Perdagangan Orang di Ciracas, Ketua RT: Tidak Ada Kecurigaan dengan Aktivitas Pelaku!

Saudara polisi kembali mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang menjadi penyalur tenaga kerja non prosedural Dua pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda di kawasan Jakarta Timur kepada polisi kedua pelaku mengaku telah lama melancarkan modus ini hingga memberangkatkan puluhan korban ke luar negeri lantas Bagaimana sepak terjang para pelaku jurnalis Kompas TV Intan

Azar mengulasnya untuk anda yang pertama TKP di Ciracas ini ada enam orang yang kita amankan 5 orang sebagai korban satu orang sebagai tersangka sudah tidak ditetapkan sebagai kemudian tim beranjak Ke kawasan bata putih ini ada dua orang yang kita amankan dimana satu orang sebagai korban dan satu orang sudah kita tetapkan juga

Sebagai tersangka jadi ada dua TKP untuk total seluruhnya ada 6 korban dan dua tersangka polisi kembali membongkar kasus tindak pidana perdagangan orang dengan modulus pemberangkatan pekerja migran non prosedural dimana terakhir polisi telah menangkap Dua pelaku di Ciracas dan juga di Cempaka Putih Jakarta Timur dimana pelaku ini merupakan penyalur pekerja

Ilegal ke sejumlah negara awal pekan lalu polisi melakukan penggerebekan di lokasi TKP di Cempaka Putih dan Ciracas Jakarta Timur timlah perkara mendatangi secara langsung salah satu TKP di Ciracas Jakarta Timur rumah penampungan ini tampak kusam tidak terlihat adanya aktivitas kembali pasca penggerebekan kami pun sempat berbincang dengan ketua RT di TKP mengenai kasus

Ini cerdasan ketua RT mengaku tidak banyak tahu tentang aktivitas di rumah tersebut hingga akhirnya sang pemilik rumah berinisial hci ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tindak pidana perdagangan orang berarti Apakah tidak ada gerak-gerik yang mencurigakan terkait dari aktivitas di rumah tersebut sebetulnya kami sesuai dengan kebiasaan mereka di lingkungan sebetulnya tidak

Banyak kami curiga ya karena pertama mereka memang Keluarganya banyak yang kedua juga Bu erninya juga keluar masuk rumah kan sehubungan mungkin dengan kegiatan di luar sehubungan dengan perkara ini kami juga tidak banyak tahu gitu ya lingkungan karena selama ini juga hanya melihat keluarganya saja di lingkungan yang yang kebetulan memang waktu penggerebekan itu

Tidak ada di tempat dan Itupun saya tahu setelah dua hari lalu dua harinya laporan pada rumah bawahnya yang bersangkutan sudah diamankan kalau saya cari informasi pun Pak waktu itu tidak mendampingi tidak mendampingi waktu penggerebekan ya Sesuai dengan informasi yang saya terima dari beliau gitu Nah jadi sampai sekarang pun kita

Melihat bahwa di lingkungan rumah itu juga sepi gitu ketua RT juga menerangkan tersangka merupakan penduduk asli di wilayah tersebut Adapun informasi yang diterima olehnya beberapa orang dari luar kota kerap datang dan tinggal di rumah tersangka betul Jadi kalau warga aslinya betul karena memang identitasnya ada di lingkungan sini dan

Kebetulan juga dia sebagai pemegang KTP di sini ya dengan keluarganya ya memang yang saya ketahui bahwasanya bahwa airnya itu banyak usaha ya banyak usaha tapi yang selama ini saya usaha untuk mungkin sebagai penyalur tenaga kerja itu banyak tidak tahu kami gitu ya tidak tahu yang saya tahu bahwa dia

Sebagai seorang usaha yang mungkin banyak usahanya gitu ya tapi tidak banyak terlalu banyak tahu untuk hal-hal yang berbau-bau penyaluran tenaga kerja ya Nah untuk dari yang 3 orang yang tinggal di rumah Bu Erni ini yang tadi sudah bapak informasikan juga gitu ya Pak apakah Bapak tahu mereka ini berasal

Dari mana Pak Sesuai dengan informasi yang saya terima itu katanya dari daerah Indonesia bagian timur mungkin NTB kali ya gitu atau NTT lah nggak tahu ya Nah yang jelas juga saya sampai hari ini belum melihat wajahnya melihat juga profilnya gitu ya dari orang yang tiga ini ya

Jadi kami sebetulnya hanya tahu deh ya keluarga dari Bu Erni itu saja gitu selama ini ya Tim gelar perkara pun mendatangi Polda Metro Jaya untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut pihak kepolisian membenarkan pihaknya telah meringkuk dua orang pelaku terkait kasus ini Adapun peran dari para pelaku beragam seperti merekrut menampung

Hingga memberangkatkan korban secara non prosedural korbannya pun berasal dari berbagai daerah mayoritas memiliki latar belakang ekonomi yang rendah namun tidak sedikit pula berasal dari ekonomi menengah yang tergiur sejumlah keuntungan besar ada dua TKP yang kita datangi kita lakukan penindakan yang pertama TKP di Ciracas ini ada enam

Orang yang kita amankan 5 orang sebagai korban satu orang sebagai tersangka sudah kita tetapkan sebagai tersangka kemudian tim beranjak Ke kawasan Cempaka Putih ini ada dua orang yang kita amankan dimana satu orang sebagai korban dan satu orang sudah kita tetapkan juga sebagai tersangka jadi ada dua TKP untuk

Total seluruhnya ada 6 korban dan 2 tersangka yang kita amankan kemudian kita lakukan proses penyidikan Nah tadi juga bapak udah menerangkan bahwa ada pelaku kemudian sulit ditangkap kemudian juga korban yang sudah di amankan juga begitu untuk dari pelaku sendiri ini Pak baik dari Ciracas dan juga sempatlah putih Apakah mereka memiliki peran yang

Berbeda-beda atau bagaimana mungkin untuk perannya dari tersangka ya tersangka ini dia merekrut menampung mencarikan orang ya sampai dengan memberangkatkan ke luar negeri dari pekerja migran Indonesia ini secara non prosedural modus yang mereka gunakan ini dari tersangka ini ya tentunya tidak terlepas dari dorongan ekonomi dan juga dari tersangka tentu mengingingi pendapatan yang tinggi

Namun kan tidak dijelaskan bahwa Resiko yang akan dihadapi nantinya Seperti apa artinya ya tentunya mengingini pendapatan yang tinggi gaji besar gitu karena rata-rata yang dipekerjakan ataupun yang dikirim nantinya adalah sektor non formal tentunya korban yang nantinya akan dipekerjakan ini pun akan diberikan sejumlah uang yang jumlahnya mencapai 8 juta rupiah

Namun uang ini akan menjadi hutang yang harus dibayar oleh pihak korban korban yang telah mendapatkan uang lantas wajib untuk bekerja karena telah terjerat kasus hutang piutang dengan para penyalur kami juga sudah sampaikan tadi ini modus dari pelaku juga menjerat dari korban-korban ini yang nantinya ketika diberikan uang itu menjadi hutang

Jadi hutang yang harus dibayarkan jadi menjerat menjadi utang ini ketika dia berangkat itu diberikan sejumlah uang yang ditinggalkan nanti kepada keluarganya baik itu oleh suaminya ataupun anaknya ataupun orang tuanya kemudian juga dari yang merekrut ataupun sponsor-sponsor tadi ini juga diberikan sejumlah uang imbalan untuk karena sudah mencarikan orang-orang ini

Yang tentunya nanti ketika ada batal berangkat ataupun tidak jadi berangkat ini menjadi piutang artinya harus mengembalikan uang yang sudah diberikan dan mungkin uang yang sudah diberikan dalam waktu sebulan dua bulan sebelum dia berangkat mungkin sudah habis gitu loh kemungkinan sudah habis dan ketika dia mau mengembalikan lagi ya dia

Kesulitan untuk mengembalikan uang itu pihak kepolisian juga menerangkan kepada timlap perkara terkait kasus ini tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya mengingat nasibnya pergerakan dari para penyalur ilegal sindikat perdagangan orang ini juga memiliki koneksi di luar negeri sehingga memudahkan proses penyaluran Apakah memang para pelaku tersebut memiliki

Koneksi di luar negeri begitu Pak karena kan rata-rata korban ini diterbangkan di luar negeri seperti ini karena Timur Tengah dan juga beberapa negara lainnya Apakah mereka punya koneksi Pak di luar negeri tersebut Kalau koneksi ini yang mempunyai koneksi ini dari yang didapatkan jadi dari yang memberangkatkan ini tersangka yang sudah

Kita tetapkan ini dia mempunyai koneksi di luar tentunya karena juga ada permintaan dari luar di sektor non formal sehingga tersangka mengumpulkan orang merekrut menampung dan memberikan pelatihan karena udah adanya permintaan ya khususnya dari luar kemudian apakah nantinya terkait dari kasus yang baru-baru ini dibongkar begitu apakah nantinya akan ada

Penambahan daripada jumlah pelaku karena kan sekarang ini pelaku hanya terdapat dua orang begitu ya akan Anda kemungkinan penambahan jumlah pelaku saya jelaskan untuk kemungkinan adanya tersangka lain ini masih sangat mungkin karena penyidikan kita juga tidak berhenti sampai di sini karena perintah dari pimpinan bahwa agar mengungkap sampai dengan akar-akarnya atau sampai

Dengan atas-atasnya jadi tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain tentunya yang akan kita tetapkan namun ini masih diperlukan pendalaman pendalaman lagi dipertunjukkan penyelidikan penyelidikan lanjutan sampai dengan adanya kita memang berhasil untuk dugaan ataupun tersangka lain yang kita dapatkan mengelabui dokumen izin tinggal nantinya para korban akan dipekerjakan dengan

Tidak semestinya masalah ini pun sudah menjadi perhatian lama dari sejumlah para Otorita negara dimana dalam hal ini pihak dari p2pmi dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi juga turut melakukan beberapa tindakan tegas seperti melakukan sidang ke beberapa penampungan yang dicurigai ilegal guna untuk mencegah kasus rupa terulang lagi di masa yang akan datang [Musik]

JAKARTA, KOMPAS.TV – Awal pekan lalu polisi melakukan penggebrekan di lokasi TKP di Cempaka Putih dan Ciracas, Jakarta Timur.

Tim Gelar Perkara mendatangi secara langsung salah satu TKP di Ciracas, Jakarta Timur.

Rumah penampungan ini tampak usang tidak terlihat adanya aktivitas kembali pasca penggebrekan.

Cardasa, Ketua RT mengaku tidak banyak tahu terkait aktivitas di rumah tersebut hingga akhirnya sang pemilik rumah berinisial HCI ditetapkan sebagai tersangka atas kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Ketua RT juga menerangkan tersangka merupakan penduduk asli di wilayah tersebut.

Adapun informasi yang diterima olehnya, beberapa orang dari luar kota kerap datang dan tinggal di rumah tersangka.

Pihak kepolisian membenarkan pihaknya telah meringkuk 2 orang pelaku terkait kasus ini.

Adapun peran dari para pelaku beragam, seperti merekrut, menampung hingga memberangkatkan korban secara non prosedural.

Korbannya pun berasal dari berbagai daerah.

Mayoritas memiliki latar belakang ekonomi yang rendah, namun tidak sedikit pula berasal dari ekonomi menengah yang tergiur sejumlah keuntungan besar.

Korban yang nantinya akan dipekerjakan ini pun akan diberikan sejumlah uang yang jumlahnya mencapai Rp 8 juta.

Namun uang ini akan menjadi hutang yang harus dibayar oleh pihak korban.

Korban yang telah mendapatkan uang lantas wajib untuk bekerja karena telah terjerat kasus hutang piutang dengan para penyalur.

Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya mengingat masifnya pergerakan dari para penyalur ilegal.

Sindikat perdagangan orang ini juga memiliki koneksi di luar negeri sehingga memudahkan proses penyaluran.

Baca Juga 3 Tersangka Pelempar Anjing ke Rawa Terancam 9 Bulan BUI, Pelapor: Tidak akan Beri Efek Jera! di https://www.kompas.tv/video/417320/3-tersangka-pelempar-anjing-ke-rawa-terancam-9-bulan-bui-pelapor-tidak-akan-beri-efek-jera

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/417324/perdagangan-orang-di-ciracas-ketua-rt-tidak-ada-kecurigaan-dengan-aktivitas-pelaku
Sobat KOMPASTV, Info tentang #Perdagangan #Orang #Ciracas #Ketua #Tidak #Ada #Kecurigaan #dengan #Aktivitas #Pelaku ini bisa dilihat dalam bentuk vidio yang berdurasi 00:12:14 detik.

Sekedar mengingatkan bahwa, Rajasa Group siap membantu dan melayani berbagai kebutuhan Layanan Produk dan jasa, solusi terbaik untuk anda,

Apabila Dirimu, penggemar setia KOMPASTV memerlukan bantuan apapun itu, silahkan dikonsultasikan di website ini guna mendapatkan Solusinya.

Selain itu, Apabila anda membutuhkan peluang untuk mendapatkan PENGHASILAN TAMBAHAN hingga puluhan juta Rupiah setiap bulannya, Sobat bisa bergabung dalam Forum komunitas bisnis indonesia ini. ini.

Punya Masalah Perdagangan Orang di Ciracas, Ketua RT: Tidak Ada Kecurigaan dengan Aktivitas Pelaku! ? ..!! DAPATKAN SOLUSINYA, KLIK DISINI

Begitulah sekilas tentang Perdagangan Orang di Ciracas, Ketua RT: Tidak Ada Kecurigaan dengan Aktivitas Pelaku! yang telah dilihat oleh 4858 penonton, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. © KOMPASTV 734 | #Perdagangan #Orang #Ciracas #Ketua #Tidak #Ada #Kecurigaan #dengan #Aktivitas #Pelaku

 

KAMI MOHON MAAF APABILA ADA KESALAHAN KATA, KALIMAT  ATAU TULISAN,

HAL TERSEBUT BUKAN DAN TIDAK ADA / ATAS UNSUR KESENGAJAAN.

0 Reviews ( 0 out of 0 )

Write a Review

2 Komentar

  1. RT,RW,Kades,Polisi RW dan Babinsa nya Ngapain ya!?! Makin Janggal kalo Mereka Tidak Tahu!?! Dapet Upeti sih Pastinya!!!

  2. The best in the world mr. Cardasa

Tulis Komentar