Perusahaan India Putuskan akan Setop Jual Seragam ke Polisi Israel: Sebut Ini Keputusan Moral

Sebuah perusahaan India Marian aparel memutuskan untuk mengakhiri kontrak lama mereka untuk membuat seragam bagi polisi Israel hal itu disebut sebagai keputusan moral sehubungan dengan perang di Gaza dilansir dari afp keputusan tersebut diungkapkan oleh direktur pelaksana Marian aparel Thomas olikal tepatnya pada Jumat 20 Oktober 2023 dalam pernyataannya kepada kantor

Berita AF B Adapun perusahaan yang beroperasi di negara bagian Kerala India Selatan tersebut sebelumnya tercatat telah memasok sekitar 100.000 seragam ke kepolisian Israel pihaknya setiap tahun selalu memasok seragam ke sana sejak tahun 2015 dikabarkan juga sebelumnya dalam sebuah pernyataan pada Rabu 18 AG 18 Oktober lalu olikal juga menyebutkan

Alasan lain tidak mendukung aksi yang dilakukan Israel seperti serangan terhadap sebuah rumah sakit di Gaza Selain itu soal hilangnya ribuan nyawa tak berdosa di Gaza juga telah mendorong keputusan tersebut meski begitu olikal menyebut bahwa perusahaannya akan tetap memenuhi tanggung jawabnya terhadap Israel pihaknya akan berkomitmen memenuhi pesanan seragam Israel yang

Akan berakhir pada bulan Desember mendatang namun pihaknya tidak akan menerima pesanan baru olikal juga membeberkan perusahaannya yang mempekerjakan sekira 1500 orang itu tak masalah melanjutkan bisnis setelah adanya perdamaian perusahaan ini juga memasok seragam kepada Angkatan Darat Filipina dan pejabat pemerintah di Arab Saudi Adapun dikabarkan sebelumnya Israel dan Palestina telah saling menyalahkan atas

Serangan mematikan pada Selasa 17 Oktober lalu di rumah sakit ahli Arab Kota Gaza karena peristiwa itu para pemimpin Global mengutuk serangan tersebut protes dan aksi demo juga meletus di seluruh dunia dengan ketidak seepakatan mengenai jumlah korban jiwa serta Siapa dalang yang bertanggung jawab dalam serangan kelompok Hamas sendiri menuduh Israel menyerang Rumah

Sakit tersebut selama kampanye pengeboman besar-besaran Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza juga menyebutkan jumlah korban tewas sebanyak 471 orang meskipun masih diperdebatkan hitungannya sementara itu militer Israel menunding kelompok lain yakni Jihad Islam Palestina sebagai dalang di balik serangan ke rumah sakit Gaza militer Israel menyalahkan serangan roket yang

Salah sasaran tuduhan itu juga juga didukung oleh Amerika Serikat yang komunitas intelijennya memperkirakan antara 100 hingga 300 Orang telah [Musik] tewas [Musik] [Musik] download Tribun X sekarang menghadirkan lokal menjadi Indonesia

TRIBUN-VIDEO.COM – Sebuah perusahaan India, Maryan Apparel, memutuskan untuk mengakhiri kontrak lama mereka untuk membuat seragam bagi polisi Israel.

Hal itu disebut sebagai keputusan moral sehubungan dengan perang di Gaza.

Dilansir dari AFP, keputusan tersebut diungkapkan oleh Direktur Pelaksana Maryan Apparel, Thomas Olickal.

“Ini adalah keputusan moral,” kata Olickal.

Tepatnya, pada Jumat (20/10/2023) dalam pernyataannya kepada Kantor berita AFP.

Adapun, perusahaan yang beroperasi di Negara Bagian Kerala, India selatan tersebut sebelumnya tercatat telah memasok sekitar 100.000 seragam ke kepolisian Israel.

Pihaknya, setiap tahun selalu memasok seragam ke sana, sejak tahun 2015.

Dikabarkan juga, sebelumnya, dalam sebuah pernyataan pada Rabu (18/10) lalu, Olickal juga menyebutkan alasan lain tidak mendukung aksi yang dilakukan Israel.

Seperti, serangan terhadap sebuah rumah sakit di Gaza.

Selain itu, soal hilangnya ribuan nyawa tak berdosa di Gaza juga telah mendorong keputusan tersebut.

Meski begitu, Olickal menyebut bahwa perusahaannya akan tetap memenuhi tanggung jawabnya terhadap Israel.

Pihaknya akan berkomitmen, memenuhi pesanan seragam Israel yang akan berakhir pada bulan Desember mendatang.

Namun, pihaknya tidak akan menerima pesanan baru.

Olickal juga membeberkan, perusahaannya yang mempekerjakan sekira 1.500 orang itu tak masalah melanjutkan bisnis setelah adanya perdamaian.

“Kami baik-baik saja melanjutkan bisnis dengan mereka setelah perdamaian pulih,” tambah Olickal, yang mempekerjakan sekitar 1.500 orang di perusahaannya.

Perusahaan ini juga memasok seragam kepada Angkatan Darat Filipina dan pejabat pemerintah di Arab Saudi.

Adapun dikabarkan sebelumnya, Israel dan Palestina telah saling menyalahkan atas serangan mematikan pada Selasa (17/10) di rumah sakit Ahli Arab, Kota Gaza.

Karena peristiwa itu, para pemimpin global mengutuk serangan tersebut.

Protes dan aksi demo juga meletus di seluruh dunia dengan ketidaksepakatan mengenai jumlah korban jiwa serta siapa dalang yang bertanggung jawab dalam serangan.

Kelompok Hamas sendiri menuduh Israel menyerang rumah sakit tersebut selama kampanye pengeboman besar-besaran.

Kementerian kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza juga menyebutkan, jumlah korban tewas sebanyak 471 orang, meskipun masih diperdebatkan hitungannya.

Sementara itu, Militer Israel menuding kelompok lain, yakni Jihad Islam Palestina sebagai dalang di balik serangan ke RS Gaza.

Militer Israel, menyalahkan serangan roket yang salah sasaran.

Tuduhan itu juga didukung oleh Amerika Serikat, yang komunitas intelijennya memperkirakan antara 100 dan 300 orang tewas.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Perusahaan India Akan Setop Jual Seragam ke Polisi Israel, Sebut Ini Keputusan Moral”, Klik untuk baca: https://www.kompas.com/global/read/2023/10/20/154300270/perusahaan-india-akan-setop-jual-seragam-ke-polisi-israel-sebut-ini.

Host: Nina Agustina
VP: Salim Maula
Sobat Tribunnews, Info tentang #Perusahaan #India #Putuskan #akan #Setop #Jual #Seragam #Polisi #Israel #Sebut #Ini #Keputusan #Moral ini bisa dilihat dalam bentuk vidio yang berdurasi 00:04:14 detik.

Sekedar mengingatkan bahwa, Rajasa Group siap membantu dan melayani berbagai kebutuhan Layanan Produk dan jasa, solusi terbaik untuk anda,

Apabila Dirimu, penggemar setia Tribunnews memerlukan bantuan apapun itu, silahkan dikonsultasikan di website ini guna mendapatkan Solusinya.

Selain itu, Apabila anda membutuhkan peluang untuk mendapatkan PENGHASILAN TAMBAHAN hingga puluhan juta Rupiah setiap bulannya, Sobat bisa bergabung dalam Forum komunitas bisnis indonesia ini. ini.

Punya Masalah Perusahaan India Putuskan akan Setop Jual Seragam ke Polisi Israel: Sebut Ini Keputusan Moral ? ..!! DAPATKAN SOLUSINYA, KLIK DISINI

Begitulah sekilas tentang Perusahaan India Putuskan akan Setop Jual Seragam ke Polisi Israel: Sebut Ini Keputusan Moral yang telah dilihat oleh 43019 penonton, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. © Tribunnews 254 | #Perusahaan #India #Putuskan #akan #Setop #Jual #Seragam #Polisi #Israel #Sebut #Ini #Keputusan #Moral

 

KAMI MOHON MAAF APABILA ADA KESALAHAN KATA, KALIMAT  ATAU TULISAN,

HAL TERSEBUT BUKAN DAN TIDAK ADA / ATAS UNSUR KESENGAJAAN.

0 Reviews ( 0 out of 0 )

Write a Review

21 Komentar

  1. Apakah keputusan perusahaan tersebut sudah tepat?

  2. Suruh saja pake seragam dari karung

  3. Semoga perusaahaan israel jangan d terima semua negara

  4. 😂😂😂tdk masuk akal..berita bodok..

  5. Salah satu jihad. Moga di balas dengan kebaikan dunia dan akhirat

  6. Siap siap perusahaan di demo , jika ada pengurangan tenaga kerja ,

  7. Gmna dg kita indonesia malah meningkat perdagangan dg zionis. Ga bahaya tah.

  8. Mantaaap India, musnahkan zionis yahudi. Merdeka Palestina

  9. Indiaa negri terkotor yg pernahh adaaaa 🤣😂😂

  10. Pantesan si Acahe marakacabak calanana pro israel rupanya ada infes dari isarael

  11. Sebagai bentuk dukungan INDIA kepada PALESTINA.

  12. India Kereenn…❤❤❤

  13. MANTAP DAN KEREN BANGET
    SELURUH DUNIA WAJIB STOP EXPORT DAN IMPORT DARI KE ISRAEL DAN AS DAN NATO SERTA INGGRIS……
    SELURUH DUNIA WAJIB STOP DAN STOP KATA KATA YG HEBAT MEMBUAT AS DAN NATO SERTA INGGRIS…. ISRAEL AKAN BANGKRUT DAN MISKIN …..STOP .STOP
    STOP STOP

  14. bukan india pendukung isreal hingga menghantar tentera nya mengikuti idf?

  15. Lihat berita begini jadi bingung,kl gak kirim pakaian juga israel gak ngaruh. Terus berita lain PM berdiri di belakang Israe. Wadeeeh bingung😀

  16. gw yakin perusahaan india yg membekalkan seragam kepolisian israel itu akn melakukan Uturn dgn menarik kembali pernyataan dan keputusan nya….karena dunia udah sedia maklum bagaimna india itu punyai hbngan yg sngt erat dan mesra sama israel….kedua negara itu saling mendukung dlm aksi pembantaian umat muslim di masing2 negara… malah PM India Narendra Modi itu punya ikatan erat sama PM Netanyahu… india gk bisa dipercayai… mereka aja gk ada simpati membantai muslim india yg udah berpuluh thn cuyy!! mngkin dunia mencuekin soal kezaliman dan kesadisan militer india membantai muslim kashmir….kalian selidiki sndiri…nnti kalian akn tau betapa sadis nya militer india….

  17. Bikinin aja dari bahan kain Kapan

  18. Sama sj india jg sering rasis

Tulis Komentar