini nah inisiatifnya adalah data referensinya itu ada dari ee untuk untuk data kependudukan data referensi trusted-nya ada di duk capapil kalau misalnya untuk data eh ASN itu ada dari data kebagen dari dari BKN Kemudian untuk eh data pajak itu ada di Pajak nah eh itu adalah data

Referensi tapi pada saat kita melakukan data transaksi untuk digital ID itu akan dikeluarkan sat UN konversi data memenuhi kaidah-kaidah yang ada jadi bentuknya token Jadi kalau misalnya kita ngelihat eh konsep digital ID untuk pemerintah Indonesia karena kebetulan yang di-assign adalah Peruri jadi dari sini kita melihatnya seperti social security number-nya Amerika atau

Misalnya eh kita bicara singpas eh Estonia punya adarnya India dari Ben benchmark itu kita ngelihat mana aja sih data referensinya data referensinya apa nih dia terkait dengan apa orang itu terasosiasi dengan Apa dia mau melakukan transaksi apa level berapa level 0 level 1 level 2 kalau misalnya berhubungan

Dengan finanscial biasanya itu level 4 jadi otentikasinya onboarding-nya pun itu memenuhi kaidah level 3 level 4 bahwa dia harus diverifikasi biometrik Oh dia harus tahu Orangnya siapa dia harus dilakukan qyc jadi misalnya kalau misalnya transaksi untuk masuk ke aplikasi itu mungkin kita bisa masuk di level 2 tapi kalau misalnya sudah masuk

Ke transaksi finansial berhubungan dengan perizinan berhubungan data seurity atau misalnya data rahasia itu levelnya beda lagi jadi eh digital identity itu nanti tergantung dari goal-nya seperti apa begitu juga dengan data exchange bagaimana kita sharing data sharing data itu bisa dilakukan tadi sesuai dengan goal-nya apa Dia level trusted-nya seperti apa confiden

Levelnya Seperti apa level datanya apa Nah itu semuanya yang sedang dibikin kalau kita ngelihat dari perp 132 tentang arsitektur itu sudah diatur sebenarnya Tapi kalau misalnya kita ngelihat nanti Bagaimana program strategisnya eh duk capapil punya inisiatif untuk membuat eh IKD kemudian panrb juga punya inisiatif untuk membuat digital identity dengan menggabungkan

Semuanya karena bisnis proses owner itu ada di PAN RB dan tata kelola ada di sana Jadi akan menggabungkan nanti inisiatif yang ada di kominfo kemudian di e duk capapil dengan pan RB mereka akan mengkolaborasikan dan membuat Tata kelolanya Bagaimana digital identity ini sebenarnya nanti untuk satu government public Services itu akan menggunakan

Satu digital identity untuk Indonesia jadi tidak hanya bisa digunakan untuk yang lain jadi nanti kalau kita ngelihat nih yang pertama kali di tiasi adalah Orangnya siapa di qyc di onboarding dipastikan dia adalah siapa By name by address kemudian juga nanti diterbitkan satu kode security bentuknya token untuk melakukan transaksi data referensi yang

Mana tergantung nanti dia mau melakukan apa Oh untuk data sosial oh berarti dia ini kalau misalnya untuk data kesehatan imr untuk untuk medical record berarti nanti dia akan masuk ke satu sehat kemudian nanti untuk yang ini berarti masuk ke data refer ceny yang pajak atau duk capapil kesehatan atau apapun

Insurance dan yang lainnya tapi standar-standar itu sesuai dengan tujuannya seperti itu mungkin tadi ap lagi ya Oh tadi sudah standar keamanan sudah Eh siapa yang mengelola Sudah tadi mungkin kalau ada lagi mungkin bisa eh kita diskusikan lebih lanjut karena topik digital Id ini sangat menarik dan ini adalah fundamental kita juga pada

Saat kita melakukan transaksi Kita juga harus feel aman nah multifaktor otentikasi di butuhkan jadi Ee tidak hanya bicara Oh nih id-nya user ID password itu udah ini banget ya solasier banget gitu kalau anak sekarang ngomongnya gitu tapi kita bicaranya login itu bisa dari token to token atau

Misalnya mau QR to QR atau kita mau bentuknya seperti apa tergantung dari aplikasinya nah standar pembuatan aplikasi tadi disesuaikan dengan arsitektur kemudian ada aspek security aspek bisnis proses tata kelola itu semuanya diperlukan jadi tidak hanya membuat aplikasi bikin aplikasi semua orang juga bisa tapi bagaimana melakukan tata kelola aplikasi sesuai dengan

Governance yang ada itu mungkin yang menjadi challenge kita semua terima kasih I Terima kasih Bu Farah saya berikan kesempatan satu lagi kepada Pak Yudo mungkin bisa singkat padat dan jelas banyak pertanya Oke saya singkat saja yang pertama Apakah bisa kita berharap kepada kementerian kominfo untuk menjadi pengaman seluruh aplikasi yang ada jawabannya tidak

Bisa Kenapa karena sebenarnya urusan keamanan informasi itu tanggung jawabnya sampai kepada kita masing-masing gak usah jauh-jauh Ibu Bapak klik saja surat undangan atau pemberitauan tilang yang belakangnya doapk bubar itu yang namanya perangkat Ibu Bapak sekalian data data rahasia akhirnya juga bocor ke pihak lainnya selain itu topologi kita juga

Berbeda kalau di di Cina itu mereka punya namanya great firewall semua urusan internet itu terpusat di pemerintah Cina sementara kalau di Indonesia tidak jadi kalau di Indonesia kalau kita mau ngeblok ee domain yang konten negatif segala macam yang dilakukan adalah kita perlu memberitahukan kepada para ISP untuk melakukannya enggak bisa lalu kemudian

Dari pemerintah ee melakukannya secara sendirian sebenarnya kalau mau aman gampang gak usah conect tapi kan ya gak mungkin gitu kan jadi tinggal pertanyaannya adalah masing-masing dari kita harus meningkatkan kemampuan untuk bisa bertahan terhadap berbagai serangan toh Kan pembangunan kapasitasnya banyak dari bssn ada dari Kementerian kominfo ada paling gampangnya Ibu Bapak sekalian

Negara kita ini sedang darurat perang terhadap yang namanya gacor judi online saya kebetulan jadi sekretaris di Pandi sekarang jadi kita selalu tektokan dengan Kementerian komino sama sama bssn enaknya kalau di UI begitu lalu kemudian ada yang subdomain terserang gacor saya langsung tektokan sama pengelola DNS di UI dalam 15 menit selesai susahnya Ibu

Bapak sekalian kadang kami kontak ke Ibu Bapak sekalian enggak direspon-respon akhirnya lalu kemudian diblok begitu diblok langsung kalang kabut gitu kan jadi artinya apa ini memang yang menjadi tanggung jawab kita semuanya gitu kan jadi ya tapi kalau enggak di blok Akhirnya gacornya terus beredar yang pakai juga Ibu Bapak tahu sendiri

Masyarakat bawah ee yang lalu kemudian ya penghasilannya juga akhirnya habis untuk itu dan sebagainya jadi ee memang harus tektokannya banyak pertanyaannya Pak tektokan Ya gimana kita bisa respon wong SDM kami juga terbatas kalau tadi urusan kuantitas sudah beres sekarang urusan kualitas Ibu Bapak sekalian mungkin perlu juga kita melihat atau

Mendengar kiri kanan contoh enggak usah jauh-jauh dari dari Kementerian kominfo saja ya setiap tahun selalu ada program S2 beasiswa bisa ke UI TB UGM ITS yang sekarang yang baru Telkom University kalau ibu bapak ke UI ketemu saya gitu kan Nah tinggal itu full semuanya dibiaya oleh Kementerian kominfo Pak

Enggak sanggup pak ee 3 semester 4at semester wong saya sudah berumur begini belum keluarga segala macam ada banyak program-program temporer yang dilakukan oleh Kementerian kominfo buat para Kadis ada namanya dla digital leadership Academy buat staf teknis Ibu Bapak sekalian ada namanya Digital talent scorship semuanya gratis tis tis tis oleh Kementerian kominfo pertanyaannya

Tahu atau tidak Nah kalau ndak tahu berarti ndak buka yang namanya pus diiklatnya kominfo atau bpptik-nya kominfo wong saya sebulan yang lalu ngajarin ei di bpptik untuk 100 lebih ee apa tuh istilahnya perwakilan dari Kementerian pusat maupun juga dari Pemda jadi memang harus ee sering membuka telinga kiri kanan

Kira-kira ada apa aja dan itu tidak hanya dari Kementerian kominfo bssn juga ngasih oke yang berikutnya lagi ee yang dari soal user friendly nah yang jelas kita hidup di Indonesia Saran saya kalau lagi begini senin selasa rabu kamis lagi di Jakarta lalu kemudian lagi istirahat dekatilah teman an dari Kementerian

Kominfo Kita orang Indonesia yang namanya silaturahmi itu penting Nah nanti kalau misalkan sudah kenal urusan SPLP ada namanya Mbak Sinta kalau sudah kenal Mbak aku yang waktu itu ketemu di Hotel Mulia loh mbak mboya itu yang aku direspon loh segala macam betul SLE ada betul service level agreement cuman

Kadang-kadang kalau pakai silaturahi di SL itu juga ada di kata-kata silaturahmi surahmi gitu kan jadi itu pun juga perlu juga itu kan namanya juga orang Indonesia tapi paling tidak langsung aja Mas kontak ke Sinta nanti juga Mbak Sinta juga akan saya beritahukan kalau Srikandi kan langsung bisa kita ngobrol

Dengan Anri dan sebagainya pdn saya juga ikut dalam telegram forumino seru banget gu kan Wah error habis itu ada ini down segala macam kami dimaki-maki segala macam buat saya prinsipnya satu yang penting layanan publik kepada masyarakat Jangan sampai kita merugikan itu prinsipnya sama kami di UI jangan sampai mahasiswa terugikan hidup di

Indonesia Ibu Bapak harus bisa ejal ejal itu lentur kalau lalu kemudian ibu bapak mengharapkan hanya kepada yang namanya pdn Memangnya enggak pernah diajarin yang namanya backup Jadi kalau pdn lagi mati backupnya mainin backupnya enggak ada ya sudah istirahat saja baca koran kan gitu kan tapi yang namanya kalau Kalau cuman

Kita berharap pada satu pihak saja ya itu namanya single point of failer harapannya pdn kalau pdn-nya lagi mati ada backkamnya yang jalan gitu kan Tapi kalau backupnya kita juga gak bisa hararepin ya kita sendiri juga harus punya backup juga gitu kan mobil aja punya ban serep dan sebagainya oke nah

Jadi eh terus kemudian terkait dengan aplikasi-aplikasi proyek perubahan segala macam sama seperti saya ikut lem hanas 7 bulan nyusun taskap habis gitu ya sudah jadi pertanya nanya aplikasi itu apakah harus ada Pak wong secara regulasi memang harus jadi aplikasi kan untuk proyek perubahannya kan untuk Diklat PINnya segala macam nanti kalau

Enggak ada enggak lulus pertanyaannya Apakah perlu dilestarikan ya kita lihat kalau tidak perlu dilestarikan sesudah setahun 2 tahun ya matiin aja kenapa kalau tidak dimatikan kalau tidak dipakai dan tidak dimatikan akhirnya jadi gacor jadilah judi online jadi artinya ibu bapak memang harus rajin-rajin ngerapiin subdomen-subdomain yang ada di

Di DNS ibu bapak sek sekalian yang memang sudah tidak terpakai segera matikan kalau enggak nanti akan disusup oleh hacker MOU PKS rasanya sih kita mengunduh aplikasi pun sebenarnya ada SKP syarat ketentuan berlaku yang seringki kita langsung ke bawah jret yes jrot gitu kan sama aja bapak-bapak nanti

Kalau di rumah itu kan udah itu SKB jet iya iya dan sebagainya Emang berani ngawan dan sebagainya kan jadi artinya Ibu Bapak sekalian syarat ketentuan berlaku itu pasti ada namanya juga nanti datanya diambil oleh pihak lain atau bisa juga nanti ada pengembang yang dia punya inovasi segala pertanyaannya

Bentuknya mau seperti apa Apakah mau seribet seperti kemdagri yang harus ada laporan teknis administrasi segala macam atau kita mau buat simpel aja ada pernyataan SKP kalau nanti Anda melanggar dalam syarat ketentuan berlaku ini maka anda dapat dituntut secara hukum yes no klik Yes lanjut dapat akses fi-nya dan nanti kalau misalkan ada

Penyalahgunaan terhadap data itu berarti nanti kita bisa dihadapkan P tut bisa juga sesimpel itu dan bisa secara digital Pak aplikasi-aplikasi dari pusat ini komitmennya Seperti apa apa I terus ini dan sebagainya Apakah langgung sustainability sama seperti yang tadi sudah saya sampaikan hidup di Indonesia ini kita mesti luas kadang-kadang ganti pejabat ganti

Pimpinan ya Lalu ada yang namanya perubahan kebijakan Saya dari perguruan tinggi ya Sekarang harus ngikutin Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mas Nadim ada kampus apa tuh istilahnya mbkm Merdeka belajar kampus Merdeka Apakah tahun depan masih ada belum tentu terus saya enggak ngikutin aturan Nak mungkin gitu kan jadi artinya apa ya ah kita

Fleksibel saja yang penting adalah layanan publik kepada masyarakat jangan sampai terhambat sudah itu aja kalau dari saya demikian saya kembalikan kepada moderator Terima kasih Pak Yudo berhubung waktu telah habis e dan mungkin sudah melewati jam makan siang izin Bapak Ibu untuk menyudahi sesi kelima nantikan e sesi berikutnya e

Setelah jam makan siang dan berikan Applause kepada tiga narasumber yang luar biasa ini eh wabillahi taufik wal hiidayah wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh izin kami semua undur diri Terima kasih Bapak Ibu Terima kasih Ibu moderator Ibu Julia kita foto bersama dulu izin kita abadikan silakan rekan-rekan dokumentasi untuk dapat diabadikan terlebih

Dahulu baik Baru saja kita saksikan bersama-sama ini ad pemaparan materi yang kelima tadi yang sudah kita dengarkan dan saksikan dengan tema digital ID sso dan juga integrasi melalui SPP Betul Bapak Ibu sebelum kita break isoma kita juga ada sedikit informasi yang akan diberikan Terima kasih Bapak Ibu narasumber dan juga moderator kami

Persilakan untuk dapat kembali ke tempat sukses selalu kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Julia kepada Prof Yudo kepada Ibu Farah dan juga bapakamsul sukses selalu kami persilakan untuk dapat kembali ke tempat Terima kasih Bapak bapak ibu hadirin sekalian ada sedikit informasi yang akan diberikan oleh kami kepada bapak dan

Ibu Ya baik kami mengudang kepada Pak Andi bapak Andi ya untuk dapat berkenan memberikan informasi sebelum kita rehat untuk break isoma nanti ada bintang tamu juga ya r hari betul sekali ada ban tamu yang juga akan ee menemani suasana siang andaar Bapak Ibu bisa ikut nyanyi bareng

Juga siang request lagu juga bisa Bisa Paki silakan Pak Baik Terima kasih Mbak Bapak Ibu sekalian ini sedikit informasi untuk sesi besok karena Bapak Ibu tadi saya melihat ee banyak bertanya kepada hal-hal yang isu antara pusat dan daerah jadi ini isu-isu yang akan dibahas besok di sarasehan pusat dan daerah masalah

Dak Bapak Ibu tadi kemudian pelayanan dan sebagainya besok akan dijawab besok ada rekan-rekan dari provinsi kabupaten kota yang akan bicara jadi pusat ganti mendengar jadi Eh hal-hal yang tadi dalam konten-konten yang dibawakan tadi sangat luar biasa ada Bu Farah kita berharap bapak ibu bisa bertanya ke aspek digital ID yang begitu keren

Harusnya jadi masalah dak masalah isu hubungan pusat daerah akan dibahas di besok Bapak boleh meng-capture ini besok ada wakil provinsi dari dari Kadis kominfo Kalimantan Timur untuk provinsi untuk Kabupaten dari Kabupaten Mojokerto dan ada kota diwakili oleh kota Solo atau Surakarta jadi e biar nanti ssesi berikutnya Bapak Ibu lebih fokus kepada

Pertanyaan sustantif karena cases-kes terhadap pusat dan daerah Insyaallah akan terjawabkan besok seperti disampaikan oleh Pak direktur tadi ada kemo dan juga ada demikian saja yang kita sampaikan e tidak mengurangi kenikmatan bapak untuk bersantap tapi sekiranya bisa dipersiapkan hal-hal yang tadi menjadi pertanyaan kok gak ada daknya aplikasi umum kami kayak gimana besok akan

Terjawab Insyaallah di sesi sarasehan pusat dan daerah demikian Saya sampaikan terima kasih Bapak Ibu sekalian terima kasih banyak untukak yang sudahikanikit informasi kepada semua siang hari ini dan carara rakornas kolaborasi implementasi sistem pemerintahan berbasis elektronik nasional pada hari ini Rabu tanggal 18 Oktober 2023 Ya silakan Bapak Ibu ee sudah mulai

Menuju ke meja hidangan betul untuk menikmati santap siang kita akan mulai lagi lanjutkan untuk agenda panel berikutnya jam 13.50 ya bapak ibu mohon izin untuk nanti Apabila ada pertanyaan atau sharing ataupun ee ee mau memberikan masukan ya ataupun mau bertanya ee minta tolong untuk semua daerah secara bergantian bertanyanya

Jadi memberikan kesempatan kepada daerah lain ya betul jadi Untuk Bapak Ibu yang tadi juga sudah memberikan pertanyaan ya jadi kita bisa mempersilakan kepada ee Bapak atau Ibu yang belum bertanya ya kita persilakan nanti untuk bisa memberikan pertanyaan unuk semua bertanya dari semua daerah seluruh Indonesia biar menyampaikan juga

Aspirasinya mumpung lagi ada di Jakarta ya Atau mau bertanya tentang apa silakan Nanti secara bergantian biar enggak ee satu daerah yang bertanya biar ganti-ganti semuanya bertanya kebagian ya biar kebagian semuanya baik dan nanti kita juga akan ada lagi untuk pemaparan e masih ada dua sesi lagi Har dua sesi lagi untuk hari

Ini betul dan kita juga bersama-sama di sini saya dan juga Eka juga kembali akan mengucapkan dan juga ini ee Selamat siang ya untuk bapak ibu dari sudah ada bintang tamu kita juga juga tamu kita di sana yang sudah akan bersiap-siap menuju ke sini Wah Hai apa

Kabar Iya baik oke bapak ibu sekali lagi untuk ee diskusi panel berikutnya akan kita mulai pada pukul 13.50 bapak ibu Selamat menikmati hidangan santap siang enjoy untuk makan siangnya dan kita akan langsung dihibur oleh bintang tamu spesial hari ini bisa request lagu bisa nyanyi bareng kita sambut ini dia

Ajengek t tepuk tangannya bapak ibu semua Terima [Musik] [Musik] kasih semua hari ini [Musik] sudah betul sekali masih semangat ya Bapak Ibu silakan yang masih berdiri kami undang untuk dapat menempati kursi-kursi untuk dapat mengisi kursi-kursi jajaran yang lebih di depan lagi ya Karena setelah ini kita akan ee ada pak membicara lagi

Narasumber lagi dengan topik-topik yang sangat menarik tentunya dan ilmu-ilmu baru buat kita semua ya dan diinformasikan sekali lagi untuk Bapak Ibu yang tadi belum bertanya silakan ya mumpung lagi ada di Jakarta ya silakan untuk dapat bertanya kepada narasumber kita bergantian Bapak Ibu jadi yang belum nanya kita kasih kesempatan untuk

Bertanya dan dapat ee memberikan sharing ataupun aspirasinya WT mau nanya apa seperti yang penting seputar acara kita pada hari ini ya i betul sekali dan setelah ini kita juga akan ada sesi berikutnya ya Rudi ya ini akan membahas tentang temanya inovasi melalui big data analtic dan kecerdasan

Buatan yang pastinya ee Ini nanti akan ada pembahasan dan narasumber spesial pada hari ini Rudi betul sekali Nah jadi Sekali lagi saya informasikan juga buat bapak ibu yang masih berada di ee tempat di bagian belakang ya untuk bisa segera mengisi tempat di bagian depan yang masih kosong ya karena bersama-sama

Sesaat lagi kita juga akan memulai untuk acara ini ada panel yang keenam ya dengan tema seper hari ini jadi kita masih ada dua panel lagi pada hari ini betul sekali nanti Bapak Ibu juga dipersilakan untuk dapat interaktif untuk dapat bertanya mungkin Bapak Ibu yang dari Sumatera Kalimantan ee Nusa

Tenggara ada Nusa Tenggara Timur ada Nusa Tenggara Barat kemudian ada yang dari Jawa Barat Jawa Tengah macam-macam ini ya Rudi ya Dar eh seluruh Indonesia Bapak Ibu Kepala Dinas e kominfoul yang sudah bergabung pada hari ini kita mingel dulu boleh Yuk kita mingg ke ba Dul kita ngobrol-ngobrol

Dulu nih sama bapak ibu yang hadir yes oke Eka di sini Rudi juga akan coba ya E untuk bapak ibu ya yang dari Provinsi Aceh boleh coba tunjuk tangannya nih Bapak Ibu yang dari provinsi Aceh ini senang sekali ya pada hari ini di hari pertama sampai dengan hari ini di hari

Yang ketiga ya Oke ini banyak sekali kedatangan dari bapak ibu yang berasal dari provinsi Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat bahkan sampai dengan ke Papua Iya Papua betul dari Indonesia timur sampai Indonesia barat sampai Indonesia bagian barat barat ada Indonesia tengah juga Rudi dan kita langsung saja Rudi untuk

Memulai ee panel kita berikutnya dengan tema yaitu inovasi melalui big data analtic dan kecerdasan buatan kita akan undang narasumber kita pada sesi ini kita juga pun memberikan ilmu baru tentunya banyak sekali ee informasi nanti akan pemaparan yang kita simak bersama ya bapak ibu kami akan undang Dengan hormat yang pertama pembicara

Kita yaitu Deputi bidang metodologi dan informasi statistik dari BPS Badan Pusat Statistik kami undang Bapak Doktor eh engineering Imam ee Mahdi MT kami persilakan untuk dapat [Musik] bergabung baik kami persilakan kepada Pak Deputi untuk dapat bergabung ke atas panggung dari BPS kami [Musik] persilakan silakan Pak untuk dapat bergabung ke

Depan kita mulai untuk sesi ke keen dengan tema inovasi melalui big data analitik dan kecerdasan buatan boleh Tepuk tangan untuk Pak Imam baik berikutnya kami mengundang kepada Kepala Badan pengembangan sumber daya manusia Kemen kominfo praktisi kepada bapak Dr Ismail Fahmi PHD Saya persilakan baik dan berikutnya kita juga akan kedatangan

Narasumber berikutnya yaitu praktisi Kepada yang terhormat bapak Andi yuniantoro ssi.kom kami persilakan pak Andi untuk bergabung boleh tepuk tangannya Bapak Ibu untuk pak Andi dan untuk sesi ini kita juga akan dipandu oleh moderator Rudi yaitu tim interopelabilitas atau big data dan kecerdasan buatan yaitu bapak Pak Ikhwanul Muslim som kami persilakan

Untuk bergabung boleh minta sambutan paling hangat Tepuk tangan untuk bapak moderator Pak Ihwan silakan bapak baik Bapak Ibu dan para hadirin yang berbahagia kita akan menyaksikan bersama-sama panel keenam inov inovasi melalui big data analtic dan kecerdasan buatan langsung kami serahkan kepada moderator Bapak Ikwan kami persilakan pak imanus Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Waikumam mungkin efek setelah makan siang agak ngantuk ya Pak siap salam sejahtera untuk kita semua bapak ibu yang kami hormati di depan kita sudah ada narasumber-narasumber hebat dengan materi juga yang tidak kalah tren dan juga viralnya di sesi pada siang hari ini mungkin sebelumnya Izinkan saya berpantun dulu sedikit biar lebih

Semangat mohon dibalas dengan cakep ya Bapak Ibu belum manfa belum belum makan siang dengan kerupuk dertnya buah melon dan semangka ujian kegiatan di sesiang adalah ngantuk Semoga semua tetap semangat dan terjaga satu lagi setiap pagi jangan lupa senam Mak nasi uduk minum kopiah ketan yang masuk sesi keen cakep

Judulnya inovasi melalui big data analytic dan kecerdasan buatan cakep satu kali lagi biar enggak ngantuk kita sudah punya Perpres SPBE dan SDI pusat dan daerah harus selalu Sinergi marilah kita masuk ke Sesi ini narasumbernya Pak Imam Mahdi tepuk tangan yang Mer baik Bapak Ibu sekalian Izinkan saya Perkenalkan narasumber-narasumber kita

Nanti ada materi yang pertama mohon izin disampaikan oleh Pak Imam Mahdi terkait inovasi big data untuk statistik resmi negara kemudian dilanjutkan oleh pakantoro terkait big data pemerintah dan yang selanjutnya pakay big data analitik dan kecerdasan buatan bagi pemerintah pusat dan daerah untuk itu marilah kita masuk ke pemateri pertama waktu dan

Tempat kami persilakan ke Pak Imam Hadi Baik terima kasih Pak moderator yang baik hati karena diantar dengan pantun kalau k benar-benar engak minum asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat siang Bapak Ibu sekalian yang saya hormati para narasumber para moderator dan juga Bapak Ibu sekalian yang sudah hadir pada acara pada siang

Hari ini tetap bertahan meskipun kita harus melawan beratnya mengangkat mata materinya cukup menarik jadi Mohon diperhatikan dengan seksama Baiklah Bapak Ibu sekalian Saya akan menyampaikan secara sekilas karena waktunya 10 menit waktunya sudah berjalan mengenai Apa yang dilakukan oleh BPS untuk berbagai inovasi di bidang big data ya mungkin saya akan banyak skip di

Slide saya jadi ini berbicara tantangan ke depan bahwa statistik itu harus harus berjalan dengan cepat memenuhi berbagai kebutuhan mungkin ini saya banyak skip aja nah ini Bapak Ibu sekalian jadi untuk bisa mempersiapkan penggunaan big data dan juga analitiknya maka memang tata kelola big data ini yang harus kita

Perlukan di negara ini meskipun kita sudah memiliki tata kelola SDI dan juga tata kelola SPBE tetapi bahwa tata kelola big data perlu kita atur secara seksama yang pertama adalah Apakah negara kita pemerintah kita sudah memiliki ekosistem data yaitu sebuah landscape data yang akan mengarahkan kita di dalam pengambilan berbagai

Kebijakan data karena berbicara big data Sumber data menjadi salah satu kunci utama untuk bisa menghasilkan ee pemanfaatan big data tersebut untuk bisa menghasilkan berbagai keputusan dan khususnya di BPS adalah untuk bisa menghasilkan statistik resmi negara dan yang kedua adalah ada fungsi metodologi yang harus diperhatikan kalau kita ingin menghasilkan satu statistik resmi karena

Tidak boleh sembarangan Nah itu ada 10 prinsip fundamental yang sudah dikeluarkan oleh pihak PBB yang Harus dipatuhi oleh seluruh pen enggara statistik untuk menghasilkan statistik resmi nah ini tidak hanya dipatuhi oleh BPS tetapi Kementerian lembaga dan juga Pemerintah Daerah yang menghasilkan statistik resmi pemerintah harus mematuhi eh prinsip fundamental tersebut

Kemudian Sumber data sekali lagi ini menjadi sangat penting karena landscape dari data individu data pemerintah data swasta yang ada ini ini merupakan sumber data untuk big data dan satu lagi adalah isu mengenai privasi dan keamanan data menjadi sangat p penting Apalagi kita sudah memiliki undang-undang perlindungan data nah ini yang harus

Diperhatikan dan yang terakhir adalah infrastruktur eh yang harus menyangga seluruh keperluan big data karena big data memerlukan big resources maka infrastrukturnya pun harus sangat besar sekali ya ini saya skip saja Kemudian eh saya masuk bahwa salah satu tugas BPS di dalam perpres32 202 dua tentang arsitektur sistem pemerintahan beras elektronik nasional adalah memberikan

Layanan manajemen data statistik secara nasional seluruh Kementerian lembaga pemerintah daerah nah infrastruktur ini harus dibangun Tujuannya adalah untuk bisa melaksanakan proses bisnis statistik yang terstandar yang terkoordinasi yang terpadu yang menghasilkan data statistik yang berkualitas maka dari itu melalui dukungan dari Kementerian dan kominfo pada pusat data nasional saat ini BPS

Sedang mengembangkan berbagai layanan yang pertama adalah layanan metodologi kemudian ada layanan untuk data collection termasuk juga pengolahan data layanan analisis data dan diseminasi data maka infrastruktur ini ini akan dimanfaatkan untuk bisa melakukan penyelenggaraan pemanfaatan big data untuk menghasilkan statistik resmi Apa yang dilakukan oleh BPS Bapak Ibu sekalian ada dua tujuan besar di

Dalam penggunaan big data yang pertama adalah tujuannya apa yang kita peroleh dari big data itu adalah sebagai informasi pelengkap artinya sebagai alat kontrol untuk melihat output dari statistik resmi negara tersebut ini bisa kita lihat misalnya dengan memanfaatkan berbagai Open dataset dan juga web colling untuk bisa menghasilkan berbagai indikasi-indikasi

Arah dari eh hasil statisk sttik kita dan yang kedua adalah untuk bisa menghasilkan statistik resmi negara itu sendiri jadi ini memerlukan satu langkah dan metodologi secara internasional yang harus diakui sehingga ini effortnya sungguh luar biasa agar hasil dari pemanbikata ini benar-benar valid benar-benar ee memenuhi 10 prinsip fundamental yang dikeluarkan oleh PBB

Dan saat ini juga kami sedang melakukan berbagai kajian dan pengembangan nah ini akan saya sampaikan beberapa contoh saja jadi ketika kita menggunakan [Musik] ee data set yang dihasilkan oleh Google khususnya adalah untuk mobilitas dari penduduk kita bisa menggunakan mobility ee data yang ada di Google ketika terjadi pandemi bahwa mobilitas penduduk

Itu dibatasi jadi seiring dengan pembatasan mobilitas penduduk itu menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi ini juga akan menurun nah ini diperlihatkan kalau mobilitasnya rendah maka pertumbuhan ekonominya juga rendah ketika mobilitas ini mulai tinggi mulai dibuka masa pandemi maka pertumbuhan ekonominya juga semakin tinggi sehingga dengan demikian kita bisa melihat bahwa pertumbuhan ekonomi kita ini memang

Mencapai sedemikian rupa angkanya yang didukung dengan fakta bahwa mobilitas penduduk itu juga Mulai tinggi dan yang kedua adalah sebagai contoh ketika kita mengeluarkan indikator tingkat pengangguran terbuka jadi tingkat pengangguran terbuka akan tinggi apabila lowongan pekerjaannya rendah tingkat pengangguran akan rendah itu sejalan dengan lowongan pekerjaan yang semakin tinggi semakin banyak Nah

Ini bisa kita lihat melalui webing dan selanjutnya kita memanfaatkan mobileing data untuk bisa melihat sebaran kunjungan dari wisata mancanegara maupun wisata Nusantara kita lihat di sini misalnya siapa yang berasal dari negara mana berkunjung ke destinasi wisata yang mana Ini bisa kita lihat ini melalui pergerakan mobile phone dengan mentraacking mobile phone

Dari setiap orang yang megang kita tahu pergerakan penduduk Apakah menuju ke tempat wisata dan berapa lama dan bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain kemudian melalui mobile phone juga kita bisa melihat mobilitas penduduk antar kota antar an bahkan dengan mobilitas penduduk itu kita bisa mengestimasi wilayah Metropolitan di

Masa mendatang jadi pergerakan dari satu tempat dari kota eh dari dari kota penyangga menuju kota inti pergerakan penduduk tersebut bisa kita identifikasi kemudian data tersebut kita overlay dengan data-data sosial ekonomi maka perkembangan kota itu bisa kita prediksi ke depan Seperti apa seluas apa ini contohnya adalah di Palembang sekitar Palembang itu banyak

Kota-kota penyangganya sehingga kita bisa melihat dalam 5 tahun ke depan kira-kira Metropolitan di kota Palembang itu seluas apa kemudian juga melalui citra satelit Bapak Ibu sekalian kita bisa melihat mengestimasi tingkat kemiskinan melalui citra satelit di waktu malam ketika malam hari kita melihat bumi ini begitu gelap hanya ada

Cahaya lampu nah cahaya lampu ini diukur intensitasnya jadi kita buat grid-grid gitu ya intensitas cahaya lamp itu berapa cahaya lampu yang sangat besar sekali itu menunjukkan aktivitas ekonomi itu tinggi cahaya lampu yang sangat kecil sekali ataupun gelap yang ada wilayah penduduknya itu menunjukkan aktivitas ekonomi sangat rendah dan menunjukkan adanya kemiskinan nah ini

Yang kita hitung sehingga melalui citra satelit kita bisa mengestimasi dengan sangat cepat kemudian juga melalui citra satelit kita bisa menghitung atau mengestimasi tingkat urbanisasi jadi kita memiliki satu Citra satu wilayah contohnya Ini adalah di Bali kita buat GD 1 km Kal 1 km kemudian kita overlay dengan data-data ke

Pendudukan di sini kita bisa melihat kalau semakin padat dari setiap GD itu itu menunjukkan adanya wilayah wilayah Urban Urban yang sangat terpusat itu berarti densityya sangat tinggi kalau densityya menengah ini kita sebut sebagai Urban kustter dan kalau sangat rendah berarti daerah pedesaan atau rural nah ini sudah bisa kita lakukan

Sehingga perkembangan kota itu bisa kita lihat melalui citra satelit dan bisa dioverlay dengan berbagai data statistik yang sudah kita miliki kemudian juga citra satelit kita manfaatkan untuk bidang pertanian yang pertama adalah kita bisa mengidentifikasi tutupan lahan jenisnya apa saja ada sawah ada kebun dan segala macam itu sudah kita manfaatkan untuk

Pelaksanaan sensus pertanian dan yang kedua adalah citra satelit saat ini kita lakukan pengembangan untuk mengestimasi produksi padi bersama dengan Brin dan Kementerian Pertanian kita berupaya untuk melakukan itu dan yang terakhir 40 detik lagi kami menginginkan ada satu pusat pusat pengembangan big data di Indonesia dan BPS dalam hal ini telah mengajukan

Ke UN UN statistical commission pada sidang tersebut Kami mengusulkan bahwa Indonesia menjadi pusat pengembangan big data untuk Asia Pasifik dan alhamdulillah ini sudah diapprove Insyaallah ini akan kita launching tanggal 24 November bulan depan eh Dan harapannya adalah bahwa Indonesia akan menjadi pusat teknologi sekaligus juga pusat pengembangan SDM di bidang

Big data nah ini tentu saja perlu support dari berbagai pihak ini tidak hanya BPS yang melakukan tetapi juga Kementerian kominfo dukungannya ya seluruh eh dari dari Brin misalnya dari seluruh KL dan juga p pemerintah daerah untuk bisa terlibat bersama untuk bisa mengembangkan ee pusat big data yang akan kita launching untuk kepentingan eh

Kawasan Asia Pasifik termasuk juga pengembangan data science ya ini menjadi sangat penting sehingga Indonesia benar-benar dipandang dan memiliki satu posisi sangat penting diplomasi yang kuat di Asia dan Pasifik Saya kira Demikian sekilas yang bisa saya sampaikan terima kasih atas perhatiannya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh kita berikan

Aplaus yang meriah untuk pemateri yang pertama Pak Imam Mahdi sebagai Deputi bidang metodologi dan informasi statistik ya tadi kita sudah melihat eh manfaat dari penerapan big data mulai dari memetakan tingkat pengangguran kemiskinan dan sebagainya mungkin untuk selanjutnya e kita lanjutkan materi yang kedua yang akan disampaikan oleh Pak Andi yuniantoro

Dengan tema big data pemerintah sebagai informasi beliau adalah CEO di iniksindo Jogja kepada Pak Andi waktu dan tempat kami persilakan 10 menit Pak Baik terima kasih Mas Iwan Pak Imam mohon izin berdiri saya mas Fahmi baik eh sudah keedisplay gambarnya kayaknya belum keedisplay Nah Bapak Ibu sekalian ee apa yang saya sampaikan pada

Hari ini bukan hal yang canggih-canggih gitu kalau kita ngomong kecerdasan buatan rasanya mungkin Bapak Ibu semua langsung teringat dengan chat gbt langsung teringat kalau di tiktok itu kita bisa melihat masa tua kita gimana gambarnya berubah kita tuanya gimana Tapi yang kita mau lihat sekarang adalah secara simpel saja dan sederhana tidak

Dalam konteks yang jelimet dan teknologi yang eh complicated tapi sudut pandang kecerdasan buatan pemerintah itu kayak Apa karena apa di prepres 95 juga tertera loh istilah kecerdasan buatan itu ada di dalam prepres 95 tahun 2018 saya sengaja menggambarkan bayi di sini ya Kenapa akan akan terkorelasi dengan apa yang disampaikan Pak Imam

Mahdi tadi dan juga yang akan disampaikan oleh eh Mas wahmi Ya tentu saja pada saat kita bayi banyak hal yang tidak kita ketahui pasti ya kita mungkin tahunya sangat sedikit sekali kita banyak bersekolah SD SMP maka knowledge kita akan semakin nambah pengetahuan kita juga semakin nambah dan Nalar kita juga akan semakin nambah

Oke ini satu gambar yang sederhana kalau saya bertanya Pak Bapak Ibu di masa yang mana kita sudah mulai mampu untuk mengambil keputusan sendiri bisa milih baju apa yang pas buat hari ini bisa nyeberang jalan sendiri bisa memutuskan ini makanan sehat apa enggak sehat Ini benda berbahaya atau tidak berbahaya mulai

Kapan kita bisa memutuskan itu tentu kapan kita bisa memutuskan tadi tergantung dari knowledge kita mungkin rata-rata kita di usia itu ya SD menjelang SMP itu sudah mulai sedikit banyak bisa memutuskan aku mau pakai baju merah ah kalau sekolah SD eh ini Hari Olahraga nih berarti saya harus pakai baju olahraga saya sudah mulai

Bisa memutuskan apa yang cocok buat saya karena knowledge saya sudah mulai cukup kira-kira keputusan tadi knowledge kita atau yang kita sebut dengan kejas manusia kalau kita lihat dari banyak sekali e konsep-konsep di sini banyak hal yang bisa kita lihat dari sana hal yang paling gampang tentu IQ kita kita bisa

Menilai seberapa cerdas kita dari ukuran yang selama ini kita kita dapat ya kecerdasan manusia digunakan untuk manusia mengambil keputusan mengambil keputusan Saya ingin menitik beratkan kepada keberanian seorang manusia yang sudah punya pengetahuan cukup untuk mengambil sebuah keputusan Pak Sampai jam berapa sekarang ya 14 berarti slide Saya tepat ya 1419

Saya membuat slide ini dengan tebakan bahwa slide saya akan muncul di 1417 berarti tebakan Saya tepat sekarang sekarang 141 ya Bapak Ibu sekalian keputusan apa yang telah anda ambil Hingga jam 14.17 ini Pak pakai baju apa ya hari ini pakai sepatu apa ya hari ini sarapan apa ya

Tadi kemudian kemulia ini mau naik apa betul enggak ya Bapak Ibu ya sampai jam segini saya pikir minimal ada hal-hal yang Bapak Ibu sudah putuskan di sini keputusan sekali lagi dan ibu atau bapak sudah berani mengambil keputusan terhadap hal-hal itu ya Ee tidak ada yang nyuruh tidak ada yang maksa berani

Sendiri Mau sarapan apa Mau makan apa dan sebagainya artinya apa manusia dewasa Sudah berani mengambil keputusan sendiri terhadap apa yang dia inginkan di sana manusia tentu punya tidak cuman IQ Pak ya kalau dari banyak kajian pasti ada emosional ada spiritual ada phisikal itu akan mengambil referensi bagaimana kita mengambil keputusan ya kalau saya

Membeli sebuah kue atau roti misalkan tentu secara logik yang murah dan enak yang saya ambil tapi di situ ada roti yang mahal dan tidak enak tapi yang jual adik saya Masa saya ggak beli punya adik saya gitu kan maka secara logik maka harusnya ngambil roti yang a tetapi k

Ada emosional maka saya mengambil keputusan yang itu maka kalau manusia mengambil keputusan kadang tidak konsisten kadang tidak tepat kadang tidak cepat kadang juga tidakuk ya wies pokoknya ngonolah gitu kalau orang Jawa itu selalu mutusin Ya wies ngonolah gitulah keputusannya sama keputusan saya enggak ngomong yang tadi pagi eh bu Mega

Sudah memutuskan Apakah itu pakai Ai apa enggak Saya tidak tahu itu keputusan tadi pagi jam 9.00 kita nunggu keputusan Pak Prabowo Nanti sore atau besok pagi apakah itu menggunakan eh semua elemen yang tadi kalau kita bisa melihat kita lihat ini manusia Kita sebagai manusia tentu ada kelebihan dan

Kekurangan dan ini ciptaan Tuhan Ya sempurna pastinya Tetapi kalau kita bisa melihat di sini ada aspek yang sekarang mulai dibicarakan di Perpres kita pun ada yaitu yang namanya kecerdasan buatan ya keputusan yang selalu konsisten keputusan yang cepat tepat kemudian mungkin yang terbaik juga terukur dan bisa dijelaskan jadi rasional eh Reason

Reasonable-nya dapat gitu ya ini yang paling gampang kalau kita bisa melihat ke sana Ini artificial intelligence saya coba menggiring Bapak Ibu sekalian bahwa kita dari Bayu tadi sampai hari ini berusia sekarang sudah pasti berani mengambil keputusan sendiri berani mengambil keputusan untuk apapun yang kita harus bertanggungjawabkan pastinya apakah yang Bapak Ibu kenal Ai

Adalah ini ini mungkin apa bunganya sama pemerintah gitu ya kalau kita bisa melihat di situ ada sebuah otomasi bisa menghilangkan background kalau lagi bikin gambar pengin kelihatan di Paris di New York gitu ya kita ganti gambar kita klik ada ai-nya otomatis kita bisa pling gambar kita ke New York ke Paris

Dan sebagainya atau mungkin yang banyak sekali Bapak Ibu pakai sekarang Chat gbt bisa nanya apa aja bisa dapat di sana atau di tiktok Bapak Ibu Ya bisa melihat itu Agnes Monika Kenapa karena kadang-kadang cintanya itu enggak pakai logika itu kata dia ya nah tapi ini kan tentang logika kita bisa menggambarkan

Oh masa tua saya begini Ai begini enggak kira-kira Bapak Ibu mungkin tidak tidak salah untuk memahami bahwa ya inilah salah satu yang kita rasakan karena saya yakin bahwa Ai akan ada di setiap segmen Ai di bidang Finance Ai di bidang kesehatan Ai di bidang education dan sebagainya tapi ada satu clue yang tadi

Saya garis bawahi keputusan ya saya nextkan ini berita belum lama saya ambil Pak saya mulai ke pemerintahan Ya mulai mulai ke pemerintahannya berita itu kita sampaikan bahwa KPK akan menggunakan teknologi Ai untuk pemeriksaan kekayaan pejabat bank atau OJK mendorong kredit ditentukan menggunakan artificial intellijence menurut Bapak Ibu ini siap atau latah

Bu berita ini benar-benar siap atau keren aja biar keren Pemda X pakai Ai bumnx pakai ai biar kita kelihatan enggak ketinggalan zaman kita lihat message-nya kira-kira apakah siap bahwa keputusan lhkpn diambil oleh mesin tanpa campur tangan manusia siap enggak Pak kira-kira kira-kira siap enggak bahwa keputusan pengajuan kredit diterima atau tidak

Oleh sebuah bank diputuskan oleh bukan manusia enggak perlu Ditelepon Pak tolong itu adik saya tolong kreditnya diajukan Tolong segera enggak bisa lagi tuh Pak kayak gitu ya semua diputuskan by machine itu hal yang bapak bisa ambil jadi yang ingin saya sampaikan kepada bapak ibu nanti relate-nya sama big data segala macam memang kecerdasan

Buatan enggak pernah bisa cerdas kalau datanya enggak ada sama seperti bapak ibu waktu kita kecil banyak sekali knowledge yang kita ggak tahu bahkan pakai baju Apun kita enggak tahu waktu kita bayi tadi intinya adalah kalau bicara Ai adalah keputusan Apa yang Bapak mau serahkan kepada mesin tanpa

Campur tangan manusia ada yang Pak di pemerintahan mana yang berani Bapak simpulkan atau berani Bapak serahkan kepada mesin tanpa cawe-cawe manusiaah yang mana Pak urusan bapak yang berani ditaruh kepada mesin ya Nah sekarang eranya begini kita semua dalam konteks transformasi digital generasinya sudah mulai berubah Pak kita masak komputerisasi digitalisasi dan

Kayaknya belum khatam ya kita masih bicara transformasi digital belum khatam nih kita tapi orang di luar sudah ngomong transformasi kecerdasan buatan ibarat kata kita belum siap berdiri sudah disuruh lari pak ya tetapi masa itu senang enggak Senang pasti datang pak ya itu pasti datang Jadi ini era-era yang bisa kita alami ini tingkat

Kecerdasan yang buatan yang mungkin akan segera kita nikmati dari mulai mekanical sampai ke level empati sebuah mesin yang bisa berempati enggak cuma ngerjain tangan kaki doang gitu ya Nah ini strategi pemerintah untuk kecerdasan buatan saya pikir memilih tugas yang yang enggak ngambil Riko ya Pak ya Yang yang lebih rendah kecerdasan dipakainya

Diganti kedua transaksional yang tidak membutuhkan banyak sentuhan manusia kemudian aspek strategis yang urusan sama Duit pak ya kalau amsuran duit serahkan aja sama Ai jadi memang yang paling terakhir dari slide saya dalam mendesain penyelenggaraan pemerintahan ya sebaiknya mengintegrasikan antara human intelligence sama artificial intelligence Jadi Bapak pilah-pilih saya punya 10 keputusan ah

EMP diputusin sama ai en diputusin sama manusia silakan Bapak memilih mana dalam tas bapak yang akan diputuskan oleh manusia dan satu lagi atau dua lagi atau tiga diputuskan oleh mesin demikian yang saya sampaikan mohon maaf lewat 2 detik lebih terima kasih Pak Terima kasih Pak kita Berikan tepuk tangan yang

Meriah ee menarik ya Bapak Ibu tadi dari pemateri pertama Pak Imam Mahdi sudah memaparkan terkait big datanya kemudian Pak Andi konsen di kecerdasan buatannya jadi kecerdasan buatan isinya big data Gu Jadi kita mengajarkan sistem itu untuk cerdas bisa mikir berarti sudah sistemnya itu sudah balik ya mungkin

Kalau di bahasa agama dia sudah mukalaf berarti sudah ada kewajiban untuk melakukan ee sesuatu hal gitu ibadah misalnya untuk untuk melengkapi di Sesi selanjutnya jika tadi dari pemerintahan pertama Pak Imam Mahdi dari BPS selanjutnya dari akademisi Pak Andi selanjutnya kita undang dari praktisi Pak Ismail Fahmi untuk memberikan

Materinya beliau adalah pendiri dari eh Drone emit dan media Kernel ya Pak silakan Pak Ismail waktu dan tempat kami persilakan ba Terima kasih izin berdiri kalau duduk lupa berdiri soalnya nang banget makanannya berkali-kali datang tadi asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh yang saya hormati para narasumber e moderator Kemudian Bapak Ibu semua

E tadi kita sudah dengar saya tadi sempat bisik-bisik pada Pak Imam Mahdi betul-betul Imam Mahdi Karena untuk apa tuh untuk data gitu ya pengolahan data itu luar biasa kita harus bersyukur pada Beliau saya itu sama BPS itu tah sebelum covid waktu itu lagi diskusi bagaimana mana data big data data-dataata dari

Media sosial data-data dari luar itu bisa menjadi penyanding dari ee eh official statistick data dan ternyata perkembangan sudah luar biasa karena ada sekolah eh statistik ya ditambah dengan para Profesor di bidang statistik kita mendapatkan anugerah yang besar semua itu akhirnya jalan dan kemudian saya bayangkan itu semua itu enggak perlu

Dibikin oleh masing-masing Apa itu ee Bapak Ibu di kantor masing-masing ini kan sudah ada tinggal direplikasi datanya sama daerahnya berbeda cas-nya mirip-mirip jadi deh Harusnya itu makanya di sini kita berpikir bagaimana efisiensi layanan itu bisa eh terjadi saya akan Nah ini ini sedikit ya Saya dibilang droneit tadi ya dari

Droneit itu nama aja lucu-lucuan eh waktu Salah satu saya memonitor percakapan di media sosial waktu itu namanya bukan Twitter eh bukan tapi Twitter go Twitter Kan burung bapak ibu ya nah saya bayangkin memonitor pakai Drone tetapi pakai Twitter pakai burung saya dari Desa ya tahu saya burung kejil

Namanya emprit gitu makanya pakai Drone emprit itu namanya dan ini Alhamdulillah dipakai di kominfo lantai del8 lantai ya Ee waktu itu untuk memonitor percakapan terkait pornografi dan perjudian bapak ibu ada yang punya akun Twitter ya nah eh saya kasih warning ini ada nama ini nantinya ee m itu mohon jangan Difollow kalau

Difollow saya gak tanggung jawab dosanya Nah itu adalah kita bisa Lihatkan peta percakapan orang-orang yang bercakap tentang pornografi ternyata itu diamplifikasi pakai bot dan terorganisir sangat rapi dan awalnya kita gak tahu ternyata datanya luar biasa sehingga waktu itu tahun 18 dipasang Dio dengan waktu yang sangat cepat kita bisa tahu

Akun-akun yangom perjudian eh pornografi dan itu tersambungkan ke akun-akun pornografi sekarang Lebih susah lagi ternyata banyak Apa itu pinjol pinjol kemudian ee judol lagi yang sebuah-sebuah all gitu nah ini tantangannya sangat besar ini Adah sebagai contoh ya bagaimana kita bisa menggunakan Big data datanya dari luar

Ya tadi Mas Andi cerita Oke kita bikin Ai datanya dari mana Kalau enggak ada data Susah kan Nah dari luar Ternyata banyak tadi Pak Imam sudah sampaikan dari luar pun kita bisa gunakan data-data itu untuk pengambilan keputusan syaratnya metodologinya harus benar Nah nah kira-kira gitu nah ini

Juga dipakai di gemhan dan ini sebagai contoh dipakai di Jawa Barat karena ini sumber datanya baru satu dari media sosial dan media online belum dioverlay kalau tadi sama Pak Imam dioverlay ya dari media sosial ditambah dengan data BPS cakep sekali itu itu yang harusnya dilakukan kalau kalau waktu itu ini kita

Bisa Sambungkan dengan data BPS kita bisa tahu Kenapa publik marah itu itu ada Kang Emil itu di comen center kelihatan peta merah itu namanya marah sekali publik urusannya dengan apa ya dengan sampah kek dengan pendidikan dan lain-lain sehingga kita bisa lihat eh beberapa data yang terkait dengan pemerintahan kita Sambungkan dengan

Respon publik itu kan bisa membuat apa penentuan kebijakan dengan tepat kebijakan sudah ada tapi implementasinya bisa lebih tepat lagi nanti oke nah Ini sekarang masuknya di mana sih ini ada istilahnya nya gini Pak ini kita itu sudah sering bilang kan demokrasi 4.0 ya tetapi kita kalau lihat perkembangan ini

Demokrasi yang tribal itu dikasihkan apa kita suara dikasihin ke ee kepala suku kan ini mirip-mirip kita enggak nih setiap 5 tahun sekali kita kasihkan suara kebijakan ditentukan oleh DPR misalnya kayak gitu masyarakat di mana padahal masyarakat kita itu sudah masyarakat yang berbasis data De work ini yang terjadi sebentar lagi kan eh

Tahun depan ya kita akanes Nah dengan dengan kondisi yang sekarang kalau kita biarkan data Itu percakapan luar biasa di luar Hanya Jadi noise ya Eh sementara dengan big data dan Ai kita bisa jadikan itu sebagai input sebetulnya namanya demokrasi 4.0 ini ditetapkan waktu itu ada ide ide supaya enggak hanya 4 tahun

Sekali di antara bukan 5 tahun ya dianttara 5 tahun itu ama itu juga kita lakukan demokrasi demokrasi berbasis data Nah di sinilah data-data dari publik data-data dari satelit data pergerakan eh Handphone tadi itu kita gunakan ini Kita gunakan eh menggunakan Big data analtic artificial intelligence untuk pengambilan keputusan idenya

Kira-kira gitu makanya ketika eh saya lihatitornya mau membangun big data service semuanya nanti akan terpusat Bapak Ibu enggak harus bikin sendiri ini top sekali ini ini suatu langkah strategi yang sangat tepat dari kominfo bersama-sama nah ini sebagai contoh kalau kita lihat di pemerintahan tadi Mas Andi sudah Contohkan ya Beberapa

Manfaatnya n ini saya misalnya meningkatkan efisiensi efektivitas layan publik naik otomatisasi tugas rutin Ketika saya Lis pertanyaan saya bapak bapak ibu mau enggak ya gitu karena enggak ada ruang lagi nanti untuk bermain gitu masalahnya kadang-kadang di sana eh a akan memudahkan cuma bayangan saya saya yakin anak-anak milenial

Barangkali big data dan Ai bukan untuk tahun-tahun sekarang gitu kita menyiapkan karpet merahnya teknologinya tapi buat anak-anak muda ketika mereka sudah masuk di pemerintahan Saya yakin mereka lebih suka dengan kayak ginian nih nih nah ini sebagai contoh perkembangan data itu ada ada dua jenis data ya yang terstruktur yang tidak

Terstruktur data BP banyak yang terstrukturnya dari survei Bapak dari dari dari perbankan kayak gitu kan dalam bentuk Excel tabel itu terstruktur hanya 20% Bapak Ibu yang 80% sisanya tak terstruktur itu ada di mana percakapan publik dalam bentuk teks video gambar Nah itu kalau kita ignore kita kehilangan begitu besar data nah ini

Makanya kita perlu proses itu dan itu enggak mungkin tanpa big data semacam ini tapi masalahnya kalau ini dikerjakan ya Repot gu nah ini contoh ini saya akan akan cepat saja Bisakah bid datata untuk statistik resmi tadi sudah dijawab oleh EE Pak Imam ini saya buat sebelum itu

Pak presentasi pada saat di BPS waktu itu ya saya nyari-nyari karena contoh dari Pak Imam belum ada sih adanya setahun setelahnya nah ini contohnya Ini dari dari UN itu ada un eh Global working group terkait dengan big data ya yang Alhamdulillah Tadi senang sekali Saya dengar Indonesia menjadi pusatnya

Di sini eh ternyata itu ada contoh penggunaan mobile data sosial media sebagai sumber statistik resmi nantinya tapi metodologinya harus tepat ini contoh beberapa ya sumber-sumber data yang Bapak Ibu bisa manfaatkan kadang mikirnya Oke kita akan k b data tapi sumber dari mana dari Kementerian lembaga atau unit opd Yang lain-lain kok

Susah sekali dapatnya kan Bapak Ibu enggak perlu kehilangan akal banyak sumber yang lain dari blog komen sosial media ini yang dari luar-luar ya namanya Osin open source intelligen data itu gratis bisa kita scolling bisa kita dapatkan ini bisa jadi salah satu sumbernya nah sensor mobile ini contoh ada beberapa yang dilakukan Kanada

Misalnya dia menggunakan Smart matterer Belanda itu menggunakan sensor mobile terus kemudian USA Irlandia Mexico dan lain-lain mereka sudah banyak menggunakan eh sumber dari luar untuk keperluan negaranya dan saya lihat kita jauh lebih Advance tadi yang disampaikan oleh Pak eh Imam saya akan Spit bagian itu nah ini ini contoh penggunaan data

Mobile dari Google ya waktu itu nah nah ini yang kita lakukan tadi dengan ini sebagai contoh di Jawa Barat eh comen center Jawa Barat itu ada banyak layarnya ada dua layar itu dari Drone itu ya yang saya kotak-kotakin itu kita custom khusus untuk Jawa Barat ada di

Sana saya punya program Mas e Kang Emil bilang 10 program Saya mau monitor setiap saat ketika ee hari Senin saya mau rapat Saya dari tablet pengin tahu yang merah itu di daerah mana merahnya kenapa Siapa yang ngomong sehingga saya tahu konteksnya saat itu ini Sebagai contoh untuk mengetahui respon publik ya

Ee dan itu lumayan ee membantu karena ini belum dihubungkan dengan data yang lain jadi pemanfaatnya masih lebih banyak untuk komunikasi publik kalau kita hubungkan dengan data statistik lain bisa untuk kebijakan ya untuk kesehatan pendidikan dan lain-lain Nah sekarang seang problemnya ini saya langsung ke sini tantangannya apa tantangannya Bapak Ibu data-data ini

Susah kadang-kadang susah kita dapatin ya data internal eksternal susah dapatin prosesnya Persih pembersihannya susah juga nah dan banyak hal-hal yang lain Yang Kalau masing-masing mengerjakan sendiri-sendiri susah dapatinnya tantangan berikutnya lagi kalau seandainya kita mau bikin big data sendiri servernya mahal orang yang ng data kan juga enggak dapat ya

Nah apalagi kita bicara dengan data saence data sainence itu ilmunya banyak ada empat paling enggak ada harus ada orang yang ngerti statistik programming komunikasi sama apa domain knowledge ini ya op bikinnya seluruh Indonesia mau seperti ini dari Sabang sampai murauke padahal ini sudah dikerjakan di kominfo sudah dikerjakan di BPS dan mungkin

Sebagian sudah mengerjakan nah ini asiknya negara ee ee apa banyak perusahaan yang lain bukan hanya kita yang punya masalah perusahaan besar menghadapi masalah yang sama kekurangan SDM Saya punya duit mau bayar orang yang ngerti big data enggak ada Ternyata orangnya sudah dibajak sama yang lain gitu contohnya ya jadi solusinya adalah

Menyewa mereka nyewa nyewa Ke mana ke Google platform misalnya ya ini saya saya enggak jualan ya Sebagai contoh aja Google itu ada di Amerika at di mana gitu ya tetapi kita enggak pernah lihat servernya dan bisa akses dan di sini ada ee untuk inputnya pressingnya visualisasi semuanya ada ya ini yang

Tadi saya lihat eh fitur-fitur ini dikembangkan oleh kominfo dikembangkan oleh BPS ini yang akan ditaruh bayangan saya dipasang di kominfo kominfo akan membuat big data as service kan gitu nah ini kemudian Eh istilahnya apa sih instansi pusat pemerintah daerah memanfaatkan sistem yang sama big data sebagi datanya sudah ada di sana tinggal

Dipakai dimasukkan dengan data sendiri jadi gitu Jadi ini akan mempercepat dan lebih efisien ya Apakah harus menggunakan teknologin yang berbayar tidak harus ini pakai open source juga sudah ada ya e akhirnya kita tidak lagi tergantung dan terutama sangat penting itu adalah ketah kedaulatan data jangan sampai data Bapak Ibu itu keluar jangan

Sampai ditaruh di Google Jangan taruh di mana-mana yang lain itu data penting itu jadi harus diketa sendiri Kita bisa menggunakan open source jadi ini kunci keberhasilannya adalah dari pimpinan ya anggarannya juga sudah harus ada kualitas data dan lain-lain ini banyak pr-nya saya kira kita bisa lebih dalam Saya kira Demikian Ya terima kasih

Banyak Eh pas kok no0 menit saya ya siap pak no Makasih pilillahi Taufik walidayah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh kita berikan Applause untuk materi dari Pak Ismail Fahmi baik Bapak Ibu sekalian sungguh menarik Ya materi pada sore hari ini kita sudah Ee melihat bagaimana BPS mengimplementasikannya Bagaimana rencana untuk membuat big data SS service

Sebagai platform yang menjadi bagian nanti akan ada di layanan pdn Bapak Ibu mkin Bapak Ibu yang sudah memiliki akun pdnlayanan.go.id ke depan akan kita sisipkan layanan-layanan terbaru salah satunya adalah big data SS service baik Bapak Ibu sekalian eh untuk selanjutnya kita masuk ke sesi tanya jawab ada mungkin kita buka dulu pertanyaannya

Kita kumpul Ya seperti sebelum-sebelumnya ada sebil ada delapan pertanyaan mungkin di sini ada delapan Banjar mungkin silakan ada yang mau bertanya dulu dari sisi kanan Bapak Ibu dari pertama satu dua 3 EMP mohon bantu teman-teman 1 2 3 4 di sebelah 5 ada lagi mungkin enam 7 8 baik

Dulu mungkin ya Bapak Ibu mungkin mohon izin Bapak Ibu untuk menyebutkan nama dan asal instansinya yang pertama tadi silakan Bapak mungkin di tujukan ke narasumber yang mana ya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmah wabakatuh saya Eka dari dinas kominfo kabupaten maketan Jawa Timur e Saya ingin bertanya tentang Big data

Tadi ya jadi saya tertarik dengan cara Kang Emil untuk menyelesaikan berbagai masalah di Jawa Timur dengan data yang ada di internet atau data yang ada di sosial media yang ingin saya tanakan saya di kota yang lumayan kecil ya jadi kalau saya lihat memang data dari sosial media

Itu tidak terlalu banyak ya jadi Adapun kemungkinan besar juga ee berbahasa Jawa ya jadi karena lokal ee saya yang ingin saya tanyakan ee berdasarkan sedikitnya data yang tersedia di sosial media Apakah kami memungkinkan untuk ee mendeteksi berbagai macam masalah yang ada di daerah di lokasi kami Apakah kita atau apakah kami harus

Memaksakan diri untuk ee orang-orang memakai sosial media sehingga kami bisa tahu ada masalah apa di daerah kami ataukah kita skip saja bisa langsung ke berbagai masalah lain yang mungkin bisa diselesaikan dengan big data Terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Baik Pak Eka dari Magetan selanjutnya nomor dua berdiri aja buanya

Terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh saya bu Aini dari kota Mojokerto eh sebenarnya ketiga Narasumber adalah ada keterkaitan satu sama lain memang saat ini lagi viral ya terkait dengan big datata sebenar pemerintah juga ada isu-isu strategis itu bisa juga sebagai bahan untuk big data tadi Pak Imam

Menjelaskan terkait big data kami sudah berkoordinasi juga Pak sama BPS kota saat itu karena di iepss itu ada salah satu domain yang mana domain 4 itu ada ketaikannya dengan big data jadi setelah kami tadi ada pemaparan dari bapak luar biasa kami memang ingin Menindaklanjuti itu Pak nanti akan kolaborasi dengan BPS kota

Mojokerto karena kami selaku diskom info adalah sebagai data sektoralnya ada di kami kalau panjenengan mungkin statistik khususnya Pak statisnya Lah itu bisa berkolaborasi nanti untuk eh membuat big data dari masing-masing kabupaten atau kota tapi kami juga ingin tahu Pak untuk untuk membuat big datta itu apa yang perlu dipersiapkan kami selaku diskominfo

Sehingga kami nanti dalam melaksanakan big data tersebut bisa Sesuai dengan standar atau met data sesuai dengan peraturan yang ada sehingga kami nanti bisa menghasilkan suatu big data yang bisa optimal gitu Pak itu kami harapkan untuk penjelasannya kira-kira selain met ee tadi metodologinya ya indikator-indikator Atau dimensi apa saja yang perlu kami siapkan sehingga

Nanti untuk ke depannya bisa berkolaborasi dengan BPS di Kota Mojokerto Terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Ibu Nurini dari kota Mojokerto selanjutnya tadi yang ketiga minta tolong Buu Pak asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhik perkenalkan Bapak Ibu Eh saya Ardi dari diskominfo kabupaten Kediri Eh ada beberapa pertanyaan yang ingin saya

Tanyakan Saya tertarik dengan eh tema pembahasan artificial intelligence di [Musik] ee ini sudah mulai masuk ke ranah pemerintahan ya ya memang Ee kita tahu zaman modern ini Ai sudah mulai dipakai di mana-mana masyarakat juga sudah mulai mengenal Ai tapi mungkin ada beberapa dari kita yang masih ee awam tentang Apa itu ai

Nah saya tertarik tadi ada beberapa materi yang disampaikan bahwa Ai bisa mengambil keputusan ya ee terus kemudian membantu mengambil keputusan seperti itu karena beberapa alasan seperti ee mungkin Ai itu lebih objektif tidak seperti manusia yang e mungkin terbawa perasaan gitu E dan juga reasonable dan lain-lain alasannya e yang ingin saya

Tanyakan adalah kita seperti menyamaratakan Ai itu ya seolah-olah Ai itu adalah suatu sistem yang sama Bukankah A itu juga dibuat oleh manusia jadi kita yang kita bicarakan ini Ai yang mana seperti itu apakah Open Ai atau ai yang dikembangkan oleh pemerintah Indonesia atau mungkin Ai dikembangkan oleh vendor a vendor B dan

Sebagainya Bagaimana k kita bisa tahu bahwa ee Ai yang dibuat itu memang memang mengambil keputusan secara objektif Bagaimana Ai yang dikembangkan itu tidak disusupi oleh kepentingan-kepentingan Bukankah ee seberapa cerdas Ai itu pun juga ada ee tetap bisa dicustomisasi oleh pengembangnya dan pengembangnya itu juga manusia dan itu juga

Ee bisa juga ee terdapat ee kepentingan-kepentingan yang mungkin berpihak ke suatu kepentingan yang lain seperti itu Terima kasih Baik terima kasih Pak Adi ya Pak dari diskominfo kabupaten Pak Kediri Kediri Kediri siap baik eh selanjutnya dari yang keempat tadi yang keempat ada di empat Pak asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah

Selamat siang dan salam sejahtera bagi kita semua izin perkenalkan saya Sumardi dari dinas komunikasi Informatika statistik dan persandian Kabupaten patlawang Sumatera Selatan eh menarik dengan apa yang disampaikan oleh bapak-bapak mapar tadi namun yang menjadi kedala bagi kami di daerah eh tentu saja masalah keterbatasan sarana dan prasarana serta SDM ini lebih

Kepada masukan kalau memungkinkan ini Tolong dibuatkan standarisasi minimal bagi dinas kominpo kabupaten kota ini khususnya yang di daerah-daerah sehingga kami bisa mengikuti perkembangan bisa connect dengan pusat data nasional dan lain sebagainya karena kenyataan di lapangan banyak SDM kominpo di kabupaten kota itu kurang dari 10 orang dengan latar

Belakang bukan sarjana tentang IT Begitu juga dengan saranapesarana yang seadanya sehingga apa yang dipaparkan tadi bagi kami masih merupakan mimpi-mimpi yang indah mungkin ini masukan agar kami bisa connect ke sana mungkin lebih P masukan Terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Pak Sumardi dari kabupaten pahawangal

Yang kelima tadi Moh yang kelima Bapak Ibu yang kelima Pak di belakang oh itu oh iya dulu Pak siap Baik terima kasih Asalamualaikum salam sejahtera bagi kita semua terima kasih Pak moderator memberikan waktu kepada kami e dan terima kasih buat Pani untuk penyelenggara acara ini Kebetulan materi-materi yang disampaikan merupakan

Materi untuk menunjang spbah sesuai dengan topik sekarang itu yang melalui inovasi melalui big data anal dan kecerdasan buatan yang jadi perlu kami pertanyakan kami di daerah banyak persoalan persoalan yang kami hadapkan yang dihadapi antara opd karena kami sebagai didas komimpo hanya menjalankan sesuai dengan Peraturan Presiden nomor

39it satu data yang mana komimpo itu sebagai wali data yang tugas sebagai kolektif atau melakukan kompilasi data Namun sebagai koordinatornya itu adalah bapedda di sini bapedda tidak pernah melakukan aktivitasnya di mana kami dinaskum info itu kebingungan sendiri bagaimana mengumpulkan data dari opd jenis data sehingga kami pun kewalahan dalam melaksanakan metadata jadi yang

Perlu kami sampaikan ini hanya saran aja ee kalau bisa dari pemerintah pusat memberikan standarisasi masalah data yang dibutuhkan dalam membangun big data sehingga antara data big data di provinsi atau di daerah bisa terintegrasi dengan big data di pusat dalam dalam menunjang itu sesuai dengan arahan pepres 39 itu yang perlu kami

Sampaikan terima kasih siap Terima kasih mohon izin Pak dari bapak siapa Maaf Pak eah kami a Saud dari dinas komimpo provinsi Kepulauan Riau pak Kepulauan Riau siap Terima kasih Pak Kepulauan Riau yang tadi di belakang yang keenam ya mohon izin Sebutkan nama dan asalnya Pak eh terima kasih nama k sulaiman dari

Maj Lengka Pak eh singkat saja karena sudah tadi juga sudah ditanyakan oleh yang sebelumnya berkaitan dengan ai Pak eh sebenarnya sebagai intermeso kita sangat bersyukur Pak karena Ai ini tahun 1993 sudah disosialisasikan oleh dulsumbang Pak dengan lagunya ai eh begini Pak karena artificial intell ini bisa berdampak ke mana-mana artinya

Bisa ke semua se nah sejauh mana koridor berkaitan dengan pengunaan Ai ke depan Pak Apakah saya dengar waktu beberapa waktu lalu sudah ada Rancangan peraturan yang mengatur mengenai penggunaan dan EE pengembangan Ai ini di Indonesia itu aja pak terima kasih terima kasih Pak Sulaiman dari majalenka selanjutnya yang

Keetuuh yang ketujuh Oh itu Du Iya siap Baik terima kasih Perkenalkan saya Christopher sukat dari dinas komunikasi Informatika dan statistik Kabupaten Timur Tengah Utara Nusa Tenggara Timur pertanyaan ini saya tujukan untuk eh Pak Imam dari BPS ada satu hal yang masih mengganjal eh Buti terkait dengan apa yang disampaikan

Kemarin Ibu PLT kepala BPS juga sudah menyampaikan terkait dengan Bik datata hari ini Bapak Imam menyampaikan lagi terkait dengan Bik datata hal yang masih mengganjal dengan kami adalah big data ini bagaimana hubungannya dengan e satu data Indonesia yang di amanat perpes 32 2019 Apakah Big data dengan satu data

Ini punya korelasi seingga kami di kabupaten kota yang eh dalam konteks satu data Indonesia basis Datanya ada di statistik sektoral kalau teman-teman di BPS eh yang di kabupaten kota berbicara tentang statistik makro kalau di pmda itu statistik mikro nah bagaimana untuk ee mengawinkan data statistik makro dan mikro ini karena metodologi pengambilan

Datanya juga berbeda di satu sisi teman-teman di BPS memiliki kompetensi untuk ee tenaga-tenaga untuk melakukan pengambilan data yang betul mumpuni sedangkan di sisi lain di Pemerintah kabupaten kota e SDM yang ada tidak memiliki kompetensi atau basic e sebagai seorang katakan fungsional statistisi nah ini juga sedikit mengganggu Apakah antara big data dengan

Satu data Indonesia ini seperti apa hubungannya karena kalau kita ba satu data Indonesia Omong data big data omong juga tentang data Apakah sumbernya berbeda atau seperti apa karena kalau saya melihat di eh Google yang disebut dengan big data ini adalah data yang di atau digunakan untuk menggambar kumpu data yang sangat besar

Dan kompleks Nah apakah di satu data Indonesia juga tidak Kompleks sehingga bahwa antara big data dengan satu data ini sepertinya ada kamar yang berbedaah karena kitaih dalam ee skop atau satu kesatuan eh Negara Kesatuan Republik Indonesia BPS berbicara tentang Bik data bepenas berbicara tentang satu data Indonesia

Nah ini Bagaimana untuk ee kami bisa paham bahwa ternyata sumber datanya sama apakah yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam konteks statistik sektoral ini juga juga nanti masuk ke Bik data atau ke satu data Indonesia sehingga nanti punya pemahaman kita yang sama terkait dengan data ini Bik data sumbernya Seperti apa satu data

Indonesia sumbernya dari yang mana ini supaya karena sedikit mengganjal juga minggu kemarin kami ke sekretariat satu data Indonesia yang ada perpanjangan tangan Maaf dilakukan oleh teman-teman di sekretariat satu data Indonesia di dalamnya juga ee forum satu data ada juga teman-teman dari BPS nah ini juga saya lihat dari kemarin ibu PLT dengan

Tadi Bapak Imam belum terlihat ada kolaborasi data dari semua sektor untuk menupport big data ini apakah ini juga sedikit mengganjal kami itu yang bisa kami sampaikan kalau salah Mohon maaf Pak Deputi Terima kasih kami kembali ke moderator Tengah Utara dinas komunikasi Informatika dan statistik Kabupaten Timur Tengah Utara Nusa Tenggara

Timur Terima kasih Bapak Kris selanjutnya yang terakhir tadi di depan Pak mohon izin Sebutkan nama dan asalnya Bapak Oh Bapak bismillah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam eh saya adil Wiratama Pak dari dinas komunikasi dan Informatika kota Solok Sumatera Barat eh yang ingin saya tanyakan kepada ee Bapak dari BPS ini terkait data eh

Reksosek kita Pak Eh ini bagaimana kelanjutan data reksosek Apakah sudah bisa kita pemerintah daerah untuk mendapatkan data reksosek ini Pak karena datanya sangat berguna bagi kita ee dan terakhir ini mungkin ee belum bisa dipakai ya pak ee terkait dengan dengan data ini eh yang kedua mungkin Ini saran buat kementerian kuminfo eh sebaiknya

Ini big data dan Ai ini segera diregulasikan pak ini terkait kalau tidak akan seperti aplikasi lagi nanti ke depannya kita di daerah akan lomba-lomba eh belanja untuk big data analytic dan Ai gitu karena belum ada regulasi yang terkait dengan hal ini tapi di pusat ini sudah digaungkan gitu yang kami takutkan

Ini dibaca oleh kepala daerah nanti di kami dari kominfo daerah dipaksa untuk untuk ikut ee hal ini tapi sebenarnya regulasi yang yang detail terkait dengan penggunaan big data analti dan kecerdasan buatan E itu belum ada eh itu yang kedua mungkin eh yang ketiga mungkin buat Pak Ismail Fahmi Wah senang ketemu sama orang

Aslinya salam diplomasi melon Pak asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi Terima kasih Pak Wiratama dari kota Solok Sumatera Barat baik sudah ada delan pertanyaan eh bapak-bapak narasumber yang pertama tadi ada dari Pak Eka Bu Aini Pak Adi Pak Sumardi terus Pak Sulaiman Pak Kris dan Pak Wiratama yang terakhir ya mungkin eh

Saya serahkan ke Pak Imam Mahdi dulu untuk menjawab e beberapa pertanyaan yang tadi di tujukan silakan baik ter Terima kasih ee terima kasih sekali lagi atas pertanyaannya Ini sungguh luar biasa begitu banyak sekali saya mencoba ee menjawab sepanjang sepengetahuan saya begitu ya khususnya untuk hal-hal yang terkait langsung dengan BPS em dari kota

Mojokerto Apa kira-kira yang perlu kita persiapkan untuk pemanfaatan big data ini Em Ya namanya juga big data itu adalah sesuatu hal yang baru bagi saya juga sesuatu yang baru gitu ya yang baru kenapa baru karena muncul ilmu baru big data memerlukan satu disiplin ilmu yang disebut sebagai sains

Data maka yang harus kita persiapkan adalah penguasaan terhadap sains data tersebut jadi artinya sdm-nya itu kita persiapkan dulu untuk bisa memahami Bagaimana berbagai sumber data yang begitu banyak yang begitu Kompleks kita mampu menginterrelasikan seluruh Sumber data suumber data yang ada untuk menghasilkan satu data baru sesuai dengan tujuan

Kita jadi disiplin ilmu ini ini memang ee tadi disampaikan Pak Pak Ismail mungkin ya ya Ada ada satu ilmu sains data nah yang yang saya pahami adalah mungkin Secara domain itu ada dua bagian satu adalah domain dari ilmu statistika satu adalah domain dari ilmu Informatika tambah lagi tadi ada ee komunikasi gitu

Ya jadi artinya untuk bisa memahami pemanfaatan big data memang domain-domain ini harus kita kuasai dulu dari sisi SDM maka sdm-nya benar-benar harus eh dilatih ditingkatkan kompetensinya dan yang kedua adalah mengenai sumber data karena isu big data sebenarnya terletak kepada Sumber data nah kira-kira big data itu seperti apa kalau big data menurut

Perspektifnya statistik big data merupakan sumber data Sumber data baru yang disebut sebagai big data jadi dia mereka kita pandang sebagai Sumber data permasalahan utama dari sumber data adalah Apakah Sumber data itu trusted bisa dipercaya valid kalau kita misalnya menggunakan data-data yang tersebar di sosial media di internet bentuknya terstruktur tidak struktur ya

Apakah cukup layak ya Sumber data dari sosial media ya untuk menghasilkan data statistik yang bersifat resmi karena memang harus memenuhi berbagai kaidah-kaidah statistik jadi jadi Sumber data ini menjadi salah satu kunci saat ini yang kita kembangkan kita tidak bisa menggunakan berbagai sembarang Sumber data tetapi Sumber data yang kita gunakan saatnya Sumber data

Yang sudah trusted contohnya adalah mobile phone data mobile phone data yang disimpan oleh telecunication provider kita itu adalah trust karena sudah pasti setiap pergerakan dari telepon ya dari selone kita itu tercatat di servernya telekomunication provider dan itu pasti seperti itu ya sehingga dengan demikian Sumber data bisa kita pakai untuk bis

Yang data yang saat ini kita masih gali itu adalah citra satelit karena citra satelit itu memotret memotret apa adanya sehingga data Sumber data citra satelit ini ini kita anggap sebagai trusted data trusted Sumber data ya Sumber data yang bisa dipercaya sehingga bisa kita olah lebih lanjut untuk menghasilkan berbagai

Ee statistik resmi seperti itu Sedangkan Sumber data yang tidak trusted seperti sosial media Ya hanya kita gunakan sebagai indikasi saja sebagai satu fenomena sebagai satu apa ya Sebagai informasi pelengkap yang digunakan untuk eh Apakah fenomena dari data statistik kita ini benar-benar sejalan dengan fenomena yang ada berdasarkan data-data

Dari sosial media nah itu yang kita gunakan jadi harus memilah sumber datanya yang trust dan tidakust kalau tidakust hanya digunakan sebagai masi pelengkap sedangkan trastit bisa kita olah lebih lanjut kemudian yang ketiga itu adalah memerlukan satu metodologi untuk menghasilkan statisk resmi metodologinya itu harus mendapatkan ee apa ya

Ee Kita harus mengikuti pedoman yang berlaku di tingkat Internasional biasanya metodologi-metodologi ini ini bisa diaplikasikan oleh penyelenggara statistik resmi apabila sudah mendapatkan endorsement dari UN statistical commission jadi Sudah berlaku di seluruh dunia nah itu yang kita berani menggunakannya sebagai contoh tadi misalnya mobile phone data itu kita keluarkan kita gunakan untuk

Menghasilkan statistik pariwisata dan itu sudah menjadi statistik resmi negara kita karena apa Karena mobile phone data metodologinya itu sudah di-endorse oleh UN cical commission yang menggunakan sekarang tidak hanya Indonesia tetapi negara-negara maju di barat pun Estonia misalnya juga salah satunya Di Korea itu sudah menggunakan mobile phone data untuk menghasilkan statistik

Resminya sedangkan yang citra satelit ini masih ongoing ongoing apa ya Kajian gitu ya masih research Nah kita kita Belum berani ini mengangkat sebagai official statistik karena memang pedoman di tingkat internasionalnya ini ini belum ada nah kita berkontribusi dalam hal ini berkontribusi untuk mendorong lahirnya satu pedoman penggunaan citra satelit bagi kepentingan sik tertentu

Salah satu dari metodologi menggunakan mobile phone data itu adalah hasil dari kontribusi Indonesia metodologinya harus seperti apa case yang ada di Indonesia kompleksitasnya berbeda dengan negara-negara yang sudah maju gitu ya Sehingga ini menjadi salah satu eh pendorong Bagaimana metodologi bisa dihasilkan kemudian yang keempat eh Ya tentu saja kita perlu fasilitas

Computing yang memang juga cukup powerful sehingga dengan demikian harapannya eh kita memiliki satu big data platform ya computing facilities yang bisa dimanfaatkan kalau kita harus memiliki masing-masing memiliki fasilitasi tersebut biayanya sangat mahal sekali jadi harapannya kita punya big data platform yang bersifat cloud yang dia ada di pusat data nasional sehingga

Apabila kita ingin melakukan prosessing dari big data tadi ini bisa kita manfaatkan Jadi kurang lebih itu dan selebihnya adalah mengenai regulasi Tentu saya tadi Disinggung sejauh mana regulasi ini comply gitu ya Yang pertama adalah ee undang-undang perlindungan data pribadi kemudian juga eh transaksi elektronik ini juga perlu compliance

Yang harus kita perhatikan ketika kita menggunakan dan EE pemanfaatan big data [Musik] kemudian apaagi ya oh dari NTT Pak Kris Apa hubungannya big data dan satu data Indonesia hubungannya sangat erat dan baik-baik saja iya satu data Indonesia adalah kebijakan kebijakan tata kelola data pemerintah jadi inisiatifnya adalah lebih kepada tataran kebijakan kemudian

Apa yang diatur data di situ adalah mengenai data pemerintah jadi di Perpres satu data Indonesia itu masih mengatur sebatas data-data di pemerintah baik data itu merupakan hasil pengumpulan data di lapangan hasil data registrasi kemudian diolah Nah itulah menjadi domain satu data Indonesia sedangkan big data spektrumnya

Ini lebih luas Jadi kalau di slide saya itu ada yang namanya ekosistem data di mana ada domain data pemerintah yang sudah diatur di dalam Perpres satu data Indonesia ada domain data swasta yang pengaturannya masih parsial berdasarkan undang-undang tertentu dan kepentingan tertentu ada domain data-data individu yang pengaturannya masih belum

Ada bagaimana memanfaatkan data individu tersebut nah ketiga domain ini ini saling berinteraksi saling berinteraksi interaksi tadi ini menyebabkan lahirnya banyak data-data baru dari tiga domain tadi kalau kita total secara keseluruhan itu akan menjadi big data jadi artinya kalau kita memandang big data sebagai sumber data maka salah satunya adalah

Data pemerintah yang sudah diatur di dalam satu data Indonesia jadi big data memang kompleksitasnya tidak hanya data pemerintah Tetapi bagaimana juga data individu data pelaku usaha ini menjadi satu kesatuan yang perlu diatur oleh pemerintah sehingga Sumber data tadi bisa dimanfaatkan oleh pemerintah e dalam satu konsep big data kemudian pertanyaan dari Kabupaten Solok

Sumbar mengenai data reksosek jadi data registrasi sosial ekonomi meskipun agak di luar konteks sedikit ya saya sampaikan bahwa pendataan itu sudah selesai dilakukan oleh BPS dan selanjutnya sesuai dengan Perpres rpjmn data tersebut diserahkan kepada kementerian PPN bapnas sehingga pemanfaatannya memang harus seizin dari Kementerian PPN dan bapnas itu informasi

Yang saat ini Namun sejauh mana kemudian itu bisa dimanfaatkan ya kita tunggu regulasinya sehingga semua ee pemerintah daerah pun bisa memanfaatkan data-data registrasi sosial ekonomi ee mungkin itu dulu dari saya Terima kasih nanti Selanjutnya Pak Andi dan Pak Ismail bisa menjawab Terima kasih siap Terima kasih Pak Imam Mahdi mungkin

Selanjutnya kami mohon tanggapan dari Pak Andi baik baik E saya coba satu-satu ya tadi dari Pak Eka dari Magetan mohon maaf kalau salah nama kurang dengar saja tadi Kalau data sosial mediaanya sedikit Ee gimana bisa deteksi sama Pak jawaban saya kan tadi akan sama kalau misalkan

Saat kita eh SD atau SMP tentu kan pengetahuan sedikit ya maka yang ditanya belum tentu bisa jawab tuh kalau anak SD atau SD atau anak TK gitu ya ataupun kalau jawab bisa jadi ngacau gitu ya Nah di sini me eh konteksnya adalah bagaimana data itu ngumpul tapi enggak

Cuma sekedar ngumpul karena kalau dalam konteks big data itu ada data primer ada data sekunder ada data tersier ya Jadi ada requirementnya kalau misalkan data itu kita sebut big ya mungkin kalau dalam ukuran Tera dan penta terus naik tuh ukurannya tapi kalau kita bicara masalah karakteristik sesuatu disebut besar itu minimal dalam

Konteks yang dasarnya ada V volume velocity variety Ya selama itu tidak dipenuhi maka kita tidak bisa menyebut diri kita big data sama kalau saya nih berat badan saya masih di bawah 50 maka saya enggak bisa disebut besar gitu kan secara ukuran misalkan seperti itu Nah kalau sosial medianya sedikit

Itu masuk kategori sekunder atau tersier Mas kalau sosial media sekunder ya data primer kan tetap data yang ada di statistik toh ya datata Eh sosial media itu adalah data sekunder yang bapak bisa penuhi kalau data primer kan tentu kalau dari diri kita sendiri ada nama alamat kita tanggal lahir kita kemudian

Perilaku kita dalam sosial ekonomi itu masuk kategori primer dalam urusan ee pemerintahan yang dihandle oleh layanan gitu ya tetapi perilaku kita statement kita atau satu link di satu ring di luar itu kita bisa mendapatkan data sekunder jadi jawabannya kalau sedikit tentu akan sulit menjawab apa yang kita mau makanya

Tadi saya bilang bahwa eh untuk banyak jangan sendiri-sendiri bikinnya pada saat dibikin di nasional maka semua akan mendapatkan manfaatnya kalau Kabupaten bikin sendiri-sendiri Kapan big-nya gitu loh Kapan big-nya bignya itu saat kita eh yang tadi disampaikan menjadi big data as service di Kementerian kominfo yang mengkolaborasikan seluruh data yang

Ada di SDI plus data sekunder yang ada di seluruh masyarakat Indonesia baru kita mendapatkan big ya jadi eh konteksnya adalah semakin banyaknya data kemudian buah ini dari Mojokerto data sektoral membuat big data eh harus disiapkan apa ya kalau ngomong big data disiapin apa big data itu tentang salah satunya infrastruktur infrastrukturnya

Mahal sekali Bu ya Mahal sekali ibarat kata kalau ibu itu di rumah kulkasnya Berapa satu ya kalau big data itu enggak bisa ayam sayur ee cabai diletakkan di satu kulkas tapi kulkasnya setiap segmen elemen beda-beda jadi ibu harus memiliki 10 ataupun 15 kulkas untuk meletakkan semua eh bahan mentah yang ibu akan

Masak pun demikian maka big data akan membutuhkan banyak sekali server di sana ya jadi memang solusinya adalah bukan membangun big data tetapi tadi disampaikan Mas Ihwan salah satu fitur baru dari pdn adalah fitur big data ACC service jadi para pengguna pdn yang kemarin juga ada beberapa yang sudah menggunakan dan

Dapat Award akan ada tambahan fitur baru yang namanya big data service yang namanya service itu tinggal makai jadi ggak usah beli sama seperti bapak ibu sekarang sering pakai gokar grab itu kan transportation as service Bapak tidak perlu punya sopir Bapak tidak perlu punya mobil tinggal makai aja Nah itu

Filosofi dari yang namanya S service dan komino tentu akan meningkatkan kualitas layanannya karena kalau S serv berarti bukan S produk yang sekali launching langsung selesai tapi seremoni laun launching dan kelar semuanya tetapi kalau yang namanya service dia akan ada kon yang namanya keberlanjutan continual service improvement itu menjadi syarat

Dari serv ya jadi dari mojokertoak usah Rep zaman sekarang beli server bangun big data udah pakai S service saja jadi bisa fokus anggarannya untuk layanan publik yang lebih tepat guna ketimbang ngukurin infrastruktur gitu ya Kemudian Bapak dari Kediri Ai dibuat manusia bagaimana Ai dikembangkan untuk memastikan objektif seperti yang

Disampaikan Pak Imam tadi maka data yang harus masuk harus valid ya kalau data yang diinput asal-asalan apa Apalagi saya pernah podcast sama Pak Emil dardak Wagub Jatim semakin banyak Data dientry semakin bias hasil yang kita dapat dan itulah Kenapa ada SPBE SPBE itu adalah menghilangkan data entry karena Sumber

Data adalah dari aplikasi bukan di entry Selama masih di entry maka validasi verifikasi data akan semakin bias semakin data dientry semakin bias data diambil itu itu statement Pak Emil eh dardak waktu itu jadi e untuk objektif tentu e gunakan aplikasi bukan di entry Kemudian dari big data sendiri sebagai dapurnya artifisal intelen akan

Melakukan data cleansing data validasi Itu sudah pasti harus dilakukan dan benar Pak a ini kan buatan manusia betul sama seperti anak SD tadi kalupun kita pengetahuannya sedikit maka jawaban ansd tadi ya sengawur-ngawurnya Siapa presiden Uni Soviet enggak tahu dia dijawab itu gitu oh bahkan unisovet sudah bubar gitu ya

Dia enggak tahu jawabnya apa gitu kan sama seperti itu juga Pak itu kira-kira mungkin dari eh kediri eh dari Sumsel Insyaallah dijawab besok ya Pak ya ini jawaban yang akan kita ramu di esok hari koordinasi antara pusat dan daerah sebetulnya komin ngih standar enggak sih ee kalau bikin dinas

Kominfo ini sarprasnya apa yang harus dimiliki sdm-nya kayak apa itu Insyaallah dijawab besok eh di acara sarasehan pusat dan daerah ya untuk yang dari Sumsel Kemudian dari Riau Eh standarisasi data untuk menunji data saya pikir tadi Pak Imam Mi sudah menjawab peraturan artifisial intelijen di Indonesia Setahu saya belum ada ya

Masih menginduk kepada ada undang-undang ite sama satu lagi undang-undang pp71 tahun 2019 tapi yang R mengatur regulasi artifisial inteligence Setahu saya belum ada dan ini semestinya harus segera karena keberlimpahan Ai ini kan cukup berbahaya kalau enggak kita bisa kendalikan dan film Skynet Terminator Arnold swasteneger itu akan terjadi Pak

Kalau kita enggak ngatur gitu ya karena ee hal hal yang diputuskan manusia diambil oleh mesin seperti yang tadi saya sampaikan gitu jadi memang semestinya segera dibuat itu walaupun Setahu saya dari wanknas sudah ada eh itu ya apa namanya eh strategi kecerdasan buatan 2 25 sampai 245 Setahu saya ada dari

Wantiknas seperti itu tapi kebijakannya belum ada kemudian Pak Kris big data sama SDI Apa hubungannya tadi sedikit sudah disampaikan atau banyak disampaikan oleh Pak Imam tapi kalau kita bicara dari regulasi Bapak mungkin bisa buka Kemenpan sering sekali menyampaikan paparannya jadi SPBE sama sde itu saudara kembar sesuatu yang

Tidak bisa dipisah-pisahkan ini ada Pak Imam dulu yang melahirkan SPB Pak Imam juga sekarang Pak Imang pindah ke SDI gitu kan iya pak ya Eh jadi gini Pak spbi Itu kan untuk meng-capture data based on aplikasi makanya tadi pagi kita bicara layanan satu aplikasi portal nasional layanan publik dan portal nasional administrasi pemerintahan

Golnya aplikasi itu kan bagaimana kita mengcollect data mengclect data kalau udah masuk nih kayak kita nangkap mangga dapat mangga jatuh gitu kalau enggak ada keranjangnya gimana keranjangnya kan akan mleber ke mana-mana toh pastinya makanya kan perlu diatur ada data-data yang mesti ditaruh di seperti ini metadanya Kayak apa interoperabilitynya

Kayak apa tempatnya di mana itulah SDI portal data eh data Indonesia kalau melihat hubungannya manajemen data dan big data itu ada di tengah-tengah antara SPBE dan SDI ya maka Bapak diminta membuat manajemen data nanti korelasinya akan ke big data kalau kita bicara hubungannya di sana walaupun hubungannya baik-baik

Saja tadi tetanggaan yang tidak pernah ee berantem dan cekdok juga kemudian Pak Adi dari Solok Sumbar eh eh apa namanya ya tadi Sama jawabannya big data dan Ai segera diregulasikan Ya itu benar Pak Setahu saya sih belum ada regulasi Ai di negara kita kira-kira itu mas Ikwan yang

Bisa saya jawab mungkin mas Fahmi bisa menambahkan Baik terima kasih Paki selanjutnya mungkin tanggapan dari Pak Ismail Fahmi silakan Bapak Iya saya yang belumbelum saja ini siap pak penanya pertama ini khusus jadi ada dari Magetan tanya kalau yang contoh di Kang Emil itu datanya mungkin jawa barat banyak percakapan di sana bagaimana dengan

Magetan Magetan itu mirip kayak saya itu dari Bojonegoro Pak dari Bojonegoro saya cek-cek itu percakapan Bojonegoro di Twitter itu enggak banyak gitu tapi begitu saya masuk ke media-media lokal radar Bojonegoro Radar Tuban Radar ini banyak ternyata kemudian masuk ke Facebook orang protes jalannya misalnya gitu e rusak ya kemudian ada soal soal

Apa itu waktu kalau petani itu soal harga pupuk pupuknya lagi enggak ada mereka protes di mana kadang di Facebook Facebook grup Jadi sekarang ini eh kita dapatin sinyal yang namanya ada namanya big data ada small data nah ini ini ni kalau tadi Pak Imam sampaikan eh Big data

Eh jadi indikasi ya kalau kalau BPS ngeluarin itu harus jadi standar itu harus referensi metodei harus tepat tetapi untuk data-data yang yang yang dari media sosial misalnya masih bisa digunakan sebagai indikasi misalnya sekarang ini bisa tahu enggak sudah ada program misalnya untuk untuk petani e katanya ada dari pemerintah pusat soal

Pupuk tapi ternyata kok pupuk enggak ada bagaimana kita bisa tahu secara Real Time tidak ada pupuk di lapangan pupuknya lagi Eh langka misalnya dari media sosial ya media sosial di mana Enggak ada di Twitter orang adanya di Facebook grup di Facebook itu yang kita ambil Bapak Ibu jadi dideteksi saja di

Tempat misalnya di Magetan orang ngumpul-ngumpul warung kopi digitalnya di mana Oh ternyata pojok Magetan mungkin ada kayak gitu ya saya tes itu di Facebook saya sharch misalnya petani protes soal soal pupuk itu banyak ternyata di berbagai tempat jalan rusak kayak gitu ada di sana nah misalnya di Bojonegoro itu ada yang protes jalan

Rusak taruh di Facebook Habis itu didatangi aparat artinya apa ada yang memonitor dan itu itu kan sinyal ya indikasi bisa dipakai jadi ee Ini ini bisa dimanfaatkan metodologinya mungkin agak berbeda bukan menjadi indikator statistik official tetapi menjadi indikator adanya problem ya media sosial bisa dipakai seperti itu news juga sama media-media lokal itu

Wartawan biasanya mereka itu ngulik masalah dan masalah itu kadang-kadang enggak ada di media sosial ya mereka mereka butuh berita begitu ada isu aja datangin gitu jadi media lokal itu menjadi sumber yang berharga makanya Ketika saya di daerah saya gak gunakan Twitter saya gunakan media lokalnya Facebook grupnya apa di YouTube Itu ada

Channel apa itu yang kita pakai sebagai berdatanya mudah-mudahan itu ya menjawab Ya ee mungkin sedikit lagi apa ini ya Ee nah Ai pemanfaatan eii Saya kira ini Kita bisa mulai dengan hal yang sangat mudah ya saya ada ada satu contoh barangkali Saya khawatir kita bicara Ai sekarang itu terlalu Heboh gitu seolah

Ei itu bisa segala macam saya ambil contoh itu kalau yang di Cina negara yang sudah sangat maju big datanya Dar Ai segala macam untuk pemerintahan mereka Mereka pun masih hati-hati misalnya mereka ambil apa ada itu ee sidang Kalau enggak salah sidang di pengadilan sidang yang tadinya untuk sebuah masalah Butuh waktu berhari-hari

Karena mau majuin dokumen diperiksa orang datang dan lain-lain sekarang cukup jadi 20 menit saja kenapa Semuanya serba online dan karena misalnya ee dokumen legal yang terkait sesuatu yang mudahlah bisa dilakukan oleh komputer nah misalnya seperti itu kita bisa mulai hal-hal yang sifat n repetitif yang datanya mudah bisa diplace dengan

Komputer hal seperti itu yang bisa kita pakai ya Saya kira demikian waktunya sudah habis sampai ditulis tu Waktu habis ya baik Makasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam War wabaratuh kita Berikan tepuk tangan yang meriah untuk narasumber kita pada sesi keenam baik Bapak Ibu karena waktu sudah habis mungkin e demikian sesi terkait big data

Dan kecerdasan buatan ikan kakap sambal terasi mohon maaf dan terima kasih wasalamualikum alualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Bapak moderator silakan untuk foto bersama terlebih dahulu bersama narasumber silakan untuk dokumentasi untuk dapat mengabadikan baik dan Sekali lagi kami mengucapin Terima kasih banyak untuk Deputi bidang metodologi dan informasi

Statistik BPS bapak Dr Eng Imam Mahdi MT berikut Terima kasih banyak kepada Kepala Badan pengembangan sumber daya manusia Kemen kominfu praktisi bapak Dr Ismail Fahmi PHD Terima kasih juga kepada praktisi bapak Andi yuniantoro ssi.kom ya Terima kasih bapak dan ibu bapak-bapak kami persilakan untuk duduk kembali Bapak Ibu sekalian kita akan

Lanjutkan untuk panel berikutnya setelah copy break ya kami persilakan Bapak Ibu I untuk dapat menikmati hidangan yang sudah tersedia kita kembali lagi untuk agenda berikutnya pada pukul 15 45 Ya baik selamat menikmati hidangan cofe break bapak dan ibu kita kembali lagi untuk panel berikutnya pada pukul 1545 terima kasih [Musik] imana [Musik]

[Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Tertawa] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan]

[Tepuk tangan] [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] Selamat sore Bapak Ibu untuk waktu cofe break telah selesai bapak ibu kami mohon untuk dapat menempati kursi kembali kita akan lanjutkan kepada panel berikutnya Bapak Ibu juga diperkenankan untuk dapat melanjutkan menikmati hidangan cofe break di meja sambil kita melanjut ana sekali

Lagi bapak ibu waktu cof break telah selesai sesaat lagi acara akan kita lanjutkan terima [Musik] kasih [Musik] [Tepuk tangan] ada [Musik] du [Musik] Selamat sore Bapak Ibu masih dalam rangkaian acara rapat koordinasi nasional kolaborasi implementasi sistem pemerintahan berbasis elektronik nasional dan kita akan memasuki sesi panel yang terakhir pada kesempatan hari

Ini jug akan memasuki rangkaian acara di panel yang ketujuh dengan tema implementasi di daerah terakit program smart city dengan memanfaatkan teknologi 4.0 secara berbagai pakai betul sekali Rudi dan pada sesi ini Bapak Ibu sekalian kita akan ada dua narasumber yang akan memberikan informasi kepada kita semua langsung saja kita undang

Narasumber kita yang pertama beliau adalah seorang praktisi kami undang dengan Bapak dan juga bapak haringugr kami persilakan baik kami undang sekali lagi bapak Ted Sukardi dan juga bapak hari Singgih Nugroho se beliau adalah merupakan praktisi pada hari ini yang akan menjadi narasumber spesial kita Rudi pada tema keetu panel 7 kita ya

Betul sekali dan kilakan bapak baik dan kembali kami memberikan informasi kepada anda buat Bapak Ibu yang masih berada di ruangan acara dan yang berada di paling belakang I masih duduk-duduk di belakang boleh izin Pak untuk menempati kursi-kursi yang di depan kita akan lanjutkan untuk panel ketujuh Bapak Ibu

Yang sudah selesai cofe break yang masih berdiri kami undang untuk dapat menempati kursi dan yang masih di belakang kami undang untuk dapat maju lebih ke depan ya Rudi karena kita akan memulai betul sekali Rudi dan Bapak Ibu sekali an untuk sesi panel keetu akan dipandu oleh moderator yaitu beliau

Adalah praktisi bapak Farid subkan Kami persilakan boleh Tepuk tangan untuk Pak Farid baik hadirin kita memasuki sesi 7 langsung saja kami serahkan kepada bapak moderator kami persilakan Oke Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bapak Ibu sekalian yang saya hormati E ini sesi yang terakhir yang mungkin e Sebagian ada yang sudah sangat

Ngantuk ada juga yang mungkin sudah Kecapekan ya Bapak Ibu sekalian eh perkenalkan saya sebagaier dan juga chairman dari City Asia incorporated telah hadir di depan kita dua pakar yang sangat luar biasa sahabat saya ada Pak Tedy Sukardi beliau ini Malang melintang di swasta dan juga eh dalam puluhan

Tahun terakhir ya Pak ya Eh aktif di eh apa namanya eh di smart city e gerakan smart city sebagai expert kemudian juga ada di ftii federasi teknologi informasi Indonesia ada di apkomindo Pandi dan lain-lain banyak sekali e nanti cv-nya bisa dibaca sendiri kemudian ada Pak Hari Nugroho

Pak har nugro ini juga sangat senior tidak kalah senior dengan Pak Tedi meskipun rambutnya belum Seputih Pak Ted tapi sudah eh sangat luar biasa Pak Hari Nugroho guru Saya juga beliau ini eh adalah eh anggota dari ikatan audit sistem informasi Indonesia ias kemudian juga Diati ikatan auditor teknologiim eh

Indonesia kemudian dia juga pernah di ee insw Indonesia national single window kementerian keuangan Republik Indonesia dan menduduki berbagai posisi di kementerian eh perekonomian Republik Indonesia Bapak Ibu sekalian sore ini topik yang terakhir di hari yang kedua ini adalah implementasi program smart city dengan memanfaatkan teknologi 4.0 berbagi paket oke eh sebelum dimulai

Saya ingin ee membacakan pantun yang eh biar kita agak refresh sedikit gitu ya tadi di perjalanan saya dengarin radio 2024 pesta demokrasi pemilu Indonesia pasangan bacapres dan cawapres menjadi idola kita semua ibu bapak yang tercinta pahlawan satu data untuk Indonesia tercinta Bapak Ibu kita mulai sesi yang pertama yang akan disampaikan

Oleh pak Tedi Sukardi akan membawakan topik tentang peran data pada kota cerdas ya saya berikan waktu sekitar 20 menit dan EE Untuk Bapak Ibu sekalian dimohon ee mencatat hal-hal yang penting nanti saya dipesanin oleh panitia ee bagi yang bertanya katanya dapat hadiah gitu ya undiannya dapat alpard katanya

Jadi dicatat saja Bapak Ibu saya akan pilih secara acak nanti yang bertanya ee akan mendapatkan D price gitu ya Oke saya persilakan Pak Tedi untuk 20 menit ke depan Bismillahirrahmanirrahim Bapak dan Ibu yang masih bertahan di ruangan ini asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuham Alhamdulillah kita masuk ke Sesi 7 atau 17 ini 7 yang terakhir

Ini ee mohon penata gambar menampilkan slide saya saya mendapatkan tugas bersama dengan Pak Hari ini membahas tentang peran data dalam perkotaan cerdas Bapak dan Ibu tentunya sudah menyimak bahasan-bahasan sebelumnya banyak bicara mengenai data gitu namun Sekarang kita akan membahasnya dalam konteks Bagaimana hubungannya dengan perkotaan cerdas pertama kita Kilas dulu apa sih

Yang namanya perkuataan cerdas nah ini kita sudah mulai menggunakan istilah perkotaan cerdas tidak kota pintar lagi atau kota cerdas lagi memang di banyak regulasi baru yang diterbitkan di akhir-akhir ini ada PP perkotaan namanya di situ kita mulai gunakan perkotaan cerdas sederhananya bapak dan ibu kota cerdas itu tidak lain adalah wilayah

Jadi kita tidak perlu lagi repot membahas Smart Village Smart Province Smart Regency dan lain-lain pokoknya perkotaan itu wilayah wilayah yang bagaimana yang menyelesaikan masalah dan memenuhi kebutuhan melalui inovasi Jadi kami sudah mulai menghindari penggunaan kata-kata digital teknologi dan lain-lain karena yang penting inovasinya dulu nanti otomatis it apa Teknologi

Akan masuk Nah ini penerapannya Seperti apa itu hal yang baru itu dimaksud dengan cerdas kemudian juga mengurangi atau menghentikan hal yang lama jadi ada yang kita stop tidak lagi melakukan hal-hal yang sudah tidak produktif tidak tepat dan perlu juga meningkatkan hal-hal yang lama yang masih relevan nah ini dilakukannya berdasarkan apa

Berdasarkan pengetahuan ya Jadi kalau kita mengelola kota atau wilayah kita ini perkotaan kita itu tanpa pengetahuan tentunya kualitas secara mengelolanya ini bisa sesat ya kita bikin jalur sepeda padahal kondisinya tidak memungkinkan gitu kan kita membuat command centercand center yang tidak ada datanya kita membuat aplikasi-aplikasi yang hanya di-download oleh belasan

Orang itu karena memang kita tidak mempunyai cukup pengetahuan tentang kondisi tentang permasalahan tentang kebutuhan nah ini pengetahuan dari mana Dari data bapak dan ibu sekalian sederhananya nah di situlah lahir satu kata keren yang namanya data driven smart city Pak Pak pasti sering membahas hal ini sebagai pakar juga beliau di

Smart city data driven jadi kota cerdas berdasarkan dengan data Nah itu sederhananya kota CD itu nyambungnya ke data tu seperti itu kemudian ada tantangan-tantangan dalam penerapannya ada empat lah tapi saya enggak bisa membahas detail mengenai waktunya juga terbatas tapi kita semua mengerti di pemerintah daerah Apakah provinsi kabupaten atau kota itu punya satu

Tantangan besar ketersediaan datanya seringkiali kami tanya Kami ingin menyumbangkan kursi roda untuk Kabupaten Berapa banyak penyandang eh di faabel itu yang memu kursi roda datanya tidak ada Pak Ted tadi MTI kumpulkan dulu nah ini keterjan datanya Nah data itu juga seringkiali perlu dikelola tadi dibahas Saya kira oleh pembicara sebelumnya Pak Farid tadi

Bicara mengenai tata kelola data ya dari BPS kemudian juga kemampuan analisis juga perlu kita tingkatkan itu jadi tantangan juga dan yang lebih buruk lagi adalah setelah Datanya ada tidak ditindaklanjuti sudah tersedia datanya bahwa kota ini tidak siap untuk tidak siap untuk B tapi belum ada rencana-rencana follow up atau respon

Terhadap kondisi yang ada itu tantangan-tantangan terhadap ee penerapan perkuatan cerdas berbasis data ya tidak ada yang barulah mungkin Bapak dan Ibu sudah mengalami saya masih mengulangi a sedikit nah lebih lanjut kita lihat baru-baru ini telah terbit iso 372122 yang berisi tentang indikator kota cerdas ini saya tidak bahas satu-satu kalau kita bahas satu-satu

Mungkin pada Isya baru selesai ya tapi sekilas Bapak dan Ibu bisa lihat ada 19 kelompok dari kelompok ekonomi pendidikan dan seterusnya sampai air limbah dan air ya ini semua bicara data yang kita perlukan Bagaimana kita bisa mengikuti satu standar nasional ini menerapkannya kalau data-data ini belum tersedia itu menjadi tantangan tapi

Jangan kita patah Harang dan pesimis ini justru Tantangan untuk kita di pemerintah daerah untuk menyediakan data-datanya nah data-data tersebut bapak dan ibu itu diterbitkannya dari mana prosesnya pertama diterbitkannya dari proses dengan Intervensi manusia Nanti Pak Hari Nugroho akan lebih banyak membahas mengenai proses bisnis yang nanti akan menggenerate Eh data-data ini

Baik data baru maupun updating-nya atau penghapusan meliputi penduduk meliputi ekonomi transaksi keuangan dan lain-lain banyak sekali Proses bisnis yang nanti akan menghasilkan data-data jenis yang yang Intervensi manusia kemudian juga perlu diperiksa perlu diverifikasi validasi dan perlu dilakukan perbaikan agar kualitas datanya mumpuni saya akan juga menyorot yang kedua proses tanpa Intervensi manusia

Nah ini berita baiknya tanpa manusia Insyaallah lebih lancar ya tadi beberapa pembicara sudah membahas mengenai iot bagaimana kita menggunakan remote sensing dikumpulkan menjadi big data tapi saya ingin mengingatkan saja kita tidak bisa hanya mengandalkan salah satu D kedua ini meskipun kita punyal big data yang besar dari remote sensing dari

Pemantauan dari langit tentang apa kemiskinan yang kita perkirakan berdasarkan ee terang tidaknya satu wilayah belum tentu akurat ya mungkin orang-orang yang cerdas justru malam hari lampu-lampunya dimatikan jadi gelap itu orang-orang yang kaya ya orang-orang yang Marginal barangkali justru ramai-rami dangdutan sampai pagi gitu kan jadi ramai belum tentu itu jadi kita harus kembali

Lagi kepada data-data yang sifatnya transaksional ya kita bisa verifikasi Kalaupun kita sudah tahu wilayah Utara Kabupaten kita inih daerah miskin berdasarkan satelit tadi sensing Siapa yang miskin banyak rumah mewah loh di desa-desa itu jadi apa boleh buat catatan yang saya berikan ke sini adalah kedua sumber sama-sama penting dalam

Memenuhi kebutuhan ketersediaan data dan memerlukan manajemen yang efektif dua-duanya Apakah ada Intervensi manusia atau tidak lebih lanjut kita lihat konteksnya ini kan pesannya judulnya harus pakai industri 4.0 Pak ya jadi apa boleh Buatlah saya singgung sedikitlah dalam konteks tinya seperti apa sih industri 4 ini kita banyak sekali menggunakan

Macam-macam jargon gitu yang sukses membuat orang bingung belum tentu membuat orang bekerja gitu tapi apa boleh buat kita jargon iniah kadungada kan industri generasi ke ada EMP hal DII pertama komputasi saya ka sudah lakukan dengan pdnpdns itu sudah berbasis Cloud sebenarnya iot sudah banyak diterapkan di desa-desa bahkan dengan Drone dengan

Sensor dan lain-lain big data tadi sudah dibahas Saya tidak akan ulang dan kecerasan buatan juga saya tidak akan ulang tadi sudah dibahas dengan bagus sekali oleh e narasumber sebelum sesi ini ya Nah lebih lanjut Bapak dan Ibu penerapannya Seperti apa Kenapa komputis komputasi awan ini kenapa cloud computing ya Nah ini tujuan utamanya

Berbagi pakai ya kalau kita nanti di Cloud tapi kita enggak mau berbagi pakai ya percuma tetap aja terjadi ego sektoral yang depannya nanti ada huruf b-nya ego ego ego ada huruf b-nya Jadi apa tuh bacanya saya enggak sebut ya ya tulisannya jadi EMP huruf ego sektoral itu ya Nah ini penyimpanan datanya bisa

Di Cloud kemudian aplikasi juga kita taruh di Cloud sehingga bisa digunakan oleh banyak pihak nah kemudian juga di AW tadi kita sediakan juga berbagai sumber daya komputasi yang dapat digunakan oleh banyak pengguna jadi upgradennya mudah skalabilitasnya lebih baik dan layanan berbagai bentuk dokumen elektronik sudah dilakukan sekarang di Cloud ya Ada beberapa

Catatan di sini saya membedakan memang di slide Itu nanti baca sendiri saja tentang pusat komputasi dan pusat komputasi tepi Saya ingin memberikan catatan khusus ya bahwa tidak semuanya itu bisa di pusat data ada beberapa jenis informasi dalam berbagai bentuk format media yang harus di Uting namanya di tepi ini ada matriksnya

Membedakan ya jadi beberapa penerapannya contohnya untuk yang mengumpulkan analisis data seperti sensor luintas cctv kalau lambat karena harus bolak-balik ke Batam balik lagi ke kabupaten kita bolak-balik ke Jakarta terlalu lama itu latensinya tidak memungkinkan kita mendapatkan eh manfaat yang maksimal ya jadi itu harus diproses tetap di Kabupaten atau di Provinsi

Paling tidak yang dekat saja Kemudian kendaraan otonom ini lebih bahaya lagi ya datanya belum kembali sudah nabrak mobilnya gitu kan kemudian juga tentang kesehatan pasien itu kita ngerti harus cepat di ee respon Ya transportasi dan logistik memantau kinerja sistem transportasi jadi ini beberapa contoh pentingnya komputasi tepi ya jadi cloud

Computing itu ada yang pusat data di tempat yang nasional barangkali pdn atau s dan ada juga nanti yang tetap di kabupaten dan tetap di provinsi mudah-mudahan sedikit mengingatkan saja Kemudian lebih lanjut tentang ini yang menarik juga barangkali ini mungkin yang akan bawa pulang sebagai oleh-oleh ya

Apa sih yang baru gitu yang didapat dari acara ini ya Saya ingin perkenalkan konsep yang sebenarnya tidak terlalu baru sih tapi menarik untuk dikaitkan dengan perkuataan cerdas namanya kembar digital atau digital Twin ya Nah kembar digital ini apa sih sebenarnya gitu ya ini model model representasi Digital

Dari satu objek atau dari proses atau juga dari entitas tertentu n perkuataan kita kita juga nanti bisa menjadi satu model kita bikin satu kembarannya tentunya kembaran ini kan virtual ya kotanya menjadi bagian fisiknya nah ini ada empat entitas pertama entitas fisiknya itu adalah kota kita kemudian ada model digitalnya bisa macam-macam

Bentuknya bisa bentuknya seperti grafik bisa bentuknya seperti eh peta gitu ya itu juga peta perkotaan kita kan ada Kecamatan kelurahannya kita bikin modeling seperti itu model-model bisa juga bentuknya koneksi-koneksi kita bisa lihat kaitannya ke mana ini dan datanya sendiri tentunya menjadi elemen yang paling penting jadi di situ ada dua

Aspek ada physical entity entitas yang fisik dan ada entitas digital untuk mudahnya Saya ingin menggunakan contohnya bukan kota dulu nih kita contohnya penerapan pada akaponik seperti bapak dan ibu ketahui aquaponik ini adalah gabungan daripada hidrofonik dan tanaman ikan ya Jadi kita lihat sirkulasinya akan berjalan bagaimana tanaman itu tadi Eh

Endapan-endapannya itu akan turun menjadi zat-zat berguna buat ikan dari ikannya sendiri juga akan dirotasi lagi siklusnya naik ke atas menjadi bahan-bahan yang berguna untuk tanaman Nah ini bisa kita pantau dengan sensor-sensor kita bisa lihat tinggi air kita bisa lihat ph-nya suhunya ya kita bisa eh lihat Seperti apa dan kita juga

Bisa atur dengan kendali dengan aktuator itu iot kan ada sensor aktuator aktuator ngatur apa pengendalian lampu jadi ultravioletnya kita atur kemudian penambahan air pengurangi air atau e pompa udara untuk mengatur kadar oksigen dalam air yang ada nah ini bisa kita simulasikan dalam bentuk grafik jadi eh dalam satu bentuk aplikasi kita bisa

Lihat di penerapan digital twins-nya itu dari rumah kita bisa lihat nih Katakan Anda ke luuar kota dari handphone atau dari komputer kita bisa lihat Oh ini ikan saya nih sekarang oksigennya kurang nih Nah tapi bisa diatur otomatis nah hal yang sama bapak dan ibu sekalian kita terapkan di perkotaan ya nah di

Perkuotaan tentunya jauh lebih kompleks daripada sekedar melihat eh kembar digital yang bentuknya untuk aquaponik nih kalau kita masuk di perkotaan penerapannya Seperti apa Sepertinya saya masih aman dari segi waktu nih Memang agak ngembut saya takutnya telat perencanaan perkotaan ini kita mulai dari sana penerapannya Jadi waktu kita merencanakan kota kita bisa prediksi

Dampak daripada pembangunan jalan baru di Bogor sebagai contoh ini ada yang memperbaiki jembatan yang lamanya 8 bulan itu bisa kita simulasi karena jembatan ini ditutup e Seperti apa dampaknya terhadap lalu lintas secara keseluruhan dalam sebuah kota itu bisa juga penambahan fasilitas umum dan lain kita bisa lihat simulasinya ya Jadi

Sebelum itu terjadi kita sudah simulasi di kembarannya dulu nih tambahkan beban jalan dan lain-lain jadi kalau kita punya inisiatif membangun jalur sepeda dan lain-lain ya memperbaiki trotoar itu sebaiknya kita simulasi dulu melebarkan trotoar itu terkesan cerdas tapi dampaknya itu adalah lalu unasnya makin padat sehingga polusinya meningkat kemacetannya bertambah ya Belum lagi di

Kita lebar-lebarnya trotoar dipakainya oleh pedagang kaki lima bukan pejalan kaki jadi kita bisa simulasikan semua permasalahan perkuatan kita itu dengan digital Twin ya dengan memasukkan datanya manajemen lalu lintas contoh berikutnya kemudian konservasi energi se juga sedang difokus oleh Kementerian SDM dan e apa pupr lingkungan hidup itu pengendalan pengendalian polusi juga

Dapat kita simulasikan kalau ada penambahan penduduk ada perubahan jalur lalu lintas ya kita bisa simulasikan di twin-nya kita bisa lihat Seperti apa kemudian dampak sosial dan ekonomi tidak juga eh Tertinggal pertambahan penduduk atau perubahan struktur daripada ekonomi satu wilayah kita bisa simulasikan dampaknya apa nih terhadap kemiskinan dampaknya apa terhadap kesejahteraan Ee

Kita membuka lapangan pekerja baru adanya pabrik baru akan berdampak Seperti apa terhadap penyerapan tenaga kerja ya ini semuanya menarik untuk kita lakukan dan ini susah-susah sekali juga tidak tetapi kabar buruknya bapak dan ibu sekalian kita perlu data nah tanpa data ya gimana kita bisa bikin digital Twin karena digital Twin itu pada

Hakikatnya adalah simulasi atau modeling daripada objek kita yang kita di sini contohnya perkotaan berdasarkan data kalau kita tidak punya data penduduk yang akurat kita tidak punya data beban lalu lintas yang akurat kita tidak punya beban polusi Seperti apa pengukurannya kita tidak bisa mensimulasikan eh digital Twin ini untuk kota kita ya

Menarik Kita lihat Bagaimana di Indonesia ini digital t nanti bisa diterapkan Mungkin beberapa kota akan memulai dan tidak perlu di semua sektor kita bisa bikin digital Twin urusan energi aja dulu gitu Ya seperti apa Jadi kalau mati lampu dampaknya Seperti apa nih di kota itu kita lihat aktivitasnya

Seperti apa yang terganggu kalau ATM mati seperti itu kita bisa lihat dampaknya ke ekonomi Seperti apa Jadi simulasi-simulasi ini ee barangkali adalah yang kita harapkan dapat kita lakukan dengan digital Twin Akhir kata dari saya eh ada empat poin juga di sini Yang pertama adalah mengelola kota itu kalau

Mau cerdas ya memang perlu pengetahuan tentang kondisi permasalahan dan kebutuhan sebelum kita mengembangkan ide inovasi yang tepat sasaran pengetahuan ini memerlukan data ya tidak bisa memerlukan apa pemikiran-pemikiran yang lain tapi harus ada fakta-fakta pendudukungnya kedua menyediakan data yang akurat lengkap up to date dan relevan biasa saya singkatnya sebagai alur akurat lengkap

U-nya up to date r-nya relevan Nah itu memerlukan juga pengetahuan bagaimana kita mengelolanya ya dengan begitu bisa jadi data smart city hambatan pasti banyak ada hambatan teknis maupun nonteknis nanti kita bisa diskusikan ya harus bisa atasi tuntas ya kalau tidak tuntas ya peluang kita mengembangkan teknologi di perkotaan itu akan hilang

Ya akan lambat dan tidak maksimal dan terakhir model inovasi yang namanya digital Twin itu Eh ada peluangnya untuk kita terapkan mudah-mudahan ini bisa menjadi satu masukan untuk kita diskusi atau pemikiran bapak dan ibu sebagai bekal nanti setelah kembali ke e daerahnya masing-masing mengembangkan ee kota cerdas atau perkotaan cerdas itu eh

Berkaitan dengan pengembangan penyediaan data yang akurat lengkap up to date dan Insyaallah relevan itu saja saya kembalikan ke Pak moderator Pak Farid Terima kasih atas kesempatan yang diberikan Terima kasih Pak Tedi Bapak Ibu sekalian Tepuk tangan untuk pak Ted eh luar biasa Jadi Bapak Ibu sekalian eh

Kami bertiga ini banyak keliling e di berbagai kota kabupaten di seluruh Indonesia untuk program kota cerdas gerakan eh Smart Siti dari Kementerian kominfo ee tantangan yang EE sangat besar dari pemerintah daerah memang bagaimana kita itu memanfaatkan satu data tidak hanya pada lingkup ee pemerintah tetapi juga bagaimana dalam konteks eh pengembangan masyarakat atau

Digital Society gitu ya Dan kita tentu masalah di government sendiri aja belum selesai kan memang Harusnya kita sebagai ee pemerintah sebagai public service provider gitu kan pemerintah itu kan sebenarnya kan eh public service ya public service eh provider sebenarnya pemerintah seperti itu perannya dan eh harusnya lebih banyak memberikan pelayanan kepada

Masyarakat tetapi effort untuk menyelesaikan persoalan internal atau membangun Smart governance di lingkungan pemerintah sendiri PR yang sangat besar ya kemudian tadi Pak Ted banyak menyoroti bagaimana kita memanfaatkan data itu untuk meningkatkan kan ee kualitas hidup masyarakat jadi smart city itu ada tiga hal yang pertama adalah bagaimana membangun digital

Government gitu ya yang kedua adalah bagaimana eh membangun digital Society sebenarnya kan begitu yang ketiga adalah bagaimana keduadanya ini memberikan manfaat secara ekonomi kepada masyarakat atau digital ekonominya itu eh meningkatkan eh taraf hidup eh kualitas hidup wealthiness dari masyarakat ya dan eh digital Twin yang tadi disampaikan Pak Tedi itu bagaimana memvirtualisasikan persoalan-persoalan

Yang dihadapi R di masyarakat untuk kemudian dibuat suatu eh model virtualisasi yang pada akhirnya bisa meningkatkan e pelayanan kepada masyarakat nah berikutnya adalah bagaimana kita meningkatkan eh prosesnya nah ini PR yang sangat besar pakarnya adalah Pak Har Nugroho ya undang-undang nomor 39 tahun 2019 sat data ini sebenarnya kan PR kita bersama

Di tingkat Kementerian di tingkat pusat itu tidak mudah juga menyatukan data di tingkat pusat belum lagi di daerah di dalam satu kota satu kabupaten belum lagi antar daerah Antar Provinsi dan seterusnya tapi kita tidak boleh ee menyerah gitu ya Dan Pak Hari Nugroho terkait hal ini beliau akan menyampaikan integrasi Proses bisnis menyatukan

Sistem multi entitas pada kota cerdas waktunya 20 menit silakan Pak Hari Baik terima kasih Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Eh saya sebenarnya tidak membahas teori tapi saya mau cerita masa lalu proses dari tahun ke tahun yang saya alami eh tentunya sejak dari proses manual eh hingga Sampai dengan saat ini atau hal

Yang terakhir yang saya saya lakukan sebelum tahun 2019 pada waktu saya menangani insw ini mungkin bisa dibantu teknis kelihatannya layar tidak berubah Oke jadi sudah jalan Jadi sebenarnya begini ee saat ini kita tahu di beberapa daerah eh terutama terpecah-pecah dalam pulau-pulau ee informasi yang mungkin pecahnya pulau-pulau informasi

Ini tidak seindah eh pulau-pulau yang ada di Raja Ampat karena menjadi sesuatu yang akhirnya menjadi silo-silo seakan-akan berjalan sendiri-sendiri dan mungkin itu perlu kita pahami semua itu dampak dari terapan eh kita secara akuntansi itu adanya satu prinsip segregation of Duty atau spation of Duty pemisahan tugas tanggung jawab untuk

Tujuan keamanan proses agar tidak informasinya tidak direkayasa bisa dikerjakan oleh mereka ahlinya dan segala macam yang itu tanpa kita sadari akhirnya menjadi pecah-pecah dalam satuan-satuan kerja nah satuan-satuan kerja ini meskipun aslinya sebenarnya itu menjadi satu proses keseluruhan ya mungkin saya akan ceritakan saya kebetulan mengikuti dari

Proses manual yang di era tahun 570 gitu kalau kita datang ke kantor itu datang ke loket satu ke loket lain ke berikutnya sampai terakhir sehingga untuk satu urusan bisa 4 l loket yang harus kita lewati itu prosesnya manual nah itu yang terjadi pada waktu awal tapi begitu kita lakukan dengan

Komputerisasi mainframe di tahun 080-an itu di Indonesia yang memulai itu antara lain adalah paik ya eh di kementerian keuangan itu membuat sistem akuntansi yang zaman itu mereka melakukan entry prosesnya di entry eh oleh petugas data entry masuknya ke Tip dari tip diproses keseluruhan dan sejak dientry di TIP itu validasi

Dilakukan semua untuk tidak ada kesalahan datanya itu harus benar-benar bebas dari sampah sehingga kita waktu itu mengenal konsep yang namanya garbage in garbage out jangan sampai yang namanya ada data sampah ikut masuk karena informasinya akan informasi sampah nah seluruh laporan yang terjadi kalau kita lihat keuangan waktu itu sistem akuntansinya di entry seluruhan

Itu bisa dikelompokkan dalam kelompok satuan kerja maupun secara total terpusat Tidak ada satu pun ikut ee apa orang yang ikut melakukan proses karena semuanya di proses secara terpusat oleh sistem sehingga diharapkan tidak ada campur tangan manusia untuk melakukan perubahan Laporan atau apapun yang ada demikian pula pada waktu mulai masuk

Komputer Mini pun masih seperti itu jadi datanya itu masuk sekali saya kebetulan di era tahun 780 ee itu sudah mulai mempergunakan komputer Mini itu yang kita sadar Har bahwa dengan adanya penggunaan komputer Mini waktu itu masih pakai data entry dimasukkan ke Tip jadi Kebetulan kami tahun 8 itu mengerjakan proses di Salah satu

Pelabuhan di Indonesia proses Pelabuhan itu sejak kapal kedatangan kapal sampai kapal itu e ditarik oleh takpud untuk ditambatkan kemudian dipindah dan segala macam itu semuanya catat semuanya dan ada dokumennya Dokumen itu dientry Nah setelah dientry diproses di komputer pada waktu yang kita lakukan dengan sistem untuk karena datanya itu tersebar di satuan

Kerja maka secara administratif Kita harus melakukan rekonsiliasi apa yang terjadi rekonsiliasi itu bisa antar satu satuan kerja dengan satuan kerja yang lain berbeda penarikan kapal lima kali bisa dicatat oleh yang narik kapal tiga kali tapi yang oleh yang menambatkan tali ke tambatan itu bisa lima kali demikian pula penggunaan air yang namanya lima

Kali penggunaan air untuk ambil sekali ambil 1000 liter itu bisa kalau yang namanya ambilnya lima kali menurut itu di tagihan hanya ada tiga kali Nah pada saat itu begitu mereka tahu bahwa fasilitas sistem yang ada di komputer itu bisa menunjukkan kecurangan yang terjadi maka sistem itu tidak ada satuun orang yang

Mempergunakan dan kebetulan pimpinannya itu karena waktu itu baru turun dari kapal selam katanya Pak saya mas saya belum bisa untuk melakukan tindakan untuk memaksakan mereka mempergunakan ini karena Kebetulan saya baru turun dari kapal selam untuk jadi pimpinan di sini ini Nah itu tahun ’78 kejadian seperti itu Nah bahwa sistem informasi

Itu begitu rupa seharusnya itu tidak ada campur tangan manusia di dalam proses itu yang kita lakukan sampai dengan akhirnya pada waktu tahun 1 kita Coba lakukan perbankan online untuk layanan publik datanya itu satu data untuk dipergunakan macam-macam mulai dari yang namanya eh kasir pada waktu itu kasirnya tua-tua laki-laki tua-tua saya tanya kenapa

Seperti ini karena mereka harus ahli penjurnalan akuntansi nah sementara pimpinan yang ada dibilang Saya ingin kasir saya cantik-cantik nah kalau kasir cantik-cantik maka akuntansinya harus diproses otomatis penjurnalannya kita buatkan penjurnalan otomatis setelah itu kasirnya cantik-cantik dan ternyata Apa yang terjadi disrupsi yang juru jurnal akuntansi pekerjaannya hilang hanya ada di bagian

Pembukuan juru lapor Yang biasanya mengentre untuk membuat laporan dari kartu-kartu waktu itu sebelumnya pakai kartu itu hilang karena apa Laporan sudah otomatis dikeluarkan oleh komputer termasuk untuk laporan kepada nasabah rekening koran nasabah tidak ada lagi yang memproses hilang sama sekali tapi apa yang terjadi di transaksi naik lima kali lipat dengan komputer tanpa

Menambah orang karena masing-masing orang kapasitas olahnya sangat mampu meningkatkan sekali nah itu yang saya lakukan tahun ’81 untuk online Real Time pertama kali Nah yang berikutnya kita menghadapi masalah tidak mulai tidak tertatannya sistem informasi yang namanya garbage in garbage out itu menjadi sesuatu yang di dilupakan karena apa sejak tahun

4 sejak banyaknya dipergunakan personal komputer maka banyak proses manual berbantuan komputer yang dilakukan smbk dan itu banyak berlaku sampai saat ini di mana Di situ yang namanya prinsip sistem informasi yang saya pernah pelajari itu tidak berjalan karena apa data dari komputer tidak dipergunakan oleh komputer lain tapi dientry lagi

Sehingga apa yang terjadi itu banyak yang berlangsung sampai hari ini data dari satuan kerja tidak dipergunakan oleh satuan kerja yang lain Jadi tidak ada berbagi data dengan adanya personal komputer ini yang merusak sistem terutama di dalam pengerjaan yang terkait dengan pemerintahan baik administrasi pemerintahan maupun layanan publik nah bagaimana kita memperbaiki sistem

Informasi kita mencoba pada waktu awal secara swasta di privat itu e kegiatan ada integrasi multiple entity Di mana Di situ yang namanya personal komputer itu hanya dipergunakan untuk memproses transaksi di depan kemudian induknya dipergunakan mesin yang lebih sebesar server sebagai satu induk untuk menghimpun semuanya sehingga data itu

Antar satuan kerja itu ditemukan di servernya itu era-era yang terjadi sebelum eh waituk sebelum tahun 2000 Nah mungkin saya bisa menceritakan ini di tahun 2009 kami mendapat Tantangan untuk Asan Kebetulan saya waktu itu menjadi anggota tim persiapan Indonesia Nasional single window di Asean itu eh sejak 2006 kita punya kesepakatan bersama untuk

Menyatukan layanan publik di setiap negara itu secara single window jadi hanya satu loket untuk seluruh instansi apa yang terjadi di Indonesia pada awalnya ribut karena banyak yang namanya instansi yang eh dioperasikan atau dibantu oleh vendor-vendor bukan dikerjakan sendiri mereka ribut karenapa pada umumnya mereka mengintegrasikan itu dengan menyatukan seperti zaman

Mainframe sehingga akhirnya kita berpikir bagaimana menyatukan itu semua karena tidak bisa lagi dengan interoperabilitas antar sistem B2B akhirnya kita membuat solusi yang namanya single hub multiple entity jadi yang kita Satukan itu bukan sistemnya tapi proses bisnis antar instansi Kenapa saya angkat seperti ini ini adalah obat yang paling mujarab

Untuk mengatasi masalah adanya sistem yang berbeda-beda datanya sama dientry ulang berkali-kali dan tidak konsisten satu dengan yang lain kalau direkonsiliasikan tidak cocok karena apa sebagai contoh ini yang kita lakukan single window itu adalah yang sekarang dipergunakan antara lain dikenal orang dengan single eh apa apa eh online single submission jadi pada waktu tahun

2009 itu kami menyatukan seluruh kebutuhan data dari setiap instansi untuk setiap keperluan perizinan yang sama itu dalam satu format form isian dan setelah kita gabung rata-rata untuk satu layanan itu membutuhkan layanan dari lima instansi atau kalau di daerah lima satuan kerja itu ee cukup yang 50% itu

Ada datanya sama yang beda itu 50% yang lain akhirnya apa 5 * 50% itu kita Satukan yang lain adalah kita lengkapi dengan masing-masing kebutuhan instansi dan itu kita letakkan di paling atas di hub-nya jadi ada pusat data yang kita manfaatkan itu untuk menampung semua informasi yang dibutuhkan oleh semua

Instansi nah di samping itu kita pergunakan interoperabilitas antara hub dengan semua instansi di dalam interoperabilitas itu kita pasang yang namanya fasilitas automation Proses bisnis jadi Proses bisnis yang kita otomasi jadi setiap izin misalnya saya ee bisa sampaikan eh dia butuh rekomendasi dari Badan POM butuh rekomendasi dari Kementerian Kesehatan

Itu diproses bisa diproses paralel kalau tidak saling terkait nah di dalam proses itu kemudian dari rekomendasi itu datanya akan masuk dipergunakan untuk menerbitkan izin nah Sesuai dengan pasal 7 undang-undang ite waktu itu kami minta opini legal bagaimana kita mengatasi masalah aspal ternyata di undang-undang ite pasal 7 itu ada obatnya untuk aspal

Bahwa finalnya hukum satu Data yang dipergunakan secara elektronik itu apabila sudah divalidasi dengan isi dari data basis data di lembaga penerbitnya Oleh karena itu secara online antar instansi kita lakukan validasi dan sejak itu yang terjadi adalah kalau seandainya rekomendasinya aspal begitu Direject makaom izin tidak akan bisa diterbitkan oleh karena itu biarpun

Menterinya bilang tolong kasih izin kalau rekomendasinya tidak masuk maka proses izin itu tidak akan bisa dikeluarkan nah akibatnya apa dengan adanya konsolidasi Proses bisnis ini tidak ada lagi yang namanya pendelegasian kewenangan ke siapapun yang memberikan layanan jadi kewenangan dikembalikan ke masing-masing satuan kerja penanggung jawab yang bisa menjalankan kondisi sistem pemerintahan

Saat ini masih ada tiga-tiganya masih ada sistem manual berbantuan komputer karena dari satu tempat ke tempat lain menerbitkan dokumendokumen dientry lagi ke komputer itu sesuatu yang secara sistem informasi adalah salah tapi selama ini kita lakukan seakan-akan itu sesuatu yang masih normal-normal saja dan itu untuk kita sadari bahwa kalau kita ingin baik kita

Harus Hilangkan itu entry ulang artinya apa kita perlu berbagi data kemudian eh SPBE eh adanya per entitas antar entitas masih dengan dokumen itu pun juga sesuatu hal yang perlu kita hindari oleh karena itu kita perlu integrasi SPBE antar entitas dengan berbagi data elektronik nah solusi yang saya coba tahun

2009 itu kami mendapat penghargaan dari wco karena waktu itu tidak lazim adanya satu entitas itu bertemu di dalam ini dan diatur otomasi Proses bisnis di dalam pemerintahan atau di dalam ee proses perizinan dan impor ekspor itu tidak lazim dilakukan dan kita dapat penghargaan dari World custom organization secara tertulis mereka

Hargai Dan dan akibatnya apa beberapa negara datang ke Indonesia untuk belajar tapi yang terjadi di Indonesia ternyata kalah cepat dengan mereka yang belajar dari Indonesia mereka justru sekarang jauh lebih maju sementara di kita masih berputar setempat nah saya berbagi ini tujuannya untuk apa Bapak Ibu sekalian bisa memanfaatkan konsep

Yang sama secara murah karena apa kita tidak perlu yang namanya aplikasi yang kita sudah terima yang ada tapi kita bisa konsolidasikan untuk menjadi sesuatu layanan yang super up kita lihat sekarang ada super up eh dari Kementerian Agama dari Kementerian Kesehatan dan segala macam mereka itu tidak merubah yang namanya aplikasi yang

Ada di masing-masing tapi mereka berbagi data untuk mengkonsolidasikan semuanya dengan mengatur proses bisnisnya untuk menjadi satu kes kesatuan yang berkesinambungan sinkronisasi integrasi ini yang perlu kita lakukan sebenarnya eh kita Sampai dengan saat ini segregation of Duty itu masih dianut kalau kita tahu di dalam keamanan informasi iso 27001 maupun

27002 itu masih men menjeebutkan dan menekankan pentingnya pembagian tugas dan tanggung jawab dan ini saya lihat masih banyak daerah ataupun di pusat yang bisa belum bisa menerima salah satu contoh segregation of Duty yang harus dilakukan adalah data tidak disimpan sendiri oleh satker pemilik data tapi disimpan oleh Wali data Saya belum lihat

Semuanya melaksanakan dengan baik dan saya juga masih melaksanakan pemberian ke wali data pun salah gitu kenapa Wali data dikasih passport e password untuk bisa merubah padahal Wali data itu tidak boleh bisa merubah hanya boleh membaca untuk bisa jadi big data atau bisa jadi satu data tidak untuk merubah karena

Yang boleh merubah adalah pemilik datanya satker masing-masing nah hal-hal seperti ini yang kelihatannya kalau kita ikuti semuanya secara satu persatu tentunya ee apa kita akan dengan mudah kita lakukan segala sesuatu tanpa menunggu segala sesuatu yang baru dan ini memang menjadi satu dilima yang perlu kita hadapi di dalam sistem pemerintahan

Karena ee untuk itu kita memang harus melihat kita perlu terobosan teknologi dengan memanfaatkan era industri 4.0 kalau kita lihat sekarang kita belanja secara online Pada waktu kita belanja kita pilih barang setelah barang orang Setuju kita bayar ke bank sistemnya beda di bank setelah bank berbayar datanya bank masuk ke penyelenggara

E-commerce di status sudah dibayar sehingga yang namanya pemilik barang penjual itu secara otomatis mempersiapkan untuk mengemas dan secara otomatis penyelenggara e-commerce itu menghubungkan kita dengan eh menghubungkan sistem dengan logistik untuk dijemput barangnya dan itu sistemnya juga beda nah sistem yang berbeda ini tidak harus disatukan dengan yang namanya eh

Teknologi industri 4.0 itu tidak perlu lagi kita harus Satukan harus komputernya sama software-nya sama satu open source satu pakai Microsoft satu pakai Oracle satu pakai posgri tidak melihat itu Tapi itu semua bisa dilakukan nah terobosan-terobosan ini kita harapkan untuk bisa kita pelajari saya ceritakan itu tadi karena apa banyak solusi yang bisa kita

Pilih kita lakukan meskipun memang kita perlu agak lakukan secara Agil tidak bisa langsung kita rombak mulai dari nol lagi karena kita ibarat kapal yang sudah berjalan mesinnya Perlu diperbaiki maka kita tidak mungkin berhenti di tengah laut kita tetap harus berjalan sambil memperbaiki mesin yang ada Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan mungkin

Ee apa E Kesimpulannya adalah dengan digital hub yang ada kita harapkan Bapak Ibu bisa mengembangkan itu dinas kominfo bisa membantu untuk menyatukan semua informasi yang kita butuhkan bukan dengan entre ulang tapi cukup dengan berbagi data mengatur Proses bisnis menjadi satu kesatuan Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan karena waktunya cukup terbatas

Saya kembalikan ke Bapak moderator Terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Tepuk tangan untuk pak ya Luar biasa Bapak Ibu sekalian ya di tengah utan kita menjadikan ee satu data itu menjadi e sumber berbagai macam data yang bisa dimanfaatkan melalui proses e integrasi dan interoperabilitas yang di sana banyak masalah gitu Ya kita

Harus akui baik itu di tingkat pusat di tingkat daerah e banyak masalah Tetapi saya yakin gitu ya teknologi itu punya sifat e p inovation ya artinya memaksa kita semua untuk pasti adop itu karena kalau gak kita enggak akan jalan ya ada satu titik kalau misalnya kita semua enggak

Bisa kerja Bapak Ibu sekalian nanti kira-kira ya ada Google ada IBM ada Microsoft yang nanti akan menawarkan hal itu dan kita tidak mau tidak bisa menolak begitu Bapak Ibu sekalian ya karena teknologi pun adalah eh digital push Eh punya sifat push eh Innovation gitu ya yang memastikan kita mau enggak

Mau harus ee aksep gitu ya Sehingga proses ini dalam jangka waktu 5 10 tahun yang akan datang itu betul-betul akan mentransformasi pelayanan publik ya di kita Nah kalau Bapak Ibu sekalian bingung gitu ya data itu ada di mana-mana dan eh Cloud service yang dimiliki oleh Google yang dimiliki oleh Amazon yang

Dimiliki oleh Telkom semua nanti bisa diintegrasikan dengan teknologi Eh masa depan Bahkan dalam beberapa kali ee kami Bimtek SM City gitu ya Coba bayangkan 5 10 tahun yang akan datang pelayanan publik yang paling ee kira-kira enggak enggak terjadi sekarang apa gitu ya Ee dan ada peserta yang menurut saya keren

Gitu ya bisa membaca Bagaimana teknologi 4.0 terkait dengan automation terkait dengan iot terkait dengan big data eh Cloud eh dan robotik dan lain sebagainya kira-kira membuat kita menjadi Semuanya serba mudah ya kalau saya misalkan pengin apply passport gitu ya hari ini saya ingin apply passport sudah langsung

Data sudah ada semua Apakah betul data Anda ini begitu klik silakan tampilkan foto Anda keluar bayar langsung ambil tanggal sekian jam sekian di loket Ini alamatnya ini kira-kira sudah sampai seperti itu Bapak Ibu sekalian Jadi apa yang kita diskusikan hari ini terkait dengan Bagaimana proses eh integrasi proses interoperability sampai Bagaimana securitize

Eh ee semua proses data itu menjadi tantangan yang harus kita selesaikan dengan cepat Bapak Ibu kalau enggak menjadi irelevan dalam e di masa yang akan datang Bapak Ibu saya buka pertanyaan Ya silakan Bapak panitia disiapkan doorprnya kalau nak berarti dibohongin saya Bapak Ibu jadi pertanyaan pertama ada satu

E VIP nomor jadiersah saya sekarang mau saya kasih ke siapa kemudi n nomor 27 ya nomor 7 Pak ya kemudian nomor 3 yang kelihatan di mata saya aja belakangnya Nomor 14 meja berapa ya yang di sana ya betul betul Bapak ya oke silakan pertanyaan pertama tapi tadi Pesannya narasumber pertanyaan satu langsung kita

Ee jawab gitu ya tadi yang di situ silakan Bapak nomor bapak ya baju hitam ya silakan baik bismillah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh perkenalkan saya car dari komino Belitung Timur Pak eh mungkin ke Pak Tedi terkait ini pak jadi selama beberapa hari ini kita sudah membicarakan eh smart city eh terkait

Dengan big data dan lain-lain eh ada satu hal mungkin yang harus kita juga melihat bahwa Bagaimana dengan masyarakat yang di daerah-daerah yang menjalankan program smart city ini beberapa hal mungkin kalau di kota-kota besar yang memang secara digitaliterasi dari masyarakat tersebut sudah cukup lebih baik eh partisipasi masyarakat itu akan jauh

Lebih baik juga bagaimana dengan daerah-daerah yang memang masyarakatnya masih butuh peningkatan terkait dengan literasi digital Ini pertanyaan saya hanya satu saja best practice Bagaimana untuk kita bisa meningkatkan asi digital masyarakat di daerah dan meningkatkan partisipasi market dalam program SM City Terima kasih asalamaikum warahah wabakatuh kasih pak Mungkin sedikit saya Pak

Ted Apa mempertajam pertanyaannya gitu ya bukan sekedar membuat literasi bagi masyarakat Bagaimana menyiapkan digital readiness dari masyarakat itu supaya smart city itu bisa bermanfaat lebihiku Pak Makasih Pak ini banyak saya ditanya pertanyaan ini sangat terlatih saya menjawabnya gitu ya kalau di desa Pak Sekarang desa-desa kita dan kabupaten

Tuh rata-rata punya 100 sampai 400 Desa gitu kan ada yang namanya admin Desa Pak admin Desa ini kadang-kadang upah bulanannya di bawah UMR ya kadang-kadang kadang-kadang enggak digaji juga Pak gitu Padahal yang Bapak maksud itu adalah bagaimana orang di pedesaan ini bisa dibantu dengan teknologi digital yang

Ada nah jembatannya ituh admin Desa itu tadi Pak jadi admin Desa itu akan membantu mengambil informasi dari Cloud dari mana-mana menyalurkan kepada masyarakat pedesaan dan sebaliknya masyarakat pedesaan kalau punya kebutuhan untuk membuat akun menjual produk admin Desa ini nah ini contoh saja yang real ya bagaimana ada admin

Desa Nah kita harus mulai menerapkan juga untuk masyarakat masyarakat yang literasinya kesiapannya masih jauh dari di perkotaan Yang lain sudah maju nah ini mesti ada tipe-tipe admin desanya ada helpdesknya ada pendampingan Pak Indonesia dulu sem beras itu karena di sawah itu ada yang turun Pak Penyuluh Pertanian namanya Kenapa kita enggak punya penyuluh

Digital sama aja kan itu kan jadi satu ilmu yang dapat jadi saya bicara dengan tataran praktis pak saya enggak bicara yang literasi digital harus bla bla bla engak nyambunglah ya masyarakat kita belajarnya cepat Pak kita jangan Sis ya masyarakat itu cepat sekali belajarnya menggunakan ATM menggunakan handphone

Ini jadi kalau orang bisa upload status Facebook dan Instagram Pak meskipun di desa sekalipun ya sudah kita anggap dia sudah digital gitu jadi jangan kita bikin rumuit lagi wah Kami mempunyai kesenjangan digital itu histeris Pak itu bukan drama lagi sudah histeris nah yang penting kita Cari solusinya Seperti apa

Jadi solusinya adalah memang kita sadar kesiapannya berbeda-beda tapi kita mesti punya inovasi terobosan ya untuk mempercepat prosesnya paling tidak gitu ya jadi seperti itu saya lebih khawatir eh literasi di pemerintah daerah Pak Mohon maaf bukan di masyarakatnya gitu ya jadi pemerintah daerah kita kadang-kadang sangat bagus menghambat

Pak gu ya ya ya menghambatnya bagus ya dan Enggak cuman pemerintah pemerintah pusat juga cukup sukses membuat bingung pemerintah daerah gitu Ini kritik saya enak pak karena saya bukan orang politik dan bukan PNS juga enak ngomong bebas tapi habis ini Pemerintah pusatnya dari daerah Pak di Kalimantan Timur Pak Oh

Iya alhamdulillah alhamdulillah jadi memang harus diceritakan Bagaimana repotnya di Pemda itu menginput data berkali-kali yang sama di aplikasi yang berbeda-beda yang diinput enggak bisa keluar lagi datanya itu kan yang Anda rasakan sehari-hari angkat Bicara dong jangan diam aja gitu Ya kan Jangan nerimo gitu kan Anda teriak ini enggak

Benar nihah di situ kita bisa insyaallah memperbaik lag jadi Makasih Pak itu kesiapan daerah saya sarankan kita pikirkannya juga inovatif ada pendampingan ada pusat-pusat helpdesk gitu ya dalam bentuk desa yang yang cocok di desa di Kelurahan Seperti apa tapi jangan lupa kita sendiri mesti memberi contoh Jadi kalau pnsnya sendiri

Apa-apa manual gitu kan ya Repot ya masih pakai foto-foto gitu kalau melaporkan gitu kan jadi seperti itu contoh Pak Hari ada tambahan pak Hari Coba Mungkin tambahan dari saya adalah kita itu Indonesia itu dari Sabang sampai Merauke kondisinya berbeda-beda fasilitasnya berbeda masyarakatnya berbeda tingkat kebutuhannya juga berbeda Oleh karena itu adalah lebih

Baik memang menurut pendapat saya itu masing-masing pemerintah daerah menyesuaikan dengan kondisi kebutuhan daerahnya Jangan sampai kita memaksakan sesuatu yang ternyata memang bikin kelihatan hebat tapi masyarakat tidak bisa menikmati hal-hal yang seperti itu yang banyak terjadi dan yang sering yang terjadi adalah kadang-kadang dari pusat itu datangnya hanya memikirkan kebutuhan

Pusat padahal kebutuhan daerah pun juga ada Sebagai contoh pada waktu kita bimbingan eh untuk smart city itu ada yang tanya Pak bagaimana ini aplikasi pusat saya harus pakai tapi aplikasi ee pusat itu tidak ada fasilitas yang mencatat apa yang pekerjaan yang dilakukan oleh satuan kerja kita yang datanya tidak diperlukan pusat tapi itu

Perlu kalau saya diperiksa oleh BPKP atau oleh apapun untuk pemeriksaan atau inspektorat untuk membuktikan bahwa kita sudah melakukan secara benar atau kalau punya masalah itu ada jejak digitalnya sementara aplikasi yang ada tidak membahas soal itu sehingga mereka bilang saya terpaksa entry ulang aplikasi saya yang lama yang sudah komplit sudah

Lengkap nah Oleh karena itu saya berpikir bagaimana kita menyatukan keduanya tanpa entre ulang artinya dengan single submission tadi kita harapkan duduanya terpenuhi datanya karena daerah pun butuh Jangan sampai kita misalnya IMB ee sudah dilakukan pengecekan untuk Ijan Tata gunanya sudah Ee diperiksa oleh siapa kemudian cek lokasi oleh siapa

Segala macam data itu kan tidak dibutuhkan oleh pusat yang dibutuhkan oleh pusat hanya izinnya Nah data-data itu tetap ada di daerah nah soal nanti kemudian disempurnakan itu tinggal masalah berikutnya tapi paling tidak kita menjadi data satu data benar-benar dengan cepat terpenuhi Saya rasa itu Dar than Pak Har Ya jadi tadi dari

Pak dari Pak Har Ya jadi kalau ada aplikasi layanan kepada masyarakat yang tidak jalan kemudian disalahkan masyarakatnya tidak ready Saya pernah sedang melakukan penelitian terkait dengan digital Society readiness untuk smart city jadi memang yang disalahkan Betul Pak jangan coba aja yang namanya wa ya aplikasi yang dibikin

Eh oleh John kaum yang dibeli oleh Facebook itu kan gak ada sosialisasi Pak dan itu pintar semua pintar sendiri gitu ya gojek itu ya aplikasi itu ya gak pernah ada sosialisasi yuk pakai gojek itu Ya pintar sendiri terus kemudian Pemda bikin aplikasi masyarakatnya enggak bisa jalanin disalahin rakyatnya katanya enggak bisa mengoperasikan

Literasinya rendah gitu ya jadi kira-kira begitulah analoginya Bapak Ibu sekalian ya Eh berarti kita lihat aplikasi kita mungkin jangan-jangan yang tidak ee apa namanya tidak tidak social friendly tidak Citizen friendly gitu ya itu yang eh catatan eh dari ee para narasumber oke yang nomor dua nomor 27 Nomor 27

Silakan Terima kasih atas kesempatan yang diberikan saya Firman dari daerah Pak dari Sumbawa Barat NTB jadi eh Kabupaten kami juga kemarin sudah masuk ke dalam smart city dan memang ada beberapa kendala terkait dengan aplikasi yang menjadi kkin dari smart city itu sendiri Jadi kami lebih kepada memusatkan eh Smart Society

Ee mungkin hampir sama dengan bapak yang disampaikan tadi ini lebih kepada ee data-data yang diampuh yang kami buat aplikasi ini adalah aplikasi untuk memudahkan data baik itu ee BPJS maupun dana-dana bantuan yang diberikan baik dari pemerintah maupun dari daerah Jadi data-data ini akan diberikan secara Real Time yang diampuh oleh

EE aparatur-aparatur di desa yang sudah kita memberikan sosialisasi setelah interview atau evaluasi itu memang ada beberapa desa yang tidak bisa memanfaatkan aplikasi ini secara betul atau ee data-data yang terlambat jadi yang menjadi keputusan kami atau kesimpulan kami jaringan Network itu sampai ke desa itu sangat dibutuhkan karena kami ada di beberapa

Wilayah-wilayah terpencil di mana yang datanya yang kami ee harapkan itu secara Real Time contohnya seumpama ada bantuan sosial atau yang lainnya yang diberikan tiap bulan itu apabila masyarakatnya ini sudah meninggal atau sudah pindah itu kita sudah mendapatkan data-data itu I pertanyaannya gimana pak jadi pertanyaannya lebih kepada di daerah kami

Ee smart city itu akan berjalan apabila jaringan networknya itu sudah merata Pak itu inti dari yang kami pertanyakan karena memang selama ini bts-bts yang ada di daerah itu bisa dimanfaatkan tapi cuma 6 mbps saja Pak jadi tidak bisa dimanfaatkan secara e Real Time kadang ada kadang gak ada i jadi itu Pak Jadi

Kami melaksanakan smart city ini ada beberapa kendala yaitu salah satunya dari jaringan Network yang ada di daerah-daerah karena tidak bisa atau masih area-area Blank Spot maupun kurang sinyal mungkin itu aja pak terima kasih terima kasih eh Bapak dari mana tadi Sumbawa Barat Pak Sumbawa Barat ya jadi memang betul kami keliling ke

Daerahdaerah itu kita bicara smart city bicara 4. iot automation big data apapun namanya nanti keluar segala macamnya itu ya terus Terus bagaimana kalau enggak ada accsesability ya connection-nya eh apa eh hidup mati gitu ya kemudian eh server atau data centernya juga tidak mendukung dan lain sebagainya kira-kira mungkin pertanyaannya gini kali ya kira-kira

Apakah kita ini akan eh betul-betul berhasil menjalankan smart city ini dengan kondisi infrastruktur kita yang EE masih memiliki PR sangat besar gitu ya ee belum lagi Sekarang kan beberapa negara bahkan sudah deploy SEG kan Singapura sudah mulai 6G kalau bapak ibu keliling ke Singapura sudah di semua

Lokasi sudah 5g ya Malaysia ee kalau kita ke Kuala Lumpur sampai pinggiran pinggiran sudah 5g juga gitu ya kita jangankan di ee Nusa Tenggara ya Di Jakarta aja kadang-kadang ada Blank Spot gitu ya apalagi kalau di dalam ruangan dan lain sebagainya kira-kira eh seberapa yakin smart city kita ini akan berjalan sukses dengan

Permasalahan tadi dan bagaimana strateginya Pak Ya mungkin saya coba menjawab Ya klasik sekali dari dulu saya waktu rambutnya masih hitam sekarang masih hitam juga Pak Semangat sekarang sudah meninggalkan dunia hitam kita selalu menangis tentang tidak adanya infrastruktur kita menangis tidak adanya anggaran Pak Tedi untuk memasang jaringan internet ada pimpinan daerah

Itu meresmikan internet di sebuah pulau gitu dengan pimpinan dari pusat kemudian pimpinan pusatnya pulang Internetnya juga ikut pulang internetnya terus enggak jalan lagi sehingga pimpinan daerah itu ke Jakarta ikut satu pameran nah ini internet Saya ingin bawa pulang Bisa enggak nih Katanya seperti itu Jadi pertama pemahaman t ituart itu Pak Iya

Itu tapi itu cerita lucu tapi kejadian memang saya enggak berani sebut kota mana Daerah mana itu tapi lucu itu menunjukkan memang kita belum memahami persoalannya Seperti apa ya jadi infrastruktur apanya kemudian infrastruktur mau dipakai Seperti apa ya jadi banyak solusi-solusi interim sampai nanti kita punya BTS yang lengkap Sabang

Sampai meroke ada kepala babedah yang menanyakan ini belanja bandwid tahun lalu sama sekarang kenapa naik terus namanya bandwi terus kok naik terus harganya gitu ya Iya jadi barangkali kita kumpulkan dulu di satu pusat gitu Saya membuat satu namanya gatik itu gerai layanan tik jadi orang-orang Desa keluruhanu datang ke

Sana internet di situ ada tersedia nah secara teknologi bapak dan ibu sekalian kita kan tahu sekarang ada satelit aneh bin ajaib Menteri Kesehatan repot-repot ngomong sama yang punya satelit ya agar Puskesmas bisa terhubung gitu Kan jadiusi itu ada sekarang tinggal kita prioritas anggarannya di situ atau tidak dana desa pakai buat apa

Apakah memang ada aliran kepercayaan di Indonesia dana desa tidak boleh dipakai buat internet kan tidak Coba diperiksa lagi teman-teman barangkali ada undang-undang pedesaan melarang Dana Desa hanya boleh dipakai buat infrastruktur jalan kalau memang dana desanya ada ya desanya dikeluarkan dana itu prioritasnya digeser untuk menyediakan internet kalau internetnya memang jadi masalah jadi solusi

Teknisnya sudah ada satelit Saya kira tinggal kita memikir bagaimana menerapkannya atau bertahap ini Aplikasi apa yang diperlukan untuk smart city di yang tempat-tempat yang masih belum ada bts-nya yang belum nyambung dan lain mungkin diakali ya jadi artinya dikumpulkan masyarakatnya di satu tempat di situ internetnya pakai satelit mahal

Enggak apa-apa tapi ya tersedia jadi kita harus terus berinovasi nih ya enggak bisa terus kita menangis anggaran tidak ada saya bilang anggaran ada yang tidak ada adalah prioritas anggaran bapak dan ibu sekalian i Bukan anggarannya tapi prioritas yang tidak ada ya Jadi kalau prioritasnya dilurus Insyaallah maka daripada itu berdoalah

Ya Allah berikanlah pemimpin-pemimpin kami yang lebih mau memprioritaskan belajarastruktur kir-ira begitu doa kita yang kurang ya itu aja Pak Hari Pak Hari tambahan silakan Pak Oke Eh tadi memang Sebelumnya saya sudah singgung posisi masing-masing daerah itu berbeda-beda oleh karena itu secara cerdas ya kalau kita bicara smart city itu bukan hanya

Sistemnya saja yang cerdas kita pun juga memilih sistemnya juga mesti cerdas gitu artinya kalau daerah tersebut masih banyak daerah Bling Spot ee anggarannya terbatas APBD tidak tersedia dan segala macam kita mesti membuat satu solusi cerdas yang sesuai dengan kondisi daerahnya sebagai contoh misalnya layanan di desa misalnya semuanya

Tadinya online harus online terpusat ke ibuota kabupaten misalnya itu bisa dibuat layanannya offline dulu untuk satu kali sehari secara ini datanya baru di-upload ke pusat demikian juga tadi yang Pak Tedi sampaikan ada gerai-gerai untuk layanan seperti warnet yang diselenggarakan oleh desa untuk mereka yang memperlukan belajar dan segala macam bisa secara bersama-sama untuk

Melakukan tidak harus mereka masing-masing punya HP sendiri dan segala macam karena dengan cara seperti itu kita bisa Melakukan lompatan yang lebih baik Saya rasa itu yang bisa saya tambahkan Terima kasih baik jadi inovasi daerah untuk bisa tetap melayani dengan memanfaatkan teknologi dengan kondisi yang ada ada dua opsi opsinya Pak Tedi

Ya kita tinggal kalau pemerintahnya mau memprioritaskan belanja infrastruktur ya bisa dipercepat gitu ya kita bukannya enggak punya duit tapi kita punya kemauan enggak untuk infrast yang kedua ya inovasi prosesnya ya Pak Hari sampaikan mungkin bisa di-delay dulu tapi manual dulu kemudian di laptopnya masing-masing kemudian tinggal upload ketika ada konektivitas

Gitu ya tapi saya rasa Bapak Ibu sekalian dalam 5 10 tahun ke depan sekali lagi kita akan pasti Selesai masalah itu bapak ibu ya Jadi kita harus mulai yang terakhir Bapak Ibu sekalian karena kita dibatasin sampai jam 5 tadi belakangnya Ini Pak e berapa ya Ya silakan agak singkat Bapak Ibu ee Pak

Silakan yang pakai baju batiik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam War Nama saya yanan dari disomimpo Kabupaten Bekasi Pak eh jadi e mungkin pertanyaannya adalah eh yang pertama mungkin indikator Apakah ada indikator yang disebut kota cerdas itu seperti apa karena jujur eh secara persepsi mungkin sekarang banyak yang meng eh membayangkan bahwa kota

Cerdas itu kalau sudah ada CCTV punya command center itu eh apa disebut kota cerdas ya kita enggak jauh-jauh beberapa kali Eh ada seminar tentang kota cerdas biasanya pendor-pendornya ya tentang yang jualan CCTV apa eh Smart meter Jadi sebenarnya indikator kota cerdas itu Apa itu ya Ee itu Pak karena ee yang kita

Butuhkan ee seperti itu keduanya Mungkin ini karena yang menggaungkan smart city aja ini adalah Ken kominfo sehingga kelihatannya di daerah ini yang di jadi tanggung jawab eh smart city itu jadinya disomimpo Padahal kalau saya lihat secara perencanaan ini Bappeda ini punya pengaruh yang kuat contoh tadi Masnya dibilang bahwa

Kepala baedas sampai nanya kenapa ini harga bandwid naik terus padahal kalau ee trust apa dari awareness dari bedanya kuat mungkin enggak akan timbul pertanyaan itu n mungkin ini dari e Ken kominfo bisa dengan bppenas bagaimana penekanan e di B daerah ini untuk eh mensukseskan program eh smart city ya

Mungkin itu eh yang terakhir mungkin tadi Pak Tedi bilang bahwa smart city ini adalah kewilayahan sehingga tantangan dari kabupaten akan berbeda dengan kota karena luas Kabupaten ini rata-rata sangat luas dan perbedaan dari tingkat wilayah ibukota kabupaten dengan pesisiannya juga akan berbeda itu aja mungkin Terima kasih Pak

I baik ya smart city ini beda daerah beda komleksity ya beda permasalahan kemudian apa sih sebenarnya alat ukur kami bisa dikatakan cerdas gitu ya dikatakan Smart itu ee e apa gitu ya Ee apakah infrastrukturnya yang bagus ataukah pelayanannya ataukah apa gitu ya silakan Pak Tedi ya Jadi bertahun-tahun

Ini kita agak sibuk eh membimbing daerah itu untuk meluruskan bahwa smart city bukanlah command center apalagi command center dipakai buat Zoom dan melihat eh sistem kepegawaian ditampilkan Excel kemudian gubernurnya masuk melihat Excel di command Center Saya kira itu cukup sesat gitu ya ini sedang kita koreksi dan dan sekarang kita menghilangkan

Definisi teknologinya di smart city Jadi kalau Anda lihat smart city kita itu adalah bagaimana wilayah itu bisa diatasi permasalahan dan dipenuhi kebutuhannya dengan inovasi inovasinya jauh lebih penting daripada teknologi kalau inovasinya sudah menjadi budaya Teknologi akan masuk dengan mudah Nah tadi pertanyaan yang paling sulit adalah indikatornya apa saya membuat indikator

Sederhana Pak semas kota yang ramah tapi ramah bagi siapanya itu yang puyeng banyak ramah untuk diabel ramah buat lansia seperti saya tidak naik angkot jongkok-jongkok naik dan turunnya gitu ya ramah untuk pendatang ramah buat investor ramah buat petani ramah buat divabel ya ramah buat sepeda dan seterusnya ada sekitar 30 orang yang

Kita harus layani agar kota kita tuh cerdas dengan pendekatan keramahan tadi ya lingkungannya juga anak-anak juga ramah bisa olahraga bisa main dengan Damai itu satu indikator yang sebenarnya tidak sulit-sulit kita mengukurnya dan tadi betul yang disampaikan bapak salah satu yang menjadi beban dinas kominfo adalah dianggapnya dinas kominfo itu

Yang ngurusin smart city salah besar smart city juga bukan cuman kerjaan benda smart city adalah tugas semua perangkat daerah tidak terkecuali sampai pemakaman juga harus Smart ya perpustakaan juga harus Smart Nah kominfonya bisa mengkoordinasi BAP bisa koordinasi kalau Kom info aspeknya cuman data dan infrastruktur it-nya sekarang di kominfo itu seakan-akan semua

Tanggung jawab data tuh ada di kominfo tidak pemilik data itu ad perangkat daerah masing-masing kominfo kalau ngurus pertanian ituh sotoy kominfo kalau ngurus kesehatan juga sotoy ngerti apa tentang kesehatan kominfo itu tapi kominfo bisa menyediakan layanannya kan agregasi datanya jadi nah indikator yang paling susah sekarang Barangkali ada di

SNI tadi yang saya sampaikan Iya yang itu lumayan berat itu ya pengolahan limbahnya energi dan lain-lain karena memang kita memang sudah semangatnya ingin mengacu kepada standar Global jangan kecil hati beberapa kota akan lebih dulu dari yang lain enggak apa-apa tapi kita akan punya juga nanti indikator sendiri yang cocok untuk

Indonesia saja tapi mau enggak mau kita mesti eh BR benchmarking dengan negara lain dengan SNI yang dasarnya dari iso tadi Pak Fari juga ikut waktu itu merumuskan eh adopsi daripada iso standar internasional tadi jadi itu saya kira beberapa hal yang disampaikan tadi pertanyaannya bagus sekali mudah-mudahan ada solusinya untuk indikator-indikator

Tadi kita pelajarilah sniya seperti apa apa yang sudah bisa lakukan yang belum ya Ee ditunda dulu enggak apa-apa sesuai dengan kesiapan daerah masing-masing tetapi kominfo sekarang sudah harus gaul ya dengan Bappeda dengan semua perangkat di daerah yang ada sehingga smart city adalah satu tanggung jawab bersama i ya

Cerdas di kesehatan adalah di inkes cerdas di pendidikan adalah di sedik dan seterusnya dan seterusnya jadi enggak cuman kominfo itu kominfo akan menyediakan infrastruktur itu tugasnya kominfo menyediakan data satu data portalnya kominfo mungkin bikin aplikasi kominfo bisa bantu tapi pemilik Proses bisnis dan pemilik data adalah masing-masingat oke Thank you Pak Tedi

Berikutnya Pak Hari Nugroho ini yang kalau standarisasi Saya mungkin agak sulit Pak itu karena kaitannya dengan polisi ya Tapi secara pribadi saya lihat kita mesihisahkan ada eh kota-kota yang berbeda seperti Bekasi dan sekitar Jakarta sekitar kota-kota Besar Surabaya Medan Makassar itu mungkin agak berbeda dengan apa kita ee bandingkan tadi

Dengan Sumbawa atau NTT dan lain-lain yang sebenarnya Ee tidak bisa kita sama ratakan yang kaitannya tadi dengan Pak Tedi sampaikan bahwa pemilik data adalah satker bukan kominfo kalau orang bilang kominfo pemilik data itu salah umumnya kominfo tugasnya nya adalah sebagai wali data yang bertugas menyimpan memfasilitasi ee

Data yang ada karena semua data itu diproses dan dimiliki oleh masing-masing satker Nah dengan pola seperti ini memang banyak beberapa daerah yang sekarang sudah menjalankan semuanya itu karena kaitannya dengan menjalankan rpjmd secara cerdas maka itu eh lead agency atau satuan kerja yang mengkoordinasikan itu adalah beda nah Oleh karena itu biasanya e kominfo

Sebagai fasilitatornya itu yang saya lihat dari beberapa daerah yang di mana dulu saya bertugas untuk memberikan bimbingan smart city Saya rasa itu dari saya terima kasih ya terima kasih Pak Hari ya Jadi yang disampaikan Pak tadi Eh Pak Hari itu eh sangat eh valid ya itu yang kita hadapi sehari-hari

Bahwasannya smart city itu kalau ditanya indikator kita mau pakai referensi apa aja sudah ada ya Eh tadi disampaikan iso 37122 sni-nya itu punya 80 indikator tapi kira-kira itu standar Eropa ya kalau ngomong e tinju itu kira-kira m Tyson gitu ya air itu tidak boleh dibuang Bapak Ibu sekalian ya harus di

Eh lakukan e daur ulang dicycle gitu ya sampah itu juga semuanya harus jadi energi setiap kabupaten kota harus punya kampus yang memiliki jurusan teknologi informasi setiap opd harus punya staf Yang lulusan teknik informatika dan sebagainya dan sebagainya gitu ya jadi Terserah Bapak Ibu sekalian ini menu yang banyak dan juga kominfo lebih

Banyak memberikan advice supaya setiap daerah itu menggali apa sih sebenarnya yang menjadi kebutuhan kalau dirasa bahwasanya tujuan utama daerah itu adalah membangun satu komunitas ee pertanian yang memang memberikan ee kontribusi untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat jadikanlah itu indikator Utama Bapak Ibu sekalian gitu ya Jadi bukan melulu indikator itu hanya

Pada dirinya Ee Kita proses penganggaran sudah digitize eh pelaporan eh ke pemerintah pusat sudah digital itu hanya untuk kita sendiri tapi ke masyarakatnya kurang misalnya ya jadi eh semuanya diprioritaskan berdasarkan kebutuhan dari masing-masing eh daerah Saya rasa itu yang tadi saya highlight dari apa yang disampaikan oleh Pak Tedi dan juga

Yang disampaikan oleh Pak Hari Bapak Ibu sekalian Saya kira dari semua peserta 500 lebih ya ini kira-kira semua punya lima pertanyaan yang tidak akan pernah selesai dan saya itulah saya juga punya list pertanyaan tadi Kalau antisipasi enggak ada pertanyaan dari Bapak Ibu sekalian tapi itulah kenyataan tidak semua persoalan bisa kita selesaikan

Tetapi Yakinlah bahwa kita semua akan memulai dan kita pasti ak akan ada yang menyelesaikan Bapak Ibu sekalian saya tutup acara sore hari ini dengan pantun 2024 tahun kita memilih wakil rakyat Bapak Ibu yang terhormat terima kasih telah berkhidmat Billahi Taufik walhidayah wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih banyak untuk bapak

Far yang sudah memandu untuk rangkaian acara panel yang ketu ya yaitu implementasi di daerah terkait program smart city dengan memanfaatkan teknologi 4.0 bersama terlebih dahulu Kami persilakan untuk foto bersama Bapak 1 2 3 tepuk tangan sekali lagi bapak ibu demikianlah rangkaian acara pada hari ini Terima kasih bapak-bapak kami

Persilakan duduk sukses selalu dan kita kembali lagi esok hari untuk registrasi dimulai jam 8.00 pagi Bapak Ibu sekalian besok masih akan ada Talk Show dengan tema Sinergi kementerian kominfo dan daerah dalam SPBE Sampai ketemu besok Bapak Ibu Selamat istirahat jam 8.00 pagi sudah registrasi ya Bapak Ibu wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh sampai jumpa Terima

Kasih [Musik] alun sebuah [Tepuk tangan] Simfoni kata hati disadari

Kanal Sosial Media Kementerian Kominfo:

https://www.kominfo.go.id/
Facebook: https://komin.fo/facebook (Kementerian Komunikasi dan Informatika RI)
Instagram: https://komin.fo/instagram (@kemenkominfo)
Twitter: https://komin.fo/twitter (@kemkominfo)
Line: @kemkominfo

#Kominfo
Sobat Kemkominfo TV, Info tentang #Rakornas #Kolaborasi #Implementasi #Sistem #Pemerintahan #Berbasis #Elektronik #SPBE #Nasional #Hari #ke2 ini bisa dilihat dalam bentuk vidio yang berdurasi 08:04:06 detik.

Sekedar mengingatkan bahwa, Rajasa Group siap membantu dan melayani berbagai kebutuhan Layanan Produk dan jasa, solusi terbaik untuk anda,

Apabila Dirimu, penggemar setia Kemkominfo TV memerlukan bantuan apapun itu, silahkan dikonsultasikan di website ini guna mendapatkan Solusinya.

Selain itu, Apabila anda membutuhkan peluang untuk mendapatkan PENGHASILAN TAMBAHAN hingga puluhan juta Rupiah setiap bulannya, Sobat bisa bergabung dalam Forum komunitas bisnis indonesia ini. ini.

Punya Masalah Rakornas Kolaborasi Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Nasional (Hari ke-2) ? ..!! DAPATKAN SOLUSINYA, KLIK DISINI

Begitulah sekilas tentang Rakornas Kolaborasi Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Nasional (Hari ke-2) yang telah dilihat oleh 1489 penonton, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. © Kemkominfo TV 29046 | #Rakornas #Kolaborasi #Implementasi #Sistem #Pemerintahan #Berbasis #Elektronik #SPBE #Nasional #Hari #ke2

 

KAMI MOHON MAAF APABILA ADA KESALAHAN KATA, KALIMAT  ATAU TULISAN,

HAL TERSEBUT BUKAN DAN TIDAK ADA / ATAS UNSUR KESENGAJAAN.

0 Reviews ( 0 out of 0 )

Write a Review

1 Komentar

  1. YOK KORUPSI YOK
    . KALO ENGGAK YA BIKIN LINK JUDI…. MAYAN…..

Tulis Komentar