BREAKING NEWS – Menkes Budi Gunadi Beberkan soal Bullying Dokter di UU Kesehatan

Biasanya digunakan dengan alasan bahwa kita masih membentuk karakter dokter-dokter mudanya setuju karakter dokter-dokter itu harus dibentuk tapi dibentuknya kan bukan hanya dengan kekerasan kan untuk bisa mencapai atau membentuk ketangguhan dan yang bersangkutan tapi kan juga harus ditentukan rasa empatinya tayang kepada simpati kepada pasien cara komunikasi itu juga menurut saya penting

Bukan hanya bahwa dia harus nurut harus kerja 24 jam harus segala macam ya nanti saya akan ceritakan ke teman-teman dan yang namanya praktek peruntungan ini kalau saya tanya ke pimpinan gitu selalu dijawab tidak ada saya nggak tahu apakah ini tapi kalau saya tanya ke bawah selalu ada

Jadi kalau kita tanya ke senior apa tidak ada kita sudah menulis surat tapi kalau ditanya di bawah ya ampun Pak kalau kita tanya ke orang tua mahasiswa kedokteran gitu Kenapa anak saya diginiin Kenapa jadi Anda memang secara sistematis keengganan untuk mengaku bahwa perenungan ini atau bullying ini masih ada

Padahal kalau kita tanya ke peserta didik Dia hampir semuanya ngomong begitu tapi begitu ada seniornya atau pengajar yang mereka Langsung diet ini juga buat saya sebagai bangkit ini early warning kalau sampai di lingkungan tertentu orang sudah tidak berani ngomong karena takut itu sudah tidak sehat itu ya kalau di lingkungan tertentu ada

Masukan dari luar orang bilang tidak tidak kita sudah baik kita tidak pernah melakukan itu Nah itu tidak sehat mekanisme feedback di lingkungan tersebut yang membuat kemudian kita Kementerian Kesehatan jadi ingin lebih serius kemudian kita Panggil beberapa saya bisa Sebutkan contoh-contoh yang saya sering dengar yang nomor satu adalah kelompok dimana peserta didik ini

Digunakan sebagai asisten sebagai sekretaris sebagai pembantu pribadi Lah suruh nganterin laundry bayar dan laundry nganterin anak kemudian ngurusin parkir Ambilin itu ambilin sana gitu ya bisa kemudian lagi ada acara ini kurang sendok plastik udah jam 12 malam dia masih cariin sendok plastik 212 malam karena kita ada makan-makan di tempat seniornya

Apakah nanti di WA grupnya mereka ada yang namanya jarkom kita harus harus lihat rujakkom ada prioritas nomor satu tapi itunya biasanya keluhan-suruhannya sifatnya pribadi disuruh gitu ya perannya lebih bukan bukan untuk mengajar Ya mungkin dipakai ini untuk mengajar karakter tapi kalau saya lihat isinya jarkom itu banyak saat ada juga

Sebagian besar yang suruh ini suruh cari sendok plastik nyiapin foto atau segala macam yaitu kalau 1 menit 2 menit nggak dijawab kemudian di caci maki gitu kok gini aja nggak bisa kamu mampu apa nggak sih itu kita lihat jadi nomor satu itu kelompok di mana peserta didik itu digunakan sebagai pembantu pribadi

Yang nomor 2 saya juga melihat bahwa peserta didik yang lebih ngeri ini dipakai untuk apa kayak pekerja pribadi yang paling sering itu nulis tugas biasanya dari kakak kelas seniornya atau juga nulis jurnal penelitian karena ada juniornya itu sebenarnya tugas buat kakak kelasnya kakak kelasnya dia meneliti kalau misalnya mau melanggar melanggar etik penelitian

Unitnya juga yang disuruh gitu ya jadi akibatnya Kasihan juga juniornya dia harusnya belajar bener-bener untuk memperdalam spesialisasi yang diinginkan jadi kemudian suruh ngerjain sebagai apa sistem pribadi menyelesaikan tugas-tugas dari seniornya yang tidak ada hubungan dengan ke spesialisasian dia kadang-kadang itu yang yang saya lihat yang kelompok

Nomor 2 kelompok nomor 3 yang saya juga agak terkejut ini berkaitan dengan uang Jadi cukup banyak juga jurnal jurnal ini suruh ngumpulin ada yang jutaan puluhan juta ada yang kadang-kadang sampai ratusan juta macam-macam deh bisa buat nyiapin rumah untuk kumpul-kumpul para senior kontraknya setahun 50 juta bagi

Rata dengan jurnalnya atau ini kan kalau karakter suka sampai malam sama Rumah Sakit dikasih makan malam tapi makan malamnya nggak enak kita maunya makannya makan Jepang jadi setiap malam mesti keluarin 5 juta sampai 10 juta untuk seluruhnya masih makan makanan Jepang dan itu tidak pernah berani disampaikan oleh para Junior

Nya akibatnya begitu dia jadi senior dia melakukan hal yang sama dan akhirnya kita melihat kita ingin putuskan praktek peruntungannya sudah berjalan berpuluh-puluh tahun ini karena saya rasa kita harus membangun lingkungan pendidikan yang aman nyaman dan kondusif Apalagi kan pendidikan dokter spesialis kalau saya bayangkan di luar negeri kan sejak digaji Kenapa karena mereka

Bekerja kalau di sini Kenapa nggak dikaji ya karena dia nggak kerja ya kerjanya ngambilin Starbucks nyiapin sendok plastik Ya saya mengerti kenapa jadinya kerja saya juga ada beberapa teman yang mengambil spesialisasi di luar negeri kemudian mengambil spesialisasi di dalam negeri Kalau di luar negeri dia bilang ya kerja

Pak kalau dalam negeri kita atau pertama jadi keset jadi setelah mereka jadi keset dari konsumen dan center ini saya rasa harus kita perbaiki Oleh karena itu kita memutuskan bahwa untuk semua rumah sakit vertikal di Kemenkes yang juga merupakan rumah sakit rumah sakit pendidikan besar disiplin untuk memutus praktek perlindungan pada program pendidikan

Spesies kedokteran akan kita jalankan dan kita akan jalankan dengan tegas dan keras ya kalau nggak nggak bisa putus dengan cara apa dengan cara nanti kita akan ada website ditunjukin sedikit ya Semua yang merasa terganggu seperti yang tadi saya Sebutkan atau yang melihat ada sahabatnya diganggu atau ini orang tuanya merasa anaknya

Jadi terganggu Boleh masukin ya ini akan langsung masuk ke Inspektur Jenderal jadi nggak akan lewat rumah sakit lagi itu ada nomornya nomor handphonenya itu 0812 997 99 777 kemudian juga ada ininya apa websitenya websitenya namanya www perundungan titik kemkes.go.id nanti bisa masuk teman-teman di sini kita ada dua opsi kalau berani ngasih

Nama sama enika biasanya saya akan bilang bahwa ini hanya masuk ke tempat Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan nggak masuk ke yang lain Jadi nggak usah khawatir Nanti kakak kelasnya Rumah Sakit direktur Rumah Sakit lihat tidak ini langsung masuk ke Inspektur Jenderal kita bacakan lebih cepat tapi kalau toh

Pun dia masih ketakutan tidak berani ya nggak papa kita kasih fungsi edonamis Coba kalau Anonymous ini ya kita mesti lebih lama prosesnya karena kita mesti cari kan ininya bener apa nggak beberapa apa-apa nanti kalau ini masuk langsung kita kirim tim Irjen ke rumah sakit yang bersangkutan vertikal dan kita akan audit

Nanti kita hanya ada tiga hukuman ukuran pertama sangsi ringan kita kasih teguran tertulis teguran tertulisnya ini bisa ke pengajarnya kemudian atau seniornya terjadi dari dari kakak kelas tadi bisa ke pengajarnya gurunya bisa ke seniornya bisa juga ke Direktur Utama Rumah sakitnya kita Minimal kita kasih teguran tertulis kalau dia berulang atau memang

Tindakannya sangat kasar gitu ya itu kita kategorikan sebagai sanksi sedang yang akan kita lakukan adalah Jadi kalau untuk senior itu langsung dia hilang tuh satu-satu masa pendidikan kalau untuk apa pengajarnya ya udah dia 3 bulan tidak skors dirutnya sama kita skor juga 3 bulan karena ini kan di bawah saya

Kemudian yang sanksi berat untuk teman-teman kalau ini misalnya pegawai Kemenkes karena yang ngajakan bukan hanya kita akan turunkan satu pangkat selama satu tingkat pangkatnya selama 12 bulan kemudian kita bebaskan dari jabatan dan status dia sebagai apa aja kalau dia bukan sebagai pegawai Kemenkes ya kita minta ya udah

Nggak usah ngajar di rumah sakit kamu ngajarnya di rumah sakit lain saja karena kita ingin menciptakan lingkungan yang bebas kerudungan di rumah sakit kami Sedangkan untuk si kakak kelasnya seniornya sama ya kita minta Mereka jangan belajar di rumah sakit kita karena mereka akan sebenarnya peserta didik dari Universitas tapi kita

Bisa bilang anda belajar spesialisnya di rumah sakit vertikal Kalau Anda begini terus ya Anda pergi aja Anda belajarnya di rumah sakit umum daerah aja yang bukan rumah sakitnya Kementerian Kesehatan ya tidak boleh yang bersangkutan mengikuti program belajar mengajar di rumah sakit pendidikan milik Kementerian Kesehatan kalau sanksinya yang diberikan adalah sanksi berat

Dengan demikian kita berharap bahwa kita bisa memutus puluhan tahun praktek bullying dan perundungan yang dilakukan kepada peserta intensif dan peserta ppds yang selama ini tabung tidak mau didiskusikan dan sekarang kita putus jadi buat teman-teman mudah-mudahan teman-teman ya peserta didik bisa konsentrasi belajar lebih kondusif suasananya dan bebas dan keuntungan sehingga lulusnya juga nanti

Memiliki rasa empati dan kemanusiaan yang sama kuatnya dengan ketangguhan mental mungkin dari saya demikian terima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh baik selanjutnya Baik terima kasih pak menteri mungkin selanjutnya Bu Impian ada yang ingin Baik Terima kasih Bu Nadia Jadi Bapak Ibu sekalian tadi sudah disampaikan oleh Pak Menkes 2 akses

Pengaduan perundungan ini jadi satu melalui website yaitu perundungan dot kemkes.go.id dan yang kedua adalah melalui wa yaitu di 0812997997 77 Ya nah ini sudah sudah Insya Allah nih setelah video conferensi ini kita sudah bisa mulai Jadi kami sudah bisa menerima pengaduan-pengaduan ini nah kedua tadi yang disampaikan oleh pak menteri Bagaimana fungsi inspektorat

Jenderal ini adalah kita akan melakukan verifikasi ya jadi atas pengaduan ini untuk mendapatkan bukti-bukti sebagai dasar kami di dalam mendapatkan sanksi nanti sanksi ini tentu kami akan memberikan rekomendasi kepada Pak Dirjen yang penetapan dan pelaksanaan sanksi ini akan dilaksanakan oleh Pak Dirjen yangkes dengan jajarannya nah hal lain

Yang juga saya ingin sampaikan bagi pengadu Tadi nanti sudah menyampaikan bahwa apa dan nama atau pengadu kami jamin kerahasiaan namanya Kemudian kami juga ingin memastikan bahwa pengadu ini juga akan tetap mendapatkan hak atau menyelesaikan jadi tidak akan diganggu di kemudian hari ya pak menteri ya mungkin itu yang satu hal yang ini juga

Nanti kita ingin juga melakukan izin akan melakukan monitoring terhadap apa pengadu yang masuk di Kementerian Kesehatan yang memang terbukti terjadi perlindungan mungkin dari saya demikian terima kasih Jadi mungkin saya tambahin sedikit nanti peserta ini dalam bentuk Inpres ya instruksi menteri yang akan berlaku per hari ini bukan investory kesehatan saya

Yang di swasta ataupun tadi itu apakah juga di akomodasi untuk melapor di sini atau nanti ada mekanisme lain begitu Pak Nah yang kedua ini kan sebenarnya pelaporan juga sempat ada di colegium Kalau tidak salah ya Pak Nah ini apakah sudah ada koordinasi sehingga nanti tidak redundan bahwa ppds dan setelah

Dokter itu melaporkan Kemenkes begitu untuk Bu Irjen mungkin nanti kategorinya Seperti apa ya Bu sanksi ringan sedang berat itu apakah boleh disampaikan begitu terima kasih takut lupa jadi aku aku jawab dulu ya Yang Pertama PPD swasta ya memang sekarang karena rumah sakit swasta kan nggak dibawa saya walaupun secara tidak langsung masih

Bisa kita atur lewat akadetisasi kita mulai dulu aja toh sebagian besar dari pendidikan dokter spesialis ada di rumah sakit pemerintah juga kan cuma hanya ada 21 rumah sakit yang bisa melakukan pendidikan dokter spesialis itu sebagian besar ada di rumah sakit saya itu rumah sakit pemerintah kemudian yang nomor 2 tadi pertanyaannya

Laporannya ya nanti begitu semua yang kita kasih ini sanksi ringan sedang berat kita selesaikan ke mkx MK DKI dan poligami jadi kita kirimkan pendidikan kan jadi kita tahu tuh siapa gurunya yang memang melakukan tindakan bullying yang tidak proper kita juga sampaikan itu ke majelis kode etik dan kita juga sampaikan itu majelis disiplin

Jadi tahu mereka bahwa ini adalah orang-orang yang memang melakukan tindakan-tindakan yang tidak proper yang ketiga ibunya tadi sudah disampaikan Pak Menteri jadi sanksinya ada 3 ya sanksi ringan sedang dan berat Kalau ringan itu berupa teguran bisa teguran lisan dan tertulis tapi kami berharap kita tertulis supaya

Bisa ada rekam jejaknya ya gitu ya Nah yang kedua adalah skorsing itu untuk sanksi sedang selama 3 bulan dan yang untuk sanksi berat ini ada bisa penurunan pangkat-pangkat dan lebih rendah ya kemudian atau diturunkan dari jabatan Ya selama atau di pemberhentian sementara selama 12 bulan 1 tahun dan dirutnya

Juga akan mendapatkan atau kurang tentunya sebagai pimpinan dari rumah sakit vertikal tersebut jadi nanti In Man ini dilampirkan dengan pedoman ya dilampirkan dengan pedoman itu juga ada jenis-jenis perlindungannya nah kami Tim akan membuat klasifikasi jenis-jenis perlindungan ini masuk ke sanksi Seperti apa mungkin demikian kasih ya cukup ya pindah yuk

Selamat siang saya Linda dari koran Jawa Pos pertanyaan saya ada tiga dua pertanyaan untuk Menteri pertanyaan pertama Bapak terkait dengan Kenapa ini hanya diatur untuk dokter Pak itu termasuk di RUU yang masih draft yang saya terima kemarin juga ini hanya untuk dokter saja kenapa hanya dokter sampai dokter kedua Bapak saya sudah konfirmasi

Ke Unair maupun UI gitu kan katanya Mereka juga punya aturan sendiri jadi dari dekannya sudah mengeluarkan aturan soal bullying seperti ini apakah itu tidak efektif Pak kalau menurut Bapak ketiga untuk ini yang akan melakukan investigasi itu apakah ada tim khusus ibu atau seperti apa terima kasih Yang pertama mengenai ini

Kenapa hanya dokter yang kita dengar di situ paling banyak yang terjadinya jadi saya tidak mendengar di itu di Pendidikan bidan perawat itu terjadi ya kalau di dokter itu ada ada Instagramnya itu ppds dan kita sudah Panggil juga Bukannya hanya lihat di IG atau media sosial kita sudah lakukan dengan mereka dan

Bahwa hal itu terjadi kita sudah bicara banyak dengan orang tua orang tua yang anaknya ambil spesialis karena mereka mengeluh ke orang tuanya beberapa anak menteri kan habis spesialis jadi kita dengar sekali ini ya Masukkan dari mereka itu seperti apa yang kedua memang sudah ada beberapa beberapa perguruan tinggi mengeluarkan

Ini ya kita melengkapi dan kita menegaskan mungkin kalau perguruan tinggi ini rumah sakitnya kan Rumah Sakit saya mungkin mereka bisa menghukum dosennya dosennya mereka tapi kalau saya kan ini rumah sakit rumah sakit Saya dirutnya ada di bawah tripod ke saya langsung yang pengajarnya konsulernya repot ke saya langsung gitu ya kemudian peserta

Didiknya juga memakai tempat saya Jadi kalau mereka melakukan tidak sesuai ya kita yang punya rumah kalau misalnya tamunya tidak sesuai dengan aturan Rumah Kita ya kalau memang begitu Ya silahkan pindah ke rumah lain aku rasa itu akan lebih lebih kuat pesannya gitu ya Dan kalau yang kita sebagai punya rumah melihat Oh ini

Misalnya Si pembantu yang bantu rumah kita beres kita bisa langsung kasih hukuman Kalau mungkin dari perguruan tinggi kan mereka dari luar saya bisa jauh lebih tegas dibandingkan itu dan Kenapa saya juga lakukan karena dia itu kalau saya tanya sampai sekarang sih banyak sekali komponen-komplain itu masih banyak ditulis Aturannya sudah banyak tapi

Realitas di lapangannya tetap masih banyak sekali dokter-dokter dan dokter spesialis yang merasa bahwa mereka di bully silahkan Apakah ada tim khusus tim ya ya benar kita kan nanti bentuk tim khusus tentu tidak hanya terdiri dari izin yang sebagian besar adalah auditor tetapi kami akan juga melibatkan yang mengelola SDM ya kemudian

Hukum gitu ya seperti itu pertanyaan ketiga mungkin dari sisi sebelah kanan saya ada ya [Musik] Selamat siang Bapak dan Ibu Terima kasih atas kesempatannya saya virus dari praktikum adapun yang ingin ditanyakan mengenai Langkah Baru komunikasi ini sebenarnya kalau menurut Bapak dan Ibu seberapa efektif hal yang akan dilakukan ini terlebih

Praktik bullying itu sudah mengakar sekali sampai puluhan tahun dan Gimana caranya nanti dari Kemenkes sendiri untuk mengatasi misalnya ada institusi-institusi yang mungkin dalam tanda kutip akan menyembunyikan apalagi yang sudah jadi tradisi yang mengakar sekali Terus yang ingin saya tanyakan apakah mungkin juga dari institusi tersebut juga bisa mendapatkan hukuman dari secara lembaganya

Kalau pengalaman saya ya Saya pernah dulu sekolah SD kan ininya Kepala Sekolahnya masih orang Belanda [Musik] Gimana caranya orang Indonesia bisa disiplin kita lihat kayak gimana cara orang Indonesia dengan orang Singapura atau orang Jepang lah dari sisi masalah Indonesia bisa salah satu asal aturannya tegas hukumannya tegas

Jadi yang saya lakukan ada tegas aja Biasanya kalau udah mau dihukum tuh orang Indonesia tuh ibanya banyak sekali ya kalau ini saya meremaja deh aturannya begini dihukum hukum aja kalau dia salah kan harusnya tegangan tertulis nggak usah ragu gitu jangan diajak bicara dulu apa ya udah terbukti langsung tegur

Kelemahannya Dia berat atau udah dua kali berulang ya langsung aja di skors siapapun dia mungkin anaknya Bu Irjen gitu kan aturannya begitu orang Indonesia kalau digitukan kan diberikan apa hukuman yang jelas mereka ikut kok lemahnya kita ada kalau kita hukumannya tidak jelas coba tergantung Siapa orangnya latar belakangnya orang tuanya Resesi agamanya

Itu masalah itu masalah tapi selama ini ya hukumannya jelas orang Indonesia bisa sedisiplin orang kalau dia di Singapura atau di Jepang ya dia bisa menjadi orang yang sangat disiplin juga jadi saya melihatnya begitu Kemudian yang kedua ya Saya hanya akan bisa mengatur yang saya bisa atur itu tadi misalnya peserta didik peserta

Didi kan bukan bukan anggotanya civitas Rumah Sakit kita secara resmi tapi kan dia prakteknya di rumah sakit kita kan jadi kita Apakah memecat dia sebagai peserta didik atau penurunan paket nggak bisa karena secara kamu belajarnya jangan di sini lalu belajarnya di rumah sakit lain aja karena nggak mau belajar di sini Kamu

Merusak suasana belajar mengajar yang baik dan membuat rumah sakit kita jadi Toxic juga kita nggak mau udah aja cari rumah sakit lain di mana dia bisa belajar dengan praktisnya seperti itu gitu ya jadi kita akan konsentrasi ke rumah sakit rumah sakit pendidikan yang memang dalam kelolaan kita mudah-mudahan bisa menjadi contoh

Masih ada lagi teman-teman [Musik] Pak Menkes di undang-undang kesehatan pendidikan untuk menjaga medis ini yang melakukan tindak pidana itu akan melalui majelis dulu berarti kalau yang saya tangkap berarti kalau tindak pidana kan mise misal kriminal atau gimana Apakah itu tetap melalui majelis dulu atau langsung diserahkan ke aparat yang berikutnya

Tentang jaminan rahasia identitas sendiri karena tidak semuanya mau speak up sendiri dan kalau misalkan masuk laporan itu masuk ke Irjen Apakah itu ada jaminan bahwa itu tidak bocor karena ini kan mengenai tentang apa namanya Takutnya kalau bocor dia juga karena kasihan juga gitu Pak Makasih Pak jadi yang kedua ya karena

Yang pertama Nggak ada hubungannya sama ini ya tapi yang kedua saya bilang bahwa jaminan itu kita berikan bukan hanya jaminan bahwa tidak akan bocor jaminan kalau bocor pun kalau dia sampai ketahuan gitu dia nggak boleh diganggu ya kalau diganggu nggak boleh mengganggunya macam-macam Bukannya ganggunya di bully lagi tapi nggak

Dikasih pasien gitu atau lulusnya dijelek-jelekin sering Saya dengar ya jelek-jelekin itu kan nanti kita pasang sistem polis base ini pakai Lock Mungkin kita bisa lihat kalau orang kemudian nggak dikasih-kasih sama seniornya kita bisa putar atau kita pindahin aja seniornya gitu supaya kita kasih yang ini karena rumah sakitnya kan rumah

Sakitnya kita jadi kita akan atur supaya proses pendidikannya bisa berjalan dengan lebih baik tanpa perlindungan dan mereka bisa konsultasi di sana kalau yang jawab yang pertama Ya kita akan masukin itu majelis dulu ya agar kalau ada tindakan-tindakan pidana masuk ke sana coba saya pengen majelisnya ini majelis ini kan masih dipercaya masih

Terasa integritasnya masih bagus jangan ada deskripsi ini hanya membela sesama itu sekarang persepsi di publiknya jelek itu nah saya lihat Saya pengen Tiru yang dewan pers tuh dewan pers kan majelisnya tuh isinya Kalau nggak salah ada wartawan tapi ada Sisinya lawannya wartawan kan perusahaan medianya ada sama kan dokter sama rumah sakit kan

Posisinya enggak selalu sama ya Jadi ada wartawan ada apanya perusahaan medianya ada ahli ada independen wakil masyarakat jadi saya rasa majelis itu supaya cari dibilitasnya terjaga ya masyarakat percaya bahwa mereka akan memberikan keputusannya adil demi masyarakat bukan adil demi kelompoknya itu nanti akan kita mix kita akan mix kita isi dengan orang

Putra-putri terbaik Indonesia lah adalah orang-orang Indonesia yang integritasnya di akui kalau dia masuk nggak bakal lah orang-orang lain wartawan Nggak bakal buli-buli dia gitu kan anda tahu memang terakhir Terima kasih ya teman-teman ya Baik terima kasih pak menteri bagus sekalian ada satu lagi pak katanya ya Kok ada dua

Cepet ya terima kasih aku Dini Pak dari suara.com mau tanya mungkin pak terkait dengan bukti untuk korban si itu sendiri apakah perlu melampirkan bukti yang kuat dan terpercaya baru akan ditindak atau hanya bisa dengan bercerita terus itu berdua bagaimana jaminan agar si dokter ini bisa praktik karena ada anggapan

Nanti karena dia pembocor atau eh apa namanya ngasih tahu identitas jadi akhirnya sulit ketika mungkin ada rumah sakit beberapa yang yang kedepan mungkin paling banyak kasusnya gitu Rumah Sakit mana gitu Pak vertikal di bawah Kemenkes mungkin sedikit terima kasih jadi Rumah Sakit kebocoran aku dengarnya hanya gosip-gosip aja

Kalau nanti kan masakannya formal kan nanti akan kita Jawablah harusnya dalam sebulan 2 bulan ini kita bisa lihat yang tadi pertanyaan Oh mengenai bukti ya itu nanti tugas Irjen akan mencari bukti-bukti itu kan bisa barang bukti gitu ya Banyak kok beredar itu apa tuh WA grup WA grup mereka kan ada grupnya

Banyak banget juga baca juga grupnya istilahnya jarkom gitu kalau di RSCM tuh jarkom Itu kelihatan kita bisa baca tuh isi apa ya sebagian mengenai pekerjaan dan pendidikan tapi banyak juga yang isinya bukan pekerjaan dan pendidikan itu banyak itu bisa dilihat atau bukti itu juga bisa interview dua

Orang kita bisa ini nanti Ibu pasti bisa mendapatkan ini ya seperti apa dah terakhir tadi itu masuk yang tadi tuh jadi kita akan berikan pendamping baik-baik kalau dia butuhkan secara psikologis atau kalau nggak kita berikan pendamping dari sisi hukumnya jadi dia ada mentornya senior kalau sampai dia dibully ya kita kita

Tegur yang yang nahan dia yang ngunci dia kita pindahin gitu dari SCTV Indosiar tadi soal bullying sudah jelas tapi saya mau minta statement soal yang lain sedikit aja Pak ini soal undang-undang kesehatan terkait BPJS ramai banyak yang ketakutan kalau pekerja di BPJS ini tidak lagi wajib di daftarkan oleh para perusahaan Nah

Mungkin boleh diluruskan Pak Termasuk Bagaimana sistem yang mungkin ada yang berubah ataupun saat ini jadi rancu gitu di tengah-tengah masyarakat yang kedua ini soal kasus gagal ginjal yang sampai saat ini masih dinanti Pak soal update putusan sidang kemudian Apakah ada kompensasi yang diberikan perusahaan ataupun yang akan ditanggung oleh

Pemerintah bagi korban sakit ataupun tewas akibat gagal ginjal akut terima kasih Jadi kalau yang untuk yang pertama Setahu saya sih nggak ada perubahan apa-apa ya Jadi mungkin sumbernya mesti dicek lagi gitu kita nggak ada perubahan apa-apa di urusan BPJS untuk untuk yang kedua ini memang ada pembagian tugas tapi

Kalau di Kementerian Kesehatan tugas kita adalah untuk menjamin yang bersangkutan mendapatkan jaminan perawatan kesehatan ya sampai seumur hidup sehingga saya ya sampai sembuh atau seumur hidup Nah itu sudah kita berikan Jadi kalau dari kita sih tugasnya Udah selesai ya jaminan perawatan kesehatannya sudah akan kita kita ganti kita ganti sesuai dengan ini

Ya BPJS Terima kasih banyak Pak Menteri Bu Ijen prajurit dan tentunya Pak direktur serta teman-teman Sekalian nanti bisa dilihat di instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 13 51 ya [Musik] itu saja Mungkin Nanti linknya akan kita berikan untuk teman-teman mengutip terima kasih banyak Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

JAKARTA, KOMPAS.TV – BREAKING NEWS – Penjelasan Menkes Budi Gunadi Soal Peraturan Bullying di UU Kesehatan.

Sahabat KompasTV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.

Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV.

Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv

Media sosial KompasTV:
Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV
Instagram: https://www.instagram.com/kompastv
Twitter: https://twitter.com/KompasTV
TikTok: https://www.tiktok.com/@kompastvnews

#uukesehatan #menkes #bullying
Sobat KOMPASTV, Info tentang #BREAKING #NEWS #Menkes #Budi #Gunadi #Beberkan #soal #Bullying #Dokter #Kesehatan ini bisa dilihat dalam bentuk vidio yang berdurasi 00:35:10 detik.

Sekedar mengingatkan bahwa, Rajasa Group siap membantu dan melayani berbagai kebutuhan Layanan Produk dan jasa, solusi terbaik untuk anda,

Apabila Dirimu, penggemar setia KOMPASTV memerlukan bantuan apapun itu, silahkan dikonsultasikan di website ini guna mendapatkan Solusinya.

Selain itu, Apabila anda membutuhkan peluang untuk mendapatkan PENGHASILAN TAMBAHAN hingga puluhan juta Rupiah setiap bulannya, Sobat bisa bergabung dalam Forum komunitas bisnis indonesia ini. ini.

Punya Masalah BREAKING NEWS – Menkes Budi Gunadi Beberkan soal Bullying Dokter di UU Kesehatan ? ..!! DAPATKAN SOLUSINYA, KLIK DISINI

Begitulah sekilas tentang BREAKING NEWS – Menkes Budi Gunadi Beberkan soal Bullying Dokter di UU Kesehatan yang telah dilihat oleh 122207 penonton, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. © KOMPASTV 2110 | #BREAKING #NEWS #Menkes #Budi #Gunadi #Beberkan #soal #Bullying #Dokter #Kesehatan

 

KAMI MOHON MAAF APABILA ADA KESALAHAN KATA, KALIMAT  ATAU TULISAN,

HAL TERSEBUT BUKAN DAN TIDAK ADA / ATAS UNSUR KESENGAJAAN.

0 Reviews ( 0 out of 0 )

Write a Review

20 Komentar

  1. Pendidikan dokter umum dan dokter spesialis ada di bawah fakuktas kedokteran pak. Mungkin bapak perlu koordinasi dg kementerian terkait.

  2. Terimakasih pa. 🙏

  3. Semangat pak Menkes sikat semua mafia dlm dunia kedokteran

  4. Gebrakan perubahan yang sangat bagus utk kemajuan Indonesia khususnya pendidikan kedokteran ❤❤❤

  5. Bener bgt sih. Seringkali dokter ga punya empati kalau menjelaskan penyakit ke pasien.

  6. Apakah yakin yang duduk di MKEK dan Kolegium kedokteran adalah mereka juga oknum yang melakukan atau penah melakukan bullying .. ???

  7. Di Keperawatan bukan tidak ada pak … cuma tidak ketahuan dan beda bentuknya

  8. Pa menteri, mohon maaf bagaimana integritas inspektur jenderal atas pengaduan yg diterima…bisa nego atau alasan kurang bukti…sehingga kasus berhenti atw tdak jelas

  9. Dokter adalsh profesi kemanusiaan
    Kenyataannya …………

    ?

  10. HABIS SUDAH budaya senior/konsulen dipreteli habisss. Semoga budaya mgaco di lingkungan akademik kedokteran dapat ibabat habis. Sekian puluh tahun pemerintah tidak pernah peduli, hanya pak Budi yang berani melakukan perubahan perbaikan ini. Saluttt, semoga pak Budi dapat diangkat kmbali menjadi Menkes berikutnya agar dapat mengawal realisasi perbaikan di lingkungan kedoktran. salam

  11. Selaku ortu yg baru Residense mohon maaf, setahu saya nggih Bapak Menkes anak2 pada kerja di RS ….bagaimana mungkin badan bisa Fit karena seringnya kalau jaga di RS 36 jam kalau tidak salah sebulan 4 (empat) kali jaga….makanya bilangnya kalau residence itu tenaga gratisan dan masih harus membayar bahkan tidak sedikit …jadi tidak setuju Residence hanya mengerjakan tugas2 dari Kakak kelas pribadi dan atau dari Dosen (Konsulen).

  12. Ini hebatnya pak mentri kesehatan yg bukan dari background kesehatan

  13. Ini baru menteri kesehatan yang pintar, walau bukan berbasis kedokteran, namun bisa meresapi dunia kedokteran di Indonesia secara mendalam. Tindakan tegas dan keras dan nyata itu yg kami tunggu"!!

  14. Sebaiknya yg merasa senior yg membuly juniornya langsung di keluarkan…kirim ke RSJ…

  15. hebat p Budi… gratiskan bpjs…permudah dokter asal indo yg skrg ada di singapur penang mancanegara utk kembali mengatasi kekurangan dokter…yakin bisa rakyat pasti mendukung…sip

  16. Semangat Pak Menteri✊

  17. Terima kasih Pak Budi telah perduli dan berani berbuat yg benar demi kemajuan bangsa dan negara!

  18. Salam sehat pak Budi, mohon maaf pak,iami bisa minta bantuan beasiswa buat anak kami yg sekarang kuliah di UKI Jkrt.
    Kami sdh cari di Pemdasetempat kami di Waingapu Sumba Timur.
    Sampe sekarang anak kami sudah semester 5 belum dapat juga.
    Tolong kamilah pak, kami sudah tidak sanggup untuk membayar uang semesternya 25 juta dan belum uang lain-lainnya.
    Kalo bisakami tdk minta banyak, cukup bapak bisa lanjutin bayar di semester 5 ini agar anak kami bisatetap kuliah.
    Itu sj kalo bisa bapak bantu buat anak kami, terima kasih sebelumnya
    Pak menteri.

  19. Disemua fakultas itu terjadi .. ketika senior atau dosen punya sentimen pribadi maka murid tdk akan lulus sampai kapanpun 😂😂

Tulis Komentar