PART 1 – SAMPAH PLASTIK JADI MATERIAL EKSPOR? BISA! | 15 MINUTES METRO TV

Hai anda tentu kenal dengan benda yang saya pegang ini bola biliar yang pada abad ke-19 terbuat dari gading gajah beruntung di akhir atau di penghujung abad 19 ada seorang ilmuwan yang menemukan cikal bakal bahan plastik Sejak saat itu bola biliar terbuat dari plastik Nah berbicara soal plastik kemudian struktur pengembangannya terus

Berubah dan berkembang menjadi lebih baik pada tahun 1920 ditemukan ada material polistirena atau yang kita kenal ini sebagai Firefox biasanya untuk makanan beli bubur ayam biasanya begini ya kemudian di sedang bleus 33/34 kemudian muncullah bahan baru yang bernama polietilena pola Islam ini Yang sekarang kita gunakan Sampai detik ini sebagai tempat atau

Botol air mineral Salah satu tugas kita adalah membuat sampah ini bisa bermanfaat kembali dan bisa didaur ulang bahkan memiliki nilai jual besar untuk diekspor sebuah survei menunjukkan setiap orang di Indonesia menggunakan sekitar 19 kg plastik setiap tahunnya bayangkan itu kira-kira 1 galon air mineral untuk satu orang dalam satu

Tahun dan itulah yang menyebabkan Indonesia masuk dalam sejarah sebagai penyumbang sampah plastik terbesar di dunia ada kurang lebih 45 persen atau 65000000 ton sampah plastik yang tidak termanfaatkan setiap tahunnya padahal sampah-sampah plastik seperti yang ada di kiri-kanan saya ini memiliki nilai jual yang sangat tinggi ini tentu bisa di recycle kemudian diri

Us kita gunakan kembali dan tentunya Sebagai pengguna atau konsumen kita juga punya tanggung jawab untuk bisa mengurangi penggunaannya di Indonesia sendiri orang-orang yang terlibat dalam daur ulang atau recycle sampah plastik itu ada jutaan ada 3,7 juta pemulung misalnya per tahun 2017 yang terlibat aktif untuk mengepul barang-barang atau sampah-sampah plastik dari rumah tangga

Yang kemudian disetor lagi ke pengepul dan diolah oleh pihak industri itulah yang dinamakan dengan ekonomi sirkulasi Hai ini adalah sampah industri sampah dari sisa produksi daur ulang plastik PT dari pabrik-pabrik yang ada di sekitar Tangerang dan juga Jabodetabek jadi bayangkan sampah-sampah bekas industri saja masih memiliki nilai atau manfaat

Untuk bisa digunakan kembali dan ini diekspor jangan main-main ada eksportirnya Mas milih bersama-sama kabar-kabar pilih jadi itu tadi sampah dari industri yang nanti akan diolah lagi Kemudian diekspor betul-betul dalam bentuk apa biji plastik Pak Oke jika nanti sampai di negara tujuan jadi apa saja Nanti Pi bersatunya ya Pak ya fiber

Pakai sintetis kemudian ada juga yang pakai untuk atap genteng Pak pertanyaannya kemudian Kenapa harus diekspor Apakah kita tidak memiliki kapasitas untuk mengolahnya lagi di sini Om karena pertama untuk marketnya sendiri yang lebih terbuka masker Expo Oh emangnya mereka lebih willing untuk mencoba bareng-bareng terulang dibanding dengan lokal Pak dibandingkan lokal

Yaitu begini contoh-contohnya yang ada di kiri kanan kita ini kantong-kantong yang nanti akan diekspor sudah siap ekspor Indonesia memang sudah siap di angkut kontainer gitu ya betul betul Pak jadi Isinya ini seperti apa boleh lihat boleh boleh boleh jadi ini sahabat topologi plastiknya ya betul-betul Oke ini biji plastik ini juga boleh boleh

Boleh Iya ini untuk Customer kami fiber Pak Oke jadi akan membuat jadi fiber hijau yang mungkin isinya untuk karpet hijau Oke Oke Berapa belinya berapa nilainya dari satu kantong biji plastik yang siap ekspor ini bervariatif Pak bercerai kita bicara tergantung Grey dan kualitasnya Pak ya kalau untuk produk

Yang bapak pegang saat ini kau value-nya itu sekitar 400-500 dollar per Pondok hadapi di acara-acara khusus untuk mempermudah para konsumen supaya bisa lebih were lagi dalam membuang limbah atau sampah plastik ini saya leluasa dalam beberapa tahun kedepan akan ada perkembangan pesat sifat untuk terutama kepada masyarakat Indonesia untuk tidak

Membuang sampah sembarangan ordernya ke Ambon sampah pada sesuai jenisnya yaitu membantu kami Syifa Oke terima kasih Mas Willy yang saya bawa ya plastiknya mau saya oleh lagi ada teman saya Reza Ardiansyah siap menjelaskan biji plastik menjadi bahan bangunan halo halo ayo Saya lagi santai nih di desa Parongpong Bandung Barat Jawa Barat

Di bawah sebuah Prototype bangunan-bangunan ini unik saya menunjukkan anda sesuatu temboknya ini terbuat dari plastik jenis polistirena atau styrofoam bisa lihat di bagian dalamnya tuh dan ini dilapisi lagi dengan plester semen jadi seperti tembok padahal bagian dalamnya adalah pemanfaatan plastik yang sudah diolah sedemikian rupa sehingga menjadi bahan

Bangunan Selain itu ada juga yang namanya rohos lihat di sana itu rumah berukuran tiga kali tiga meter persegi yang didalamnya menggunakan konsep bahan daur ulang salah satunya ada plastik jenis pt yang digunakan sebagai salah satu ornamen yang ada di dalam kamar mandi Siapa sih yang bikin saya langsung

Gunakan Anda kepada Kang Rendy Aditya sewaktu folder Parongpong sekaligus CEO Raos kalau karena Selamat datang di Parongpong Mari kita ngobrol di sini ya Hai pertanyaan pertama saya Kang Apa jenis plastik lain yang diolah oleh teman-teman Parah jadi plastik itu jenisnya ada macam-macam banget salah satunya Prototype ini kita coba Bikin

Dari sterofom kita juga mengerjakan polimer selulosa asetat nah ini saya kebetulan bawa sampelnya orang nggak pernah nyangka kalau sebenarnya tipe plastik ini tuh yang paling banyak ada di laut jadi kita coba untuk menyelesaikan dengan membuat dia jadi satu sistem Wisnu material yang bukan hanya steril dan homogen tapi dia juga

Kuat tujuannya apa supaya sampah-sampah material ini yang keburu ada di sungai yang ada di laut itu bisa kita olah proses pembuatannya Nah untuk proses pembuatan kita bisa lihat langsung di koperasi Sabah Parongpong Ayo kita coba lihat karena Jadi ini maksudnya Parongpong ya ya saat ini kita sebut koperasi sampah Parongpong Oke kita

Melakukan riset-riset penelitian father di sini untuk mengubah sampah-sampah itu jadi material contoh-contohnya adalah yang sedang kita kembangkan ini ini adalah sleep dari fasih kuis dan konkrit pemain berat sekitar 20 kilo jadi kalau dilihat di belakang itu masih kelihatannya plastik plastiknya ini bisa untuk order furniture bisa untuk tailing

Bisa untuk pot di sini nanti kita punya mesin CNC di mesin CNC itu juga kita bisa memproses si panel plastik ini untuk dibuat jadi furniture oh Hai dan semuanya nantinya akan bermuara ke sistem ekonomi tertentu sebetulnya pada prinsipnya yang ingin kita coba ah buka pikiran masyarakat adalah westo material itu di apalagi konteks

Pengelolaan sampah Desa sepertinya lebih bisa dilakukan daripada wesel energi sederhananya menjadikan sampah menjadi material lain betul tempat berikutnya siap kita ke sana oke itu jadi memang Parongpong tuh dari awal berdiri cita-citanya kita ingin bikin Desa Mandiri Lestari selain pengelolaan sampah yang di sisi Lestari nya Kita juga harus bicara tentang Sisi

Mandirinya dan salah satunya dari ekonomi dan ekonomi yang kami percaya yang baik itu adalah circular ekonomi nah toko curah toko Pong ini sebenarnya toko kelontong Desa Mandiri Lestari yang secara konsep orang kan naik ke atas Sadiqah tenar sampah nanti sampahnya itu setiap kali mereka naro mereka jadi dapat ah semacam

Hai poin untuk beli barang di sini beli barang di sininya tuh dari awal tuh tidak menghasilkan plastik jadi ini salah satu usaha yang tadi saya bilang Selain Kita mengepel lantai kita juga mengajak orang untuk menutup keran cara nutup caranya adalah stop beli barang-barang yang sebetulnya bisa kita beli dalam jumlah besar dan tanpa

Packaging sehingga kita bisa mengurangi pemakaian plastik dari rumah gitu nah ini Terima kasih sukses buat orang pong Coba kasih

Penggunaan teknologi plastik tidak terhindarkan. Secara fungsi dan ekonomi, bahan ini memang unggul. Lantas bagaimana caranya agar tetap ramah lingkungan? Pengelola sebuah pabrik di Tangerang mengekspor plastik sisa industri setelah mereka olah.

Dengan begini, penggunaan plastik mendatangkan nilai tambah melalui skema ekonomi sirkular. Ekspor dilakukan, karena industri plastik luar negeri dinilai lebih terbuka dengan penggunaan plastik daur ulang ini. Seberapa menguntungkan? Saksikan selengkapnya dalam video ini.
Sobat 15 Minutes Metro TV, Info tentang #PART #SAMPAH #PLASTIK #JADI #MATERIAL #EKSPOR #BISA #MINUTES #METRO ini bisa dilihat dalam bentuk vidio yang berdurasi 00:09:11 detik.

Sekedar mengingatkan bahwa, Rajasa Group siap membantu dan melayani berbagai kebutuhan Layanan Produk dan jasa, solusi terbaik untuk anda,

Apabila Dirimu, penggemar setia 15 Minutes Metro TV memerlukan bantuan apapun itu, silahkan dikonsultasikan di website ini guna mendapatkan Solusinya.

Selain itu, Apabila anda membutuhkan peluang untuk mendapatkan PENGHASILAN TAMBAHAN hingga puluhan juta Rupiah setiap bulannya, Sobat bisa bergabung dalam Forum komunitas bisnis indonesia ini. ini.

Punya Masalah PART 1 – SAMPAH PLASTIK JADI MATERIAL EKSPOR? BISA! | 15 MINUTES METRO TV ? ..!! DAPATKAN SOLUSINYA, KLIK DISINI

Begitulah sekilas tentang PART 1 – SAMPAH PLASTIK JADI MATERIAL EKSPOR? BISA! | 15 MINUTES METRO TV yang telah dilihat oleh 36977 penonton, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. © 15 Minutes Metro TV 551 | #PART #SAMPAH #PLASTIK #JADI #MATERIAL #EKSPOR #BISA #MINUTES #METRO

 

KAMI MOHON MAAF APABILA ADA KESALAHAN KATA, KALIMAT  ATAU TULISAN,

HAL TERSEBUT BUKAN DAN TIDAK ADA / ATAS UNSUR KESENGAJAAN.

0 Reviews ( 0 out of 0 )

Write a Review

20 Komentar

  1. 1 ton 6 jt an … bpk itu uda kirim brp kontainer pak?

  2. Saya juga ingin punya pabrik sampah

  3. Sekarang trima berapa perkilo nya pak. Bening natural. Dan birumuda

  4. Boleh minta kontaknya pa rendy aditya??

  5. God job pengguna plastik jadi tenang yaa karena ada orang kreatif yg memanfaatkan limbah plastik seperti saya

  6. Alamatnya dimana bang

  7. Saya mau cari kerja pak. Saya pernah berpengalaman jadi operator. Apakah ada lowongan kerja di tempat Bapak?

  8. Info ini d mna yh tempatnya? Kami ingin bergabung

  9. Kami dari Banyuwangi siap bergabung,mantap

  10. Mantep tenan bos.moga mikirin anak buah yh yang di bawah😊😊😊

  11. Memang betul laku digiling pet bos saya bisa masukkan bahan nya

  12. Dari pemulung/rumah tangga yang ngumpulin-pengepul kecil-lapak sedang-lapak besar-pengepresan/cacah-pabrik biji-pabrik plastik-pabrik produk-suplayer-minimarket-konsumen ~

  13. Sebenarnya mudah utk menumbuhkan kesadaran masyarakat thd sampahnya. Cukup keluarkan kebijakan dan aturan kepada produsen utk mengambil kembali kemasan bekasnya dgn cara tukar kemasan. Termasuk circular eonomy juga jadinya. Misalnya, kemasan bekas mie instan merek A, jika dikumpul sebanyak 20 bungkus bisa ditukar dgn 1 bungkus kemasan baru dgn merek yg sama. Begitu juga misalnya, sachet bekas shampoo merek B yg dikumpul sebanyak 20 sachet, bisa ditukar dgn 1 sachet yg baru ke produsen ybs. Tempat penukarannya dibuka di mall2 besar dan pusat perbelanjaan. Sy yakin bisa segera mengentaskan masalah sampah, dan juga mengubah perilaku konsumen utk menyimpan dgn baik semua bentuk kemasan bekasnya. Ini lebih efektif dibanding anggaran CSR perusahaan yg habis dipakai utk bersih pantai atau kegiatan serupa, atau hanya ditukar dgn tumbler dan pipet besi, tdk menyelesaikan permasalahan sampah yg umumnya disebabkan oleh kebiasaan dr konsumen itu sendiri. Atau bisa juga ada penampungan sampah2 potongan kecil sesuai jenis atau kategori yg bisa dijual per ons misalnya, ke pemerintah yg bekerja sama dengan pabrik plastik; karena kalo lewat bank sampah, kadang hanya sampah jenis tertentu saja yg mereka terima utk ditimbang dan lebih banyak sampah plastik yg jadinya tidak diterima dan berakhir di TPA.

  14. Assalamualaikum Bang doa kan sy sukses jualan singkong ini ya..dan tks atas idenya mantap semoga abang sehat dan berkah selalu…

  15. Avalan plastik PE siap pelet Nerima berapa bos

  16. Lokasi pabrik di mana bisa minta nomor HP mau berkunjung boleh?

  17. Apabila membutuhkan bahan dasar plastik kami siap men suplay

  18. Miris negara kita ga punya kapasitas besar untuk mengelola sampah industri ini sayang sekali kalo di pikir untuk diekspor ke luar, ujung ujungnya hasil wiling dari luar negri juga di jual ke negara kita 😢

Tulis Komentar